Pemrograman dan Jenis Data
 Mendefinisikan masalah
 Menentukan solusi
 Memilih algoritma
 Menulis program
 Menguji program
 Menulis dokumentasi
• Variabel adalah tempat dimana kita dapat
mengisi atau mengosongkan nilainya dan
memanggil kembali apabila dibutuhkan.
Setiap variabel akan mempunyai nama
(identifier) dan nilai. Perhatikan contoh
berikut.
• Contoh:
Username=“toni”
Nama=“kusumo_destoni”
Harga=“2500”
HargaTotal=“34000”
• Konstanta adalah variabel yang nilai datanya
bersifat tetap dan tidak bisa diubah.
• konstanta adalah juga variabel bedanya
adalah pada nilai yang disimpannya.
• Jika nilai datanya sepanjang program berjalan
tidak berubahubah, maka sebuah varibel
lebih baik diperlakukan sebagai konstanta.
• Pada sebuah kode program, biasanya nilai data
dari konstanta diberikan langsung di bagian
deklarasi konstanta.
• Sebagai contoh, jika kita membuat program
perhitungan matematik yang menggunakan nilai
pi (3.14159) yang mungkin akan muncul
dibanyak tempat pada kode program, kita dapat
membuat pi sebagai konstanta. Penggunaan
konstanta pi akan lebih memudahkan penulisan
kode program dibanding harus mengetikkan nilai
3.14159 berulang-ulang.
• Tipe data adalah jenis data yang dapat diolah
oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan
dalam pemrograman komputer.
• Setiap variabel atau konstanta yang ada dalam
kode program, sebaiknya kita tentukan dengan
pasti tipe datanya.
• Ketepatan pemilihan tipe data pada variabel atau
konstanta akan sangat menentukan pemakaian
sumberdaya komputer (terutama memori
komputer)
• Salah satu tugas penting seorang programmer
adalah memilih tipe data yang sesuai untuk
menghasilkan program yang efisien dan
berkinerja tinggi.
• Tipe data numeric digunakan pada variabel
atau konstanta untuk menyimpan nilai dalam
bentuk bilangan atau angka.
• Semua bahasa pemrograman menyediakan
tipe data numeric, hanya berbeda dalam jenis
numeric yang diakomodasi.
• Jenis yang termasuk dalam tipe data numeric
antara lain integer (bilangan bulat), dan float
(bilangan pecahan).
• Tipe data Single adalah tipe data untuk
bilangan pecahan dengan presisi yang
terbatas.
• Tipe data Double adalah tipe data untuk
bilangan pecahan dengan presisi yang lebih
akurat
 Character merupakan tipe data yang
paling banyak digunakan.
 Tipe data character kadang disebut
sebagai char atau string.
 Tipe data string hanya dapat
digunakan menyimpan teks atau
apapun sepanjang berada dalam tanda
petik dua (“…”) atau petik tunggal
(‘…’).
• Tipe data Boolean digunakan untuk
menyimpan nilai True/False (Benar/Salah).
• Pada sebagian besar bahasa pemrograman
nilai selain 1 menunjukkan True dan 0
melambangkan False.
• Tipe data ini banyak digunakan untuk
pengambilan keputusan pada struktur
percabangan dengan IF … THEN atau IF …
THEN … ELSE.
