PROFIL PEMBICARA:
Nama : Roditus Mangunsaputro
Gereja : GBI H.O.T (House of Transfiguration)
Poins Square Lt.5
Lebak Bulus - Jaksel
Pelayanan :
- Gembala Jemaat GBI H.O.T
- Ketua Bidang Pembinaan Keluarga BPD GBI DKI
Jakarta
Sharing Pelayanan
Roditus Mangunsaputro
Sebelum Pandemi Covid-19
➢ Menekankan membawa Alkitab untuk ke Gereja.
Karena lebih berwibawa
➢ Menghimbau tidak menggunakan HP dalam ibadah.
➢ Tidak menganggap Gedget itu penting
➢ Kekeluargaan, cipika-cipiki, lebih senang ber
fellowship
Sesudah Pandemi Covid-19 Sebelum 22 Maret 2020
➢ Terjadi pertentangan karena ada Jemaat yang
beribadah menggunakan masker.
Sesudah Pandemi Covid-19 Sesudah 22 Maret 2020
➢ Kaget dengan Ibadah on line. Dibuat apa adanya, di share
secara live di FB
➢ Ibadah menggunakanYoutube,viewer sedikit karena tidak
tahu mempromosikannya
➢ Perubahan Jadwal Pembicara
➢ Berdiskusi dengan keluarga sendiri
➢ Doa dengan menggunakan Zoom. (tidak bisa semua)
➢ Berdiskusi dengan anak-anak muda. Orang tua support
➢ Muncul kreatifitas anak-anak muda yang membanggakan
➢ Harus siap penggembalaan on line :
• Sharing materi SABDARoditus Mangunsaputro
PROFIL PEMBICARA:
Nama: Vik. Be Ba Li Gea
Gereja: Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII)
Jemaat Imanuel Sintang-KALBAR.
Pelayanan/Pekerjaan:
Pengerja GKII / Asisten Gembala di GKII
Imanuel Sintang.
Kota domisili: Sintang, Kalimantan Barat.
“NEW CHURCH? QUO VADIS?
Sharing Stories + Pengalaman
PERGUMULAN (GEREJA) DAN KESULITAN-
KESULITAN DI MASA PANDEMI
• DI MASA AWAL -Terkejut
- Ketakutan & Kepanikan
Anjuran bersikap selektif menerima dan meneruskan berita.
- Adanya kontra-persepsi: “Iman dan Hikmat”
“Ibadah Online dan Offline”
• PERGUMULAN EKONOMI (JEMAAT) - Diakonia
• TANTANGAN PELAYANAN “DIGITAL”
- Persepsi Terhadap Pel. Digital.
- Kesiapan : SDM & Fasilitas/alat.
- Terbukanya pilihan alternatif yang dapat diakses jemaat.
MENGATASI MASALAH GEREJA
PINDAH KE “ONLINE”
Perbedaan Pendapat (Pasti Ada) – Pemahaman
Khusyuk X Tidak Khusyuk
Yang Biasanya X Yang Tidak Biasanya
LEADERSHIP SINODE – WILAYAH – DAERAH – GEREJA LOKAL
Keseragaman Pemahaman yang Sesuai Firman Tuhan
“BELAJAR – BERHARAP – BERUBAH”
(Pdt. Dr. Daniel Ronda – KETUM GKII Pusat)
------→ MODEL PELAYANAN DIGITAL : Online & Offline
MENGATASI MASALAH GEREJA PINDAH KE “ONLINE”
PELAYANAN DIGITAL : Online & Offline
- Peribadatan di Gereja seperti biasa (Offline)
Menjalankan protokol kesehatan
Masker – Cuci Tangan - Tempat Duduk – Jarak – Jumlah Jemaat dibatasi
- Pelayanan Online Streaming FB & YT
Persiapan Alat – Durasi – Liturgi yg Efektif – Belajar Teknologi
Ibadah Raya – Anak/Remaja – Pemuda – PERKAUAN – Sec. Streaming
Perlu kepekaan dan kesadaran “SELURUH JEMAAT” terlayani
- Persembahan – Jemaat antar ke kantor gereja & via transfer
PENGGEMBALAAN DI MASA PANDEMI
- Pelayanan Doa & Konseling via Telepon oleh Gembala dan Tim
- Pemuridan Secara virtual (Salah satu rujukan sumber materi : SABDA)
- Pelayanan Tengah Minggu (Streaming) Jauh Di Mata Dekat Di Hati
PERSIAPAN MEMASUKI NEW NORMAL
- MEMPERHATIKAN HIMBAUAN PEMERINTAH
- MEMPERSIAPKAN GEREJA ala NEW NORMAL
- IBADAH OFFLINE
Dilaksanakan Sesuai protokol kesehatan
Dilaksanakan 3 kali dalam sehari (hari Minggu)
- MEMPERTAHANKAN PELAYANAN DIGITAL
STREAMING/ONLINE - Efektif menjangkau dan memberitakan Injil.
