BAB I
PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang
Disiplin adalah suatu ketaatan (kepatuhan) terhadap peraturan organisasi

untuk mencapai perilaku yang dikendalikan yang dapat dilakukan antara lain melalui
pelaksanaan tindakan hukuman. Fungsi tindakan diantaranya adalah: 1) menciptakan
ketertiban; 2) menegakkan peraturan dan kepastian hukum; 3) membina pegawai agar
dapat berperilaku efektif, efisien, dan profesional; 4) menjunjung tinggi integritas,
kehormatan dan identitas sebagai pegawai. Disiplin pegawai di kecamatan merupakan
wujud ketaatan pegawai terhadap peraturan yang ada di kecamatan. Disiplin pegawai
di Kecamatan Medan Denai diwujudkan salah satunya dengan disiplin waktu yaitu
ketepatan waktu hadir dalam jam kerja yaitu pukul 08.00 wib pagi sampai pukul 16.00
WIB. Kemudian disiplin hasil, yaitu melaksanakan tugas sesuai dengan beban dan
tanggung jawab pegawai. Serta disiplin dalam hal kebersihan dan kerapian. Pegawai
yang tidak memenuhi disiplin yang baik akan mendapatkan sanksi sesuai dengan
tindakan indisipliner yang dilakukan pegawai, mulai dengan teguran secara lisan,
peringatan tertulis sampai dengan pemberhentian.
Penerapan kedisiplinan bagian dari tujuan utama pelaksanaan budaya
organisasi di Kecamatan Medan Denai. Budaya organisasi jika dilaksanakan dengan
tepat mampu meningkatkan disiplin kerja, kepuasan kerja dan kinerja pegawai.
Penerapan prinsip utama budaya organisasi adalah budaya berprestasi, budaya

pdfMachine - is a pdf writer that produces quality PDF files with ease!
Get yours now!
“Thank you very much! I can use Acrobat Distiller or the Acrobat PDFWriter but ISumaterayour
Universitas consider Utara
product a lot easier to use and much preferable to Adobe's" A.Sarras - USA
disiplin, budaya kekeluargaan dan budaya kebersihan. Salah satu tujuan utama
budaya yang paling utama dalam suatu organisasi adalah budaya disiplin. Penerapan
budaya yang disiplin akan membuat seluruh yang terlibat dalam organisasi mampu
berjalan sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan. Budaya yang baik dilaksanakan
diantaranya adalah budaya bekerja keras, terus melakukan perbaikan diri, penekanan
layanan pada masyarakat, tidak malas, produktif dengan mampu memanfaatkan
teknologi, dan kepedulian sejati akan kepentingan umum.
Fenomena-fenomena permasalahan yang dihadapi di Kecamatan Medan
Denai yang berhubungan dengan disiplin kerja pegawai diantaranya adalah masih ada
pegawai yang tidak disiplin dalam waktu kerja, masih ada pegawai yang tidak
menandatangani absensi pegawai, masih ada pegawai yang terlambat memasuki jam
kerja, masih ada pegawai yang tidak menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan standar
dan waktu yang telah ditentukan dan masih terjadi pemakaian waktu luang dalam
bekerja yang berlebihan. Masalah disiplin tersebut sangat mempengaruhi prestasi
kerja pegawai. Oleh karena itu, penerapan disiplin kepada pegawai akan mampu
menumbuhkan rasa puas pegawai dalam bekerja. Sedangkan fenomena masalah
budaya organisasi adalah masih sulitnya pegawai melaksanakan prinsip utama yaitu
budaya melayani masyarakat. Budaya melayani masyarakat tidak berjalan dengan
baik, terbukti masih banyak keluhan masyarakat tentang pelayanan yang diberikan
oleh aparat pemerintah di kecamatan, hal tersebut sebagai bukti bahwa budaya
melayani masyarakat belum dilaksanakan dengan baik oleh pegawai.

