Menyusun Proposal
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
(Classroom Action Research)
Disarikan dari berbagai sumber referensi
Dr. MuhammadYusro
SISTEMATIKA PROPOSAL PTK (1)
A.Bagian Awal
1. Halaman Judul
2. Halaman Pengesahan
3. Kata Pengantar
4. Daftar Isi
SISTEMATIKA PROPOSAL PTK (2)
B. Bagian Isi
BAB I PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
2. Identifikasi Masalah
3. Pembatasan Masalah
4. Perumusan Masalah
5. Tujuan Penelitian
6. Manfaat Penelitian
BAB II KAJIAN PUSTAKA
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
DAFTAR PUSTAKA
RIWAYAT HIDUP PENELITI
BAGIAN AWAL
• Singkat padat;
• Spesifik;
• Cukup jelas menggambarkan
masalah yang akan di teliti,
tindakan untuk mengatasinya,
hasil yang di harapkan dan
tempat penelitian.
JUDUL PENELITIAN
• Pemanfaatkan Peta Pikiran (Mind Map)
untuk Meningkatkan Kemampuan
Mengarang Siswa Kelas 5 SD Bhakti
Pertiwi, Jakarta
Contoh Judul
• Upaya Meningkatkan Kepedulian Sosial
Siswa Melalui Pembelajaran Cooperative
Learning (Penelitian Tindakan Kelas di
Kelas 6 SD Harapan Bangsa, Jakarta)
Contoh Judul
• Penggunaan Pendekatan Kontekstual
untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS
Siswa Kelas 2 SMP… Jakarta, pada
Semester 1 Tahun Pelajaran 2009-2010
Contoh Judul
• Ditanda tangani oleh ketua
peneliti, kepala sekolah, dan
pembimbing atau pendamping
(jika ada), sebagai keterangan
bahwa laporan PTK yang
bersangkutan telah memenuhi
persyaratan.
HALAMAN PENGESAHAN
• Menjelaskan asal-usul mengapa
masalah PTK ini di angkat sebagai
topik penelitian, faktor-faktor
lingkungan yang memberi arti
pentingnya penelitian, kedudukan
PTK dalam pemecahan masalah
pembelajaran, serta secerah harapan
kepada pihak-pihak yang membaca
laporan penelitian.
KATA PENGANTAR
• Cukup jelas
DAFTAR ISI
BAGIAN ISI
1. Latar Belakang
Uraian secara lugas masalah yang ingin
ditanggulangi, penyebab timbulnya masalah
tersebut, dan tingkat masalah yang ingin
ditanggulangi oleh peneliti. Dalam latar
belakang ini juga perlu di kemukakan
bahwa masalah yang diteliti benar-benar
nyata dan berada dalam kewenangan guru,
serta ditunjang oleh teori-teori dan hasil-
hasil penelitian terdahulu.
BAB I PENDAHULUAN
2. Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah adalah pengenalan
masalah atau inventarisir masalah. Identifikasi
masalah adalah salah satu proses penelitan
yang boleh dikatakan paling penting diantara
proses lain. Masalah penelitian akan
menentukan kualitas dari penelitian, bahkan
juga menentukan apakah sebuah kegiatan bisa
disebut penelitian atau tidak. Masalah
penelitian secara umum bisa kita temukan
lewat studi literatur atau lewat pengamatan
lapangan (observasi, survey, dsb). Dari
berbagai masalah selanjutnya diadakan
pembatasan masalah, mana saja yang menjadi
perhatian dalam PTK.
Hopkins (1993:63)
• Apa yang sekarang sedang terjadi?
• Apakah yang sedang berlangsung itu
mengandung permasalahan?
• Apa yang dapat saya lakukan untuk
mengatasinya?
• Saya ingin memperbaiki …
• Saya mempunyai gagasan yang ingin
saya cobakan di kelas saya …
• Apa yang dapat saya lakukan dengan hal
semacam itu?
Hasil rata-rata nilai IPS rendah,
Minat siswa terhadap pelajaran IPS
rendah,
Keterlibatan siswa secara aktif dalam
proses pembelajaran masih kurang
Pemanfaatan media/alat peraga,
masih kurang.
Contoh Identifikasi Masalah
3. Pembatasan Masalah
Batasan masalah yang akan diteliti
sesuai kemampuan, waktu, dan
serta situasi dan kondisi yang ada.
Acuan untuk menilai kelayakan
masalah:
• Penting untuk diteliti
• Bermanfaat
• Mungkin untuk diteliti
– Masalah terbatas
– Berukuran kecil
– Dapat dicari solusinya
– Waktunya singkat
4. Perumusan Masalah
• Rumuskan secara jelas dan
operasional.