• Melayani orang tua/jemaat yang tidak dapat
beribadah di gereja.
• Pelayanan untuk Anak/Remaja, Pemuda, Perkauan,
Pemuridan masih dilakukan secara Online.
KESIMPULAN
• Gereja sbg organisasi/oranisme pasti tidak lepas dari menghadapi
tantangan, namun Gereja dan umat Tuhan dapat terus survive
menjadi Garam dan Terang dengan terus Belajar, Berharap dan
Berubah. Hal itu pun sudah terbukti sepanjang abad sejarah
perjalanan gereja Tuhan.
• Memasuki New Normal - Selain meneruskan metode pelayanan
konvensional yang masih relevan, Sudah saatnya gereja dan umat
Tuhan memperhatikan dan memajukan pelayanan digital, karena
layanan digital sudah menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat
luas saat ini.
PROFIL PEMBICARA:
Nama : Maria Marpaung
Gereja : HKBP Tigaraksa Kota, Resort Perumnas
Tangerang
Pelayanan :
- Guru Sekolah Minggu
- Song Leader
- BPH Seksi Ibu dan Seksi Sekolah Minggu
- Sekretaris Panitia Pembangunan Gereja
Pekerjaan :
Karyawan Swasta
Domisili :
Tigaraksa, Tangerang - Banten
PROFIL PEMBICARA:
Nama: Jonny Djunaedi
Gereja: Gereja Kristen Batu Hidup
Pelayanan/Pekerjaan: Hamba
Tuhan
Kota domisili: Jakarta
PROFIL PEMBICARA:
Nama : Pdt Dr(c) Parhimpunan Simatupang,MBA.,P.hd(c)
Gereja : Gereja Kristen Alkitab Indonesia (GKAI), Jemaat Puncak
Cipanas, Jawa Barat
Pelayanan/Pekerjaan :
1. Dosen di Universitas Prasetiya Mulya,Jakart
2. Direktur kerjasama Universitas Prasetiya Mulya
3. Co-Facilitator Asian Access International - Indonesia
4. Ketua Bidang Ekonomi DPP Persatuan Intelijensia Kristen
Indonesia (PIKI)
Pendidkan
1. MBA : University Utara Malaysia
2. Phd (c) : University Sabah Malaysia
3. Dr (c) : Harvest Internasional Theologi Seminary (HITS) Jakarta
Pengalaman Pelayanan LN : Malaysia, Thailand, Korea Selatan,
Jerman, Jepang, Nigeria
MOMENTUM
Building and Sustaining Networks in a
Seasonof Change
Pdt. Dr(c) Parhimpunan Simatupang, MBA, Phd(c)
Leading Your
Network in
Uncertain Times
Breakout Questions
• What is one challenge your network isfacing?
• What is one way your network isadjusting
to the pandemic?
• What is the most importantpriority right
now for yournetwork?
How significantly has your network
been impacted by the coronavirus
pandemic?
Yes,my soul, find rest in God; my hope comesfrom
him. Truly he is my rock and my salvation; he is my
fortress, I will not be shaken.My salvation and my
honor depend on God; he is my mighty rock, my
refuge. Trust in him at all times, you people; pour
out your hearts tohim, for God is our refuge.