pdfMachine - is a pdf writer that produces quality PDF files with ease!
Get yours now!
“Thank you very much! I can use Acrobat Distiller or the Acrobat PDFWriter but ISumaterayour
Universitas consider Utara
product a lot easier to use and much preferable to Adobe's" A.Sarras - USA
Kepuasan kerja merupakan perasaan yang ada pada diri pegawai yang
didasarkan atas apa yang diterima pegawai dalam bekerja. Sesuatu yang diterima
yaitu baik fisik dan non fisik seperti balas jasa, sikap pimpinan, lingkungan kerja,
komunikasi dengan atasan dan bawahan. Kepuasan kerja merupakan suatu cara
pandang seseorang baik yang bersifat positif maupun yang bersifat negatif tentang
pekerjaannya. Kepuasan akan muncul jika indikator tersebut dirasakan dengan baik.
Perasaan puas dalam bekerja mampu meningkatkan prestasi kerja pegawai karena
akan berpengaruh terhadap pekerjaan yang dilakukan seorang pegawai. Seorang
pegawai yang menikmati pekerjaannya berarti memiliki tingkat kepuasan kerja yang
positif, sebaliknya pegawai yang cenderung mangkir dari pekerjaannya berarti tingkat
kepuasan kerjanya rendah.
Masalah yang berhubungan dengan kepuasan kerja pegawai di Kecamatan
Medan Denai adalah masih belum optimalnya fasilitas kerja pegawai secara fisik
di tempat kerja, komunikasi antara atasan dan pegawai kurang optimal, kemudian
balas jasa yang masih harus ditingkatkan dengan memberikan tunjangan operasional
yang lebih tinggi lagi.
Adanya tantangan-tantangan baru untuk meningkatkan pelayanan publik baik
kualitas maupun kuantitasnya, di mana sudah tidak bisa dipungkiri lagi dalam
organisasi pemerintah terdapat perbedaan tingkat kemampuan dan pengetahuan yang
cukup mencolok yang dimiliki aparatnya, dibandingkan dengan sumber daya manusia
pada organisasi swasta, maka merupakan suatu hal yang urgen bagi pemerintah untuk
melakukan peningkatan dan pengembangan kemampuan, pengetahuan serta

pdfMachine - is a pdf writer that produces quality PDF files with ease!
Get yours now!
“Thank you very much! I can use Acrobat Distiller or the Acrobat PDFWriter but ISumaterayour
Universitas consider Utara
product a lot easier to use and much preferable to Adobe's" A.Sarras - USA
keterampilan sumber daya manusianya, sehingga diharapkan akan bisa menghasilkan
aparatur yang memiliki tingkat kompetensi yang kompetitif dengan sektor swasta.
Salah satu usaha yang bisa dilakukan untuk mengetahui adanya perbedaan tingkat
kemampuan, keterampilan dan pengetahuan pegawai, serta untuk memperoleh aparat
yang memiliki tingkat kompetitif yang tinggi, adalah dengan melakukan penilaian
atas semua perilaku dan kegiatan pegawai dalam melaksanakan tugas dan
kewajibannya sehari-hari. Penilaian terhadap semua perilaku dan kegiatan pegawai
dalam pekerjaannya merupakan perwujudan dari prestasi kerja.
Prestasi kerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam
melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya yang didasarkan atas
kecakapan, pengalaman dan kesungguhan serta waktu. Pegawai yang berprestasi
secara harafiah berarti telah berhasil mencapai apa yang telah menjadi garis besar
daripada pekerjaannya. Fenomena masalah yang terjadi di Kecamatan Medan Denai
yang terkait dengan prestasi kerja diantaranya adalah hasil kerja pegawai masih ada
yang mengalami penurunan di mana sering terjadinya pekerjaan yang terlambat untuk
diselesaikan, pencapaian atas target kerja masih mengalami hambatan, standar kerja
masih ada yang tidak sesuai dengan harapan, pemecahan masalah dalam bekerja
masih kurang optimal.
Kecamatan Medan Denai merupakan salah satu kantor pemerintahan yang ada
di Kota Medan. Sebagai kantor pemerintahan, kegiatan di Kecamatan Medan Denai
dijalankan oleh pegawai-pegawai yang ada di Kecamatan Medan Denai. Ruang
lingkup kecamatan melingkupi seluruh kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan

pdfMachine - is a pdf writer that produces quality PDF files with ease!
Get yours now!
“Thank you very much! I can use Acrobat Distiller or the Acrobat PDFWriter but ISumaterayour
Universitas consider Utara
product a lot easier to use and much preferable to Adobe's" A.Sarras - USA
Medan Denai. Oleh karena itu, pegawai kecamatan melingkupi seluruh pegawai
negeri sipil yang bertugas di wilayah kecamatan Medan Denai termasuk pegawai
yang ada di kelurahan-kelurahan. Adapun kecamatan Medan Denai terdiri dari 6
kelurahan yaitu: Kelurahan Tegal Sari Mandala I, Kelurahan Tegal Sari Mandala II,
Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kelurahan Denai, Kelurahan Binjai dan Kelurahan
Menteng. Sebagai instansi pemerintahan, Kecamatan Medan Denai melakukan
pembinaan terhadap pegawai-pegawainya untuk menuju kepada prestasi kerja. Proses
menuju kepada prestasi kerja pegawai dilakukan dengan peningkatan disiplin dalam
bekerja dan kepuasan kerjanya.

1.2.

