PSIKOLOGIKOMUNIKASI
Karakteristik Manusia Komunikan
JatiFatmawiyati,S.Psi., M.Si
Karakteristik Manusia Komunikan
Pemeran utama
komunikasi adalah
manusia
Psikologi memandang
komunikasi pada perilaku
manusia komunikan
Penting untuk mengenal diri kita,
mencoba menjawab
Makhluk apa kita ini ?
Faktor apa saja yang
mengendalikan perilaku kita ?
Fokus Psikologi
Komunikasi :
manusia komunikan
Konsep Psikologi Tentang Manusia
Makhluk apa kita ini ?
Memahami manusia berdasarkan bidang ilmu psikologi
1. Konsepsi manusia dalam Psikoanalisis
2. Konsepsi manusia dalam Behaviorisme
3. Konsepsi manusia dalam Psikologi Kognitif
4. Konsepsi manusia dalam Psikologi Humanistik
Konsep Psikologi Tentang Manusia
1. Konsepsi manusia dalam Psikoanalisis
teori-teori persuasi  manusia sebagai makhluk yang digerakkan oleh keinginan – keinginan terpendam
2. Konsepsi manusia dalam Behaviorisme
teori jarum hipodermik (media massa sangat berpengaruh)  manusia digerakkan lingkungan
3. Konsepsi manusia dalam Psikologi Kognitif
teori pengolahan informasi yang melihat manusia makhluk yang aktif mengorganisasikan dan mengolah stimulus yang
diterima
4. Konsepsi manusia dalam Psikologi Humanis
teori komunikasi interpersonal  menggambarkan manusia sebagai pelaku aktif dalam merumuskan strategi
transaksional dengan limgkungannya
Faktor Personal & Faktor Situasional
William Mc. Dougall (1908)
Pentingnya faktor-faktor
personal
dalam menentukan interaksi
sosial di dalam masyarakat
Edward Ross (1908)
Pentingnya faktor-faktor
situasional & sosial
dalam membentuk perilaku
manusia
Faktor apa saja yang
mengendalikan perilaku kita ?
Faktor Personal
 Kondisi Biologis
 Kondisi Sosiopsikologis
a. Motif Sosiogenis
b. Sikap
c. Emosi
d. Kepercayaan
e. Kebiasaan
f. Kemauan
Faktor Situasional
 Aspek objektif dari lingkungan
a. Faktor Ekologis
b. Desain & arsitektural
c. Faktor Temporal
d. Suasana Perilaku
e. Teknologi
f. Faktor-Faktor Sosial
 Lingkungan Psikososial
 Stimuli pendorong & peneguh
perilaku
Faktor Personal
Faktor Personal
 Kondisi Biologis
 Kondisi Sosiopsikologis
a. Motif Sosiogenis
b. Sikap
c. Emosi
d. Kepercayaan
e. Kebiasaan
f. Kemauan
Faktor Personal : Kondisi Biologis
 Manusia merupakan makhluk biologis  warisan biologis manusia menentukan perilaku manusia
 Struktur biologis manusia  genetika, sistem syaraf, system hormonal  mempengaruhi perilaku
manusia
Struktur genetika  mempengaruhi kecerdasan, kemampuan sensasi, emosi
Sistem syaraf  mengatur pekerjaan otak dan proses pengolahan informasi dalam jiwa
Sistem hormonal  mempengaruhi proses biologis & psikologis
 Pengaruh biologis terhadap perilaku manusia :
1. Adanya perilaku tertentu yang merupakan bawaan manusia, bukan pengaruh lingkungan/situasi
(species characteristic behavior)  merawat anak, menarik lawan jenis, perilaku agresif
2. Motif biologis  kebutuhan makanan & minuman, kebutuhan seksual, kebutuhan memelihara k
kelangsungan hidup
Faktor Personal : Kondisi Psosiopsikologis
 Karena manusia makhluk sosial  dari proses sosial memperoleh karakteristik yang
mempengaruhi perilakunya
 Klasifikasikan :
1. Afektif  aspek emosional
motif sosiogenis, sikap & emosi
2. Kognitif  aspek intelektual  apa yang diketahui manusia
kepercayaan
3. Konatif  aspek volisional  kebiasaan & kemauan bertindak
kebiasaan & kemauan
Faktor Personal : Kondisi Psosiopsikologis
Afektif  aspek emosional
1. Motif sosiogenis  motif sekunder
a. Motif ingin tahu  manusia berupaya untuk mengerti & memahami dunianya
Individu memerlukan kerangka rujukan untuk mengevaluasi situasi baru & mengarahkan
tindakan yang sesuai
b. Motif kompetensi  individu ingin membuktikan bahwa ia mampu memgatasi persoalan hidup
c. Motif cinta  kebutuhan untuk mencintai & dicintai  individu ingin diterima dalam kelompok
d. Motif harga diri & kebutuhan untuk mencari identitas  memperlihatkan kemampuan &
memperoleh kasih sayang untuk menunjukkan eksistensi di dunia
e. Kebutuhan akan nilai, kedambaan & makna kehidupan  membutuhkan nilai untuk menuntunya
dalam mengambil keputusan atau memberi makna pada kehidupannya.
