Bio
Safety
Level
Laboratory
Biosafety Level 2
INTRODUCTION
Mengacu pada pembagian kelompok mikroorganisme yang
ada Biosafety and Biosecurity in the Veterinary Microbiology
Laboratory and Animal Facilities-OIE Terrestrial Manual 2012
dan Laboratory Biosafety Manual, WHO 3rd ed, agen penyakit
diklasifikasikan menjadi empat kelompok risiko. Klasifikasi
kelompok risiko mikroorganisme berdasarkan atas faktor risiko
mikroorganisme dengan memperhatikan potensinya untuk
dapat berubah infeksius pada bentuk aerosol
Hal ini telah diatur juga dalam pedoman biosafety level (BSL).
Yaitu
Biosafety level 1,
laboratorium untuk menguji mikroba yang umumnya tidak
menimbulkan penyakit pada orang dewasa, atau potensi
bahanya minim. Contohnya bakteri ecoli penyebab diare dan
virus herpes. Untuk
Biosafety level 2,
menguji mikroba potensi bahaya sedang. Contohnya bakteri
stafilokokus, salah satunya stafilokokus aurius yang
menyebabkan penyakit yang infeksi kulit, virus campak, dan
virus Hepatitis B.
Mikroorganisme
Biosafety level 3
adalah laboratorium untuk menguji mikroba yang memiliki potensi bahaya lebih serius, yang mengancam
jiwa melalui jalur nafas. Contohnya, bakteri mikobakterium tuberkolosis penyebab TBC, dan virus demam
kuning atau yellow fever.
Biosafety level 4
laboratorium untuk menguji mikroba yang sangat berbahaya dan eksotis ialah virus ebola.
Indonesian Regulation
NOMOR HK.01.07/MENKES/4642/2021
PERSYARATAN LABORATORIUM
Persyaratan Gedung
Ruang Laboratorium BSL-2
Persyaratan Biosafety Cabinet (BSC)
Persyaratan Peralatan
Persyaratan Sumber Daya Manusia (SDM)
Persyaratan Praktik Biosafety dan
Biosecurity
Persyaratan Good Laboratory Practice
SPESIFIKASI Ruang
Laboratorium BSL-2 1
Memiliki Westafel dengan keran air otomatis
dan eyewash yang di letakkan akses keluar
Antara dinding dan lantai tidak membentuk
sudut
Memiliki pintu dengan Sistem akses
terbatas, dan close automation, serta
memiliki penerimaan sampel
2
3
Furniture laboratorium seperti :
a. Benchtop (meja kerja) tahan air, tahan
panas, tahan solvent organik, asam,basa
dan bahan kimia lainnya
b. Bangku dengan material tidak berpori
4
5
Ruangan laboratorium terpisah dengan area
publik.
6
Dinding, Plafond serta lantai terbuat dari
matrial yang mudah di bersihkan
Layout BSL-2
3
Dalam Mendesaian, menyusun, serta pemilihan alat, disesuaikan
dengan regulasi yang telah di tetapkan, implementasi produksi serta
commissioning dan training, kami didukung oleh beberapa tenaga
ahli yang berpengalaman
Laboratorium PCR harus di desain dengan regulasi yang telah di
atur oleh pemerintah, dengan menyediakan beberapa ruang untuk
penanganan, diantaranya Ruang penerimaan serta transfer sampel,
ruang infeksius dan non infeksius serta fasilitas emergency yang
telah diatur untuk wajib ada.