Perumusan Masalah
Berdasarkan

latar

belakang

masalah

yang

telah

dikemukakan,

permasalahannya dirumuskan sebagai berikut:
1. Bagaimana pengaruh disiplin kerja dan kepuasan kerja terhadap prestasi kerja
pegawai di Kecamatan Medan Denai?
2. Bagaimana pengaruh budaya organisasi terhadap disiplin kerja di Kecamatan
Medan Denai?

1.3.

Tujuan Penelitian
Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:

1.

Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin kerja dan kepuasan kerja
terhadap prestasi kerja pegawai di Kecamatan Medan Denai.

pdfMachine - is a pdf writer that produces quality PDF files with ease!
Get yours now!
“Thank you very much! I can use Acrobat Distiller or the Acrobat PDFWriter but ISumaterayour
Universitas consider Utara
product a lot easier to use and much preferable to Adobe's" A.Sarras - USA
2.

Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap
disiplin kerja di Kecamatan Medan Denai.

1.4.

Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut:

1.

Sebagai sumbangan pemikiran bagi pemerintah daerah tentang disiplin kerja,
kepuasan kerja, budaya organisasi dan prestasi kerja, khususnya di Kecamatan
Medan Denai.

2.

Bagi Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara menambah studi
kepustakaan mengenai pengaruh disiplin kerja dan kepuasan kerja, budaya
organisasi, terhadap prestasi kerja pegawai di Kecamatan Medan Denai.

3.

Sebagai memberikan wawasan tambahan bagi peneliti dalam melatih diri berpikir
secara ilmiah di bidang Manajemen Sumber Daya Manusia khususnya yang
berkaitan dengan disiplin kerja, kepuasan kerja, budaya organisasi dan prestasi
kerja.

4.

Sebagai bahan rujukan bagi penelitian selanjutnya yang akan melakukan
penelitian yang sama di masa yang akan datang.

1.5.

Kerangka Berpikir
Untuk mencapai tujuan organisasi, maka perlu sekali pegawai-pegawai yang

ada dapat bekerja secara efektif dan efisien sehingga prestasi kerja mereka dapat
ditingkatkan. Untuk meningkatkan prestasi kerja, mereka perlu ditingkatkan

pdfMachine - is a pdf writer that produces quality PDF files with ease!
Get yours now!
“Thank you very much! I can use Acrobat Distiller or the Acrobat PDFWriter but ISumaterayour
Universitas consider Utara
product a lot easier to use and much preferable to Adobe's" A.Sarras - USA
kemampuannya. Dengan peningkatan kemampuan, moral, etika, disiplin, gairah kerja
dan akhirnya meningkatkan prestasi kerja pegawai dan organisasi.
Menurut Strauss dan Syales dalam Handoko (2002), kepuasan kerja juga
penting untuk aktualisasi diri. Pegawai yang tidak memperoleh kepuasan kerja tidak
akan pernah mengalami kematangan psikologik dan pada gilirannya akan menjadi
frustasi. Pegawai seperti ini akan sering melamun, mempunyai semangat rendah,
cepat lelah dan bosan, emosi yang tidak stabil, sering absen dan melakukan kesibukan
yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang harus dilakukan. Sedangkan
pegawai yang mendapatkan kepuasan kerja biasanya mempunyai catatan kehadiran
yang baik, dan berprestasi kerja lebih baik dari pada pegawai yang tidak memperoleh
kepuasan kerja. Kepuasan kerja mempengaruhi tingkat perputaran pegawai dan
absensi. Jika kepuasan kerja pegawai meningkat maka perputaran pegawai dan
absensi menurun.
Menurut Uswara dan Dwiantara (2004) bahwa budaya organisasi yang kuat,
adaptif dan dinamis memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesuksesan kinerja
ekonomi dan kinerja manajerial organisasi dalam jangka panjang. Hubungan antara
budaya organisasi (organization culture) dengan sukses-gagalnya kinerja suatu
organisasi diyakini oleh para ilmuan perilaku organisasi dan manajemen serta
sejumlah peneliti akuntansi manajeman sangat erat. Budaya organisasi melalui
penerapan disiplin kerja diyakini merupakan faktor penentu utama terhadap
kesuksesan kinerja ekonomi dan suatu organisasi, budaya dalam organisasi dalam hal
ini adalah budaya berdisiplin dan budaya berprestasi.