Psalm 62:6-8
More than 7.2 million infections confirmed in
188 countries and territories, including at least
413,000 deaths (June 12, 2020 : 4 AM)
Mobilize your leaders
Connect with yourmembers
Define your priorities
Develop flexible plans
Trust in God
01
02
03
04
05
5 Steps
Mobilize your leaders
Connect with yourmembers
Define your priorities
Develop flexible plans
Trust in God
01
02
03
04
05
5 Steps
Mobilize your leaders
● Check in and care for oneanother
● Affirm your network’s vision
● Discern how God isleading
Mobilize your leaders
Connect with yourmembers
Define your priorities
Develop flexible plans
Trust in God
01
02
03
04
05
5 Steps
Connect with yourmembers
● Listen and assess
● Leverage technology
● Facilitate communication
Mobilize your leaders
Connect with yourmembers
Define your priorities
Develop flexible plans
Trust in God
01
02
03
04
05
5 Steps
Define your priorities
● Clarity, not certainty
● Asking the right questions
“Many leadership teams never
reach clarity because they are
waiting for certainty.
—PatrickLencioni
Chat Response
What is one new priority that has
emerged for your network duringthis
pandemic?
Enter your response in the chatwindow
Mobilize your leaders
Connect with yourmembers
Define your priorities
Develop flexible plans
Trust in God
01
02
03
04
05
5 Steps
Test Learn Adjust
Take action and experiment
Mobilize your leaders
Connect with yourmembers
Define your priorities
Develop flexible plans
Trust in God
01
02
03
04
05
5 Steps
Trust in the Lord with all your heart
and lean not on your own
understanding. In all your ways
acknowledge Him and He will direct
your paths.
Proverbs 3:5-6
PROFIL PEMBICARA:
Nama: Pdt Daniel Ronda
Gereja dan Pelayanan:
- Ketua Umum GKII
- Dosen Teologi
Domisili: Jakarta
Gereja Terbuka, Seperti Apa?:
Sharing Pelayanan
Daniel Ronda
Ketua Umum Gereja Kemah Injil Indonesia
di acara SABDA LIVE, 12 Juni 2020
Konteks
Gereja Kemah Injil Indonesia
Tersebar di 32 provinsi dan kurang lebih 70 persen ada di daerah
kabupaten, kecamatan, desa dan pedalaman. Sedangkan 30% ada di
perkotaan (provinsi dan kota metropolitan).
Kesulitan yang dihadapi dalam Masa Pandemi
• 1) Gereja belum siap menghadapi perubahan mendadak yaitu
dipindahkannya ibadah di rumah saja:
-
-
-
-
Ibadah
Ibadah
Ibadah
online
kelompok di rumah
memakai TOA di mana jemaat duduk di beranda
Menggunakan TV Kabel di daerah-daerah
• 2) Tidak semua punya akses internet karena kondisi internet yang
tidak stabil di daerah, paket data yang mahal, sehingga internbat
adalah barang ”luxury”. Internet di kantor desa kebanyakan dipakai
anak-anak dan remaja.
• 3) Informasi tentang Covid-19 yang bertubi-tubi dan masif membuat
jemaat ketakutan, trauma, terjadi stigma dan diskriminasi kepada
yang kena Covid-19.
4) Masalah kesulitan ekonomi di mana banyak yang dirumahkan
khususnya di perkotaan dan di wilayah yang mengandalkan pariwisata
5) Masalah ketahanan pangan jemaat khususnya di daerah
pedalaman dan mereka yang merantau ke kota
6) Masalah kesehatan mental dan rohani masih belum bisa diukur
karena baru ada nampak fenomena
•
•
•
Perbedaan Pandangan Soal Ibadah Online
• Masalahnya bukan ibadah online, tapi mereka susah menerima
pandangan tentang beribadah di gedung gereja itu ditiadakan.
Adanya informasi yang beragam masuk ke medsos mereka: seperti
teori konspirasi, sehingga konsepnya harus punya iman, “harus lebih
takut Tuhan daripada manusia”. Juga ada alasan eskatologi:
Antikristus datang, Kedatangan Tuhan Yesus sudah dekat
•
Memasuki Era Kenormalan Baru
• Gereja harus berani kembali beribadah dengan melaksanakan
protokol kesehatan yang ketat. Ini memang perlu pembahasan
terutama gereja yang ribuan jemaatnya.
khusus
• Ibadah online dan pelayanan digital didorong untuk dilanjutkan
namun harus memiliki visi, misi dan tujuan serta sasaran yang jelas.
Teknologi adalah alat (means) yang Tuhan beri, yang sentral adalah isi
berita (content) dan tujuan (purpose). Untuk itu pelayanan ini harus
direncanakan khusus.
Pentingnya pengembangan pelayanan holistik di gereja-gereja.•

Sharing Stories + Pengalaman

  • 1.
