Cerita ini membandingkan tiga bahan (wortel, telur, biji kopi) yang dimasak dalam air mendidih dan perubahan yang terjadi. Wortel menjadi lemah, telur menjadi keras di luar dan lunak di dalam, sementara biji kopi tetap utuh namun mengubah warna dan aroma air. Cerita ini menganalogikan hal tersebut dengan menghadapi kesulitan pekerjaan, di mana seseorang dapat menjadi lemah, egois, atau tetap tegar s