f. Kebutuhan pemenuhan diri  mempertahankan & meningkatkan kualitas kehidupan, memenuhi
potensi-potensi
Faktor Personal : Kondisi Psosiopsikologis
Afektif  aspek emosional
2. Sikap
 Sikap adalah kecenderungan bertindak, berpersepsi, berpikir, dan merasa dalam menghadapi
objek, ide, situasi, atau nilai
 Sikap bukan perilaku, tetapi kecenderungan untuk berperilaku dengan cara-cara tertentu
terhadap objek sikap (benda, orang, tempat, gagasan, situasi, kelompok)
 Sikap mempunyai daya pendorong atau motivasi  menentukan apakah pro atau kontra
 Sikap mengandung evaluatif  mengandung nilai menyenangkan atau tidak menyenangkan
 Sikap tidak dibawa sejak lahir, tetapi hasil belajar  dapat diperteguh, dirubah
Faktor Personal : Kondisi Psosiopsikologis
Afektif  aspek emosional
3. Emosi
 Emosi sebagai pembangkit energi (energizer)  membangkitkan & memobiliasasi energi
 Emosi sebagai pembawa informasi (mesangger) intrapersonal keadaan individu dapat diketahui
dari emosi
 Emosi sebagai pembawa pesan interpersonal  ungkapan emosi universal
 Emosi sebagai sumber informasi tentang keberhasilan
 Emosi :
1. Ringan  meningkatkan perhatian inidvidu terhadap situasi yang dihadapi, perasaan sedikit
tegang
2. Emosi kuat disertai rangsangan fisiologis yang kuat
3. Emosi desintegratif  emosi yang memuncak
Faktor Personal : Kondisi Psosiopsikologis
Kognitif  aspek intelektual  apa yang diketahui manusia
Kepercayaan
 Kepercayaan adalah keyakinan bahwa sesuatu yang itu benar atau salah atas
dasar bukti, sugesti otoritas, pengalaman atau intuisi.
 Kepercayaan memberikan perspektif pada manusia dalam mempersepsi
kenyataan, memberikan dasar bagi pengambilan keputusan dan menentukan
sikap terhadap objek sikap.
 Kepercayaan dibentuk oleh pengetahuan, kebutuhan, dan kepentingan
Faktor Personal : Kondisi Psosiopsikologis
Konatif  aspek volisional  kebiasaan & kemauan bertindak
1. Kebiasaan
 Kebiasaan adalah aspek perilaku manusia yang menetap, berlangsung, secara otomatis
tidak direncanakan.
 Kebiasaan merupakan pelaziman yang berlangsung pada waktu yang sama atau sebagai
reaksi khas yang diulangi seseorang berkali-kali
2. Kemauan
 Kemauan sebagai tindakan yang merupakan usaha seseorang untuk mencapai tujuan
Faktor Situasional
 Aspek objektif dari lingkungan
a. Faktor Ekologis
b. Desain & arsitektural
c. Faktor Temporal
d. Suasana Perilaku
e. Teknologi
f. Faktor-Faktor Sosial
 Lingkungan Psikososial
 Stimuli pendorong & peneguh
perilaku
Faktor Situasional : Aspek Objektif dari Lingkungan
a. Faktor ekologis :
faktor geografis & faktor iklim dan meteorologis
 keadaan alam mempengaruhi gaya hidup dan
perilaku
b. Faktor desain dan arsitektural
Suatu rancang arsitektur dapat mempengaruhi
pola komunikasi diantara orang-orang yang
hidup dalam naungan arsitektural tertentu
sosiopetal  interaksi,
sosiofugal  menghindari orang berinteraksi
c. Faktor temporal
pengaruh waktu terhadap bioritme manusia
misalnya : satu pesan komunikasi akan memiliki
makna berbeda bila disampaikan tengah malam
Faktor Situasional : Aspek Objektif dari Lingkungan
d. Suasana perilaku
Lingkungan dibagi dalam satuan terpisah  suasana lingkungan
misalnya : ruang kelas, toko, pesta, rumah ibadah  pada setiap suasana terdapat pola-
pola hubungan yang mengatur perilaku orang-orang di dalamnya.