    PROFIL PEMBICARA: Nama :Roditus Mangunsaputro Gereja : GBI H.O.T (House of Transfiguration) Poins Square Lt.5 Lebak Bulus - Jaksel Pelayanan : - Gembala Jemaat GBI H.O.T - Ketua Bidang Pembinaan Keluarga BPD GBI DKI Jakarta
  • 2.
    Sharing Pelayanan Roditus Mangunsaputro SebelumPandemi Covid-19 ➢ Menekankan membawa Alkitab untuk ke Gereja. Karena lebih berwibawa ➢ Menghimbau tidak menggunakan HP dalam ibadah. ➢ Tidak menganggap Gedget itu penting ➢ Kekeluargaan, cipika-cipiki, lebih senang ber fellowship
  • 3.
    Sesudah Pandemi Covid-19Sebelum 22 Maret 2020 ➢ Terjadi pertentangan karena ada Jemaat yang beribadah menggunakan masker. Sesudah Pandemi Covid-19 Sesudah 22 Maret 2020 ➢ Kaget dengan Ibadah on line. Dibuat apa adanya, di share secara live di FB ➢ Ibadah menggunakanYoutube,viewer sedikit karena tidak tahu mempromosikannya ➢ Perubahan Jadwal Pembicara ➢ Berdiskusi dengan keluarga sendiri ➢ Doa dengan menggunakan Zoom. (tidak bisa semua) ➢ Berdiskusi dengan anak-anak muda. Orang tua support ➢ Muncul kreatifitas anak-anak muda yang membanggakan ➢ Harus siap penggembalaan on line : • Sharing materi SABDARoditus Mangunsaputro
  • 4.
    PROFIL PEMBICARA: Nama: Vik.Be Ba Li Gea Gereja: Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Imanuel Sintang-KALBAR. Pelayanan/Pekerjaan: Pengerja GKII / Asisten Gembala di GKII Imanuel Sintang. Kota domisili: Sintang, Kalimantan Barat.
  • 5.
    “NEW CHURCH? QUOVADIS? Sharing Stories + Pengalaman
  • 6.
    PERGUMULAN (GEREJA) DANKESULITAN- KESULITAN DI MASA PANDEMI • DI MASA AWAL -Terkejut - Ketakutan & Kepanikan Anjuran bersikap selektif menerima dan meneruskan berita. - Adanya kontra-persepsi: “Iman dan Hikmat” “Ibadah Online dan Offline” • PERGUMULAN EKONOMI (JEMAAT) - Diakonia • TANTANGAN PELAYANAN “DIGITAL” - Persepsi Terhadap Pel. Digital. - Kesiapan : SDM & Fasilitas/alat. - Terbukanya pilihan alternatif yang dapat diakses jemaat.
  • 7.
    MENGATASI MASALAH GEREJA PINDAHKE “ONLINE” Perbedaan Pendapat (Pasti Ada) – Pemahaman Khusyuk X Tidak Khusyuk Yang Biasanya X Yang Tidak Biasanya LEADERSHIP SINODE – WILAYAH – DAERAH – GEREJA LOKAL Keseragaman Pemahaman yang Sesuai Firman Tuhan “BELAJAR – BERHARAP – BERUBAH” (Pdt. Dr. Daniel Ronda – KETUM GKII Pusat) ------→ MODEL PELAYANAN DIGITAL : Online & Offline
  • 8.
    MENGATASI MASALAH GEREJAPINDAH KE “ONLINE” PELAYANAN DIGITAL : Online & Offline - Peribadatan di Gereja seperti biasa (Offline) Menjalankan protokol kesehatan Masker – Cuci Tangan - Tempat Duduk – Jarak – Jumlah Jemaat dibatasi - Pelayanan Online Streaming FB & YT Persiapan Alat – Durasi – Liturgi yg Efektif – Belajar Teknologi Ibadah Raya – Anak/Remaja – Pemuda – PERKAUAN – Sec. Streaming Perlu kepekaan dan kesadaran “SELURUH JEMAAT” terlayani - Persembahan – Jemaat antar ke kantor gereja & via transfer PENGGEMBALAAN DI MASA PANDEMI - Pelayanan Doa & Konseling via Telepon oleh Gembala dan Tim - Pemuridan Secara virtual (Salah satu rujukan sumber materi : SABDA) - Pelayanan Tengah Minggu (Streaming) Jauh Di Mata Dekat Di Hati
  • 9.
