Awal tahun 2010 disambut dengan isu ekonomi
yang sangat kontroversial yaitu diberlakukannya
China ASEAN Free Trade Area atau CAFTA
dengan kesepakatan ini, maka barang-barang
antarnegara China dan ASEAN akan saling
bebas keluar masuk dengan pembebasan tarif
hingga nol persen. Kontroversi-kontroversi
tersebut dikemuakakan oleh berbagai pihak
mulai dari pebisnis lokal, para penggiat UMKM,
para kalangan industri besar dan masyarakat
umum. Banyak kalangan pebisnis yang
menanggapi CAFTA dengan kepesimisan,
mereka berparadigma bahwa CAFTA merupakan
suatu sistem yang akan dapat menenggelamkan
industri lokal dan membanjirnya barang-barang
Jika kita kembali mencoba melihat sisi positif dari
CAFTA maka bisa dianalisa apabila CAFTA
dikatakan akan berdampak negatif, hal itu terjadi
karena mayoritas industri Indonesia mempunyai
kesamaan dengan apa yang dihasilkan industri
China. Kondisi tersebut sebenarnya bisa dijadikan
motivasi bagi Indonesia untuk lebih membangun
masyarakat yang lebih produktif dan kreatif serta
mandiri secara ekonomi. Selain daripada hal
tersebut CAFTA bisa menjadi pemicu motivasi
bangsa Indonesia untuk migrasi dari budaya
konsumtif menjadi bangsa yang lebih produktif.
Pernyataan positif mengenai CAFTA sejalan
dengan apa yang dikatakan oleh Menteri
Pengaplikasian pemikiran positif mengenai CAFTA
bisa dilakukan dengan mempersiapkan pelaku
pasar yang kompeten dan mendidik generasi muda
yang berkualitas. Hal tersebut bisa dilakukan
dengan berbagai cara salah satunya mendidik
mahasiswa yang dipandang sebagai generasi
muda yang berkualitas untuk bisa membangun jiwa
kewirausahaan, mempunyai pemahan tentang
kajian ekonomi dan mampu membentuk karakter
yang siap berdaya saing. Sehingga paradigma
yang menyatakan bahwa mahasiswa ialah
pengangguran sementara/yang tertunda bisa
dirubah. Berdasarkan latar belakang tersebut maka
kami sebagai organisasi himpunan yang peka dan
harus    memiliki   perhatian    lebih   terhadap
High School Economic Competition (icon), sebuah
ajang olimpiade untuk pelajar SMA/SMK/MA
Se-Jawa Barat untuk berkompetisi dalam bidang
mata pelajaran Ekonomi Umum guna mengukur
serta usaha peningkatan dalam kompetensi serta
mutu belajar.
Aku Cinta
Produk Indonesia
Bazar dan Pameran, dalam kegiatan ini
selain    mahasiswa     melaksanakan
sebuah         kegiatan       simulasi
kewirausahaan. Ada pula pameran dari
koperasi-koperasi yang berprestasi se-
Jawa Barat serta unit usaha kecil
menengah yang sukses. Sehingga
dapat menumbuhkan kesadaran akan
peranan pelaku ekonomi tersebut
Being a Professional,
inspiring and innovative
        Teacher
PANITIA ECONOMIC EXPO
          2010
HIMPUNAN MAHASISWA PENDIDIKAN
    EKONOMI DAN KOPERASI
      (MAHAPROPESI)
   FAKULTAS PENDIDIKAN
    EKONOMI DAN BISNIS
Jl. Setiabudhi No.229 Malang
     Telp : (0321) 123456

C:\fakepath\profil expo

  • 3.
    Awal tahun 2010disambut dengan isu ekonomi yang sangat kontroversial yaitu diberlakukannya China ASEAN Free Trade Area atau CAFTA dengan kesepakatan ini, maka barang-barang antarnegara China dan ASEAN akan saling bebas keluar masuk dengan pembebasan tarif hingga nol persen. Kontroversi-kontroversi tersebut dikemuakakan oleh berbagai pihak mulai dari pebisnis lokal, para penggiat UMKM, para kalangan industri besar dan masyarakat umum. Banyak kalangan pebisnis yang menanggapi CAFTA dengan kepesimisan, mereka berparadigma bahwa CAFTA merupakan suatu sistem yang akan dapat menenggelamkan industri lokal dan membanjirnya barang-barang
  • 4.
    Jika kita kembalimencoba melihat sisi positif dari CAFTA maka bisa dianalisa apabila CAFTA dikatakan akan berdampak negatif, hal itu terjadi karena mayoritas industri Indonesia mempunyai kesamaan dengan apa yang dihasilkan industri China. Kondisi tersebut sebenarnya bisa dijadikan motivasi bagi Indonesia untuk lebih membangun masyarakat yang lebih produktif dan kreatif serta mandiri secara ekonomi. Selain daripada hal tersebut CAFTA bisa menjadi pemicu motivasi bangsa Indonesia untuk migrasi dari budaya konsumtif menjadi bangsa yang lebih produktif. Pernyataan positif mengenai CAFTA sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Menteri
  • 5.
    Pengaplikasian pemikiran positifmengenai CAFTA bisa dilakukan dengan mempersiapkan pelaku pasar yang kompeten dan mendidik generasi muda yang berkualitas. Hal tersebut bisa dilakukan dengan berbagai cara salah satunya mendidik mahasiswa yang dipandang sebagai generasi muda yang berkualitas untuk bisa membangun jiwa kewirausahaan, mempunyai pemahan tentang kajian ekonomi dan mampu membentuk karakter yang siap berdaya saing. Sehingga paradigma yang menyatakan bahwa mahasiswa ialah pengangguran sementara/yang tertunda bisa dirubah. Berdasarkan latar belakang tersebut maka kami sebagai organisasi himpunan yang peka dan harus memiliki perhatian lebih terhadap
  • 8.
    High School EconomicCompetition (icon), sebuah ajang olimpiade untuk pelajar SMA/SMK/MA Se-Jawa Barat untuk berkompetisi dalam bidang mata pelajaran Ekonomi Umum guna mengukur serta usaha peningkatan dalam kompetensi serta mutu belajar.
  • 9.
    Aku Cinta Produk Indonesia Bazardan Pameran, dalam kegiatan ini selain mahasiswa melaksanakan sebuah kegiatan simulasi kewirausahaan. Ada pula pameran dari koperasi-koperasi yang berprestasi se- Jawa Barat serta unit usaha kecil menengah yang sukses. Sehingga dapat menumbuhkan kesadaran akan peranan pelaku ekonomi tersebut
  • 10.
    Being a Professional, inspiringand innovative Teacher
  • 11.
    PANITIA ECONOMIC EXPO 2010 HIMPUNAN MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI DAN KOPERASI (MAHAPROPESI) FAKULTAS PENDIDIKAN EKONOMI DAN BISNIS Jl. Setiabudhi No.229 Malang Telp : (0321) 123456