e. Faktor Teknologi
Revolusi teknologi mempengaruhi perilaku sosial
Lingkungan teknologi (technosphere)  membentuk serangkaian perilaku sosial yang sesuai
(sociosphere)  pola-pola penyebaran informasi (infosphere) yang mempengaruhi
suasana kejiwaan (psychospere)
f. Faktor Sosial
struktur organisasi
sistem peranan
struktur kelompok
karakteristik populasi
Faktor Situasional : Lingkungan Prososial
a. Iklim Organisasi dan kelompok
iklim psikososial  persepsi orang tentang kebebasan individual, ketetatan pengawasan,
kemungkinan kemajuan dan tingkat keakraban
b. Pola kebudayaan dominan (ethos) dan iklim institusional dan kultural
Masyarakat dengan sinergi tinggi vs masyarakat sinergi rendah
c. Stimulus yang mendorong & memperteguh perilaku
1. orang
2. situasi pendorong perilaku
ada situasi yang memberikan rentangan kelayakan perilaku  taman
ada situasi yang memberikan kendala perilaku  di tempat ibadah
situasi permisif  memungkinkan orang melakukan banyak hal tanpa harus merasa malu
situasi restriktif  menghambat orang untuk berperilaku sekehendak hatinya.
Tugas
Kelompok
Memahami manusia berdasarkan
bidang ilmu psikologi
1. Bagilah satu offering menjadi 5 kelompok (pembagian
bebas)
2. Setiap kelompok membuat ringkasan :
a. Konsepsi manusia dalam Psikoanalisis
b. Konsepsi manusia dalam Behaviorisme
c. Konsepsi manusia dalam Psikologi Kognitif
d. Konsepsi manusia dalam Psikologi Humanistik
3. Tugas dikumpulkan di GC di bagian
pertemuan ke-3
Maksimal pengumpulan pada pertemuan ke-4
Karakteristik Manusia Komunikan

Psi Komunikasi Ptm 3 & 4.pptx

  • 1.
  • 2.
    Karakteristik Manusia Komunikan Pemeranutama komunikasi adalah manusia Psikologi memandang komunikasi pada perilaku manusia komunikan Penting untuk mengenal diri kita, mencoba menjawab Makhluk apa kita ini ? Faktor apa saja yang mengendalikan perilaku kita ? Fokus Psikologi Komunikasi : manusia komunikan
  • 3.
    Konsep Psikologi TentangManusia Makhluk apa kita ini ? Memahami manusia berdasarkan bidang ilmu psikologi 1. Konsepsi manusia dalam Psikoanalisis 2. Konsepsi manusia dalam Behaviorisme 3. Konsepsi manusia dalam Psikologi Kognitif 4. Konsepsi manusia dalam Psikologi Humanistik
  • 4.
    Konsep Psikologi TentangManusia 1. Konsepsi manusia dalam Psikoanalisis teori-teori persuasi  manusia sebagai makhluk yang digerakkan oleh keinginan – keinginan terpendam 2. Konsepsi manusia dalam Behaviorisme teori jarum hipodermik (media massa sangat berpengaruh)  manusia digerakkan lingkungan 3. Konsepsi manusia dalam Psikologi Kognitif teori pengolahan informasi yang melihat manusia makhluk yang aktif mengorganisasikan dan mengolah stimulus yang diterima 4. Konsepsi manusia dalam Psikologi Humanis teori komunikasi interpersonal  menggambarkan manusia sebagai pelaku aktif dalam merumuskan strategi transaksional dengan limgkungannya
  • 5.
    Faktor Personal &Faktor Situasional William Mc. Dougall (1908) Pentingnya faktor-faktor personal dalam menentukan interaksi sosial di dalam masyarakat Edward Ross (1908) Pentingnya faktor-faktor situasional & sosial dalam membentuk perilaku manusia Faktor apa saja yang mengendalikan perilaku kita ?
  • 6.