    PERSIAPAN MEMASUKI NEWNORMAL - MEMPERHATIKAN HIMBAUAN PEMERINTAH - MEMPERSIAPKAN GEREJA ala NEW NORMAL - IBADAH OFFLINE Dilaksanakan Sesuai protokol kesehatan Dilaksanakan 3 kali dalam sehari (hari Minggu) - MEMPERTAHANKAN PELAYANAN DIGITAL STREAMING/ONLINE - Efektif menjangkau dan memberitakan Injil. • Melayani orang tua/jemaat yang tidak dapat beribadah di gereja. • Pelayanan untuk Anak/Remaja, Pemuda, Perkauan, Pemuridan masih dilakukan secara Online.
  • 10.
    KESIMPULAN • Gereja sbgorganisasi/oranisme pasti tidak lepas dari menghadapi tantangan, namun Gereja dan umat Tuhan dapat terus survive menjadi Garam dan Terang dengan terus Belajar, Berharap dan Berubah. Hal itu pun sudah terbukti sepanjang abad sejarah perjalanan gereja Tuhan. • Memasuki New Normal - Selain meneruskan metode pelayanan konvensional yang masih relevan, Sudah saatnya gereja dan umat Tuhan memperhatikan dan memajukan pelayanan digital, karena layanan digital sudah menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat luas saat ini.
  • 11.
    PROFIL PEMBICARA: Nama :Maria Marpaung Gereja : HKBP Tigaraksa Kota, Resort Perumnas Tangerang Pelayanan : - Guru Sekolah Minggu - Song Leader - BPH Seksi Ibu dan Seksi Sekolah Minggu - Sekretaris Panitia Pembangunan Gereja Pekerjaan : Karyawan Swasta Domisili : Tigaraksa, Tangerang - Banten
  • 12.
    PROFIL PEMBICARA: Nama: JonnyDjunaedi Gereja: Gereja Kristen Batu Hidup Pelayanan/Pekerjaan: Hamba Tuhan Kota domisili: Jakarta
  • 13.
    PROFIL PEMBICARA: Nama :Pdt Dr(c) Parhimpunan Simatupang,MBA.,P.hd(c) Gereja : Gereja Kristen Alkitab Indonesia (GKAI), Jemaat Puncak Cipanas, Jawa Barat Pelayanan/Pekerjaan : 1. Dosen di Universitas Prasetiya Mulya,Jakart 2. Direktur kerjasama Universitas Prasetiya Mulya 3. Co-Facilitator Asian Access International - Indonesia 4. Ketua Bidang Ekonomi DPP Persatuan Intelijensia Kristen Indonesia (PIKI) Pendidkan 1. MBA : University Utara Malaysia 2. Phd (c) : University Sabah Malaysia 3. Dr (c) : Harvest Internasional Theologi Seminary (HITS) Jakarta Pengalaman Pelayanan LN : Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Jerman, Jepang, Nigeria
  • 14.
    MOMENTUM Building and SustainingNetworks in a Seasonof Change Pdt. Dr(c) Parhimpunan Simatupang, MBA, Phd(c)
  • 15.
  • 16.
    Breakout Questions • Whatis one challenge your network isfacing? • What is one way your network isadjusting to the pandemic? • What is the most importantpriority right now for yournetwork?
  • 17.
    How significantly hasyour network been impacted by the coronavirus pandemic?
  • 18.
    Yes,my soul, findrest in God; my hope comesfrom him. Truly he is my rock and my salvation; he is my fortress, I will not be shaken.My salvation and my honor depend on God; he is my mighty rock, my refuge. Trust in him at all times, you people; pour out your hearts tohim, for God is our refuge. Psalm 62:6-8
  • 20.
    More than 7.2million infections confirmed in 188 countries and territories, including at least 413,000 deaths (June 12, 2020 : 4 AM)
  • 21.
    Mobilize your leaders Connectwith yourmembers Define your priorities Develop flexible plans Trust in God 01 02 03 04 05 5 Steps
  • 22.
    Mobilize your leaders Connectwith yourmembers Define your priorities Develop flexible plans Trust in God 01 02 03 04 05 5 Steps
  • 23.