pdfMachine - is a pdf writer that produces quality PDF files with ease!
Get yours now!
“Thank you very much! I can use Acrobat Distiller or the Acrobat PDFWriter but ISumaterayour
Universitas consider Utara
product a lot easier to use and much preferable to Adobe's" A.Sarras - USA
Menurut Lako (dalam Usmara dan Dwintara, 2004), menjelaskan: “Survei
dilakukan Kotter dan Hesket terhadap 207 perusahaan dari 22 industri di Amerika
Serikat selama periode 1977-1988 menunjukkan bahwa budaya organisasi (corporate
culture) memiliki suatu kekuatan dan dapat meningkatkan kinerja organisasi dalam
jangka panjang melalui peningkatan disiplin kerja”. Sesungguhnya antar budaya
organisasi dengan kepuasan pegawai terdapat hubungan, di mana budaya (culture)
dikatakan memberi pedoman seorang pegawai bagaimana dia mempersepsikan
karakteristik budaya suatu organisasi, nilai yang dibutuhkan pegawai dalam bekerja,
berinteraksi dengan kelompoknya, dengan sistem dan administrasi, serta berinteraksi
dengan atasannya. Hasil penelitian Rogga (2001) menyatakan bahwa budaya
organisasi dapat meningkatkan disiplin kerja pegawai.
Menurut Schein (2000) memperlihatkan bahwa para pegawai akan merasa
lebih puas dan memegang teguh komitmennya jika nilai-nilai mereka sesuai dengan
nilai-nilai organisasi. Suatu organisasi dalam pencapaian tujuannya sangat
memerlukan budaya organisasi yang kondusif. Budaya organisasi adalah sekumpulan
nilai yang dengan sengaja diambil dan dikembangkan oleh pemilik (founders) untuk
dijadikan pegangan dalam bersikap dan bertindak bagi seluruh pegawai. Biasanya
budaya organisasi diawali dengan keluarnya aturan organisasi. Oleh sebab itu
pengaruh manajemen sangat penting dalam proses awal pembentukan budaya
organisasi (Burrack, 2001). Dapat pula dikatakan bahwa budaya organisasi adalah
segala sesuatu yang ada di dalam organisasi, termasuk cara berpikir, bersikap, dan
bertindak yang dipengaruhi oleh budaya yang ada dalam organisasi. Diharapkan pada

pdfMachine - is a pdf writer that produces quality PDF files with ease!
Get yours now!
“Thank you very much! I can use Acrobat Distiller or the Acrobat PDFWriter but ISumaterayour
Universitas consider Utara
product a lot easier to use and much preferable to Adobe's" A.Sarras - USA
budaya yang kuat (skornya tinggi) akan memberi dampak yang baik pada kepuasan
kerja pegawai, sehingga tidak menimbulkan ketidakpuasan pegawai yang bersifat
negatif seperti keluar dari pekerjaan, melakukan sabotase, dan lainnya.
Menurut artikel tulisan Davis dan Landa (2000) bahwa dalam kehidupan
nyata semakin diyakini bahwa budaya organisasi lebih penting daripada kompensasi
dalam rangka untuk mencapai kepuasan pegawai, kerjasama pimpinan dan pegawai,
serta produktivitas seluruh pekerja pada suatu industri.
Budaya organisasi yang dikehendaki adalah budaya organisasi yang kuat
(strong culture) yaitu suatu budaya yang dipegang dan dilakukan dalam kehidupan
kerja oleh banyak pegawai atau mencakup semua pegawai (Robbins, 2003). Budaya
yang seperti ini akan mempunyai dampak positif bagi tercapainya kepuasan kerja
pegawai dan peningkatan kinerja organisasi. Waxly dan Yulk (2001) mengatakan
bahwa semakin banyak aspek-aspek atau nilai dari organisasi yang sesuai dengan
dirinya maka semakin tinggi pula tingkat kepuasan yang dirasakan. Hal ini sejalan
dengan discrepancy theory yang menyatakan bahwa kepuasan kerja dapat tercapai
apabila tidak ada perbedaan antara apa yang menurut perasaan atau persepsinya telah
diperoleh atau dicapai melalui pekerjaan. Seperti yang telah dikemukakan
sebelumnya, budaya organisasi merupakan sekumpulan sistem nilai yang dipakai
sebagai pedoman dalam bersikap dan bertingkah laku dalam organisasi. Jadi dapat
dikatakan bila kepemilikan nilai-nilai individu sesuai dengan sistem nilai-nilai yang
ada di organisasi, maka individu tersebut akan semakin puas.

pdfMachine - is a pdf writer that produces quality PDF files with ease!
Get yours now!
“Thank you very much! I can use Acrobat Distiller or the Acrobat PDFWriter but ISumaterayour
Universitas consider Utara
product a lot easier to use and much preferable to Adobe's" A.Sarras - USA
Disiplin Kerja

Budaya Organisasi

Prestasi Kerja
Kepuasan Kerja

Gambar 1.1. Kerangka Berpikir

1.6.