If(Nilai >=86){
System.out.Println(“Nilai A”);
}
Else if(Nilai>=70){
System.out.Println(“Nilai B”);
}
Else{
System.out.Println(“Nilai C”);
}
Nama Operator Simbol Operator Ekspresi aljabar Ekspresi
program
Penambahan + A + B A + B
Pengurangan - A – B A – B
Perkalian * AB A * B
Pembagian / A/B A / B
Sisa bagi
(modulo)
% A%B A % B
Nilai A = 8
Nilai B = 6
Penambahan = 14
Pengurangan = 2
Perkalian = 48
Pembagian = 1.333
Sisa Bagi = 2
a01Operator.java
Nama Operator Simbol Operator Ekspresi aljabar Ekspresi
program
Sama dengan = == X == Y
Tidak sama
dengan
≠ != X != Y
Nama Operator Simbol Operator Ekspresi aljabar Ekspresi
program
lebih besar > > X > Y
Lebih kecil < < X < Y
Lebih besar sama
dengan
≥ >= X >= Y
Lebih kecil sama
dengan
≤ =< X =< Y
Operator Rasionalitas (Pembanding)
Comparison.java
Nama Operator Simbol Operator Ekspresi aljabar Ekspresi
program
Not ! ! ! X
And && && X && Y
Or || || X || Y
xor xor xor X xor Y
Hasil Operator Boolean kondisi
X Y Not X Not Y X and Y X or Y X xor Y
false False True True False False False
false true 1 False False True True
True False False True False True True
True True False False True true false
X Y Not X Not Y X and Y X or Y X xor Y
0 0 1 1 0 0 0
0 1 1 0 0 1 1
1 0 0 1 0 1 1
1 1 0 0 1 1 0
• Algoritma adalah urutan langkah berhingga
untuk memecahkan masalah logika atau
matematika
• Contoh algoritma: mengirimkan surat dengan
amplop
– Mempersiapkan kertas dan amplop
– Mempersiapkan alat tulis, seperti pena atau pensil
– Mulai menulis
– Memasukkan kertas kedalam amplop
– Pergi ke kantor pos untuk mengeposkan surat
tersebut
• Structured English
SE merupakan alat yang cukup baik untuk
menggambarkan suatu algoritma. Dasar dari SE
adalah Bahasa Inggris, namun kita dapat
memodifikasi dengan Bahasa Indonesia sehingga
kita boleh menyebutnya sebagai Structured
Indonesian (SI).
• Pseudocode
Pseudo berarti imitasi atau tiruan atau menyerupai,
sedangkan code menunjuk pada kode program.
Sehingga pseudocode adalah kode yang mirip
dengan instruksi kode program sebenarnya.
• Menghitung luas lingkaran:
1. Masukkan R
2. Pi  3.14
3. L  Pi * R * R
4. Tulis L
Maksud dari  : nilai di sebelah kanan diberikan pada
OPERAN di sebelah kiri.
Pi  3.14 = berikan nilai 3.14 ke Pi
Nama
Algoritma
Diberikan nama algoritma
Deklarasi Berisi variabel-variabel yang digunakan
Deskripsi Deskripsi alur program
• Dari contoh slide sebelumnya (luas lingkaran)
Nama
Algoritma
Menghitung_luas_lingkaran
Deklarasi R : integer;
L : float;
Pi = 3.14 : konstanta
Deskripsi Read(R);
Pi  3.14;
L  Pi * R * R;
Write(L);
Latihan Pembuatan Flowchart
 Flowchart atau bagan alir adalah
skema/bagan (chart) yang menunjukkan
aliran (flow) di dalam suatu program secara
logika.
 Flowchart merupakan alat yang banyak
digunakan untuk menggambarkan algoritma
dalam bentu notasi-notasi tertentu.
• Dari contoh algoritma menghitung luas
lingkaran, maka dapat digambarkan sebagai
berikut:
Nama
Algoritma
Menghitung_luas_lingkaran
Deklarasi R : integer;
L : float;
Pi = 3.14 : konstanta
Deskripsi Read(R);
Pi  3.14;
L  Pi * R * R;
Write(L);
a01MenghitungLuasLingkaran.java
 Sebuah program tidak selamanya akan
berjalan dengan mengikuti struktur
berurutan, kadang-kadang kita perlu
merubah urutan pelaksanaan program dan
menghendaki agar pelaksanaan program
meloncat ke baris tertentu.
 Peristiwa ini kadang disebut sebagai
percabangan/pemilihan atau keputusan.
 Sebuah aturan untuk menonton sebuah film
tertentu adalah sebagai berikut, jika usia
penonton lebih dari 17 tahun maka penonton
diperbolehkan dan apabila kurang dari 17
tahun maka penonton tidak diperbolehkan
nonton.
Nama
algoritma
Menonton_film
Deklarasi Usia : real;
Psn : String;
Deskripsi Read (Usia)
if Usia > 17
Psn “anda boleh menonton”
else
Psn “anda tidak boleh menonton”
Write(‘Pesan’, Psn)
a01MenontonFilm.java
 Dalam suatu perhitungan nilai P = X + Y. Jika
P positif, maka Q = X * Y, sedangkan jika
negative maka nilai Q = X/Y. Buatlah
flowchart untuk mencari nilai P dan Q
Nama
algoritma
Hitung_bilangan
Deklarasi X, Y : real;
P, Q : real;
Deskripsi Read (X,Y)
P  X + Y
if P > 0
Q  X * Y
else
Q  X / Y
Write(‘Nilai P’,P)
Write(‘Nilai Q’, Q)
a01MenghitungBilangan.java
 Diketahui pegawai dengan masa kerja lebih
dari 3 tahun mendapat tunjangan sebesar
20% gaji pokok sedang yang kurang dari itu
mendapat tunjangan 10%. Input program
adalah masa kerja dan gaji pokok. Buatlah
algoritmanya (30)
 Untuk lebih jelasnya, perhatikan penjelasan
berikut ini:
Mula-mula dimasukkan data (mk) dan (gapok). Misalnya, masing-
masing diberi nilai 2 dan 1000. Karena (mk>3) bernilai salah, maka
perintah yang dikerjakan adalah (tjg0.1*gapok). Kemudian gapok
dan tjg dijumlahkan yang hasilnya disimpan sebagai gatot. Dengan
demikian output yang keluar adalah 1100.
