Chace Memory



 Universitas Indonesia Timur
Program S1 Teknik Informatika
           FIKOM
Pertemuan ini menjelaskan:
Latar belakang diperlukan chace memory
Cara kerja chace memory
Desain dan arsitektur chace memory
Organisasi chace memory
Chace Memory
Merupakan memori berkapasitas kecil tetapi berkecepatan
  tinggi, yang dipasang di antara prosessor dan memori utama.
Mengapa chace
Memory DDR SDRAM PC 2700 memiliki clock speed 333
 MHz, sementara prosessor Athlon 64+ memiliki clock speed
 1800 MHz.
Perkembangan kecepatan prosessor ternyata tidak diimbangi
 dengan peningkatan kecepatan memori.
Akibatnya proses pembacaan data dari memori relatif lebih
 lambat bila dibandingkan dengan kecepatan prosessor.
Mengapa chace
Chace memory dapat mempercepat kinerja prosessor karena
 membantu transfer data dari memori utama.
Memory yang terletak pada inti prosessor dikenal dengan
 nama CPU internal chace (chace memory level satu)
Sedangkan chace memory yang terletak pada motherboard
 dikenal dengan nama CPU external Chace (chace level ke
 dua)
Desain dan Organisasi Chace

                 Memory
  CPU
                 Utama




 Chace


                          Bus
Desain dan Organisasi Chace

                    Control Unit
               Arithmetic Logic Unit


Wait    Kontrol          Data             Alamat
                                             Bus Processor
           Chace                 Elemen
       Hit/miss logic            Memori

                  Memori Chace

         Kontrol          Data            Alamat


                                           Bus sistem
Organisasi Chace
1.   Direct-mapped (dipetakanlangsung)
2.   Fully associative (asosiatif penuh)
3.   Set-associative (asosiatif kelompok)
Direct Mapped
Organisasi chace yang dipetakan langsung hanya memerlukan
 satu kali perbandingan untuk setiap akses ke chace
Chace menyimpan satu tag perbaris dalam larik tag-nya.
Fully Associative
Memecahkan masalah konflik alamat dengan resiko
 memperbanyak implementasi rangkaian perangkat keras
 untuk membandingkan tag terhadap semua baris chace.
Alamat dibagi dua bagian yakni bit rendah dan bit tinggi.
Digunakan prinsip LRU (least recently used)
Group Associative
Satu kelompok terdiri atas beberapa baris.
Bit alamat bagian tengah menentukan kelompok baris di
 mana suatu blok ditempatkan.
Memudahkan implementasi teknik LRU
Algoritma pergantian
LRU (least recently used)
FIFO (first in first out)
LFU (least frequently used)
Random
Unjuk kerja
unjuk kerja chace berkaitan langsung dengan organisasi yang
 diterapkan.
Membandingkan chace dalam arsitekturnya.
Beberapa prosessor menerapkan sistem chace tunggal
 (dimiliki data/instruksi) – arsitektur princeton.
Sistem prosessor lain menggunakan chace ganda (1 chace data
 & 1 chace instruksi) – arsitektur harvard
Waktu akses
    Organisasi data dalam chace ada dua jenis kemungkinan
     proses :
1.   Suatu kata (word), data/instruksi ditemukan dalam chace
     memory. (kena/hit)
2.   Bila kata yang diperlukan tidak ada dalam chace
     (luput/miss)
Waktu akses
Rasio kena (h):
 H=(jumlah perujukan yang berhasil)/(jumlah rujukan)
Rasio luput (m):
 M=(1-h)
 M=miss (rasio luput)
 H=hit (rasio kena)
Waktu akses
Waktu akses rata-rata :
 Ta=tc + (1-h) tm
 Ta=waktu akses rata-rata
 Tc=waktu akses chace
 Tm=waktu akses ke memori utama
Bila Prosessor mengakses dari memori utama, perlu
 tambahan waktu akses sebesar tm (1-h)
Waktu akses
Bila persamaan ta disusun ulang :
Ta=tc {1/k + (1-h)}
K = (tm/tc)
Memori nyata dan memori maya
Sistem operasi dengan perangkat keras menciptakan dua jenis
 alamat : alamat nyata dan alamat maya.
Program menggunakan alamat maya
Pengendali sistem memori memerlukan alamat nyata.
Chace alamat maya
Pengendali chace tidak perlu menunggu selesainya proses
  translasi alamat sebelum mulai memeriksa alamat dalam
  chace sehingga pasokan data dapat lebih cepat diberikan.
Chace alamat nyata
Jika chace eksternal dirancang untuk prosessor yang memiliki
 unit pengelola memori internal, alamat yang dikirimkan oleh
 prosessor telah merupakan alamat hasil translasi.
karena semua alamat untuk ruang alamat-nyata tunggal, maka
 data ditinggalkan dalam chace saat SO memindahkan kendali
 dari satu aplikasi ke aplikasi lain.