Hipotesis
Hipotesis penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Disiplin kerja dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap prestasi kerja pegawai
di Kecamatan Medan Denai.
2. Budaya organisasi berpengaruh terhadap disiplin kerja pegawai di Kecamatan
Medan Denai.

pdfMachine - is a pdf writer that produces quality PDF files with ease!
Get yours now!
“Thank you very much! I can use Acrobat Distiller or the Acrobat PDFWriter but ISumaterayour
Universitas consider Utara
product a lot easier to use and much preferable to Adobe's" A.Sarras - USA

Chapter i

  • 1.
    BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Disiplinadalah suatu ketaatan (kepatuhan) terhadap peraturan organisasi untuk mencapai perilaku yang dikendalikan yang dapat dilakukan antara lain melalui pelaksanaan tindakan hukuman. Fungsi tindakan diantaranya adalah: 1) menciptakan ketertiban; 2) menegakkan peraturan dan kepastian hukum; 3) membina pegawai agar dapat berperilaku efektif, efisien, dan profesional; 4) menjunjung tinggi integritas, kehormatan dan identitas sebagai pegawai. Disiplin pegawai di kecamatan merupakan wujud ketaatan pegawai terhadap peraturan yang ada di kecamatan. Disiplin pegawai di Kecamatan Medan Denai diwujudkan salah satunya dengan disiplin waktu yaitu ketepatan waktu hadir dalam jam kerja yaitu pukul 08.00 wib pagi sampai pukul 16.00 WIB. Kemudian disiplin hasil, yaitu melaksanakan tugas sesuai dengan beban dan tanggung jawab pegawai. Serta disiplin dalam hal kebersihan dan kerapian. Pegawai yang tidak memenuhi disiplin yang baik akan mendapatkan sanksi sesuai dengan tindakan indisipliner yang dilakukan pegawai, mulai dengan teguran secara lisan, peringatan tertulis sampai dengan pemberhentian. Penerapan kedisiplinan bagian dari tujuan utama pelaksanaan budaya organisasi di Kecamatan Medan Denai. Budaya organisasi jika dilaksanakan dengan tepat mampu meningkatkan disiplin kerja, kepuasan kerja dan kinerja pegawai. Penerapan prinsip utama budaya organisasi adalah budaya berprestasi, budaya pdfMachine - is a pdf writer that produces quality PDF files with ease! Get yours now! “Thank you very much! I can use Acrobat Distiller or the Acrobat PDFWriter but ISumaterayour Universitas consider Utara product a lot easier to use and much preferable to Adobe's" A.Sarras - USA
  • 2.
    disiplin, budaya kekeluargaandan budaya kebersihan. Salah satu tujuan utama budaya yang paling utama dalam suatu organisasi adalah budaya disiplin. Penerapan budaya yang disiplin akan membuat seluruh yang terlibat dalam organisasi mampu berjalan sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan. Budaya yang baik dilaksanakan diantaranya adalah budaya bekerja keras, terus melakukan perbaikan diri, penekanan layanan pada masyarakat, tidak malas, produktif dengan mampu memanfaatkan teknologi, dan kepedulian sejati akan kepentingan umum. Fenomena-fenomena permasalahan yang dihadapi di Kecamatan Medan Denai yang berhubungan dengan disiplin kerja pegawai diantaranya adalah masih ada pegawai yang tidak disiplin dalam waktu kerja, masih ada pegawai yang tidak menandatangani absensi pegawai, masih ada pegawai yang terlambat memasuki jam kerja, masih ada pegawai yang tidak menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan standar dan waktu yang telah ditentukan dan masih terjadi pemakaian waktu luang dalam bekerja yang berlebihan. Masalah disiplin tersebut sangat mempengaruhi prestasi kerja pegawai. Oleh karena itu, penerapan disiplin kepada pegawai akan mampu menumbuhkan rasa puas pegawai dalam bekerja. Sedangkan fenomena masalah budaya organisasi adalah masih sulitnya pegawai melaksanakan prinsip utama yaitu budaya melayani masyarakat. Budaya melayani masyarakat tidak berjalan dengan baik, terbukti masih banyak keluhan masyarakat tentang pelayanan yang diberikan oleh aparat pemerintah di kecamatan, hal tersebut sebagai bukti bahwa budaya melayani masyarakat belum dilaksanakan dengan baik oleh pegawai. pdfMachine - is a pdf writer that produces quality PDF files with ease! Get yours now! “Thank you very much! I can use Acrobat Distiller or the Acrobat PDFWriter but ISumaterayour Universitas consider Utara product a lot easier to use and much preferable to Adobe's" A.Sarras - USA
  • 3.