Contoh
• Apakah pemanfaatkan peta pikiran (mind
map) dapat meningkatkan kemampuan
mengarang siswa kelas 5 SD Bhakti
Pertiwi, Jakarta
• Apakah pembelajaran cooperative
learning dapat meningkatkan kepedulian
sosial siswa kelas 6 SD Harapan Bangsa,
Jakarta
• Apakah penggunaan pendekatan
kontekstual dapat meningkatkan hasil
belajar IPS siswa kelas 2 SMP… Jakarta
Contoh Rumusan Masalah
5. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian yang akan
dicapai (umum dan khusus)
dirumuskan dengan jelas sesuai
masalah yang dikemukakan
sehingga menunjukkan tingkat
efektifitas (atau in-efektifitas) dari
suatu perlakuan tertentu sehingga
menjadi input atau informasi yang
berharga untuk memperbaiki
aturan atau praktik pembelajaran.
6. Manfaat Penelitian
• guru,
• sekolah,
• siswa, maupun
• orang lain.
• Membahas kajian teoritis dan
empiris yang dilaporkan dalam
jurnal, majalah, situs internet, buku
teks atau laporan penelitian
terdahulu, sejalan dengan rumusan
dan hipotesis tindakan.
BAB II KAJIAN PUSTAKA
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
Menguraikan langkah-langkah
penelitian yang akan dilakukan secara
rinci, mulai dari perencanaan,
pelaksanaan tindakan, observasi,
evaluasi refleksi yang bersifat siklus.
Rancangan Tindakan
Siklus 1
Perencanaan
a.Membuat skenario pembelajaran
yang menarik, sesuai rencana
tindakan yang akan dilakukan.
b.Mempersiapkan fasilitas dan sarana
pendukung yang diperlukan
c. Mempersiapakan instrumen
penelitian yang diperlukan, seperti
format, pengamatan, kuisioner,
pedoman wawancara, tes prestasi
dan sebagainya.
d. Melakukan simulasi pelaksanaan
tindakan untuk menguji
keterlakasanaan rancangan, serta
mempertebal kepercayaan diri
dalam pelaksanaan nantinya.
Tindakan
Memuat langkah-langkah tindakan
yang akan dilakukan secara
terperinci, termasuk kegiatan
penilaiannya.
Pelaksanaan tindakan dilakukan
sesuai dengan langkah-langkah
yang telah disusun sebelumnya.
Observasi
Berisi prosedur pengumpulan data
baik pada saat pelaksanaan
tindakan maupun pada komponen
lainnya yang mendukung.
Observasi / rekam segala peristiwa
dan kegiatan yang terjadi selama
tindakan perbaikan itu berlangsung
Refleksi
Berisi prosedur analisis terhadap
hasil pemantauan/observasi dan
refleksi berkenaan dengan proses
dan dampak tindakan perbaikan
yang akan dilakukan.
• Refleksi merupakan perenungan yang mencakup
analisis, sintesis dan penilaian terhadap hasil
pengamatan proses serta hasil tindakan. Proses
analisis melalui :
a. Reduksi data, yakni memilih data yang
relevan, penting dan bermakna.
b. Sajian deskriptif, diwujudkan dalam narasi,
gambar, peta, maupun bentuk visual lain.
c. Kesimpulan, berikan pernyataan tentang
dampak dari tindakan yang dilakukan
terhadap proses pembelajaran.
Pengumpulan Data
• Alat pengumpul data
Misal : format/lembar pengamatan,
pedoman wawancara, tes, check list.
• Teknik pengumpulan data
Misal : observasi, wawancara, pre test
dan post test, mencatat dokumen.
Siklus I
1. Penyusunan RPP
2. Mengorganisasikan peserta didik di kelas
3. Menyampaikan tujuan pembelajaran
4. Menyampaikan materi pembelajaran
5. Mengenalkan metode pembelajaran ....
6. Siswa membuat riset kecil
7. Observasi
8. Observer
9. Refleksi
Contoh Rancangan Penelitian
Siklus 2
1. Mengevaluasi hasil pada siklus 1
2. Mengatasi kendala yang terjadi pada
siklus 1
3. Observasi
4. Observer
DAFTAR PUSTAKA
Dituliskan secara konsisten menurut
misalnya model APA (American
Psychological Association), MLA
(Modern Language Association) atau
Turabian.
RIWAYAT HIDUP PENELITI
Berisi biodata peneliti (jika ada
cantumkan pengalaman penelitian
yang relevan sampai saat ini)
03. menyusun proposal ptk yusro

03. menyusun proposal ptk yusro

  • 1.