Nama
Algoritma
Gaji_pegawai
Deklarasi Tjg, mk, gapok, gatot : double
Deskripsi Read (mk, gapok )
If(mk>3) then
tjg  0.2 * gapok
Else
tjg  0.1 * gapok
Gatot  gapok + tjg
Write(‘gaji total’,gatot )
 Buatlah algoritma dan flowchart untuk
menghitung umur anda dengan memasukkan
tahun sekarang. Hasil penghitungan adalah
◦ apakah tahun sekarang tahun kabisat atau tidak
◦ Umur anda dalam hitungan jam
Nama
Algoritma
Tahun_kabisat
Deklarasi Tahun_sekarang : int;
Tahun_lahir : int;
Hitung_umur_tahun : int
Hitung_umur_jam : int
Kata : String
Deskripsi Read (tahun_sekarang,tahun_lahir)
Hitung_umur_tahun  tahun_sekarang – tahun_lahir
Hitung_umur_jam  hitung_umur_tahun * 8760
If((tahun_sekarang % 400 ==0) ||((tahun_sekarang % 4
== 0) && (tahun_sekarang %100 != 0)) )
kata  tahun kabisat
Else
kata  tidak tahun kabisat
Write (hitung_umur_jam, kata)
a01TahunKabisatSimple.j
ava
 Jika beli produk >=3, maka diskon 5%
Nama
program
Pembelian_barang
Deklarasi Kodebarang, jml_beli : int;
Hargasatuan,jml_harga,pot,bayar : double;
Deskripsi read (kodebarang,hargasatuan,jml_beli)
Jml_harga = hargasatuan * jml_beli;
If jml_beli >=3
Pot = 0.5;
Else
Pot = 0;
Bayar = (Jml_harga) – (Jml_harga* pot);
Write(‘Jumlah Harga’, Jml_harga )
Write(‘Potongan’,pot)
Write (‘bayar’, bayar);
• Sebuah usaha fotokopi mempunyai aturan
sebagai berikut :
 jika yang fotokopi statusnya adalah
langganan, maka berapa lembar pun dia
fotokopi, harga perlembarnya Rp. 75,-
 jika yang fotokopi bukan langganan, maka
jika dia fotokopi kurang dari 100 lembar
harga perlembarnya Rp. 100,-. Sedangkan
jika lebih atau sama dengan 100 lembar
maka harga perlembarnya Rp. 85,-.
Nama
algoritma
Biaya_fotokopi
Deklarasi Status : String;
JLF : int;
HPP, TH : real;
Deskripsi Read (Status,JLF)
if Status==“langganan”
HPP  75
else
if JLF < 100
HPP  100
else
HPP  85
TH  JLF * HPP
Write (‘Total Harga’, TH)
a01MenghitungBiayaFotokopi.java
• Aturan kelulusan siswa pada mata pelajaran
Pemrograman Web diterapkan sebagai
berikut :
 Jika nilai ujian tengah semester (UTS) lebih
besar dari 70 maka siswa dinyatakan lulus
dan Nilai Akhir sama dengan nilai UTS.
 Jika nilai UTS kurang atau sama dengan 70
maka siswa dinyatakan lulus jika Nilai Akhir
lebih besar atau sama dengan 60 dimana
Nilai Akhir = (nilai UTS x 40%) + (nilai UAS x
60%).
Nama algoritma Kelulusan_siswa
Deklarasi nim,nama,status : String;
NUTS,NUAS,NA : real;
Deskripsi Read (nim,nama,status,NUTS,NUAS)
if NUTS > 70
NA  NUTS;
status  “lulus”
else
NA  (NUTS * 0.4) + (NUAS * 0.6)
if NA >= 60
status  “lulus”
else
status  “tidak lulus”
Write (‘Nim, Nama, NA, Status’)
bab3_alpro1.pptx

bab3_alpro1.pptx

  • 2.