    Faktor Personal  KondisiBiologis  Kondisi Sosiopsikologis a. Motif Sosiogenis b. Sikap c. Emosi d. Kepercayaan e. Kebiasaan f. Kemauan Faktor Situasional  Aspek objektif dari lingkungan a. Faktor Ekologis b. Desain & arsitektural c. Faktor Temporal d. Suasana Perilaku e. Teknologi f. Faktor-Faktor Sosial  Lingkungan Psikososial  Stimuli pendorong & peneguh perilaku
  • 7.
    Faktor Personal Faktor Personal Kondisi Biologis  Kondisi Sosiopsikologis a. Motif Sosiogenis b. Sikap c. Emosi d. Kepercayaan e. Kebiasaan f. Kemauan
  • 8.
    Faktor Personal :Kondisi Biologis  Manusia merupakan makhluk biologis  warisan biologis manusia menentukan perilaku manusia  Struktur biologis manusia  genetika, sistem syaraf, system hormonal  mempengaruhi perilaku manusia Struktur genetika  mempengaruhi kecerdasan, kemampuan sensasi, emosi Sistem syaraf  mengatur pekerjaan otak dan proses pengolahan informasi dalam jiwa Sistem hormonal  mempengaruhi proses biologis & psikologis  Pengaruh biologis terhadap perilaku manusia : 1. Adanya perilaku tertentu yang merupakan bawaan manusia, bukan pengaruh lingkungan/situasi (species characteristic behavior)  merawat anak, menarik lawan jenis, perilaku agresif 2. Motif biologis  kebutuhan makanan & minuman, kebutuhan seksual, kebutuhan memelihara k kelangsungan hidup
  • 9.
    Faktor Personal :Kondisi Psosiopsikologis  Karena manusia makhluk sosial  dari proses sosial memperoleh karakteristik yang mempengaruhi perilakunya  Klasifikasikan : 1. Afektif  aspek emosional motif sosiogenis, sikap & emosi 2. Kognitif  aspek intelektual  apa yang diketahui manusia kepercayaan 3. Konatif  aspek volisional  kebiasaan & kemauan bertindak kebiasaan & kemauan
  • 10.
    Faktor Personal :Kondisi Psosiopsikologis Afektif  aspek emosional 1. Motif sosiogenis  motif sekunder a. Motif ingin tahu  manusia berupaya untuk mengerti & memahami dunianya Individu memerlukan kerangka rujukan untuk mengevaluasi situasi baru & mengarahkan tindakan yang sesuai b. Motif kompetensi  individu ingin membuktikan bahwa ia mampu memgatasi persoalan hidup c. Motif cinta  kebutuhan untuk mencintai & dicintai  individu ingin diterima dalam kelompok d. Motif harga diri & kebutuhan untuk mencari identitas  memperlihatkan kemampuan & memperoleh kasih sayang untuk menunjukkan eksistensi di dunia e. Kebutuhan akan nilai, kedambaan & makna kehidupan  membutuhkan nilai untuk menuntunya dalam mengambil keputusan atau memberi makna pada kehidupannya. f. Kebutuhan pemenuhan diri  mempertahankan & meningkatkan kualitas kehidupan, memenuhi potensi-potensi
  • 11.
    Faktor Personal :Kondisi Psosiopsikologis Afektif  aspek emosional 2. Sikap  Sikap adalah kecenderungan bertindak, berpersepsi, berpikir, dan merasa dalam menghadapi objek, ide, situasi, atau nilai  Sikap bukan perilaku, tetapi kecenderungan untuk berperilaku dengan cara-cara tertentu terhadap objek sikap (benda, orang, tempat, gagasan, situasi, kelompok)  Sikap mempunyai daya pendorong atau motivasi  menentukan apakah pro atau kontra  Sikap mengandung evaluatif  mengandung nilai menyenangkan atau tidak menyenangkan  Sikap tidak dibawa sejak lahir, tetapi hasil belajar  dapat diperteguh, dirubah
  • 12.
    Faktor Personal :Kondisi Psosiopsikologis Afektif  aspek emosional 3. Emosi  Emosi sebagai pembangkit energi (energizer)  membangkitkan & memobiliasasi energi  Emosi sebagai pembawa informasi (mesangger) intrapersonal keadaan individu dapat diketahui dari emosi  Emosi sebagai pembawa pesan interpersonal  ungkapan emosi universal  Emosi sebagai sumber informasi tentang keberhasilan  Emosi : 1. Ringan  meningkatkan perhatian inidvidu terhadap situasi yang dihadapi, perasaan sedikit tegang 2. Emosi kuat disertai rangsangan fisiologis yang kuat 3. Emosi desintegratif  emosi yang memuncak
  • 13.
