Upcoming SlideShare
×

# Six Sigma

• 890 views

CLASS PROJECT " SIX SIGMA " …

CLASS PROJECT " SIX SIGMA "
BY : MEIKA

• Comment goes here.
Are you sure you want to
Be the first to comment
Be the first to like this

Total Views
890
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Shares
27
0
Likes
0

No embeds

### Report content

No notes for slide

### Transcript

• 1. CLASS PROJECT SIX SIGMA MBA-33 BY : MEIKA
• PT. NET2CYBER
• MERUPAKAN SALAH SATU PERUSAHAAN JASA YANG BERGERAK DI BIDANG INTERNET.
• www.net2cyber.net
• http://www.net2cyber.web.id
• www.velo.co.id
• 3. DEFINE
• PADA TAHAP INI DILAKUKAN MENGGAMBARKAN PROSES LAYANAN YANG BERLANGSUNG DI PT. NET2CYBER DAN BESERTA ANALISA DATA KELUHAN YANG MUNCUL.
• BERDASARKAN PROSES LAYANAN DAN DATA KELUHAN TERSEBUT AKAN DIGUNAKAN UNTUK MENGIDENTIFIKASI WASTE YANG TERJADI.
• 4. MEASURE
• MELAKUKAN IDENTIFIKASI WASTE YANG TERJADI DENGAN MELALUI KUISIONER KEPADA PERSONIL YANG MEWAKILI SETIAP CABANG-CABANG YANG ADA.
• 5. MEASURE
• BERDASARKAN DATA-DATA DI ATAS MAKA DAPAT DILAKUKAN LEBIH DALAM IDENTIFIKASI WASTE YANG MUNCUL.
• DARI DIGRAM YANG MUNCUL, MAKA MELALUI DIAGRAM CAUSE-EFFECT DIAGRAM ( FISHBONE DIAGRAM ) DAN BERDASARKAN DATA-DATA PROBLEM YANG MUNCUL, DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MENGANALISA PENYEBAB KEMUNCULAN PROBLEM TERSEBUT.
• 6. MEASURE
• DARI HASIL CAUSE-EFFECT DIAGRAM MAKA MELALUI TABEL FMEA BISA DIBUATKAN REKOMENDASI PENANGANAN AGAR MEMINIMALISASI PROBLEM YANG MUNCUL.
• PEMILIHAN BERDASARKAN IDENTIFIKASI WASTE SESUAI DATA :
• DEFECT : LAYANAN YANG TIDAK NYAMAN,BERHUBUNGAN DENGAN MASALAH KONEKSI.
• TRANSPORTATION : TRANSPORT KE TUJUAN, YANG DIKARENAKAN TERBATASNYA KENDARAAN, DIMANA DALAM HAL INI SERING TERJADI SIMPANG SIUR ANTARA MARKETING DAN TECHNICAL MENGENAI PENGGUNAAN KENDARAAN.
• OVERPRODUCTION : DALAM HAL INI BISA DIKATAKAN JUGA OVERLOAD PEKERJAAN YANG ADA.
• 7. MEASURE
• WAITING : MENUNGGU KEJELASAN BISNIS CASE YANG AKAN DILAKUKAN, KETERSEDIAAN BARANG DAN TRANSPORT.
• PROCESSING : MELAKUKAN SESUATU YANBG TIDAK PERLU.
• MOVEMENT : PERGERAKAN YANG TIDAK PERLU DAN JUGA JARAK YANG PERLU DIPERTIMBANGKAN.
• INVENTORY : INVENTORI BARANG YANG KURANG TERTIB SEHINGGA MENGAKIBATKAN PENGULANGAN PROSES.
• 8. ANALYZE
• DALAM MELAKUKAN ANALISA AKAR PERMASALAHAN DENGAN MENGGUNAKAN CAUSE-EFFECT DIAGRAM YANG TERDAPAT DALAM SOFTWARE MINITAB.
• PADA PROSES “ DIAGNOSA & SOLVE PROBLEM PADA SISI ENGINEER” MAKA DITEMUKAN PROBLEM “ ANALISA KURANG DETAIL “.
