Sumber Daya Alam
Di Indonesia
SDA di Indonesia cukup banyak
karena dipengaruhi faktor-faktor:
 Astronomis  tropis, dengan curah hujan
tinggi
 Geologis  terletak di pertemuan lempeng
 Maritim  punya lautan yang luas
Macam-macam SDA di
Indonesia:
SDA
SDA Nabati
SDA Hewani
SDA Mineral
SDAAir
SDA Udara
SDA Matahari
SDA Tanah
I. SD Nabati
 SDA yang berasal dari tumbuh-tumbuhan
SD
Nabati
SD Pertanian
Pertanian lahan basah
Pertanian lahan kering
SD Hutan
SD Perkebunan
Perkebunan besar
Perkebunan Rakyat
A. Pertanian
1. Pertanian Lahan Basah
 Sawah irigasi  pola pengairannya mengandalkan
irigasi
 Sawah tadah hujan  pengairannya mengandalkan
air hujan
 Sawah Lebak  sawah yang memanfaatkan lahan
yang ada di sekitar sungai pada saat air surut
 Sawah Pasang surut  pertanian yang memanfaatkan
pasang surut air laut
 Gogorancah  mengupayakan tanaman padi
berdasarkan ketersediaan airnya.
2. Pertanian Lahan Kering
 Jenis pertanian yang dilakukan di daerah-
daerah yang persediaan airnya sangat kurang
 Jenis tanaman yang diusahakan  padi gogo
(sawah) kacang tanah, ubi kayu, jagung,
kedelai dan sayuran.
B. Sumber daya Hutan
 Hutan  suatu kesatuan ekosistem berupa
hamparan lahan yang berisi SDA yang hayati
yang didominasi pepohonan dalam
persekutuan alam lingkungannya, yang satu
dengan lainnya tidak dapat dipisahkan (UU RI
No. 41 tahun 1999)
Macam hutan berdasar statusnya
 Hutan Negara : hutan yang berada pada tanah
yang tidak dibebani hak atas tanah
 Hutan Hak : hutan yang berada pada tanah
yang dibebani hak atas tanah
 Hutan adat : hutan negara yang berada dalam
wilayah masyarakat hukum adat
Macam hutan berdasarkan fungsi
pokoknya:
 Hutan konservasi : kawasan hutan dengan ciri khas
tertentu yang mempunyai fungsi pokok pengawetan
keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta
ekosistemnya
 Hutan Lindung : kawasan hutan yang mempunyai
fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga
kehidupan untuk mengatur tata air, mencegah banjir,
mengendalikan erosi, mencegah intrusi air laut dan
memelihara kesuburan
 Hutan Produksi : kawasan hutan yang mempunyai
fungsi pokok memperoduksi hasil hutan
Macam hutan konservasi
 Hutan suaka alam : hutan dengan ciri khas tertentu,
yang mempunyai fungsi pokok sebagai kawasan
pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa
serta ekosistemnya.
 Hutan Pelestarian alam : hutan dengan ciri khas
tertentu yang mempunyai fungsi pokok perlindungan
sistem penyangga kehidupan, pengawetan
keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa serta
pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati
dan ekosistemnya.