    Mobilize your leaders ●Check in and care for oneanother ● Affirm your network’s vision ● Discern how God isleading
  • 24.
    Mobilize your leaders Connectwith yourmembers Define your priorities Develop flexible plans Trust in God 01 02 03 04 05 5 Steps
  • 25.
    Connect with yourmembers ●Listen and assess ● Leverage technology ● Facilitate communication
  • 26.
    Mobilize your leaders Connectwith yourmembers Define your priorities Develop flexible plans Trust in God 01 02 03 04 05 5 Steps
  • 27.
    Define your priorities ●Clarity, not certainty ● Asking the right questions
  • 28.
    “Many leadership teamsnever reach clarity because they are waiting for certainty. —PatrickLencioni
  • 29.
    Chat Response What isone new priority that has emerged for your network duringthis pandemic? Enter your response in the chatwindow
  • 30.
    Mobilize your leaders Connectwith yourmembers Define your priorities Develop flexible plans Trust in God 01 02 03 04 05 5 Steps
  • 31.
    Test Learn Adjust Takeaction and experiment
  • 32.
    Mobilize your leaders Connectwith yourmembers Define your priorities Develop flexible plans Trust in God 01 02 03 04 05 5 Steps
  • 33.
    Trust in theLord with all your heart and lean not on your own understanding. In all your ways acknowledge Him and He will direct your paths. Proverbs 3:5-6
  • 34.
    PROFIL PEMBICARA: Nama: PdtDaniel Ronda Gereja dan Pelayanan: - Ketua Umum GKII - Dosen Teologi Domisili: Jakarta
  • 35.
    Gereja Terbuka, SepertiApa?: Sharing Pelayanan Daniel Ronda Ketua Umum Gereja Kemah Injil Indonesia di acara SABDA LIVE, 12 Juni 2020
  • 36.
    Konteks Gereja Kemah InjilIndonesia Tersebar di 32 provinsi dan kurang lebih 70 persen ada di daerah kabupaten, kecamatan, desa dan pedalaman. Sedangkan 30% ada di perkotaan (provinsi dan kota metropolitan).
  • 37.
    Kesulitan yang dihadapidalam Masa Pandemi • 1) Gereja belum siap menghadapi perubahan mendadak yaitu dipindahkannya ibadah di rumah saja: - - - - Ibadah Ibadah Ibadah online kelompok di rumah memakai TOA di mana jemaat duduk di beranda Menggunakan TV Kabel di daerah-daerah • 2) Tidak semua punya akses internet karena kondisi internet yang tidak stabil di daerah, paket data yang mahal, sehingga internbat adalah barang ”luxury”. Internet di kantor desa kebanyakan dipakai anak-anak dan remaja.
  • 38.
    • 3) Informasitentang Covid-19 yang bertubi-tubi dan masif membuat jemaat ketakutan, trauma, terjadi stigma dan diskriminasi kepada yang kena Covid-19. 4) Masalah kesulitan ekonomi di mana banyak yang dirumahkan khususnya di perkotaan dan di wilayah yang mengandalkan pariwisata 5) Masalah ketahanan pangan jemaat khususnya di daerah pedalaman dan mereka yang merantau ke kota 6) Masalah kesehatan mental dan rohani masih belum bisa diukur karena baru ada nampak fenomena • • •
  • 39.
    Perbedaan Pandangan SoalIbadah Online • Masalahnya bukan ibadah online, tapi mereka susah menerima pandangan tentang beribadah di gedung gereja itu ditiadakan. Adanya informasi yang beragam masuk ke medsos mereka: seperti teori konspirasi, sehingga konsepnya harus punya iman, “harus lebih takut Tuhan daripada manusia”. Juga ada alasan eskatologi: Antikristus datang, Kedatangan Tuhan Yesus sudah dekat •
  • 40.
    Memasuki Era KenormalanBaru • Gereja harus berani kembali beribadah dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. Ini memang perlu pembahasan terutama gereja yang ribuan jemaatnya. khusus • Ibadah online dan pelayanan digital didorong untuk dilanjutkan namun harus memiliki visi, misi dan tujuan serta sasaran yang jelas. Teknologi adalah alat (means) yang Tuhan beri, yang sentral adalah isi berita (content) dan tujuan (purpose). Untuk itu pelayanan ini harus direncanakan khusus. Pentingnya pengembangan pelayanan holistik di gereja-gereja.•