• DALAM PROBLEM “ ANALISA KURANG DETAIL” DILAKUKAN ANALISA YANG TERJADI SELAMA INI YANG MENYEBABKAN KENAPA PROSES TERSEBUT TERJADI.
• 9. ANALYZE
• BERDASARKAN ANALISA METHODE BERDASARKAN KOMBINASI PROSES SEBAGAI BERIKUT :
• - 4M ( METHODS, MACHINE, MATERIAL, MANPOWER )
• - 4P ( PLACE, PROCEDURE, PEOPLE, POLICIES )
• - 4S ( SURROUNDING, SUPPLIER, SYSTEM, SKILL )
• 10. ANALYZE
• MAKA DI DAPATKAN AKAR PERMASALAHAN SEBAGAI BERIKUT :
• MANPOWER : KETERBATASAN PERSONIL
• SURROUNDING : LINGKUNGAN KERJA YANG PADAT
• SKILL : SKILL SDM YANG KURANG
• 11. IMPROVE
• PROSES ALIRAN INFORMASI PENANGANAN PROBLEM BERDASARKAN CAUSE-AND-EFFECT DIAGRAM :
• - UNTUK PENYEBAB YANG BERUPA TERBATASNYA PERSONAL YANG ADA, MAKA DAPAT DIREKOMENDASIKAN DENGAN PENAMBAHAN PERSONAL AGAR BISA MELAKUKAN KEWAJIBAN SESUAI TUGASNYA DENGAN SEBAIK-BAIKNYA.
• -UNTUK PENYEBAB DIKARENAKAN SKILL SDM YANG KURANG, BISA DIREKOMENDASIKAN DENGAN DIADAKAN PELATIHAN YANG BERKESINAMBUNGAN BAIK DARI ENGINEER YANG LEBIH SENIOR MAUPUN BEKERJASAMA DENGAN PIHAK LAIN.
• 12. IMPROVE
• UNTUK PENYEBAB DIKARENAKAN LINGKUNGAN KERJA YANG PADAT, DIHARAPKAN DENGAN ADANYA PEMBAGIAN TANGGUNG JAWAB YANG LEBIH TRANSPARAN SEHINGGA BISA LEBIH FOKUS UNTUK MELAKUKAN PEKERJAANNYA SESUAI TANGGUNG JAWABNYA.
• UNTUK PENYEBAB DIKARENAKAN PROSEDUR YANG KURANG FLEKSIBEL,DIHARAPKAN ADANYA PEMBERIAN TANGGUNG JAWAB YANG LEBIH UNTUK MENENTUKAN KEPUTUSAN DALAM MENYELESAIKAN PROBLEM YANG ADA, SEHINGGA TIDAK TERKENDALA DIKARENAKAN MENUNGGU KEPUTUSAN MANAJEMEN.
• 13. CONTROL
• DENGAN ADANYA PROSES-PROSES TERSEBUT, MAKA DIHARAPKAN ADANYA PROSES PENGAWASAN YANG BISA DILAKUKAN SECARA BERKALA TERHADAP PROSES YANG DILAKUKAN.
• PROSES PENGAWASAN SENDIRI BERFUNGSI UNTUK MELENGKAPI APA YANG TELAH DILAKUKAN SEHINGGA DIPEROLEH PERBAIKAN SECARA MENYELURUH UNTUK MENJAGA APA YANG TELAH DICAPAI SELAMA INI.
• 14. CONTROL
• TAHAP-TAHAP PROSES INI SEBAGAI BERIKUT :
• - MENGEMBANGKAN DOKUMENTASI DAN METODE PENDUKUNG UNTUK MELANJUTKAN PROSES IMPROVEMENT
• - MENERAPKAN PROSES IMPROVEMENT
• - BERUSAHA MENJAGA AGAR ALUR YANG ADA SESUAI IMPROVEMENT
• - MONITOR IMPLEMENTASI DENGAN MENGGUNAKAN OBSERVASI, KOLEKSI DATA DAN GRAFIK. MEMBUAT PERBAIKAN-PERBAIKAN TAMBAHAN SEBAGAIMANA DIBUTUHKAN.
• - SCHEDULE PENGECEKAN PROSES YANG DILAKUKAN SETIAP PENGAWAS YANG TELAH DITENTUKAN.
• 15. CONTROL
• DENGAN PROSES PENGAWASAN TERSEBUT DI ATAS DIHARAPKAN PENANGANAN PROBLEM YANG MUNCUL BISA SEGERA LEBIH DI KURANGI. TERUTAMA DALAM SEGI PROSES PENYELESAIAN PROBLEM.