  • 3.
     Mendefinisikan masalah Menentukan solusi  Memilih algoritma  Menulis program  Menguji program  Menulis dokumentasi
  • 4.
    • Variabel adalahtempat dimana kita dapat mengisi atau mengosongkan nilainya dan memanggil kembali apabila dibutuhkan. Setiap variabel akan mempunyai nama (identifier) dan nilai. Perhatikan contoh berikut. • Contoh: Username=“toni” Nama=“kusumo_destoni” Harga=“2500” HargaTotal=“34000”
  • 6.
    • Konstanta adalahvariabel yang nilai datanya bersifat tetap dan tidak bisa diubah. • konstanta adalah juga variabel bedanya adalah pada nilai yang disimpannya. • Jika nilai datanya sepanjang program berjalan tidak berubahubah, maka sebuah varibel lebih baik diperlakukan sebagai konstanta.
  • 7.
    • Pada sebuahkode program, biasanya nilai data dari konstanta diberikan langsung di bagian deklarasi konstanta. • Sebagai contoh, jika kita membuat program perhitungan matematik yang menggunakan nilai pi (3.14159) yang mungkin akan muncul dibanyak tempat pada kode program, kita dapat membuat pi sebagai konstanta. Penggunaan konstanta pi akan lebih memudahkan penulisan kode program dibanding harus mengetikkan nilai 3.14159 berulang-ulang.
  • 8.
    • Tipe dataadalah jenis data yang dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan dalam pemrograman komputer. • Setiap variabel atau konstanta yang ada dalam kode program, sebaiknya kita tentukan dengan pasti tipe datanya. • Ketepatan pemilihan tipe data pada variabel atau konstanta akan sangat menentukan pemakaian sumberdaya komputer (terutama memori komputer) • Salah satu tugas penting seorang programmer adalah memilih tipe data yang sesuai untuk menghasilkan program yang efisien dan berkinerja tinggi.
  • 10.
    • Tipe datanumeric digunakan pada variabel atau konstanta untuk menyimpan nilai dalam bentuk bilangan atau angka. • Semua bahasa pemrograman menyediakan tipe data numeric, hanya berbeda dalam jenis numeric yang diakomodasi.
  • 11.
    • Jenis yangtermasuk dalam tipe data numeric antara lain integer (bilangan bulat), dan float (bilangan pecahan). • Tipe data Single adalah tipe data untuk bilangan pecahan dengan presisi yang terbatas. • Tipe data Double adalah tipe data untuk bilangan pecahan dengan presisi yang lebih akurat
  • 14.
     Character merupakantipe data yang paling banyak digunakan.  Tipe data character kadang disebut sebagai char atau string.
  • 15.
     Tipe datastring hanya dapat digunakan menyimpan teks atau apapun sepanjang berada dalam tanda petik dua (“…”) atau petik tunggal (‘…’).
  • 17.
    • Tipe dataBoolean digunakan untuk menyimpan nilai True/False (Benar/Salah). • Pada sebagian besar bahasa pemrograman nilai selain 1 menunjukkan True dan 0 melambangkan False. • Tipe data ini banyak digunakan untuk pengambilan keputusan pada struktur percabangan dengan IF … THEN atau IF … THEN … ELSE.
  • 18.
    If(Nilai >=86){ System.out.Println(“Nilai A”); } Elseif(Nilai>=70){ System.out.Println(“Nilai B”); } Else{ System.out.Println(“Nilai C”); }
  • 19.
    Nama Operator SimbolOperator Ekspresi aljabar Ekspresi program Penambahan + A + B A + B Pengurangan - A – B A – B Perkalian * AB A * B Pembagian / A/B A / B Sisa bagi (modulo) % A%B A % B Nilai A = 8 Nilai B = 6 Penambahan = 14 Pengurangan = 2 Perkalian = 48 Pembagian = 1.333 Sisa Bagi = 2 a01Operator.java
  • 20.
    Nama Operator SimbolOperator Ekspresi aljabar Ekspresi program Sama dengan = == X == Y Tidak sama dengan ≠ != X != Y Nama Operator Simbol Operator Ekspresi aljabar Ekspresi program lebih besar > > X > Y Lebih kecil < < X < Y Lebih besar sama dengan ≥ >= X >= Y Lebih kecil sama dengan ≤ =< X =< Y Operator Rasionalitas (Pembanding) Comparison.java
  • 21.
