WAREHOUSE LOADING DOCK
SAFETYMANAGEMENT
BASIC KNOWLEDGE
MEDHI CAHYONO
VAL EKOSISTEM LOGISTIK
PT Val Ekosistem Logistik
2.
Since
1996
2 9 Yea r s E X P E R I E N C E
Transformation Project in :
• Supply Chain Management
• Sales & Operation Planning
• Warehouse Design & Automation
• ERP, WMS, TMS, DRP and Logistics Technology
• HR & Productivity Digitalization
• Smart Reporting, Data Warehouse, Intelligent Dashboard
• Business Process & Integration
Medhi Cahyono
+628118715947
medhi.cahyono@gmail.com
Profile
LOADING DOCK RISKS
“Karyawanyang bekerja di area loading dock
menghadapi masalah keselamatan yang terus-menerus.
Pekerja dock tidak hanya harus berhati-hati dengan
apa yang mereka lakukan, tetapi juga harus menyadari
keberadaan orang lain di sekitar mereka,
khususnya rekan kerja yang menggunakan berbagai
jenis peralatan penanganan material.”
Image Source:Wikipedia
5.
LOADING DOCK HAZARDS
•Drive-away hazard: Truk bergerak sebelum selesai bongkar/muat → risiko jatuh & cedera.
• Rolling load: Barang bisa menggelinding saat posisi trailer & dock tidak sejajar.
• Trailer creep: Trailer bergeser karena beban forklift.
• Landing gear collapse: Penyangga trailer ambruk → barang & alat jatuh.
• Forklift hazards:
• Trailer pop-up (hidung trailer terangkat)
• Dock shock (vibrasi → cedera tulang belakang).
• Unguarded dock edges: Tepi dock terbuka → risiko jatuh.
• Wet floors: Lantai basah (45% kasus kecelakaan) → licin & bahaya.
• Oil/debris: Tumpahan oli & sampah → risiko terpeleset.
6.
MAKINGYOUR DOCK SAFE
•📌 Prinsip Utama
• Identifikasi penyebab bahaya & ambil langkah pengendalian wajib sesuai OSHA.
→
• Bangun sistem keselamatan terpadu, bukan sekadar checklist.
• Sistem harus terdokumentasi & dikomunikasikan ke semua pihak.
• 📌 Langkah Pengendalian
• Barriers: Pasang pagar/penghalang di tepi dock cegah jatuh.
→
• Trailer Restraint: Gunakan wheel chocks / pengunci otomatis + lampu indikator.
• Signals: Lampu merah/hijau atur pergerakan kendaraan & buka pintu dock.
→
• Key Control: Kunci kendaraan ditahan saat proses bongkar muat.
• 📌 Tambahan Penting
• Jaga kebersihan area dock & peralatan tetap berfungsi baik.
7.
EQUIPMENT, HOUSEKEEPING &BEHAVIOR
• ⚙️Equipment Handling & Maintenance
• Hanya karyawan berizin & terlatih OSHA yang boleh pakai forklift/alat mekanis.
• Rutin inspeksi & perawatan traffic signals, wheel restraints, dll.
• 🧹 Housekeeping
• Bersihkan dock terjadwal hilangkan debris & tumpahan.
→
• Inspeksi harian pastikan jalur evakuasi & alat darurat tidak terhalang.
→
• Floor marking kuning jalur jalan, pintu, parkir, rintangan.
→
• Tepi dock dicat reflektif kuning tingkatkan visibilitas.
→
• 👷 Behavioral Change
• Training rutin bentuk budaya aman.
→
• Hindari perilaku berbahaya:
• 🚫 Jangan melompat dari dock risiko cedera lutut.
→
• 🚫 Jangan memanjat pintu dock risiko jatuh serius.
→
• ✅ Selalu tutup pintu dock cegah jatuh & tingkatkan keamanan.
→
8.
🦺 PERSONAL PROTECTIVEEQUIPMENT (PPE)
• 📌 Wajib Digunakan di Area Dock
• Helm
• Rompi reflektif
• Sepatu pelindung
• 📌 Program PPE Efektif
• Edukasi pekerja tentang:
• Kenapa & kapan harus pakai PPE
• Cara pakai, sesuaikan, & lepas dengan benar
• Batasan dari PPE
• Perawatan, masa pakai & pembuangan
• 📌 Evaluasi Berkala
• Program PPE harus ditinjau & diperbarui secara rutin.
• 👉 Dengan program yang tepat & perbaikan berkelanjutan, keselamatan loading dock meningkat, kecelakaan
berkurang
9.
