SPONTANEOUS
POTENSIAL (SP) log
KELOMPOK 2
2
Nama: Restu Safiq Maulana
Rika Wulandari
Surya Mas Adi
Akel Rizki Mukti Bari
Kevin Pradella
PROGRAM STUDI TEKNIK EKSPLORASI PRODUKSI MIGAS
JURUSAN TEKNIK PERMINYAKAN
POLITEKNIK AKAMIGAS PALEMBANG
TAHUN 2021/2022
PENGERTIAN
LOG SP
3
1
“LOG SP adalah rekaman perbedaan potensial listrik antara
elektroda di permukaan yg tetap dengan elektroda di dalam lubang
bor yg bergerak naik turun.
Tujuan utama kurva SP adalah untuk membedakan
formasi shale dan non shale sebagai kurva litologi, kurva SP
juga digunakan untuk menentukan batas-batas lapisan.
4
4
Prinsip Kerja
Spontaneous Log
5
2
Prinsip kerja
▰ Pengukuran log SP dilakukan dengan cara menurunkan /
memasang suatu alat / tool ke dalam lubang dan di permukaan.
Dimana suatu elektroda diturunkan ke dalam lubang sumur lalu
alat tersebut akan merekam potensial listrik pada berbagai titik
dengan reference potensial elektroda di permukaan tanah.
Lumpur yang digunakan harus bersifat conductif
6
FUNGSI
Spontaneous Potential Log
7
3
FUNGSI
▰ Mengindetifikasi lapisan-lapisan permeable
▰ Mencari batas-batas lapisan permeable dan korelasi
antar sumur berdasarkan batas lapisan
▰ Mengetahui ketebalan lapisan
▰ Mengkorelasi batuan
▰ Menentukan kandungan clay dalam lapisan
.
8
DEFLEKSI
Spontaneous Potential Log
9
3
DEFLEKSI SP LOG
▰ Lurus dan biasa disebut dengan shale base line
▰ Untuk lapisan yang permeabel (air asin) , kurva SP log
berkembang negatif (ke kiri) dari shale base line
▰ Untuk lapisan permeabel (hidrokarbon), kurva SP log akan
berkembang negatif.
▰ Untuk lapisan permeabel (air tawar), kurva SP Log akan
berkembang positif (ke kanan) dari shale base line
10
DEFLEKSI SP LOG
11
Faktor yang
mempengaruhi
Spontaneous Potential Log
12
4
1. Faktor lithology batuan
▰ Shale/clay, bentuk kurva SP yang merupakan shale base line
▰ Lapisan kompak, defleksi SP akan mengecil mendekati shale
base line, tergantung tingkat kekompakan batuan.
▰ Lapisan shally, memperkecil defleksi SP mendekati shale base
line, tergantung prosentase shale pada lapisan permeable
13
2. Faktor Kandungan
▰ Air asin : Defleksi SP negatif
▰ Air tawar : Defleksi SP positif
▰ Hidrokarbon : Defleksi SP negatif
▰ Air payau : Defleksi SP mendekati shale base line
14
Letak
Spontaneous Log pada wireline logging
15
5
▰ letak SP log
pada
▻ wireline Logging
16
▰ letak SP log
pada
▻ wirelin Logging
17
Kelebihan dan
Kekurangan
Spontaneous Potential Log
18
6
Kelebihan
▰ Log SP memiliki kelebihan – kelebihan sebagai berikut :
1. Bereaksi hanya pada lapisan permeable
2. Mudah pengukurannya
3. Sebagai indicator lapisan permeable dan non permeable
4. Dapat menentukan batas antara lapisan permeable dan non
permeable
19
Kekurangan
▰ Adapun kekurangan – kekurangan dari log SP yaitu :
1. Tidak dapat membedakan daerah yang high resistivity dengan
low resisitivity
2. Sangat bergantung pada jenis yang digunakan
3. Dapat terpengaruh arus listrik
4. Dapat terjadi perbedaan defleksi pada formasi dengan
salinitas berbeda
20
21
THANKS!

