TENDER PROYEK
ADIMAN FARIYADIN, S.T., M.T
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM
 Proses tender selalu diawali dengan undangan
untuk melakukan tender yang biasanya
diumumkan melalui media massa. Informasi
yang minimal harus ada diantaranya:
1. Pemilik proyek
2. Tanggal dokumen tender
3. Tanggal pemasukan penawaran
4. Tanggal pengumuman pemenang
5. Tanggal dimulainya pekerjaan
6. Waktu penyelesaian pekerjaan
7. Tipe kontrak
8. Penjelasan singkat mengenai proyek
PERIODE TENDER
Periode proyek tidak boleh terlalu panjang
karena akan mempengaruhi keseluruhan
waktu perencanaan proyek konstruksi
Periode tender juga tidak boleh terlalu
singkat karena akan mempengaruhi
kualitas penawaran yang dimasukkan oleh
peserta tender.
 METODE TENDER
1. Tender terbuka (open tendering)
2. Tender selektif (selective tendering)
3. Tender negosiasi (negotiated tendering)
4. Tender bertahap (serial tendering)
 Tender Terbuka (Open Tendering)
Diawali dengan pengumuman kepada publik
melalui media cetak, media sosial.
keuntungan kelemahan
Mengurangi kecendrungan
keberpihakan
Banyaknya kontraktor yang tidak
sesuai dengan persyaratan
Kesempatan terbuka untuk
kontraktor yang mampu
memenuhi persyaratan tetapi
tidak masuk dalam perhitungan
Membutuhkan waktu dan usaha
yang lebih lama dalam proses
seleksi dan meningkatkan
alokasi biaya tender
Menciptakan proses yang
kompetitif sehingga diperoleh
penawaran yang terbaik
Terdapat potensi resiko dimana
harga penawaran terbaik
diberikan oleh kontraktor yang
belum berpengalaman
 Tender Selektif (Selective Tendering)
Terbatas kepada kontraktor yang sudah diketahui
rekam jejaknya oleh pemilik proyek.
keuntungan kelemahan
Menghemat biaya dan waktu
pelaksanaan tender
Harga penawaran dapat lebih
tinggi karena kurangnya
kompetitor
Dapat dipastikan hanya
kontraktor – kontraktor yang
mampu dan cocok yang
mengikuti tender
Pemilik proyek atau konsultan
akan sering dihubungi oleh para
kontarktor agar bisa
mendapatkan proyek
 Tender Selektif (Selective Tendering)
Terbatas kepada kontraktor yang sudah diketahui
rekam jejaknya oleh pemilik proyek. Pemilik
proyek juga dapat melakukan penunjukan
langsung karena sudah memiliki kecendrungan.
keuntungan kelemahan
Menghemat biaya dan waktu
pelaksanaan tender
Harga penawaran dapat lebih
tinggi karena kurangnya
kompetitor
Dapat dipastikan hanya
kontraktor – kontraktor yang
mampu dan cocok yang
mengikuti tender
Pemilik proyek atau konsultan
akan sering dihubungi oleh para
kontarktor agar bisa
mendapatkan proyek
 Tender Negosiasi (Negotiated Tendering)
Pemilik proyek mengundang dan melakukan
diskusi detail dengan kontraktor untuk
melaksanakan pekerjaan. Kontraktor dapat
memberikan masukan serta saran dalam design
dan metode pelaksanaan.
keuntungan kelemahan
Metode ini berguna saat metode
lainnya tidak dapat menjaring
kontraktor yang sesuai, dimana
proyek ini memerlukan keahlian
khusus
Kurangnnya kompetisi dan
dibutuhkannya spesialisasi
sehingga harga penawaran
menjadi lebih tinggi
 Tender Bertahap (Serial Tendering)
Metode ini biasanya digunakan pada proyek
berskala besar atau mega project. Ketika sebuah
proyek besar dilaksanakan dalam beberapa
tahapan, biasanya terdapat sejumlah kontrak yang
berbeda.
keuntungan kelemahan
Tidak perlu memulangkan tim
proyek dan pekerja
Metode ini hanya dapat
digunakan apabila pemilik
proyek memang memiliki sebuah
program proyek yang
berkelanjutan misalnya pada
proyek development
Harga penawaran dapat ditekan
karena kontraktor diberikan
kesempatan untuk meneruskan
pekerjaan
Kontraktor harus bisa
memastikan bahwa pelaksaan
metode ini bukan karena pemilik
proyek kesulitan financial
 DOKUMEN TENDER
Dalam penilaian penawaran pekerjaan,
seringkali yang menjadi patokan utama panitia
tender adalah besar kecilnya harga penawaran.
Harga penawaran bukanlah satu satunya tetapi
kualitas peserta juga harus dinilai.
Yang dimaksud dengan kualitas peserta yaitu:
pengalaman, rekam jejak, prestasi, stabilitas
keuangan, dan kemampuan sumber daya
 PROSES TENDER
Proses tender menyesuaikan dengan metode
tender yang diterapkan oleh pemilik proyek.
Satu satunya yang menjadi pedoman dalam
menentukan pemenang tender adalah
dokumen tender.
Ketika peserta tender telah memenuhi
persyaratan dan memberikan harga
penawaran terbaik, maka peserta tersebut
dinyatakan sebagai pemenang tender.