5. chace memori

  • 1.
    Chace Memory UniversitasIndonesia Timur Program S1 Teknik Informatika FIKOM
  • 2.
    Pertemuan ini menjelaskan: Latarbelakang diperlukan chace memory Cara kerja chace memory Desain dan arsitektur chace memory Organisasi chace memory
  • 3.
    Chace Memory Merupakan memoriberkapasitas kecil tetapi berkecepatan tinggi, yang dipasang di antara prosessor dan memori utama.
  • 4.
    Mengapa chace Memory DDRSDRAM PC 2700 memiliki clock speed 333 MHz, sementara prosessor Athlon 64+ memiliki clock speed 1800 MHz. Perkembangan kecepatan prosessor ternyata tidak diimbangi dengan peningkatan kecepatan memori. Akibatnya proses pembacaan data dari memori relatif lebih lambat bila dibandingkan dengan kecepatan prosessor.
  • 5.
    Mengapa chace Chace memorydapat mempercepat kinerja prosessor karena membantu transfer data dari memori utama. Memory yang terletak pada inti prosessor dikenal dengan nama CPU internal chace (chace memory level satu) Sedangkan chace memory yang terletak pada motherboard dikenal dengan nama CPU external Chace (chace level ke dua)
  • 6.
    Desain dan OrganisasiChace Memory CPU Utama Chace Bus
  • 7.
    Desain dan OrganisasiChace Control Unit Arithmetic Logic Unit Wait Kontrol Data Alamat Bus Processor Chace Elemen Hit/miss logic Memori Memori Chace Kontrol Data Alamat Bus sistem
  • 8.
    Organisasi Chace 1. Direct-mapped (dipetakanlangsung) 2. Fully associative (asosiatif penuh) 3. Set-associative (asosiatif kelompok)
  • 9.
    Direct Mapped Organisasi chaceyang dipetakan langsung hanya memerlukan satu kali perbandingan untuk setiap akses ke chace Chace menyimpan satu tag perbaris dalam larik tag-nya.
  • 10.
    Fully Associative Memecahkan masalahkonflik alamat dengan resiko memperbanyak implementasi rangkaian perangkat keras untuk membandingkan tag terhadap semua baris chace. Alamat dibagi dua bagian yakni bit rendah dan bit tinggi. Digunakan prinsip LRU (least recently used)
  • 11.
    Group Associative Satu kelompokterdiri atas beberapa baris. Bit alamat bagian tengah menentukan kelompok baris di mana suatu blok ditempatkan. Memudahkan implementasi teknik LRU
  • 12.
    Algoritma pergantian LRU (leastrecently used) FIFO (first in first out) LFU (least frequently used) Random
  • 13.
    Unjuk kerja unjuk kerjachace berkaitan langsung dengan organisasi yang diterapkan. Membandingkan chace dalam arsitekturnya. Beberapa prosessor menerapkan sistem chace tunggal (dimiliki data/instruksi) – arsitektur princeton. Sistem prosessor lain menggunakan chace ganda (1 chace data & 1 chace instruksi) – arsitektur harvard
  • 14.
    Waktu akses  Organisasi data dalam chace ada dua jenis kemungkinan proses : 1. Suatu kata (word), data/instruksi ditemukan dalam chace memory. (kena/hit) 2. Bila kata yang diperlukan tidak ada dalam chace (luput/miss)
  • 15.
    Waktu akses Rasio kena(h): H=(jumlah perujukan yang berhasil)/(jumlah rujukan) Rasio luput (m): M=(1-h) M=miss (rasio luput) H=hit (rasio kena)
  • 16.
    Waktu akses Waktu aksesrata-rata : Ta=tc + (1-h) tm Ta=waktu akses rata-rata Tc=waktu akses chace Tm=waktu akses ke memori utama Bila Prosessor mengakses dari memori utama, perlu tambahan waktu akses sebesar tm (1-h)
  • 17.
    Waktu akses Bila persamaanta disusun ulang : Ta=tc {1/k + (1-h)} K = (tm/tc)
  • 18.
    Memori nyata danmemori maya Sistem operasi dengan perangkat keras menciptakan dua jenis alamat : alamat nyata dan alamat maya. Program menggunakan alamat maya Pengendali sistem memori memerlukan alamat nyata.
  • 19.
    Chace alamat maya Pengendalichace tidak perlu menunggu selesainya proses translasi alamat sebelum mulai memeriksa alamat dalam chace sehingga pasokan data dapat lebih cepat diberikan.
  • 20.
    Chace alamat nyata Jikachace eksternal dirancang untuk prosessor yang memiliki unit pengelola memori internal, alamat yang dikirimkan oleh prosessor telah merupakan alamat hasil translasi. karena semua alamat untuk ruang alamat-nyata tunggal, maka data ditinggalkan dalam chace saat SO memindahkan kendali dari satu aplikasi ke aplikasi lain.