    Faktor Personal :Kondisi Psosiopsikologis Kognitif  aspek intelektual  apa yang diketahui manusia Kepercayaan  Kepercayaan adalah keyakinan bahwa sesuatu yang itu benar atau salah atas dasar bukti, sugesti otoritas, pengalaman atau intuisi.  Kepercayaan memberikan perspektif pada manusia dalam mempersepsi kenyataan, memberikan dasar bagi pengambilan keputusan dan menentukan sikap terhadap objek sikap.  Kepercayaan dibentuk oleh pengetahuan, kebutuhan, dan kepentingan
  • 14.
    Faktor Personal :Kondisi Psosiopsikologis Konatif  aspek volisional  kebiasaan & kemauan bertindak 1. Kebiasaan  Kebiasaan adalah aspek perilaku manusia yang menetap, berlangsung, secara otomatis tidak direncanakan.  Kebiasaan merupakan pelaziman yang berlangsung pada waktu yang sama atau sebagai reaksi khas yang diulangi seseorang berkali-kali 2. Kemauan  Kemauan sebagai tindakan yang merupakan usaha seseorang untuk mencapai tujuan
  • 15.
    Faktor Situasional  Aspekobjektif dari lingkungan a. Faktor Ekologis b. Desain & arsitektural c. Faktor Temporal d. Suasana Perilaku e. Teknologi f. Faktor-Faktor Sosial  Lingkungan Psikososial  Stimuli pendorong & peneguh perilaku
  • 16.
    Faktor Situasional :Aspek Objektif dari Lingkungan a. Faktor ekologis : faktor geografis & faktor iklim dan meteorologis  keadaan alam mempengaruhi gaya hidup dan perilaku b. Faktor desain dan arsitektural Suatu rancang arsitektur dapat mempengaruhi pola komunikasi diantara orang-orang yang hidup dalam naungan arsitektural tertentu sosiopetal  interaksi, sosiofugal  menghindari orang berinteraksi c. Faktor temporal pengaruh waktu terhadap bioritme manusia misalnya : satu pesan komunikasi akan memiliki makna berbeda bila disampaikan tengah malam
  • 17.
    Faktor Situasional :Aspek Objektif dari Lingkungan d. Suasana perilaku Lingkungan dibagi dalam satuan terpisah  suasana lingkungan misalnya : ruang kelas, toko, pesta, rumah ibadah  pada setiap suasana terdapat pola- pola hubungan yang mengatur perilaku orang-orang di dalamnya. e. Faktor Teknologi Revolusi teknologi mempengaruhi perilaku sosial Lingkungan teknologi (technosphere)  membentuk serangkaian perilaku sosial yang sesuai (sociosphere)  pola-pola penyebaran informasi (infosphere) yang mempengaruhi suasana kejiwaan (psychospere) f. Faktor Sosial struktur organisasi sistem peranan struktur kelompok karakteristik populasi
  • 18.
    Faktor Situasional :Lingkungan Prososial a. Iklim Organisasi dan kelompok iklim psikososial  persepsi orang tentang kebebasan individual, ketetatan pengawasan, kemungkinan kemajuan dan tingkat keakraban b. Pola kebudayaan dominan (ethos) dan iklim institusional dan kultural Masyarakat dengan sinergi tinggi vs masyarakat sinergi rendah c. Stimulus yang mendorong & memperteguh perilaku 1. orang 2. situasi pendorong perilaku ada situasi yang memberikan rentangan kelayakan perilaku  taman ada situasi yang memberikan kendala perilaku  di tempat ibadah situasi permisif  memungkinkan orang melakukan banyak hal tanpa harus merasa malu situasi restriktif  menghambat orang untuk berperilaku sekehendak hatinya.
  • 19.
    Tugas Kelompok Memahami manusia berdasarkan bidangilmu psikologi 1. Bagilah satu offering menjadi 5 kelompok (pembagian bebas) 2. Setiap kelompok membuat ringkasan : a. Konsepsi manusia dalam Psikoanalisis b. Konsepsi manusia dalam Behaviorisme c. Konsepsi manusia dalam Psikologi Kognitif d. Konsepsi manusia dalam Psikologi Humanistik 3. Tugas dikumpulkan di GC di bagian pertemuan ke-3 Maksimal pengumpulan pada pertemuan ke-4 Karakteristik Manusia Komunikan