www.kontraktorlab.com I robiwibowo@kontraktorlab.com I 0812-8468-782
Contoh Lab BSL-2
PCR Laboratorium
Laboratory Equipment
Biological Safety
Cabinet Class IIA
Autoclave
Alat Pelindung Diri
(APD)
www.kontraktorlab.com I robiwibowo@kontraktorlab.com I 0812-8468-782
Negative
Pressure
Our Client
Brand Equipment
Laminar Air Flow
www.kontraktorlab.com I robiwibowo@kontraktorlab.com I 0812-8468-782
Certification Body

Bio safety level 2 laboratorium kesehatan

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    INTRODUCTION Mengacu pada pembagiankelompok mikroorganisme yang ada Biosafety and Biosecurity in the Veterinary Microbiology Laboratory and Animal Facilities-OIE Terrestrial Manual 2012 dan Laboratory Biosafety Manual, WHO 3rd ed, agen penyakit diklasifikasikan menjadi empat kelompok risiko. Klasifikasi kelompok risiko mikroorganisme berdasarkan atas faktor risiko mikroorganisme dengan memperhatikan potensinya untuk dapat berubah infeksius pada bentuk aerosol Hal ini telah diatur juga dalam pedoman biosafety level (BSL). Yaitu Biosafety level 1, laboratorium untuk menguji mikroba yang umumnya tidak menimbulkan penyakit pada orang dewasa, atau potensi bahanya minim. Contohnya bakteri ecoli penyebab diare dan virus herpes. Untuk Biosafety level 2, menguji mikroba potensi bahaya sedang. Contohnya bakteri stafilokokus, salah satunya stafilokokus aurius yang menyebabkan penyakit yang infeksi kulit, virus campak, dan virus Hepatitis B. Mikroorganisme Biosafety level 3 adalah laboratorium untuk menguji mikroba yang memiliki potensi bahaya lebih serius, yang mengancam jiwa melalui jalur nafas. Contohnya, bakteri mikobakterium tuberkolosis penyebab TBC, dan virus demam kuning atau yellow fever. Biosafety level 4 laboratorium untuk menguji mikroba yang sangat berbahaya dan eksotis ialah virus ebola.
  • 8.
    Indonesian Regulation NOMOR HK.01.07/MENKES/4642/2021 PERSYARATANLABORATORIUM Persyaratan Gedung Ruang Laboratorium BSL-2 Persyaratan Biosafety Cabinet (BSC) Persyaratan Peralatan Persyaratan Sumber Daya Manusia (SDM) Persyaratan Praktik Biosafety dan Biosecurity Persyaratan Good Laboratory Practice
  • 9.
    SPESIFIKASI Ruang Laboratorium BSL-21 Memiliki Westafel dengan keran air otomatis dan eyewash yang di letakkan akses keluar Antara dinding dan lantai tidak membentuk sudut Memiliki pintu dengan Sistem akses terbatas, dan close automation, serta memiliki penerimaan sampel 2 3 Furniture laboratorium seperti : a. Benchtop (meja kerja) tahan air, tahan panas, tahan solvent organik, asam,basa dan bahan kimia lainnya b. Bangku dengan material tidak berpori 4 5 Ruangan laboratorium terpisah dengan area publik. 6 Dinding, Plafond serta lantai terbuat dari matrial yang mudah di bersihkan
  • 10.
  • 11.
    Dalam Mendesaian, menyusun,serta pemilihan alat, disesuaikan dengan regulasi yang telah di tetapkan, implementasi produksi serta commissioning dan training, kami didukung oleh beberapa tenaga ahli yang berpengalaman Laboratorium PCR harus di desain dengan regulasi yang telah di atur oleh pemerintah, dengan menyediakan beberapa ruang untuk penanganan, diantaranya Ruang penerimaan serta transfer sampel, ruang infeksius dan non infeksius serta fasilitas emergency yang telah diatur untuk wajib ada. www.kontraktorlab.com I robiwibowo@kontraktorlab.com I 0812-8468-782 Contoh Lab BSL-2 PCR Laboratorium
  • 12.
    Laboratory Equipment Biological Safety CabinetClass IIA Autoclave Alat Pelindung Diri (APD) www.kontraktorlab.com I robiwibowo@kontraktorlab.com I 0812-8468-782 Negative Pressure
  • 13.
  • 15.
    Brand Equipment Laminar AirFlow www.kontraktorlab.com I robiwibowo@kontraktorlab.com I 0812-8468-782
  • 16.