    Nama Operator SimbolOperator Ekspresi aljabar Ekspresi program Not ! ! ! X And && && X && Y Or || || X || Y xor xor xor X xor Y
  • 22.
    Hasil Operator Booleankondisi X Y Not X Not Y X and Y X or Y X xor Y false False True True False False False false true 1 False False True True True False False True False True True True True False False True true false X Y Not X Not Y X and Y X or Y X xor Y 0 0 1 1 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 0
  • 23.
    • Algoritma adalahurutan langkah berhingga untuk memecahkan masalah logika atau matematika • Contoh algoritma: mengirimkan surat dengan amplop – Mempersiapkan kertas dan amplop – Mempersiapkan alat tulis, seperti pena atau pensil – Mulai menulis – Memasukkan kertas kedalam amplop – Pergi ke kantor pos untuk mengeposkan surat tersebut
  • 24.
    • Structured English SEmerupakan alat yang cukup baik untuk menggambarkan suatu algoritma. Dasar dari SE adalah Bahasa Inggris, namun kita dapat memodifikasi dengan Bahasa Indonesia sehingga kita boleh menyebutnya sebagai Structured Indonesian (SI). • Pseudocode Pseudo berarti imitasi atau tiruan atau menyerupai, sedangkan code menunjuk pada kode program. Sehingga pseudocode adalah kode yang mirip dengan instruksi kode program sebenarnya.
  • 25.
    • Menghitung luaslingkaran: 1. Masukkan R 2. Pi  3.14 3. L  Pi * R * R 4. Tulis L Maksud dari  : nilai di sebelah kanan diberikan pada OPERAN di sebelah kiri. Pi  3.14 = berikan nilai 3.14 ke Pi
  • 26.
    Nama Algoritma Diberikan nama algoritma DeklarasiBerisi variabel-variabel yang digunakan Deskripsi Deskripsi alur program
  • 27.
    • Dari contohslide sebelumnya (luas lingkaran) Nama Algoritma Menghitung_luas_lingkaran Deklarasi R : integer; L : float; Pi = 3.14 : konstanta Deskripsi Read(R); Pi  3.14; L  Pi * R * R; Write(L);
  • 28.
  • 29.
     Flowchart ataubagan alir adalah skema/bagan (chart) yang menunjukkan aliran (flow) di dalam suatu program secara logika.  Flowchart merupakan alat yang banyak digunakan untuk menggambarkan algoritma dalam bentu notasi-notasi tertentu.
  • 36.
    • Dari contohalgoritma menghitung luas lingkaran, maka dapat digambarkan sebagai berikut: Nama Algoritma Menghitung_luas_lingkaran Deklarasi R : integer; L : float; Pi = 3.14 : konstanta Deskripsi Read(R); Pi  3.14; L  Pi * R * R; Write(L); a01MenghitungLuasLingkaran.java
  • 37.
     Sebuah programtidak selamanya akan berjalan dengan mengikuti struktur berurutan, kadang-kadang kita perlu merubah urutan pelaksanaan program dan menghendaki agar pelaksanaan program meloncat ke baris tertentu.  Peristiwa ini kadang disebut sebagai percabangan/pemilihan atau keputusan.
  • 38.
     Sebuah aturanuntuk menonton sebuah film tertentu adalah sebagai berikut, jika usia penonton lebih dari 17 tahun maka penonton diperbolehkan dan apabila kurang dari 17 tahun maka penonton tidak diperbolehkan nonton.
  • 39.
    Nama algoritma Menonton_film Deklarasi Usia :real; Psn : String; Deskripsi Read (Usia) if Usia > 17 Psn “anda boleh menonton” else Psn “anda tidak boleh menonton” Write(‘Pesan’, Psn) a01MenontonFilm.java
  • 41.
     Dalam suatuperhitungan nilai P = X + Y. Jika P positif, maka Q = X * Y, sedangkan jika negative maka nilai Q = X/Y. Buatlah flowchart untuk mencari nilai P dan Q
  • 42.
    Nama algoritma Hitung_bilangan Deklarasi X, Y: real; P, Q : real; Deskripsi Read (X,Y) P  X + Y if P > 0 Q  X * Y else Q  X / Y Write(‘Nilai P’,P) Write(‘Nilai Q’, Q) a01MenghitungBilangan.java
  • 44.
