POLYETHYLENE
TEREPHTHALATE
RESOURCES,CONSERVATION
AND RECYCLING
INTRODUCTION OF PET
 Polietylene terephthalate merupakan suatu bahan
yang digunakan untuk pembuatan bahan-bahan plastik
untuk kebutuhan sandang .PET ini berasal dara asam
tereptalat dan etilena yang digunakan sebagai
pembuatan serat sintetik yaitu sebagai bahan pokok
serat poliester.
 Polietylene terepthalate digunakan sebagai bahan-
bahan botol-botol minuman atau kemasan
makanan, sehingga daur ulang kemasan PET dapat
dimanfaatkan untuk membuat serat poliester.
 Struktur molekul PET :
 PET dapat
berwujud padatan amorf (transparan) atau
sebagai bahan semi-kristal yang putih dan
tidak transparan, tergantung kepada proses
dan riwayat termalnya.
 Polimer PET dihasilkan melalui reaksi
polimerasi kondensasi dari monomernya.
 Kebanyakan (sekitar 60%) dari produksi PET
dunia digunakan dalam serat sintetis, dan
produksi botol mencapai 30%
daripermintaan dunia. Dalam penggunaannya
di bidang tekstil, PET biasanya disebut
dengan poliester.
 FROM VIRGIN MONOMERS
Removal of water and
Excess of ethylene glycol
viscosity increase
Viscosity increase
180-230°C,> 6 h
inert gas or vacuum
MONOMERS
PRE-POLYMER
AMORPHOUS
PET PELLETS
CRYSTALLI
N PET
PELLETS
Polymerisation
Melt-phase
condensation
Solid- state
poly-
condensation
PROPERTI YANG MENENTUKAN
PRODUKSI PET
 Viskositas: mempengaruhi perilaku
aliran bahan selama pembuatan
botol.
 Kaca transisi suhu (73-78 ° C):
menunjukkan titik pelunakan.
 Melting suhu (243-250 ° C):
menunjukkan titik liquidifying .
 crystallising suhu: menunjukkan
berubah dari amorf untuk sebagian
KODE RESIN PADA BOTOL PET
Rubbish
Prosses
Product

Resources,conservation and recycling

  • 1.
  • 2.
    INTRODUCTION OF PET Polietylene terephthalate merupakan suatu bahan yang digunakan untuk pembuatan bahan-bahan plastik untuk kebutuhan sandang .PET ini berasal dara asam tereptalat dan etilena yang digunakan sebagai pembuatan serat sintetik yaitu sebagai bahan pokok serat poliester.  Polietylene terepthalate digunakan sebagai bahan- bahan botol-botol minuman atau kemasan makanan, sehingga daur ulang kemasan PET dapat dimanfaatkan untuk membuat serat poliester.  Struktur molekul PET :
  • 3.
     PET dapat berwujudpadatan amorf (transparan) atau sebagai bahan semi-kristal yang putih dan tidak transparan, tergantung kepada proses dan riwayat termalnya.  Polimer PET dihasilkan melalui reaksi polimerasi kondensasi dari monomernya.  Kebanyakan (sekitar 60%) dari produksi PET dunia digunakan dalam serat sintetis, dan produksi botol mencapai 30% daripermintaan dunia. Dalam penggunaannya di bidang tekstil, PET biasanya disebut dengan poliester.
  • 4.
     FROM VIRGINMONOMERS Removal of water and Excess of ethylene glycol viscosity increase Viscosity increase 180-230°C,> 6 h inert gas or vacuum MONOMERS PRE-POLYMER AMORPHOUS PET PELLETS CRYSTALLI N PET PELLETS Polymerisation Melt-phase condensation Solid- state poly- condensation
  • 5.
    PROPERTI YANG MENENTUKAN PRODUKSIPET  Viskositas: mempengaruhi perilaku aliran bahan selama pembuatan botol.  Kaca transisi suhu (73-78 ° C): menunjukkan titik pelunakan.  Melting suhu (243-250 ° C): menunjukkan titik liquidifying .  crystallising suhu: menunjukkan berubah dari amorf untuk sebagian
  • 6.
    KODE RESIN PADABOTOL PET
  • 7.