log sp kelompok 2.pptx

  • 1.
  • 2.
    KELOMPOK 2 2 Nama: RestuSafiq Maulana Rika Wulandari Surya Mas Adi Akel Rizki Mukti Bari Kevin Pradella PROGRAM STUDI TEKNIK EKSPLORASI PRODUKSI MIGAS JURUSAN TEKNIK PERMINYAKAN POLITEKNIK AKAMIGAS PALEMBANG TAHUN 2021/2022
  • 3.
  • 4.
    “LOG SP adalahrekaman perbedaan potensial listrik antara elektroda di permukaan yg tetap dengan elektroda di dalam lubang bor yg bergerak naik turun. Tujuan utama kurva SP adalah untuk membedakan formasi shale dan non shale sebagai kurva litologi, kurva SP juga digunakan untuk menentukan batas-batas lapisan. 4 4
  • 5.
  • 6.
    Prinsip kerja ▰ Pengukuranlog SP dilakukan dengan cara menurunkan / memasang suatu alat / tool ke dalam lubang dan di permukaan. Dimana suatu elektroda diturunkan ke dalam lubang sumur lalu alat tersebut akan merekam potensial listrik pada berbagai titik dengan reference potensial elektroda di permukaan tanah. Lumpur yang digunakan harus bersifat conductif 6
  • 7.
  • 8.
    FUNGSI ▰ Mengindetifikasi lapisan-lapisanpermeable ▰ Mencari batas-batas lapisan permeable dan korelasi antar sumur berdasarkan batas lapisan ▰ Mengetahui ketebalan lapisan ▰ Mengkorelasi batuan ▰ Menentukan kandungan clay dalam lapisan . 8
  • 9.
  • 10.
    DEFLEKSI SP LOG ▰Lurus dan biasa disebut dengan shale base line ▰ Untuk lapisan yang permeabel (air asin) , kurva SP log berkembang negatif (ke kiri) dari shale base line ▰ Untuk lapisan permeabel (hidrokarbon), kurva SP log akan berkembang negatif. ▰ Untuk lapisan permeabel (air tawar), kurva SP Log akan berkembang positif (ke kanan) dari shale base line 10
  • 11.
  • 12.
  • 13.
    1. Faktor lithologybatuan ▰ Shale/clay, bentuk kurva SP yang merupakan shale base line ▰ Lapisan kompak, defleksi SP akan mengecil mendekati shale base line, tergantung tingkat kekompakan batuan. ▰ Lapisan shally, memperkecil defleksi SP mendekati shale base line, tergantung prosentase shale pada lapisan permeable 13
  • 14.
    2. Faktor Kandungan ▰Air asin : Defleksi SP negatif ▰ Air tawar : Defleksi SP positif ▰ Hidrokarbon : Defleksi SP negatif ▰ Air payau : Defleksi SP mendekati shale base line 14
  • 15.
    Letak Spontaneous Log padawireline logging 15 5
  • 16.
    ▰ letak SPlog pada ▻ wireline Logging 16
  • 17.
    ▰ letak SPlog pada ▻ wirelin Logging 17
  • 18.
  • 19.
    Kelebihan ▰ Log SPmemiliki kelebihan – kelebihan sebagai berikut : 1. Bereaksi hanya pada lapisan permeable 2. Mudah pengukurannya 3. Sebagai indicator lapisan permeable dan non permeable 4. Dapat menentukan batas antara lapisan permeable dan non permeable 19
  • 20.
    Kekurangan ▰ Adapun kekurangan– kekurangan dari log SP yaitu : 1. Tidak dapat membedakan daerah yang high resistivity dengan low resisitivity 2. Sangat bergantung pada jenis yang digunakan 3. Dapat terpengaruh arus listrik 4. Dapat terjadi perbedaan defleksi pada formasi dengan salinitas berbeda 20
  • 21.