 Taman buru: kawasan hutan yang ditetapkan sebagai
tempat wisata berburu
Fungsi Hutan
 Fungsi klimatologis
 Fungsi hidrologis
 Fungsi orologis
 Fungsi Ekologis
 Fungsi Ekonomis
Manfaat hutan
 Kayu dipergunakan untuk keperluan domestik
maupun ekspor
 Ranting dan daun yang melapuk dapat menjadi
penyubur tanah
 Akar pepohonan dapat mengikat tanah
permukaan shg mengurangi kecepatan erosi
 Hutan dapat menjadi paru-paru dunia
 Merupakan tempat tinggal satwa liar
C. Perkebunan
 Perkebunan Besar : jenis perkebunan yang
diusahakan oleh perusahaan swasta atau
pemerintah dalam skala besar
 Perkebunan rakyat : jenis perkebunan yang
diusahakan oleh rakyat dalam skala kecil
II. SDA Hewani
SDA Hewani
Peternakan Perikanan
A. Peternakan
Peternakan hewan besar : sapi,
kerbau, kuda (Jabar, Jatim, Bali,
NTB & NTT)
Peternakan hewan kecil : kambing,
domba, babi (Jawa, Madura, Bali,
NTT, Sulut, Sulsel, Sumut)
Ternak Unggas : ayam, itik, burung
puyuh (hampir seluruh pedesaan di
Indonesia)
B. Perikanan
 Perikanan Air Tawar : perikanan yang
diusahakan di kolam dan perairan umum
(sungai, danau, rawa) ataupun lahan
sawah/mina padi. (Jabar, Jateng, Jatim,
Sumsel).
 Perikanan air Laut / air asin : Perikanan
yang diusahakan di wilayah perairan laut
(L. Jawa, Sel. Malaka, Sel. Karimata)
 Perikanan air Payau : perikanan yang
diusahakan dalam bentuk tambak di
muara sungai ataupun daerah yang
dekat dengan air laut (Pantura Jawa,
Lampung)
III. SD Mineral
• Sering disebut sebagai bahan galian /
tambang
• Termasuk SDA yang tidak dapat
diperbaharui
Penggolongan tambang berdasar
bahan dasarnya:
• Golongan A / Bahan Galian Strategis: perannya
sangat penting bagi pertahanan dan keamanan
serta perekonomian nasional.  Minyak bumi,
gas bumi, batubara, aluminium, timah, bahan
radioaktif, nikel
• Golongan B / Bahan galian vital: dapat
menjamin hajat hidup orang banyak.  emas,
perak, besi, mangaan, intan, seng, belerang,
tembaga
• Golongan C : dapat digunakan untuk
kepentingan industri  granit, batu tulis, batu
kapur, tanah liat
Penggolongan menurut kegunaannya
SDA Mineral
SD Tambang untuk
Sumber Tenaga/ Energi
SD Tambang Logam atau
Bahan Galian Bijih
SD Tambang Nonlogam atau
Bahan Galian Bukan Bijih
Minyak Bumi
Gas bumi
Batubara
Timah
Tembaga
Bauksit
Nikel
Emas dan Perak
Intan
Bijih besi &Pasir besi
Mangaan
Batu gamping
Marmer
Belerang
Kaolin
Fosfat
Pasir Kwartsa
Minyak Bumi
• Berasal dari Mikroplankton
• Hasil olahan minyak bumi: Avtur, Bensin
(gasoline), Solar, Minyak tanah
(kerosene), Oli, Vaselin, Parafin, aspal
• Daerah Penghasil: Cepu, Wonokromo,
Kutai, Tarakan, P. Bunyu, Aceh, Sorong,
Palembang, Jambi, L. Jawa
Gas Bumi
• Associated gas / Liquefied Petroleum
Gas (LPG) : gas yang dihasilkan
bersama minyak bumi  Arun (NAD),
Badak (Kaltim), Mundu, Arjuna, Balungan
(Jabar), Tanjung Santan (Kalsel)
• Nonassociated gas / Liquefied Natural
Gas (LNG) : gas yang dihasilkan sendiri
tanpa minyak  Arun (NAD), Bontang
(Kaltim)
Batubara
• Terbentuk dari tumbuhan rawa yang telah mati
dan tertutup oleh lapisan pasir dan tanah liat
• Daerah Penghasil: Umbilin (Sumbar), Bukit