3. materi kuliah TENDER PROYEK semester.pptx

  • 1.
    TENDER PROYEK ADIMAN FARIYADIN,S.T., M.T UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM
  • 2.
     Proses tenderselalu diawali dengan undangan untuk melakukan tender yang biasanya diumumkan melalui media massa. Informasi yang minimal harus ada diantaranya: 1. Pemilik proyek 2. Tanggal dokumen tender 3. Tanggal pemasukan penawaran 4. Tanggal pengumuman pemenang 5. Tanggal dimulainya pekerjaan 6. Waktu penyelesaian pekerjaan 7. Tipe kontrak 8. Penjelasan singkat mengenai proyek
  • 3.
    PERIODE TENDER Periode proyektidak boleh terlalu panjang karena akan mempengaruhi keseluruhan waktu perencanaan proyek konstruksi Periode tender juga tidak boleh terlalu singkat karena akan mempengaruhi kualitas penawaran yang dimasukkan oleh peserta tender.
  • 4.
     METODE TENDER 1.Tender terbuka (open tendering) 2. Tender selektif (selective tendering) 3. Tender negosiasi (negotiated tendering) 4. Tender bertahap (serial tendering)
  • 5.
     Tender Terbuka(Open Tendering) Diawali dengan pengumuman kepada publik melalui media cetak, media sosial. keuntungan kelemahan Mengurangi kecendrungan keberpihakan Banyaknya kontraktor yang tidak sesuai dengan persyaratan Kesempatan terbuka untuk kontraktor yang mampu memenuhi persyaratan tetapi tidak masuk dalam perhitungan Membutuhkan waktu dan usaha yang lebih lama dalam proses seleksi dan meningkatkan alokasi biaya tender Menciptakan proses yang kompetitif sehingga diperoleh penawaran yang terbaik Terdapat potensi resiko dimana harga penawaran terbaik diberikan oleh kontraktor yang belum berpengalaman
  • 6.
     Tender Selektif(Selective Tendering) Terbatas kepada kontraktor yang sudah diketahui rekam jejaknya oleh pemilik proyek. keuntungan kelemahan Menghemat biaya dan waktu pelaksanaan tender Harga penawaran dapat lebih tinggi karena kurangnya kompetitor Dapat dipastikan hanya kontraktor – kontraktor yang mampu dan cocok yang mengikuti tender Pemilik proyek atau konsultan akan sering dihubungi oleh para kontarktor agar bisa mendapatkan proyek
  • 7.
     Tender Selektif(Selective Tendering) Terbatas kepada kontraktor yang sudah diketahui rekam jejaknya oleh pemilik proyek. Pemilik proyek juga dapat melakukan penunjukan langsung karena sudah memiliki kecendrungan. keuntungan kelemahan Menghemat biaya dan waktu pelaksanaan tender Harga penawaran dapat lebih tinggi karena kurangnya kompetitor Dapat dipastikan hanya kontraktor – kontraktor yang mampu dan cocok yang mengikuti tender Pemilik proyek atau konsultan akan sering dihubungi oleh para kontarktor agar bisa mendapatkan proyek
  • 8.
     Tender Negosiasi(Negotiated Tendering) Pemilik proyek mengundang dan melakukan diskusi detail dengan kontraktor untuk melaksanakan pekerjaan. Kontraktor dapat memberikan masukan serta saran dalam design dan metode pelaksanaan. keuntungan kelemahan Metode ini berguna saat metode lainnya tidak dapat menjaring kontraktor yang sesuai, dimana proyek ini memerlukan keahlian khusus Kurangnnya kompetisi dan dibutuhkannya spesialisasi sehingga harga penawaran menjadi lebih tinggi
  • 9.
     Tender Bertahap(Serial Tendering) Metode ini biasanya digunakan pada proyek berskala besar atau mega project. Ketika sebuah proyek besar dilaksanakan dalam beberapa tahapan, biasanya terdapat sejumlah kontrak yang berbeda. keuntungan kelemahan Tidak perlu memulangkan tim proyek dan pekerja Metode ini hanya dapat digunakan apabila pemilik proyek memang memiliki sebuah program proyek yang berkelanjutan misalnya pada proyek development Harga penawaran dapat ditekan karena kontraktor diberikan kesempatan untuk meneruskan pekerjaan Kontraktor harus bisa memastikan bahwa pelaksaan metode ini bukan karena pemilik proyek kesulitan financial
  • 10.
     DOKUMEN TENDER Dalampenilaian penawaran pekerjaan, seringkali yang menjadi patokan utama panitia tender adalah besar kecilnya harga penawaran. Harga penawaran bukanlah satu satunya tetapi kualitas peserta juga harus dinilai. Yang dimaksud dengan kualitas peserta yaitu: pengalaman, rekam jejak, prestasi, stabilitas keuangan, dan kemampuan sumber daya
  • 11.
     PROSES TENDER Prosestender menyesuaikan dengan metode tender yang diterapkan oleh pemilik proyek. Satu satunya yang menjadi pedoman dalam menentukan pemenang tender adalah dokumen tender. Ketika peserta tender telah memenuhi persyaratan dan memberikan harga penawaran terbaik, maka peserta tersebut dinyatakan sebagai pemenang tender.