LOADING DOCK RAILING
“Jikapintu dock harus tetap terbuka untuk
tujuan ventilasi, pasang sistem pagar
pengaman untuk mencegah jatuh secara tidak
sengaja.” ✅
10.
LOADING DOCKTIPS
• Jagalantai dock tetap kering – segera bersihkan tumpahan atau air
hujan yang terbawa.
• Jaga lantai bebas dari bahaya tersandung seperti sampah, ikatan plastik,
dan plastik pembungkus.
• Jaga area dock dan tangga bebas dari air.
• Dilarang merokok di area loading dock.
• Jika sopir masuk ke fasilitas, awasi mereka – pastikan keselamatan dan
keamanannya.
• Pastikan lampu sorot forklift berfungsi.
• Pastikan lampu trailer berfungsi untuk menerangi bagian dalam trailer
yang gelap.
11.
DOCK LEVELERS /CROSS PLATES
• Ketahui kapasitas dock plate.
• Secara rutin periksa dock leveler dari bahaya.
• Jaga dock leveler tetap teratur/terkalibrasi.
• Jaga celah dock leveler tetap bersih dari sampah/limbah.
• Jangan pernah bekerja di bawah dock leveler yang terangkat tanpa
mengganjal dan menahannya.
• Kembalikan dock leveler ke posisi cradle sebelum trailer/truk diizinkan
pergi.
• Ketika trailer sudah mundur ke posisinya, dock leveler harus masuk
sepenuhnya ke dalam trailer.
12.
WHY LOAD SECURINGIS IMPORTANT
• 🔒 Alasan Penting
• Cegah kecelakaan fatal (cedera/kematian).
• Jaga barang tetap utuh sampai tujuan.
• Hindari objek jatuh ke jalan kemacetan, kerugian ekonomi.
→
• Wajib sesuai standar DVSA / HSE / regulasi keselamatan.
• ⚠️Konsekuensi JikaTidak Aman
• Barang jatuh saat dibongkar cedera pekerja.
→
• Kerusakan barang, infrastruktur & kendaraan.
• Reputasi perusahaan hancur (kontrak bisa hilang).
• Proses hukum & denda besar hingga pencabutan izin operasional.
→
13.
PRINSIP LOAD SECURING
🔧Prinsip Load Securing
• Posisi beban: sedekat mungkin dengan headboard.
• Jenis pengikat:
• Direct lashing mesin/alat berat (dipasang berpasangan).
→
• Friction lashing beban umum, tegak lurus di atas barang.
→
• Gunakan blocking, chocks, frame, tarpaulin bila perlu.
• Hindari kerja di ketinggian saat mengikat.
• Gunakan sistem sesuai jenis barang (webbing straps, chains, box/stillage).
• Beban harus stabil bahkan sebelum diikat.
• Pastikan sistem mampu menahan:
• 100% berat ke depan (braking).
• 50% ke samping & belakang.
📑 Dokumen
• Buat load plan/docket semua pihak tahu cara pengikatan & risiko.
→
14.
MANUAL LOADING SOLUTIONS
️
🛠️Skate&Track Loading System
• Cocok untuk truk & kendaraan ringan.
• Bisa geser pallet, mesin, drum, barang berat tanpa forklift.
• Sistem roller skates di jalur tanam (sunken track).
• Aman dilengkapi rem depan & belakang.
→
• Tinggal tarik tuas angkat beban dorong/geser ke posisi yang diinginkan.
→ →
️
🛠️Pneumatic Rollertrack (Rollerbed)
• Lantai naik-turun pneumatik pindahkan pallet & kontainer dengan mudah.
→
• Mengurangi kerusakan akibat forklift & butuh lebih sedikit pekerja.
• Bisa di-custom & integrasi ke lantai truk/trailer.
• Aman selama loading & transit, perawatan mudah.
• Cukup 1–2 orang untuk loading/unloading.
15.
AUTO LOADING SOLUTIONS
🔹Moving Floor
• Ideal untuk pallet semua ukuran.
• Aman & efisien, tanpa forklift masuk trailer.
• Beban ditempatkan di atas coil otomatis bergerak masuk/keluar trailer.
→
• Kurangi lalu lintas forklift di loading area.
🔹 Trailerskate
• Pas untuk FMCG, food, drinks, packing & bisnis logistik besar.
• Skates di dock ambil pallet & transfer otomatis ke trailer.
→
• Produktivitas tinggi + keamanan terjaga.
• Ideal untuk armada besar & high-volume operations.
16.
AUTO LOADING SOLUTIONS
🔹Slipchain
• Cocok untuk volume tinggi loading/unloading.
• Tombol sekali tekan track naik & transfer beban ke/dari trailer.
→
• Modular, durable, mudah integrasi dengan conveyor & bangunan.