    Kepuasan kerja merupakanperasaan yang ada pada diri pegawai yang didasarkan atas apa yang diterima pegawai dalam bekerja. Sesuatu yang diterima yaitu baik fisik dan non fisik seperti balas jasa, sikap pimpinan, lingkungan kerja, komunikasi dengan atasan dan bawahan. Kepuasan kerja merupakan suatu cara pandang seseorang baik yang bersifat positif maupun yang bersifat negatif tentang pekerjaannya. Kepuasan akan muncul jika indikator tersebut dirasakan dengan baik. Perasaan puas dalam bekerja mampu meningkatkan prestasi kerja pegawai karena akan berpengaruh terhadap pekerjaan yang dilakukan seorang pegawai. Seorang pegawai yang menikmati pekerjaannya berarti memiliki tingkat kepuasan kerja yang positif, sebaliknya pegawai yang cenderung mangkir dari pekerjaannya berarti tingkat kepuasan kerjanya rendah. Masalah yang berhubungan dengan kepuasan kerja pegawai di Kecamatan Medan Denai adalah masih belum optimalnya fasilitas kerja pegawai secara fisik di tempat kerja, komunikasi antara atasan dan pegawai kurang optimal, kemudian balas jasa yang masih harus ditingkatkan dengan memberikan tunjangan operasional yang lebih tinggi lagi. Adanya tantangan-tantangan baru untuk meningkatkan pelayanan publik baik kualitas maupun kuantitasnya, di mana sudah tidak bisa dipungkiri lagi dalam organisasi pemerintah terdapat perbedaan tingkat kemampuan dan pengetahuan yang cukup mencolok yang dimiliki aparatnya, dibandingkan dengan sumber daya manusia pada organisasi swasta, maka merupakan suatu hal yang urgen bagi pemerintah untuk melakukan peningkatan dan pengembangan kemampuan, pengetahuan serta pdfMachine - is a pdf writer that produces quality PDF files with ease! Get yours now! “Thank you very much! I can use Acrobat Distiller or the Acrobat PDFWriter but ISumaterayour Universitas consider Utara product a lot easier to use and much preferable to Adobe's" A.Sarras - USA
  • 4.
    keterampilan sumber dayamanusianya, sehingga diharapkan akan bisa menghasilkan aparatur yang memiliki tingkat kompetensi yang kompetitif dengan sektor swasta. Salah satu usaha yang bisa dilakukan untuk mengetahui adanya perbedaan tingkat kemampuan, keterampilan dan pengetahuan pegawai, serta untuk memperoleh aparat yang memiliki tingkat kompetitif yang tinggi, adalah dengan melakukan penilaian atas semua perilaku dan kegiatan pegawai dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sehari-hari. Penilaian terhadap semua perilaku dan kegiatan pegawai dalam pekerjaannya merupakan perwujudan dari prestasi kerja. Prestasi kerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman dan kesungguhan serta waktu. Pegawai yang berprestasi secara harafiah berarti telah berhasil mencapai apa yang telah menjadi garis besar daripada pekerjaannya. Fenomena masalah yang terjadi di Kecamatan Medan Denai yang terkait dengan prestasi kerja diantaranya adalah hasil kerja pegawai masih ada yang mengalami penurunan di mana sering terjadinya pekerjaan yang terlambat untuk diselesaikan, pencapaian atas target kerja masih mengalami hambatan, standar kerja masih ada yang tidak sesuai dengan harapan, pemecahan masalah dalam bekerja masih kurang optimal. Kecamatan Medan Denai merupakan salah satu kantor pemerintahan yang ada di Kota Medan. Sebagai kantor pemerintahan, kegiatan di Kecamatan Medan Denai dijalankan oleh pegawai-pegawai yang ada di Kecamatan Medan Denai. Ruang lingkup kecamatan melingkupi seluruh kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan pdfMachine - is a pdf writer that produces quality PDF files with ease! Get yours now! “Thank you very much! I can use Acrobat Distiller or the Acrobat PDFWriter but ISumaterayour Universitas consider Utara product a lot easier to use and much preferable to Adobe's" A.Sarras - USA
  • 5.
    Medan Denai. Olehkarena itu, pegawai kecamatan melingkupi seluruh pegawai negeri sipil yang bertugas di wilayah kecamatan Medan Denai termasuk pegawai yang ada di kelurahan-kelurahan. Adapun kecamatan Medan Denai terdiri dari 6 kelurahan yaitu: Kelurahan Tegal Sari Mandala I, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kelurahan Denai, Kelurahan Binjai dan Kelurahan Menteng. Sebagai instansi pemerintahan, Kecamatan Medan Denai melakukan pembinaan terhadap pegawai-pegawainya untuk menuju kepada prestasi kerja. Proses menuju kepada prestasi kerja pegawai dilakukan dengan peningkatan disiplin dalam bekerja dan kepuasan kerjanya. 1.2. