Si-Cerdas
KONTEN
Ruang Lingkup
 Literasi
 Pembelajar Luar Kelas
 Kewirausahaan
 Pendidikan karakter
Literasi
Latar belakang
 Keterampilan membaca berperan penting dalam kehidupan kita karena
pengetahuan diperoleh melalui membaca. Oleh karena itu, keterampilan ini harus
dikuasai peserta didik dengan baik sejak dini.
 Keterampilan membaca berperan penting dalam kehidupan kita karena
pengetahuan diperoleh melalui membaca. Oleh karena itu, keterampilan ini harus
dikuasai peserta didik dengan baik sejak dini.
 Rendahnya keterampilan tersebut membuktikan bahwa proses pendidikan belum
mengembangkan kompetensi dan minat peserta didik terhadap pengetahuan.
Literasi
 Kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai
aktivitas, antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan/atau berbicara.
 Gerakan Literasi Sekolah
 GLS merupakan sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh untuk menjadikan sekolah
sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik.
Pembiasaan
Pengembangan

Pembiasaa
n
Pengembangan
Pembelajaran
Pembelajaran Luar
Kelas
Latar belakang
 Pendidikan sebaiknya disesuaikan dengan keadaan alam sekitar (Hamalik, 2001). Alam sekitar
siswa merupakan lingkungan sekitar kehidupan siswa yang dapat berupa lingkungan alam, sosial,
dan buatan.
 Pendidikan sebaiknya disesuaikan dengan keadaan alam sekitar (Hamalik, 2001). Alam sekitar
siswa merupakan lingkungan sekitar kehidupan siswa yang dapat berupa lingkungan alam, sosial,
dan buatan.
 Pengalaman yang harus dimiliki siswa ialah pengalaman lingkungan fisik yang menyangkut fisik
secara mikro yaitu dirinya sendiri maupun secara makro (alam semesta). Pemahaman siswa yang
benar terhadap dirinya dan alam semesta, akan menumbuhkan kesadaran yang tinggi untuk
senantiasa, meningkatkan serta memanfaatkan sumberdaya manusia dan sumberdaya alam bagi
kepentingan manusia pada umumnya (Suherli, 2009).
 Dengan mempelajari lingkungan alam diharapkan para siswa dapat lebih memahami materi
pelajaran di sekolah serta dapat menumbuhkan cinta alam, kesadaran untuk menjaga dan
memelihara lingkungan, turut serta dalam menanggulangi kerusakan dan pencemaran lingkungan
serta tetap menjaga kelestarian kemampuan sumberdaya alam bagi kehidupan manusia.
Sumber Belajar
 Lingkungan alam, cuaca, pegunungan, sawah
 Lingkungan Sosial, masyarakat, adat istiadat
 Lingkungan Buatan, bangunan, pabrik
Manfaat
 - Menghemat biaya, karena memanfaatkan benda-benda yang telah ada di lingkungan.
 - Praktis dan mudah dilakukan, tidak memerlukan peralatan khusus seperti listrik.
 - Memberikan pengalaman yang riil kepada siswa, pelajaran menjadi lebih konkrit, tidak verbalistik.
 - Karena benda-benda tersebut berasal dari lingkungan siswa, maka benda-benda tersebut akan sesuai dengan
karakteristik dan kebutuhan siswa. Hal ini juga sesuai dengan konsep pembelajaran kontekstual (contextual
learning).
 - Pelajaran lebih aplikatif, maksudnya materi belajar yang diperoleh siswa melalui media lingkungan
kemungkinan besar akan dapat diaplikasikan langsung, karena siswa akan sering menemui benda-benda atau
peristiwa serupa dalam kehidupannya sehari-hari.
 - Media lingkungan memberikan pengalaman langsung kepada siswa. Dengan media lingkungan, siswa dapat
berinteraksi secara langsung dengan benda, lokasi atau peristiwa sesungguhnya secara alamiah.
 - Lebih komunikatif, sebab benda dan peristiwa yang ada di lingkungan siswa biasanya mudah dicerna oleh
siswa, dibandingkan dengan media yang dikemas (didesain).
Aktivitas Luar Sekolah
 Jelajah Alam sekitar JAS
 Investigasi social
 Karyawisata/ study tour
 Praktikum lapangan
 Praktek Kerja
 Perkemahan
 Mengamati bintang-bintang, kejadian alam
 Mengenal wilayah/ daerah
 Jelajah desa/ kota
Kewirausahaan
 Hisrich, Peters, dan Sheperd (2008, hal. 10) mendefinisikan “Kewirausahaan
adalah proses penciptaan sesuatu yang baru pada nilai menggunakan waktu dan
upaya yang diperlukan, menanggung risiko keuangan, fisik, serta risiko sosial yang
mengiringi, menerima imbalan moneter yang dihasilkan, serta kepuasan dan
kebebasan pribadi”.