• Perlu sedikit modifikasi trailer/struktur.
17.
LOADING KE SEMITRUCK DAN TRAILERS
• Truk semi dan trailer dapat “merayap” maju ketika forklift keluar masuk.
• Selalu gunakan ganjal ban.
18.
SEMI TRUCKS ANDTRAILERS
•Periksa lantai trailer sebelum masuk dengan forklift.
• Pejalan kaki tidak diperbolehkan berada di dalam trailer
selama proses bongkar dengan forklift.
• Ketika trailer ditinggalkan (traktornya sudah pergi), selalu gunakan
dongkrak penyangga pelat kingpin.
• Dongkrak penyangga pelat kingpin, bila dikombinasikan dengan kaki
penopang trailer, mencegah trailer miring ke depan saat proses
muat/bongkar.
Dongkrak penyanggaTrailers
RISIKO KERJA DIGUDANG
• Cedera Muskuloskeletal
• Akibat gerakan berulang, berdiri terlalu lama, atau kerja lembur
• Kecelakaan Fisik
• Jatuh dari ketinggian
• Tabrakan dengan forklift/peralatan bertenaga
• Bertabrakan dengan pekerja lain
• Paparan Bahan Berbahaya
• Order picker/handler berisiko terpapar bahan kimia berbahaya
24.
WAREHOUSE WORKING ANDHANDLING HAZARDS
Pekerjaan gudang dapat membuat Anda terpapar postur
tubuh yang menegangkan dan gerakan berulang. Risiko di
gudang meliputi:
• Keseleo dan tegang otot akibat mengangkat beban dengan cara
yang salah atau membawa beban yang terlalu besar atau terlalu
berat.
• Patah tulang dan memar akibat tertimpa material atau terjepit di
titik jepit (pinch points).
• Luka sayat dan memar akibat material jatuh yang disimpan secara
tidak benar atau karena memotong ikatan/pengikat dengan cara
yang salah.
25.
TINGKAT CEDERA FATAL
DIINDUSTRI
PERGUDANGAN LEBIH
TINGGI DIBANDINGKAN
RATA-RATA NASIONAL
UNTUK SEMUA
INDUSTRI.
5.1
PICKING BY HAND:HIGH PRODUCTS
Photo Source
• Pertimbangkan untuk menggunakan kereta pengambil barang
(stock-picking carts) yang dilengkapi tangga untuk
menghindari mengangkat barang dari atas kepala.
• Saat berada pada ketinggian 10 kaki (3 meter) atau lebih dari
lantai, gunakan alat pelindung jatuh (fall protection).
• Ikuti kebijakan keselamatan penggunaan tangga di tempat
kerja Anda.
28.
PICKING BY HAND:HIGH PRODUCTS
• Untuk mengambil barang kecil dan ringan yang berada di tepi, gunakan
tongkat pengambil (pick stick) atau kait.
• Untuk mengambil produk di tempat tinggi, gunakan hanya kereta pengambil
barang (stock-picking carts), platform, atau keranjang yang sesuai dengan
peraturan
– jangan memanjat rak atau menggunakan garpu forklift sebagai
platform.
29.
PICKING BY HAND:LOW PRODUCTS
• Pastikan produk berat diangkat dari lantai ke ketinggian yang nyaman untuk diambil (gunakan
rak atau skid).
• Letakkan palet di atas meja putar (rotating turntable) atau gunakan skid dengan roda.
• Untuk mengurangi jangkauan, geser palet bawah sejauh mungkin ke depan slot lantai
tanpa menghalangi lorong.
Pastikan ada jarak antar palet agar pekerja bisa berdiri di samping palet untuk
meminimalkan jangkauan ke belakang, serta menghindari menginjak palet.
30.
LIFTING LOW PRODUCTS
Bahaya:
•Tegang otot atau cedera pada punggung atau
bahu.
• Cedera pada jari tangan dan jari kaki akibat
terjepit atau barang terjatuh.
31.
BEFOREYOU LIFT
• Lindungitangan dan kaki Anda dengan sepatu
keselamatan dan sarung tangan yang disetujui CSA.
• Lakukan pemanasan dan peregangan otot sebelum
mengangkat.
• Kurangi pengangkatan manual sebisa
mungkin.
• Gunakan alat bantu mekanis atau minta bantuan
untuk mengangkat barang yang berat atau besar.
Baca berat produk sebelum mengangkat!
32.
LIFT PROPERLY
Saat AndaMengangkat:
• Pegang beban dengan kuat dan dekatkan ke tubuh Anda.
• Hadap ke arah tujuan gerakan untuk menghindari memutar tubuh.