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan, permasalahannya dirumuskan sebagai berikut: 1. Bagaimana pengaruh disiplin kerja dan kepuasan kerja terhadap prestasi kerja pegawai di Kecamatan Medan Denai? 2. Bagaimana pengaruh budaya organisasi terhadap disiplin kerja di Kecamatan Medan Denai? 1.3. Tujuan Penelitian Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin kerja dan kepuasan kerja terhadap prestasi kerja pegawai di Kecamatan Medan Denai. pdfMachine - is a pdf writer that produces quality PDF files with ease! Get yours now! “Thank you very much! I can use Acrobat Distiller or the Acrobat PDFWriter but ISumaterayour Universitas consider Utara product a lot easier to use and much preferable to Adobe's" A.Sarras - USA
  • 6.
    2. Untuk mengetahui danmenganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap disiplin kerja di Kecamatan Medan Denai. 1.4. Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut: 1. Sebagai sumbangan pemikiran bagi pemerintah daerah tentang disiplin kerja, kepuasan kerja, budaya organisasi dan prestasi kerja, khususnya di Kecamatan Medan Denai. 2. Bagi Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara menambah studi kepustakaan mengenai pengaruh disiplin kerja dan kepuasan kerja, budaya organisasi, terhadap prestasi kerja pegawai di Kecamatan Medan Denai. 3. Sebagai memberikan wawasan tambahan bagi peneliti dalam melatih diri berpikir secara ilmiah di bidang Manajemen Sumber Daya Manusia khususnya yang berkaitan dengan disiplin kerja, kepuasan kerja, budaya organisasi dan prestasi kerja. 4. Sebagai bahan rujukan bagi penelitian selanjutnya yang akan melakukan penelitian yang sama di masa yang akan datang. 1.5. Kerangka Berpikir Untuk mencapai tujuan organisasi, maka perlu sekali pegawai-pegawai yang ada dapat bekerja secara efektif dan efisien sehingga prestasi kerja mereka dapat ditingkatkan. Untuk meningkatkan prestasi kerja, mereka perlu ditingkatkan pdfMachine - is a pdf writer that produces quality PDF files with ease! Get yours now! “Thank you very much! I can use Acrobat Distiller or the Acrobat PDFWriter but ISumaterayour Universitas consider Utara product a lot easier to use and much preferable to Adobe's" A.Sarras - USA
  • 7.
    kemampuannya. Dengan peningkatankemampuan, moral, etika, disiplin, gairah kerja dan akhirnya meningkatkan prestasi kerja pegawai dan organisasi. Menurut Strauss dan Syales dalam Handoko (2002), kepuasan kerja juga penting untuk aktualisasi diri. Pegawai yang tidak memperoleh kepuasan kerja tidak akan pernah mengalami kematangan psikologik dan pada gilirannya akan menjadi frustasi. Pegawai seperti ini akan sering melamun, mempunyai semangat rendah, cepat lelah dan bosan, emosi yang tidak stabil, sering absen dan melakukan kesibukan yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang harus dilakukan. Sedangkan pegawai yang mendapatkan kepuasan kerja biasanya mempunyai catatan kehadiran yang baik, dan berprestasi kerja lebih baik dari pada pegawai yang tidak memperoleh kepuasan kerja. Kepuasan kerja mempengaruhi tingkat perputaran pegawai dan absensi. Jika kepuasan kerja pegawai meningkat maka perputaran pegawai dan absensi menurun. Menurut Uswara dan Dwiantara (2004) bahwa budaya organisasi yang kuat, adaptif dan dinamis memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesuksesan kinerja ekonomi dan kinerja manajerial organisasi dalam jangka panjang. Hubungan antara budaya organisasi (organization culture) dengan sukses-gagalnya kinerja suatu organisasi diyakini oleh para ilmuan perilaku organisasi dan manajemen serta sejumlah peneliti akuntansi manajeman sangat erat. Budaya organisasi melalui penerapan disiplin kerja diyakini merupakan faktor penentu utama terhadap kesuksesan kinerja ekonomi dan suatu organisasi, budaya dalam organisasi dalam hal ini adalah budaya berdisiplin dan budaya berprestasi. pdfMachine - is a pdf writer that produces quality PDF files with ease! Get yours now! “Thank you very much! I can use Acrobat Distiller or the Acrobat PDFWriter but ISumaterayour Universitas consider Utara product a lot easier to use and much preferable to Adobe's" A.Sarras - USA
  • 8.