     Diketahui pegawaidengan masa kerja lebih dari 3 tahun mendapat tunjangan sebesar 20% gaji pokok sedang yang kurang dari itu mendapat tunjangan 10%. Input program adalah masa kerja dan gaji pokok. Buatlah algoritmanya (30)  Untuk lebih jelasnya, perhatikan penjelasan berikut ini: Mula-mula dimasukkan data (mk) dan (gapok). Misalnya, masing- masing diberi nilai 2 dan 1000. Karena (mk>3) bernilai salah, maka perintah yang dikerjakan adalah (tjg0.1*gapok). Kemudian gapok dan tjg dijumlahkan yang hasilnya disimpan sebagai gatot. Dengan demikian output yang keluar adalah 1100.
  • 45.
    Nama Algoritma Gaji_pegawai Deklarasi Tjg, mk,gapok, gatot : double Deskripsi Read (mk, gapok ) If(mk>3) then tjg  0.2 * gapok Else tjg  0.1 * gapok Gatot  gapok + tjg Write(‘gaji total’,gatot )
  • 47.
     Buatlah algoritmadan flowchart untuk menghitung umur anda dengan memasukkan tahun sekarang. Hasil penghitungan adalah ◦ apakah tahun sekarang tahun kabisat atau tidak ◦ Umur anda dalam hitungan jam
  • 48.
    Nama Algoritma Tahun_kabisat Deklarasi Tahun_sekarang :int; Tahun_lahir : int; Hitung_umur_tahun : int Hitung_umur_jam : int Kata : String Deskripsi Read (tahun_sekarang,tahun_lahir) Hitung_umur_tahun  tahun_sekarang – tahun_lahir Hitung_umur_jam  hitung_umur_tahun * 8760 If((tahun_sekarang % 400 ==0) ||((tahun_sekarang % 4 == 0) && (tahun_sekarang %100 != 0)) ) kata  tahun kabisat Else kata  tidak tahun kabisat Write (hitung_umur_jam, kata) a01TahunKabisatSimple.j ava
  • 51.
     Jika beliproduk >=3, maka diskon 5%
  • 52.
    Nama program Pembelian_barang Deklarasi Kodebarang, jml_beli: int; Hargasatuan,jml_harga,pot,bayar : double; Deskripsi read (kodebarang,hargasatuan,jml_beli) Jml_harga = hargasatuan * jml_beli; If jml_beli >=3 Pot = 0.5; Else Pot = 0; Bayar = (Jml_harga) – (Jml_harga* pot); Write(‘Jumlah Harga’, Jml_harga ) Write(‘Potongan’,pot) Write (‘bayar’, bayar);
  • 54.
    • Sebuah usahafotokopi mempunyai aturan sebagai berikut :  jika yang fotokopi statusnya adalah langganan, maka berapa lembar pun dia fotokopi, harga perlembarnya Rp. 75,-  jika yang fotokopi bukan langganan, maka jika dia fotokopi kurang dari 100 lembar harga perlembarnya Rp. 100,-. Sedangkan jika lebih atau sama dengan 100 lembar maka harga perlembarnya Rp. 85,-.
  • 55.
    Nama algoritma Biaya_fotokopi Deklarasi Status :String; JLF : int; HPP, TH : real; Deskripsi Read (Status,JLF) if Status==“langganan” HPP  75 else if JLF < 100 HPP  100 else HPP  85 TH  JLF * HPP Write (‘Total Harga’, TH) a01MenghitungBiayaFotokopi.java
  • 57.
    • Aturan kelulusansiswa pada mata pelajaran Pemrograman Web diterapkan sebagai berikut :  Jika nilai ujian tengah semester (UTS) lebih besar dari 70 maka siswa dinyatakan lulus dan Nilai Akhir sama dengan nilai UTS.  Jika nilai UTS kurang atau sama dengan 70 maka siswa dinyatakan lulus jika Nilai Akhir lebih besar atau sama dengan 60 dimana Nilai Akhir = (nilai UTS x 40%) + (nilai UAS x 60%).
  • 58.
    Nama algoritma Kelulusan_siswa Deklarasinim,nama,status : String; NUTS,NUAS,NA : real; Deskripsi Read (nim,nama,status,NUTS,NUAS) if NUTS > 70 NA  NUTS; status  “lulus” else NA  (NUTS * 0.4) + (NUAS * 0.6) if NA >= 60 status  “lulus” else status  “tidak lulus” Write (‘Nim, Nama, NA, Status’)