• Jangan memutar atau membelokkan tubuh saat mengangkat.
• Untuk menghindari menjangkau saat mengangkat, ambil kotak dari bagian depan palet lalu minta
forklift memutar palet untuk mengambil sisanya.
• Jika harus meletakkan beban di permukaan datar, pastikan ada balok atau ganjal agar jari Anda tidak
terjepit.
PICKING BY HAND:ATALLTIMES
• Jika memungkinkan, gunakan alat mekanis untuk mengangkat barang
berat. Jangan mencoba menghemat waktu dengan
mengambil terlalu banyak barang sekaligus.
• Untuk menghindari menjangkau ke bagian belakang palet, gunakan
meja putar (turntable) atau minta forklift memutar palet ketika
setengah produk sudah diambil.
• Pertimbangkan untuk memberi label pada barang berat atau
mencetak berat karton pada label produk.
PALLET JACKS &HANDTRUCKS
OSHA melaporkan bahwa dari tahun 2002–2016 terjadi total 56 cedera serius yang melibatkan
pallet jack.
Cedera tersebut meliputi:
• 25 patah tulang
• 4 kematian
• 8 amputasi
38.
PALLET JACKS &HANDTRUCKS
Saat mengoperasikan pallet jack dan hand truck:
• Gunakan APD untuk melindungi tangan dan kaki Anda.
• Balapan memang menyenangkan, tapi amputasi tidak. Jangan
balapan atau naik di atas pallet jack maupun hand
truck.
• Jangan pernah meletakkan kaki di bawah platform jack atau
truck.Waspadai titik jepit antara platform dan/atau pegangan
dengan beban Anda.
Selalu dorong beban, jangan tarik, kecuali saat
menuruni tanjakan.
• Saat menuruni tanjakan, berjalanlah mundur (reverse).
39.
PERSONAL LIFTS
Cedera seriusdan fatal dapat terjadi akibat jatuh atau
tertimpa barang yang jatuh.
• Anda harus dilatih dan diberi otorisasi untuk menggunakan
personal lift.
• Berhati-hatilah saat berjalan atau mengoperasikan kendaraan
bertenaga di sekitar personal lift.
Photo Source
40.
FORKLIFTS
• Penggunaan forkliftyang tidak benar dapat mengakibatkan jatuh,
barang jatuh, dan tabrakan dengan orang maupun rak.
• Hanya pengemudi yang terlatih dan berwenang yang boleh
mengoperasikan forklift.
41.
AISLES & TRAFFIC
Kemacetandan Penyumbatan lorong dapat
menyebabkan terpeleset, tersandung,
terjatuh, atau kesulitan keluar dalam situasi
darurat.
Kedua skenario tersebut dapat mengakibatkan
cedera serius.
42.
AISLES & TRAFFIC
•Secara konsisten pindahkan produk atau kemasan dari lorong ke area
penyimpanan yang sesuai.
• Beri tahu atasan Anda tentang kemacetan di lorong.
• Sarankan kepada atasan Anda untuk mengatur jadwal penanganan
dan penataan stok secara bergantian.
• Beri tahu rekan kerja jika Anda akan lewat (bunyi klakson, panggil).
Jangan pernah melewatkan beban di atas pekerja lain.
43.
AISLES & TRAFFIC:BE ALERT FOR DRIVERS
• Dengarkan klakson forklift. Waspada
di sekitar persimpangan dan area dengan
lalu lintas padat.
• Ikuti aturan manajemen lalu lintas
kami dan perhatikan rambu serta lampu
peringatan (flashers).
• Tetap berada di luar jalur lalu lintas
yang sudah ditandai.
• Gunakan rompi dengan visibilitas
tinggi (high visibility vest).
44.
SCANNING, LABELING,AND STANDING
Berdiridalam waktu lama dapat menyebabkan tegang pada
tendon/otot dan nyeri punggung bawah.
• Periksa secara rutin sol sepatu keselamatan Anda untuk melihat keausan
yang tidak merata dan lakukan pemeriksaan gaya berjalan (gait) oleh tenaga
kesehatan jika diperlukan.
• Gunakan alas sepatu empuk (padded shoe inserts) yang mendukung kaki
Anda.
• Ambil jeda singkat dengan duduk untuk mengurangi tekanan pada otot kaki
atau lakukan rotasi tugas yang menggunakan kelompok otot berbeda
selama satu shift.
45.
SCANNING, LABELING,AND STANDING
•Pemindaian berulang memberi tekanan pada
pergelangan tangan dan siku.
• Gunakan tempat pemindai atau pemindai mobile yang
tersedia, jika ada.
• Perhatikan postur tubuh Anda.