Assam (Sumsel), Pengaron (Kaltim), Sungai
Durian (Sumbar)
• Manfaat dari batubara:
- bahan bakar rumah tangga
- sumber energi bagi industri
- bahan bakar bagi PLTU
Panas Bumi
• Dimanfaatkan untuk PLTPB
• Daerah penghasil: Kamojang (Jabar),
Lahendong (Sulut), Dieng, G. Sibayak
(Sumut)
Timah
• Guna: tube, pembungkus rokok, alat
solder, mata peluru
• Daerah: Bangka, Belitung, Karimun
Kundur, Bangkinang, Lingga, singkep
• Indonesia  20% dunia
Tembaga
• Guna: pembuatan kabel listrik, alat-alat
listrik/elektronik, peralatan mobil, alat-alat
komunikasi, perkakas dapur, mata uang
logam
• Daerah: Tembagapura (Papua), Sulut,
Sulteng, Palembang, Jambi, Bengkulu,
aceh, Kalbar, Kalsel, Cikotok, Tirtomoyo
Bauksit
• Bahan aluminium
• Guna: pesawat terbang, mobil, kereta
api, campuran uang logam, perkakas
rumah tangga
• Daerah: P. Bintan, P. Loyan
Nikel
• Guna: penyepuh besi, baja dan logam
lain karena sifatnya yang anti karat
• Daerah: Pomala (Sultra), P. Gag
(Papua), P. Gebe (Maluku), Soroako
(Sulsel)
Emas dan Perak
• Guna: cadangan kekayaan negara,
perhiasan, campuran logam dan medali,
jaminan atas uang yang beredar
• Daerah: Cikotok (banten), Jampang
(Jabar), Meulaboh (Aceh), Muara Sipongi
(Tapanuli), Kutai dan Berau (kaltim),
Martapura (Kalsel), sambas & Sintang
(Kalbar)Bolaang Mongondow (Gorontalo)
Intan
• Guna: perhiasan, mata bor, pemotong
kaca
• Daerah: Martapura (Kalsel), Barito,
Sampit, Kapuas Tengah (Kalteng)
Bijih besi dan Pasir besi
• Guna besi: kerangka jembatan, gedung
bertingkat, kendaraan bermotor.
• Guna Pasir besi: campuran pembuatan semen,
pelengkap industri besi baja
• Daerah Besi: Peg. Verbeek (Sulteng), Kalsel,
Kaltim, P. Laut, Lampung, Jabar
• Daerah Pasir Besi: Cilacap, Pelabuhan Ratu,
Yogyakarta
Mangaan
• Guna: Pelapis besi agar spt baja, bahan
batu baterai
• Daerah: Karang Bolong, Kedu selatan,
Tasikmalaya, Peg. Menoreh, Kliripan,
Kalsel, NTT, Ternate.
Batu gamping
• Guna: Bahan bangunan, bahan baku
semen, bahan piring, gelas dan kaca
• Daerah: Gunung Sewu, Sulsel, Sultra,
Papua bag selatan, Bali selatan
Marmer (batu Pualam)
• Guna: Bahan bangunan, hiasan
• Daerah: Trenggalek, Tulungangung,
Banjarnegara
Belerang
• Guna: industri pupuk, industri obat-
obatan, bahan korek api, bahan peledak
• Daerah: G. Sorek Merapi (Sumut),
Wanaraja (Garut), Tangkuban Perahu,
Dieng, Welirang (Jatim)
Kaolin
• Guna: industri keramik, genting, batu
merah
• Daerah: Godean,Priangan, Rembang,
Banjarnegara, Bangka Belitung, Sumbar,
Umbilin, Kalbar
Fosfat
• Guna: campuran industri besi baja, korek
api, obat-obatan, industri semen,
kembang api, Pupuk
• Daerah: G. Kromong (Cirebon), Jateng,
Jatim, P. Selayar (Sultra)
Pasir Kwartsa
• Guna: industri keramik, semen, gelas,
kaca, piring, ampelas
• Daerah: Bojonegoro, Tuban, pantai utara
Madura, Pantai timur Sumatra
IV. SD AIR
Dimanfaatkan untuk:
a. Sumber air untuk irigasi persawahan
b. Sumber air untuk perikanan
c. Jalur lalu lintas air
d. PLTA
SD Air
Air Permukaan Air Tanah
Sungai Laut
Danau Waduk
Rawa
Sungai
• Aliran air tawar yang mengalir melalui
lembah alami yang kanan kirinya dibatasi
oleh tanggul-tanggul.