    Menyusun Proposal PENELITIAN TINDAKANKELAS (Classroom Action Research) Disarikan dari berbagai sumber referensi Dr. MuhammadYusro
  • 2.
    SISTEMATIKA PROPOSAL PTK(1) A.Bagian Awal 1. Halaman Judul 2. Halaman Pengesahan 3. Kata Pengantar 4. Daftar Isi
  • 3.
    SISTEMATIKA PROPOSAL PTK(2) B. Bagian Isi BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang 2. Identifikasi Masalah 3. Pembatasan Masalah 4. Perumusan Masalah 5. Tujuan Penelitian 6. Manfaat Penelitian BAB II KAJIAN PUSTAKA BAB III METODOLOGI PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA RIWAYAT HIDUP PENELITI
  • 4.
  • 5.
    • Singkat padat; •Spesifik; • Cukup jelas menggambarkan masalah yang akan di teliti, tindakan untuk mengatasinya, hasil yang di harapkan dan tempat penelitian. JUDUL PENELITIAN
  • 6.
    • Pemanfaatkan PetaPikiran (Mind Map) untuk Meningkatkan Kemampuan Mengarang Siswa Kelas 5 SD Bhakti Pertiwi, Jakarta Contoh Judul
  • 7.
    • Upaya MeningkatkanKepedulian Sosial Siswa Melalui Pembelajaran Cooperative Learning (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas 6 SD Harapan Bangsa, Jakarta) Contoh Judul
  • 8.
    • Penggunaan PendekatanKontekstual untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas 2 SMP… Jakarta, pada Semester 1 Tahun Pelajaran 2009-2010 Contoh Judul
  • 9.
    • Ditanda tanganioleh ketua peneliti, kepala sekolah, dan pembimbing atau pendamping (jika ada), sebagai keterangan bahwa laporan PTK yang bersangkutan telah memenuhi persyaratan. HALAMAN PENGESAHAN
  • 10.
    • Menjelaskan asal-usulmengapa masalah PTK ini di angkat sebagai topik penelitian, faktor-faktor lingkungan yang memberi arti pentingnya penelitian, kedudukan PTK dalam pemecahan masalah pembelajaran, serta secerah harapan kepada pihak-pihak yang membaca laporan penelitian. KATA PENGANTAR
  • 11.
  • 12.
  • 13.
    1. Latar Belakang Uraiansecara lugas masalah yang ingin ditanggulangi, penyebab timbulnya masalah tersebut, dan tingkat masalah yang ingin ditanggulangi oleh peneliti. Dalam latar belakang ini juga perlu di kemukakan bahwa masalah yang diteliti benar-benar nyata dan berada dalam kewenangan guru, serta ditunjang oleh teori-teori dan hasil- hasil penelitian terdahulu. BAB I PENDAHULUAN
  • 14.
    2. Identifikasi Masalah Identifikasimasalah adalah pengenalan masalah atau inventarisir masalah. Identifikasi masalah adalah salah satu proses penelitan yang boleh dikatakan paling penting diantara proses lain. Masalah penelitian akan menentukan kualitas dari penelitian, bahkan juga menentukan apakah sebuah kegiatan bisa disebut penelitian atau tidak. Masalah penelitian secara umum bisa kita temukan lewat studi literatur atau lewat pengamatan lapangan (observasi, survey, dsb). Dari berbagai masalah selanjutnya diadakan pembatasan masalah, mana saja yang menjadi perhatian dalam PTK.
  • 15.
    Hopkins (1993:63) • Apayang sekarang sedang terjadi? • Apakah yang sedang berlangsung itu mengandung permasalahan? • Apa yang dapat saya lakukan untuk mengatasinya? • Saya ingin memperbaiki … • Saya mempunyai gagasan yang ingin saya cobakan di kelas saya … • Apa yang dapat saya lakukan dengan hal semacam itu?
  • 16.
    Hasil rata-rata nilaiIPS rendah, Minat siswa terhadap pelajaran IPS rendah, Keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran masih kurang Pemanfaatan media/alat peraga, masih kurang. Contoh Identifikasi Masalah
  • 17.
    3. Pembatasan Masalah Batasanmasalah yang akan diteliti sesuai kemampuan, waktu, dan serta situasi dan kondisi yang ada.
  • 18.
    Acuan untuk menilaikelayakan masalah: • Penting untuk diteliti • Bermanfaat • Mungkin untuk diteliti – Masalah terbatas – Berukuran kecil – Dapat dicari solusinya – Waktunya singkat
  • 19.