 Yusuf (2006) menyatakan bahwa “Wirausaha merupakan pengambil risiko untuk
menjalankan usaha sendiri dengan memanfaatkan peluang-peluang untuk
menciptakan usaha baru atau dengan pendekatan yang inovatif, sehingga usaha
yang dikelola berkembang menjadi besar dan mandiri dalam menghadapi
tantangan-tantangan persaingan” (Nasrullah Yusuf, 2006).
Kata kunci dari kewirausahaan adalah:
1. Pengambilan risiko
2. Menjalankan usaha sendiri
2. Memanfaatkan berbagai peluang
3. Menciptakan usaha baru
4. Pendekatan yang inovatif
5. Mandiri (misalnya tidak bergantung pada bantuan pemerintah)
 Pengembangan Jiwa kewirausahaan
 Pengembangan Proyek Kewirausahaan
 Aspek Pengetahuan
 Aspek Ketrampilan
 Aspek Sikap
 Kemampuan untuk membuka dan menjalankan usaha/ bisnis
 kewirausahaan memuat sejumlah nilai, sikap, jiwa, dan perilaku kewirausahaan.
Jiwa
 kewirausahaan itu meliputi karakter inovatif dan kreatif, kerja keras dan pantang
menyerah,
 serta motivasi yang kuat.
Kegiatan Kewirausahaan
 Market Day
 Belajar dari Pengusaha
 Memproduksi kue/ makanan
 Membuat Packaging
 Melaksanakan Pengiriman Paket
 Membuka Rekening, Transaksi Bank, Transfer, Mengambil di ATM
 Mencatat transaksi, dan menghitung laba rugi
Penguatan
Pendidikan Karakter
 Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) adalah gerakan pendidikan di sekolah untuk
memperkuat karakter siswa melalui harmonisasi olah hati (etik), olah rasa
(estetis), olah pikir (literasi), dan olah raga (kinestetik) dengan dukungan pelibatan
publik dan kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Contoh Kegiatan
 Perayaan Hari Besar Keagamaan
 Sholat Jumat berjamaah
 Gerakan Senyum, Salam, Sapa di sekolah
 Sosialisasi dan Penyuluhan, anti narkoba, anti radikalisasi
 Kantin Kejujuran
 Gotong royong, kerja bakti terjadwal untuk pemeliharaan sekolah
 Urun Dana, Santunan dan memberikan bantuan saat ada yang
membutuhkan seperti Bencana Alam
 Menjaga dan membersihkan lingkungan sekolah
 Inspirasi cerita/ dongeng
Sicerdas konten

Sicerdas konten

  • 1.
  • 2.
    Ruang Lingkup  Literasi Pembelajar Luar Kelas  Kewirausahaan  Pendidikan karakter
  • 3.
  • 4.
    Latar belakang  Keterampilanmembaca berperan penting dalam kehidupan kita karena pengetahuan diperoleh melalui membaca. Oleh karena itu, keterampilan ini harus dikuasai peserta didik dengan baik sejak dini.  Keterampilan membaca berperan penting dalam kehidupan kita karena pengetahuan diperoleh melalui membaca. Oleh karena itu, keterampilan ini harus dikuasai peserta didik dengan baik sejak dini.  Rendahnya keterampilan tersebut membuktikan bahwa proses pendidikan belum mengembangkan kompetensi dan minat peserta didik terhadap pengetahuan.
  • 5.
    Literasi  Kemampuan mengakses,memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas, antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan/atau berbicara.  Gerakan Literasi Sekolah  GLS merupakan sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik.
  • 8.
  • 9.
  • 17.
  • 18.
  • 19.
  • 23.
  • 24.
    Latar belakang  Pendidikansebaiknya disesuaikan dengan keadaan alam sekitar (Hamalik, 2001). Alam sekitar siswa merupakan lingkungan sekitar kehidupan siswa yang dapat berupa lingkungan alam, sosial, dan buatan.  Pendidikan sebaiknya disesuaikan dengan keadaan alam sekitar (Hamalik, 2001). Alam sekitar siswa merupakan lingkungan sekitar kehidupan siswa yang dapat berupa lingkungan alam, sosial, dan buatan.  Pengalaman yang harus dimiliki siswa ialah pengalaman lingkungan fisik yang menyangkut fisik secara mikro yaitu dirinya sendiri maupun secara makro (alam semesta). Pemahaman siswa yang benar terhadap dirinya dan alam semesta, akan menumbuhkan kesadaran yang tinggi untuk senantiasa, meningkatkan serta memanfaatkan sumberdaya manusia dan sumberdaya alam bagi kepentingan manusia pada umumnya (Suherli, 2009).  Dengan mempelajari lingkungan alam diharapkan para siswa dapat lebih memahami materi pelajaran di sekolah serta dapat menumbuhkan cinta alam, kesadaran untuk menjaga dan memelihara lingkungan, turut serta dalam menanggulangi kerusakan dan pencemaran lingkungan serta tetap menjaga kelestarian kemampuan sumberdaya alam bagi kehidupan manusia.