• Macam sungai berdasarkan debitnya:
- Sungai permanen
- Sungai Intermitten
- Sungai Euphemeral
Laut
• Zona Lithoral: antara garis pasang dan
garis surut
• Zona Neritis: antara garis surut – 200 m
• Zona Bathyal: 200 – 1000 m
• Zona Abysal: > 1000 m
Lithoral
Neritis
Bathyal
Abysal
Beberapa upaya pemanfaatan
perairan laut
• Usaha perikanan laut
• Usaha budidaya rumput laut
• Usaha pemanfaatan hutan bakau (mangrove)
• Usaha tambak garam
• Usaha pemeliharaan lokan mutiara
• Pertambangan minyak dan gas bumi
• Pemanfaatan sektor pariwisata bahari
• Sarana lalu lintas air
Danau
• Merupakan bagian pemukaan bumi yang
berbentuk basin (ledok) sebagai akibat
dari terban, patahan atau kawah gunung
api
• Sumber perikanan darat: D. Tempe, D.
Poso
• Pariwisata: D. Toba, D. Singkarak, D.
Batur
Waduk
• Danau buatan
• Guna: untuk irigasi, PLTA, Perikanan
• Contoh: Waduk Jatiluhur, Gajahmungkur,
Karangkates
Rawa
• Merupakan cekungan (basin) yang selalu
terisi air dan biasanya terjadi di dataran
rendah (rawa air tawar) dan daerah pantai
(rawa air payau/asin)
• Rawa permanen: selalu tergenang air
• Rawa pasang surut: mengalami
pergantian air pasang. Bisa untuk
pertanian pasang surut.
Air Tanah (Groundwater)
• Air yang berada di bawah permukaan
tanah dalam lapisan aquifer
• Lapisan aquifer: lapisan batuan yang
terdiri dari batu pasir / kerikil
Macam air tanah berdasarkan
letaknya
• Air tanah dangkal / air tanah bebas (shallow
groundwater) : terletak pada lapisan jenuh air
dan pada akuifer tidak tertekan
• Air tanah dalam / air artesis (deep
groundwater): terletak antara 2 lapisan kedap
air
• Air tanah lokal: terjadi pada aquifer setempat
• Air tanah daerah Karst: membentuk sungai
bawah tanah dan gua-gua
V. SD Udara
 Unsur-unsur dalam udara yang berguna
bagi manusia:
- Oksigen
- Nitrogen
- Karbon Dioksida
- Argon
- Helium, Ozon, Xenon, Krypton
- Uap Air
Angin
 Angin Muson Barat  mendatangkan
hujan di Indonesia
 Angin darat dan angin laut  nelayan
 Kincir angin
Cara pengelolaan Udara
 Mengurangi polusi udara dengan menekan
pertumbuhan populasi
 Mengganti sumber energi BBM dengan
sumber energi alternatif
 Memperkecil penggunaan kendaraan
pribadi
 Menggunakan kendaraan hemat BBM
 Memasang penyaring cerobong asap pada
pabrik
VI. SD Matahari
• Pengaruh langsung
 kelancaran
kegiatan manusia
• Pengaruh tidak
langsung  iklim 
pertumbuhan flora-
fauna
• Sumber tenaga surya
VII. SD Tanah
 Tanah subur : Vulkanik, aluvial, podzolik
 Tanah kurang subur : regosol, gambut,
tanah kapur
 Tidak subur : Laterit dan tanah yang telah
mengalami pencucian
Pengawetan Tanah ????
Lihat lagi catatan
kelas X yaa...!!!