    4. Perumusan Masalah •Rumuskan secara jelas dan operasional. Contoh
  • 20.
    • Apakah pemanfaatkanpeta pikiran (mind map) dapat meningkatkan kemampuan mengarang siswa kelas 5 SD Bhakti Pertiwi, Jakarta • Apakah pembelajaran cooperative learning dapat meningkatkan kepedulian sosial siswa kelas 6 SD Harapan Bangsa, Jakarta • Apakah penggunaan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas 2 SMP… Jakarta Contoh Rumusan Masalah
  • 21.
    5. Tujuan Penelitian Tujuanpenelitian yang akan dicapai (umum dan khusus) dirumuskan dengan jelas sesuai masalah yang dikemukakan sehingga menunjukkan tingkat efektifitas (atau in-efektifitas) dari suatu perlakuan tertentu sehingga menjadi input atau informasi yang berharga untuk memperbaiki aturan atau praktik pembelajaran.
  • 22.
    6. Manfaat Penelitian •guru, • sekolah, • siswa, maupun • orang lain.
  • 23.
    • Membahas kajianteoritis dan empiris yang dilaporkan dalam jurnal, majalah, situs internet, buku teks atau laporan penelitian terdahulu, sejalan dengan rumusan dan hipotesis tindakan. BAB II KAJIAN PUSTAKA
  • 24.
    BAB III METODOLOGIPENELITIAN Menguraikan langkah-langkah penelitian yang akan dilakukan secara rinci, mulai dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi refleksi yang bersifat siklus.
  • 25.
    Rancangan Tindakan Siklus 1 Perencanaan a.Membuatskenario pembelajaran yang menarik, sesuai rencana tindakan yang akan dilakukan. b.Mempersiapkan fasilitas dan sarana pendukung yang diperlukan
  • 26.
    c. Mempersiapakan instrumen penelitianyang diperlukan, seperti format, pengamatan, kuisioner, pedoman wawancara, tes prestasi dan sebagainya. d. Melakukan simulasi pelaksanaan tindakan untuk menguji keterlakasanaan rancangan, serta mempertebal kepercayaan diri dalam pelaksanaan nantinya.
  • 27.
    Tindakan Memuat langkah-langkah tindakan yangakan dilakukan secara terperinci, termasuk kegiatan penilaiannya. Pelaksanaan tindakan dilakukan sesuai dengan langkah-langkah yang telah disusun sebelumnya.
  • 28.
    Observasi Berisi prosedur pengumpulandata baik pada saat pelaksanaan tindakan maupun pada komponen lainnya yang mendukung. Observasi / rekam segala peristiwa dan kegiatan yang terjadi selama tindakan perbaikan itu berlangsung
  • 29.
    Refleksi Berisi prosedur analisisterhadap hasil pemantauan/observasi dan refleksi berkenaan dengan proses dan dampak tindakan perbaikan yang akan dilakukan.
  • 30.
    • Refleksi merupakanperenungan yang mencakup analisis, sintesis dan penilaian terhadap hasil pengamatan proses serta hasil tindakan. Proses analisis melalui : a. Reduksi data, yakni memilih data yang relevan, penting dan bermakna. b. Sajian deskriptif, diwujudkan dalam narasi, gambar, peta, maupun bentuk visual lain. c. Kesimpulan, berikan pernyataan tentang dampak dari tindakan yang dilakukan terhadap proses pembelajaran.
  • 31.
    Pengumpulan Data • Alatpengumpul data Misal : format/lembar pengamatan, pedoman wawancara, tes, check list. • Teknik pengumpulan data Misal : observasi, wawancara, pre test dan post test, mencatat dokumen.
  • 32.
    Siklus I 1. PenyusunanRPP 2. Mengorganisasikan peserta didik di kelas 3. Menyampaikan tujuan pembelajaran 4. Menyampaikan materi pembelajaran 5. Mengenalkan metode pembelajaran .... 6. Siswa membuat riset kecil 7. Observasi 8. Observer 9. Refleksi Contoh Rancangan Penelitian
  • 33.
    Siklus 2 1. Mengevaluasihasil pada siklus 1 2. Mengatasi kendala yang terjadi pada siklus 1 3. Observasi 4. Observer
  • 34.
    DAFTAR PUSTAKA Dituliskan secarakonsisten menurut misalnya model APA (American Psychological Association), MLA (Modern Language Association) atau Turabian.
  • 35.
    RIWAYAT HIDUP PENELITI Berisibiodata peneliti (jika ada cantumkan pengalaman penelitian yang relevan sampai saat ini)