Teori Keadaan Tetap menyatakan bahwa alam semesta tidak memiliki awal atau akhir, selalu sama seperti sekarang dengan materi yang terus terbentuk dari atom hidrogen di angkasa. Teori ini dikemukakan pada tahun 1948 oleh Bondi, Gold, dan Hoyle dari Universitas Cambridge berdasarkan prinsip kosmologi sempurna.