Inilah temen-temen kita…..
Tim - tim
yo - no
Nur - ul
Sansan
Um-um
Turex
Media Lain yang digunakan adalah
Video
 Link video sebagai berikut
https://www.youtube.co
m/watch?v=kKYXOL9khV
g
Atau
https://www.youtube.com/
watch?v=kKYXOL9khVg

SDA Indonesia.ppt

  • 1.
  • 2.
    SDA di Indonesiacukup banyak karena dipengaruhi faktor-faktor:  Astronomis  tropis, dengan curah hujan tinggi  Geologis  terletak di pertemuan lempeng  Maritim  punya lautan yang luas
  • 3.
    Macam-macam SDA di Indonesia: SDA SDANabati SDA Hewani SDA Mineral SDAAir SDA Udara SDA Matahari SDA Tanah
  • 4.
    I. SD Nabati SDA yang berasal dari tumbuh-tumbuhan
  • 5.
    SD Nabati SD Pertanian Pertanian lahanbasah Pertanian lahan kering SD Hutan SD Perkebunan Perkebunan besar Perkebunan Rakyat
  • 6.
    A. Pertanian 1. PertanianLahan Basah  Sawah irigasi  pola pengairannya mengandalkan irigasi  Sawah tadah hujan  pengairannya mengandalkan air hujan  Sawah Lebak  sawah yang memanfaatkan lahan yang ada di sekitar sungai pada saat air surut  Sawah Pasang surut  pertanian yang memanfaatkan pasang surut air laut  Gogorancah  mengupayakan tanaman padi berdasarkan ketersediaan airnya.
  • 7.
    2. Pertanian LahanKering  Jenis pertanian yang dilakukan di daerah- daerah yang persediaan airnya sangat kurang  Jenis tanaman yang diusahakan  padi gogo (sawah) kacang tanah, ubi kayu, jagung, kedelai dan sayuran.
  • 8.
    B. Sumber dayaHutan  Hutan  suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan yang berisi SDA yang hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan (UU RI No. 41 tahun 1999)
  • 9.
    Macam hutan berdasarstatusnya  Hutan Negara : hutan yang berada pada tanah yang tidak dibebani hak atas tanah  Hutan Hak : hutan yang berada pada tanah yang dibebani hak atas tanah  Hutan adat : hutan negara yang berada dalam wilayah masyarakat hukum adat
  • 10.
    Macam hutan berdasarkanfungsi pokoknya:  Hutan konservasi : kawasan hutan dengan ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya  Hutan Lindung : kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, mencegah intrusi air laut dan memelihara kesuburan  Hutan Produksi : kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok memperoduksi hasil hutan
  • 11.
    Macam hutan konservasi Hutan suaka alam : hutan dengan ciri khas tertentu, yang mempunyai fungsi pokok sebagai kawasan pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya.  Hutan Pelestarian alam : hutan dengan ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi pokok perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.  Taman buru: kawasan hutan yang ditetapkan sebagai tempat wisata berburu
  • 12.
    Fungsi Hutan  Fungsiklimatologis  Fungsi hidrologis  Fungsi orologis  Fungsi Ekologis  Fungsi Ekonomis
  • 13.
    Manfaat hutan  Kayudipergunakan untuk keperluan domestik maupun ekspor  Ranting dan daun yang melapuk dapat menjadi penyubur tanah  Akar pepohonan dapat mengikat tanah permukaan shg mengurangi kecepatan erosi  Hutan dapat menjadi paru-paru dunia  Merupakan tempat tinggal satwa liar
  • 14.
    C. Perkebunan  PerkebunanBesar : jenis perkebunan yang diusahakan oleh perusahaan swasta atau pemerintah dalam skala besar  Perkebunan rakyat : jenis perkebunan yang diusahakan oleh rakyat dalam skala kecil
  • 15.
    II. SDA Hewani SDAHewani Peternakan Perikanan
  • 16.