  • 25.
    Sumber Belajar  Lingkunganalam, cuaca, pegunungan, sawah  Lingkungan Sosial, masyarakat, adat istiadat  Lingkungan Buatan, bangunan, pabrik
  • 26.
    Manfaat  - Menghematbiaya, karena memanfaatkan benda-benda yang telah ada di lingkungan.  - Praktis dan mudah dilakukan, tidak memerlukan peralatan khusus seperti listrik.  - Memberikan pengalaman yang riil kepada siswa, pelajaran menjadi lebih konkrit, tidak verbalistik.  - Karena benda-benda tersebut berasal dari lingkungan siswa, maka benda-benda tersebut akan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa. Hal ini juga sesuai dengan konsep pembelajaran kontekstual (contextual learning).  - Pelajaran lebih aplikatif, maksudnya materi belajar yang diperoleh siswa melalui media lingkungan kemungkinan besar akan dapat diaplikasikan langsung, karena siswa akan sering menemui benda-benda atau peristiwa serupa dalam kehidupannya sehari-hari.  - Media lingkungan memberikan pengalaman langsung kepada siswa. Dengan media lingkungan, siswa dapat berinteraksi secara langsung dengan benda, lokasi atau peristiwa sesungguhnya secara alamiah.  - Lebih komunikatif, sebab benda dan peristiwa yang ada di lingkungan siswa biasanya mudah dicerna oleh siswa, dibandingkan dengan media yang dikemas (didesain).
  • 27.
    Aktivitas Luar Sekolah Jelajah Alam sekitar JAS  Investigasi social  Karyawisata/ study tour  Praktikum lapangan  Praktek Kerja  Perkemahan  Mengamati bintang-bintang, kejadian alam  Mengenal wilayah/ daerah  Jelajah desa/ kota
  • 31.
  • 32.
     Hisrich, Peters,dan Sheperd (2008, hal. 10) mendefinisikan “Kewirausahaan adalah proses penciptaan sesuatu yang baru pada nilai menggunakan waktu dan upaya yang diperlukan, menanggung risiko keuangan, fisik, serta risiko sosial yang mengiringi, menerima imbalan moneter yang dihasilkan, serta kepuasan dan kebebasan pribadi”.  Yusuf (2006) menyatakan bahwa “Wirausaha merupakan pengambil risiko untuk menjalankan usaha sendiri dengan memanfaatkan peluang-peluang untuk menciptakan usaha baru atau dengan pendekatan yang inovatif, sehingga usaha yang dikelola berkembang menjadi besar dan mandiri dalam menghadapi tantangan-tantangan persaingan” (Nasrullah Yusuf, 2006). Kata kunci dari kewirausahaan adalah: 1. Pengambilan risiko 2. Menjalankan usaha sendiri 2. Memanfaatkan berbagai peluang 3. Menciptakan usaha baru 4. Pendekatan yang inovatif 5. Mandiri (misalnya tidak bergantung pada bantuan pemerintah)
  • 33.
     Pengembangan Jiwakewirausahaan  Pengembangan Proyek Kewirausahaan  Aspek Pengetahuan  Aspek Ketrampilan  Aspek Sikap
  • 34.
     Kemampuan untukmembuka dan menjalankan usaha/ bisnis  kewirausahaan memuat sejumlah nilai, sikap, jiwa, dan perilaku kewirausahaan. Jiwa  kewirausahaan itu meliputi karakter inovatif dan kreatif, kerja keras dan pantang menyerah,  serta motivasi yang kuat.
  • 39.
    Kegiatan Kewirausahaan  MarketDay  Belajar dari Pengusaha  Memproduksi kue/ makanan  Membuat Packaging  Melaksanakan Pengiriman Paket  Membuka Rekening, Transaksi Bank, Transfer, Mengambil di ATM  Mencatat transaksi, dan menghitung laba rugi
  • 41.
  • 42.
     Penguatan PendidikanKarakter (PPK) adalah gerakan pendidikan di sekolah untuk memperkuat karakter siswa melalui harmonisasi olah hati (etik), olah rasa (estetis), olah pikir (literasi), dan olah raga (kinestetik) dengan dukungan pelibatan publik dan kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
  • 47.
    Contoh Kegiatan  PerayaanHari Besar Keagamaan  Sholat Jumat berjamaah  Gerakan Senyum, Salam, Sapa di sekolah  Sosialisasi dan Penyuluhan, anti narkoba, anti radikalisasi  Kantin Kejujuran  Gotong royong, kerja bakti terjadwal untuk pemeliharaan sekolah  Urun Dana, Santunan dan memberikan bantuan saat ada yang membutuhkan seperti Bencana Alam  Menjaga dan membersihkan lingkungan sekolah  Inspirasi cerita/ dongeng