ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA) bertujuan untuk mengurangi hambatan perdagangan dan meningkatkan kerjasama ekonomi antara negara-negara ASEAN dan Cina melalui serangkaian perjanjian yang telah ditandatangani sejak 2001 hingga 2009. Kesepakatan ini mencakup liberalisasi perdagangan barang dan jasa, investasi, serta mekanisme penyelesaian sengketa untuk mendorong integrasi ekonomi yang lebih baik. Meskipun ACFTA menawarkan peluang besar bagi akses pasar dan kerjasama, Indonesia menghadapi tantangan dalam meningkatkan daya saing dan efisiensi produksi.