    A. Peternakan Peternakan hewanbesar : sapi, kerbau, kuda (Jabar, Jatim, Bali, NTB & NTT) Peternakan hewan kecil : kambing, domba, babi (Jawa, Madura, Bali, NTT, Sulut, Sulsel, Sumut) Ternak Unggas : ayam, itik, burung puyuh (hampir seluruh pedesaan di Indonesia)
  • 17.
    B. Perikanan  PerikananAir Tawar : perikanan yang diusahakan di kolam dan perairan umum (sungai, danau, rawa) ataupun lahan sawah/mina padi. (Jabar, Jateng, Jatim, Sumsel).  Perikanan air Laut / air asin : Perikanan yang diusahakan di wilayah perairan laut (L. Jawa, Sel. Malaka, Sel. Karimata)  Perikanan air Payau : perikanan yang diusahakan dalam bentuk tambak di muara sungai ataupun daerah yang dekat dengan air laut (Pantura Jawa, Lampung)
  • 18.
    III. SD Mineral •Sering disebut sebagai bahan galian / tambang • Termasuk SDA yang tidak dapat diperbaharui
  • 19.
    Penggolongan tambang berdasar bahandasarnya: • Golongan A / Bahan Galian Strategis: perannya sangat penting bagi pertahanan dan keamanan serta perekonomian nasional.  Minyak bumi, gas bumi, batubara, aluminium, timah, bahan radioaktif, nikel • Golongan B / Bahan galian vital: dapat menjamin hajat hidup orang banyak.  emas, perak, besi, mangaan, intan, seng, belerang, tembaga • Golongan C : dapat digunakan untuk kepentingan industri  granit, batu tulis, batu kapur, tanah liat
  • 20.
    Penggolongan menurut kegunaannya SDAMineral SD Tambang untuk Sumber Tenaga/ Energi SD Tambang Logam atau Bahan Galian Bijih SD Tambang Nonlogam atau Bahan Galian Bukan Bijih Minyak Bumi Gas bumi Batubara Timah Tembaga Bauksit Nikel Emas dan Perak Intan Bijih besi &Pasir besi Mangaan Batu gamping Marmer Belerang Kaolin Fosfat Pasir Kwartsa
  • 21.
    Minyak Bumi • Berasaldari Mikroplankton • Hasil olahan minyak bumi: Avtur, Bensin (gasoline), Solar, Minyak tanah (kerosene), Oli, Vaselin, Parafin, aspal • Daerah Penghasil: Cepu, Wonokromo, Kutai, Tarakan, P. Bunyu, Aceh, Sorong, Palembang, Jambi, L. Jawa
  • 22.
    Gas Bumi • Associatedgas / Liquefied Petroleum Gas (LPG) : gas yang dihasilkan bersama minyak bumi  Arun (NAD), Badak (Kaltim), Mundu, Arjuna, Balungan (Jabar), Tanjung Santan (Kalsel) • Nonassociated gas / Liquefied Natural Gas (LNG) : gas yang dihasilkan sendiri tanpa minyak  Arun (NAD), Bontang (Kaltim)
  • 23.
    Batubara • Terbentuk daritumbuhan rawa yang telah mati dan tertutup oleh lapisan pasir dan tanah liat • Daerah Penghasil: Umbilin (Sumbar), Bukit Assam (Sumsel), Pengaron (Kaltim), Sungai Durian (Sumbar) • Manfaat dari batubara: - bahan bakar rumah tangga - sumber energi bagi industri - bahan bakar bagi PLTU
  • 24.
    Panas Bumi • Dimanfaatkanuntuk PLTPB • Daerah penghasil: Kamojang (Jabar), Lahendong (Sulut), Dieng, G. Sibayak (Sumut)
  • 25.
    Timah • Guna: tube,pembungkus rokok, alat solder, mata peluru • Daerah: Bangka, Belitung, Karimun Kundur, Bangkinang, Lingga, singkep • Indonesia  20% dunia
  • 26.