    Menurut Lako (dalamUsmara dan Dwintara, 2004), menjelaskan: “Survei dilakukan Kotter dan Hesket terhadap 207 perusahaan dari 22 industri di Amerika Serikat selama periode 1977-1988 menunjukkan bahwa budaya organisasi (corporate culture) memiliki suatu kekuatan dan dapat meningkatkan kinerja organisasi dalam jangka panjang melalui peningkatan disiplin kerja”. Sesungguhnya antar budaya organisasi dengan kepuasan pegawai terdapat hubungan, di mana budaya (culture) dikatakan memberi pedoman seorang pegawai bagaimana dia mempersepsikan karakteristik budaya suatu organisasi, nilai yang dibutuhkan pegawai dalam bekerja, berinteraksi dengan kelompoknya, dengan sistem dan administrasi, serta berinteraksi dengan atasannya. Hasil penelitian Rogga (2001) menyatakan bahwa budaya organisasi dapat meningkatkan disiplin kerja pegawai. Menurut Schein (2000) memperlihatkan bahwa para pegawai akan merasa lebih puas dan memegang teguh komitmennya jika nilai-nilai mereka sesuai dengan nilai-nilai organisasi. Suatu organisasi dalam pencapaian tujuannya sangat memerlukan budaya organisasi yang kondusif. Budaya organisasi adalah sekumpulan nilai yang dengan sengaja diambil dan dikembangkan oleh pemilik (founders) untuk dijadikan pegangan dalam bersikap dan bertindak bagi seluruh pegawai. Biasanya budaya organisasi diawali dengan keluarnya aturan organisasi. Oleh sebab itu pengaruh manajemen sangat penting dalam proses awal pembentukan budaya organisasi (Burrack, 2001). Dapat pula dikatakan bahwa budaya organisasi adalah segala sesuatu yang ada di dalam organisasi, termasuk cara berpikir, bersikap, dan bertindak yang dipengaruhi oleh budaya yang ada dalam organisasi. Diharapkan pada pdfMachine - is a pdf writer that produces quality PDF files with ease! Get yours now! “Thank you very much! I can use Acrobat Distiller or the Acrobat PDFWriter but ISumaterayour Universitas consider Utara product a lot easier to use and much preferable to Adobe's" A.Sarras - USA
  • 9.
    budaya yang kuat(skornya tinggi) akan memberi dampak yang baik pada kepuasan kerja pegawai, sehingga tidak menimbulkan ketidakpuasan pegawai yang bersifat negatif seperti keluar dari pekerjaan, melakukan sabotase, dan lainnya. Menurut artikel tulisan Davis dan Landa (2000) bahwa dalam kehidupan nyata semakin diyakini bahwa budaya organisasi lebih penting daripada kompensasi dalam rangka untuk mencapai kepuasan pegawai, kerjasama pimpinan dan pegawai, serta produktivitas seluruh pekerja pada suatu industri. Budaya organisasi yang dikehendaki adalah budaya organisasi yang kuat (strong culture) yaitu suatu budaya yang dipegang dan dilakukan dalam kehidupan kerja oleh banyak pegawai atau mencakup semua pegawai (Robbins, 2003). Budaya yang seperti ini akan mempunyai dampak positif bagi tercapainya kepuasan kerja pegawai dan peningkatan kinerja organisasi. Waxly dan Yulk (2001) mengatakan bahwa semakin banyak aspek-aspek atau nilai dari organisasi yang sesuai dengan dirinya maka semakin tinggi pula tingkat kepuasan yang dirasakan. Hal ini sejalan dengan discrepancy theory yang menyatakan bahwa kepuasan kerja dapat tercapai apabila tidak ada perbedaan antara apa yang menurut perasaan atau persepsinya telah diperoleh atau dicapai melalui pekerjaan. Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya, budaya organisasi merupakan sekumpulan sistem nilai yang dipakai sebagai pedoman dalam bersikap dan bertingkah laku dalam organisasi. Jadi dapat dikatakan bila kepemilikan nilai-nilai individu sesuai dengan sistem nilai-nilai yang ada di organisasi, maka individu tersebut akan semakin puas. pdfMachine - is a pdf writer that produces quality PDF files with ease! Get yours now! “Thank you very much! I can use Acrobat Distiller or the Acrobat PDFWriter but ISumaterayour Universitas consider Utara product a lot easier to use and much preferable to Adobe's" A.Sarras - USA
  • 10.
    Disiplin Kerja Budaya Organisasi PrestasiKerja Kepuasan Kerja Gambar 1.1. Kerangka Berpikir 1.6. Hipotesis Hipotesis penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Disiplin kerja dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap prestasi kerja pegawai di Kecamatan Medan Denai. 2. Budaya organisasi berpengaruh terhadap disiplin kerja pegawai di Kecamatan Medan Denai. pdfMachine - is a pdf writer that produces quality PDF files with ease! Get yours now! “Thank you very much! I can use Acrobat Distiller or the Acrobat PDFWriter but ISumaterayour Universitas consider Utara product a lot easier to use and much preferable to Adobe's" A.Sarras - USA