Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 mengubah Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 mengenai peternakan dan kesehatan hewan, dengan tujuan meningkatkan perlindungan, pemanfaatan, dan pelestarian hewan untuk ketahanan pangan dan kesejahteraan. Undang-undang ini menekankan pentingnya pencegahan penyakit hewan, penguatan otoritas veteriner, serta penegakan hukum terhadap pelanggaran kesejahteraan hewan. Beberapa ketentuan dalam undang-undang yang ada diubah dan disempurnakan untuk mengikuti perkembangan masyarakat dan tantangan baru dalam sektor peternakan.