    Tembaga • Guna: pembuatankabel listrik, alat-alat listrik/elektronik, peralatan mobil, alat-alat komunikasi, perkakas dapur, mata uang logam • Daerah: Tembagapura (Papua), Sulut, Sulteng, Palembang, Jambi, Bengkulu, aceh, Kalbar, Kalsel, Cikotok, Tirtomoyo
  • 27.
    Bauksit • Bahan aluminium •Guna: pesawat terbang, mobil, kereta api, campuran uang logam, perkakas rumah tangga • Daerah: P. Bintan, P. Loyan
  • 28.
    Nikel • Guna: penyepuhbesi, baja dan logam lain karena sifatnya yang anti karat • Daerah: Pomala (Sultra), P. Gag (Papua), P. Gebe (Maluku), Soroako (Sulsel)
  • 29.
    Emas dan Perak •Guna: cadangan kekayaan negara, perhiasan, campuran logam dan medali, jaminan atas uang yang beredar • Daerah: Cikotok (banten), Jampang (Jabar), Meulaboh (Aceh), Muara Sipongi (Tapanuli), Kutai dan Berau (kaltim), Martapura (Kalsel), sambas & Sintang (Kalbar)Bolaang Mongondow (Gorontalo)
  • 30.
    Intan • Guna: perhiasan,mata bor, pemotong kaca • Daerah: Martapura (Kalsel), Barito, Sampit, Kapuas Tengah (Kalteng)
  • 31.
    Bijih besi danPasir besi • Guna besi: kerangka jembatan, gedung bertingkat, kendaraan bermotor. • Guna Pasir besi: campuran pembuatan semen, pelengkap industri besi baja • Daerah Besi: Peg. Verbeek (Sulteng), Kalsel, Kaltim, P. Laut, Lampung, Jabar • Daerah Pasir Besi: Cilacap, Pelabuhan Ratu, Yogyakarta
  • 32.
    Mangaan • Guna: Pelapisbesi agar spt baja, bahan batu baterai • Daerah: Karang Bolong, Kedu selatan, Tasikmalaya, Peg. Menoreh, Kliripan, Kalsel, NTT, Ternate.
  • 33.
    Batu gamping • Guna:Bahan bangunan, bahan baku semen, bahan piring, gelas dan kaca • Daerah: Gunung Sewu, Sulsel, Sultra, Papua bag selatan, Bali selatan
  • 34.
    Marmer (batu Pualam) •Guna: Bahan bangunan, hiasan • Daerah: Trenggalek, Tulungangung, Banjarnegara
  • 35.
    Belerang • Guna: industripupuk, industri obat- obatan, bahan korek api, bahan peledak • Daerah: G. Sorek Merapi (Sumut), Wanaraja (Garut), Tangkuban Perahu, Dieng, Welirang (Jatim)
  • 36.
    Kaolin • Guna: industrikeramik, genting, batu merah • Daerah: Godean,Priangan, Rembang, Banjarnegara, Bangka Belitung, Sumbar, Umbilin, Kalbar
  • 37.
    Fosfat • Guna: campuranindustri besi baja, korek api, obat-obatan, industri semen, kembang api, Pupuk • Daerah: G. Kromong (Cirebon), Jateng, Jatim, P. Selayar (Sultra)
  • 38.
    Pasir Kwartsa • Guna:industri keramik, semen, gelas, kaca, piring, ampelas • Daerah: Bojonegoro, Tuban, pantai utara Madura, Pantai timur Sumatra
  • 39.
    IV. SD AIR Dimanfaatkanuntuk: a. Sumber air untuk irigasi persawahan b. Sumber air untuk perikanan c. Jalur lalu lintas air d. PLTA
  • 40.
    SD Air Air PermukaanAir Tanah Sungai Laut Danau Waduk Rawa
  • 41.
    Sungai • Aliran airtawar yang mengalir melalui lembah alami yang kanan kirinya dibatasi oleh tanggul-tanggul. • Macam sungai berdasarkan debitnya: - Sungai permanen - Sungai Intermitten - Sungai Euphemeral
  • 42.
    Laut • Zona Lithoral:antara garis pasang dan garis surut • Zona Neritis: antara garis surut – 200 m • Zona Bathyal: 200 – 1000 m • Zona Abysal: > 1000 m
  • 43.
  • 44.
    Beberapa upaya pemanfaatan perairanlaut • Usaha perikanan laut • Usaha budidaya rumput laut • Usaha pemanfaatan hutan bakau (mangrove) • Usaha tambak garam • Usaha pemeliharaan lokan mutiara • Pertambangan minyak dan gas bumi • Pemanfaatan sektor pariwisata bahari • Sarana lalu lintas air
  • 45.
    Danau • Merupakan bagianpemukaan bumi yang berbentuk basin (ledok) sebagai akibat dari terban, patahan atau kawah gunung api • Sumber perikanan darat: D. Tempe, D. Poso • Pariwisata: D. Toba, D. Singkarak, D. Batur
  • 46.
    Waduk • Danau buatan •Guna: untuk irigasi, PLTA, Perikanan • Contoh: Waduk Jatiluhur, Gajahmungkur, Karangkates
  • 47.
    Rawa • Merupakan cekungan(basin) yang selalu terisi air dan biasanya terjadi di dataran rendah (rawa air tawar) dan daerah pantai (rawa air payau/asin) • Rawa permanen: selalu tergenang air • Rawa pasang surut: mengalami pergantian air pasang. Bisa untuk pertanian pasang surut.
  • 48.
    Air Tanah (Groundwater) •Air yang berada di bawah permukaan tanah dalam lapisan aquifer • Lapisan aquifer: lapisan batuan yang terdiri dari batu pasir / kerikil
  • 49.
    Macam air tanahberdasarkan letaknya • Air tanah dangkal / air tanah bebas (shallow groundwater) : terletak pada lapisan jenuh air dan pada akuifer tidak tertekan • Air tanah dalam / air artesis (deep groundwater): terletak antara 2 lapisan kedap air • Air tanah lokal: terjadi pada aquifer setempat • Air tanah daerah Karst: membentuk sungai bawah tanah dan gua-gua
  • 50.
    V. SD Udara Unsur-unsur dalam udara yang berguna bagi manusia: - Oksigen - Nitrogen - Karbon Dioksida - Argon - Helium, Ozon, Xenon, Krypton - Uap Air
  • 51.
    Angin  Angin MusonBarat  mendatangkan hujan di Indonesia  Angin darat dan angin laut  nelayan  Kincir angin
  • 52.
    Cara pengelolaan Udara Mengurangi polusi udara dengan menekan pertumbuhan populasi  Mengganti sumber energi BBM dengan sumber energi alternatif  Memperkecil penggunaan kendaraan pribadi  Menggunakan kendaraan hemat BBM  Memasang penyaring cerobong asap pada pabrik
  • 53.
    VI. SD Matahari •Pengaruh langsung  kelancaran kegiatan manusia • Pengaruh tidak langsung  iklim  pertumbuhan flora- fauna • Sumber tenaga surya
  • 54.
    VII. SD Tanah Tanah subur : Vulkanik, aluvial, podzolik  Tanah kurang subur : regosol, gambut, tanah kapur  Tidak subur : Laterit dan tanah yang telah mengalami pencucian
  • 55.
  • 56.
  • 57.
    Inilah temen-temen kita….. Tim- tim yo - no Nur - ul Sansan Um-um Turex
  • 58.
    Media Lain yangdigunakan adalah Video  Link video sebagai berikut https://www.youtube.co m/watch?v=kKYXOL9khV g Atau https://www.youtube.com/ watch?v=kKYXOL9khVg