Designed by: JOKO MURSITHO
PRINSIP DASAR & METODE
KEPRAMUKAAN
PUSDIKLATNAS
Prinsip Dasar Kepramukaan adalah
asas yang mendasari dasar pikiran,
perkataan dan perbuatan pramuka
dalam kehidupannya sehari-hari.
Metode Kepramukaan merupakan cara
belajar progresif, efektif dan efesien,
yang bersifat universal karena
digunakan
dalam penyelenggaraan kegiatan
kepramukaan
di semua negara, yang penerapannya
disesuaikan dengan kepentingan,
kebutuhan, situasi, kondisi,
perkembangan
bangsa dan masyarakat Indonesia.
Prinsip Dasar Kepramukaan harus diupayakan
dididikkan oleh Pembina Pramuka kepada
peserta didik agar secara sukarela mereka
memilikinya, dan secara berangsur-angsur
dapat mempengaruhi jiwa mereka dalam
bersikap dan bertindak pada kehidupan mereka
sehari-hari, baik sebagai mahluk Tuhan,
individu, maupun sebagai anggota masyarakat
dan lingkungannya.
,:
Designed by: JOKO MURSITHO
PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN
METODE
KEPRAMUKAAN
KEGIATAN
KEPRAMUKAAN
7AN
Designed by: JOKO MURSITHO
PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN
1. IMAN DAN
TAKWA
KEPADA
TUHAN
YANG MAHA
ESA
Designed by: JOKO MURSITHO
2. PEDULI TERHADAP
BANGSA DAN
TANAH AIR
SESAMA HIDUP
DAN ALAM
SEISINYA
Designed by: JOKO MURSITHO
3. PEDULI
TERHADAP DIRI
PRIBADINYA
Designed by: JOKO MURSITHO
4.TAAT
KEPADA
KODE
KEHOR-
MATAN
Designed by: JOKO MURSITHO
DARI SABANG SAMPAI MERAOKE
BERKIBARLAH BENDERAKU
BANGUN PEMUDI PEMUDA
MAJU TAK GENTAR
HARI MERDEKA
Designed by: JOKO MURSITHO
MOTTO GERAKAN PRAMUKA
• Motto tetap & tunggal
• Mrpk bagian terpadu dari proses pend
– utk mengingatkan kpd setiap angg
Pramuka – bhw setiap kegiatan berarti
mempersiapkan diri utk mengamalkan
kode kehor
• Motto GP adalah: “Satyaku
kudarmakan, darmaku kubaktikan”.
Designed by: JOKO MURSITHO
Metode kepramukaan
cara memberikan
pendidikan watak kepada
peserta didik melalui
kegiatan kepramukaan
yang menarik,
menyenangkan dan
menantang, yang
disesuaikan kondisi,
situasi dan kegiatan
peserta didik.
Designed by: JOKO MURSITHO
Designed by: JOKO MURSITHO
AD: 12 - MK merupakan cara belajar
progresif melalui :
1. pengamalan kode kehormatan
pramuka
2. belajar sambil melakukan
3. sistem kelompok (beregu)
4. Kegiatan di alam terbuka yang
mengandung pendidikan dan sesuai
dengan perkembangan rohani dan
jasmani peserta didik.
5. Kemiteraan dengan anggota dewasa
dalam setiap kegiatan.
6. sistem tancap
7. sistem sater papi
8. Kiasan dasar
Designed by: JOKO MURSITHO
AD: 12 - MK merupakan cara
belajar progresif melalui :
1. pengamalan kode kehormatan
pramuka
2. belajar sambil melakukan
3. sistem kelompok (beregu)
4. kegiatan yang menantang dan
meningkat serta mengandung
pendidikan yang sesuai dengan
perkembangan rojas peserta didik.
5. kegiatan di alam terbuka
6. sistem tancap
7. sistem sater papi
8. Kiasan dasar
Designed by: JOKO MURSITHO
ART: 23 - Pengamalan Kode Kehormatan
Kode kehormatan dilaksanakan dengan :
1. Menjalankan ibadah menurut agama dan
kepercayaan masing - masing
2. Membina kesadaran berbangsa dan
bernegara.
3. Mengenal, memelihara dan melestarikan
lingkungan berserta alam seisinya.
4. Memiliki sikap kebersamaan.
5. Hidup sehat jasmani dan rohani.
Designed by: JOKO MURSITHO
6. Bersikap terbuka, mematuhi kesepakatan dan
memperhatikan kepentingan bersama, membina diri
dalam upaya bertutur kata dan bertingkah laku sopan,
ramah dan sabar.
7. Membiasakan diri memberikan pertolongan,
berpartisipasi dalam kegiatan bakti / sosial, dan mampu
mengatasi tantangan tanpa mengenal sikap putus asa.
8. Kesediaan dan keikhlasan menerima tugas, berupa
melatih keterampilan dan pengetahuan, riang gembira
dalam menjalankan tugas menghadapi kesulitan
maupun tantangan.
Designed by: JOKO MURSITHO
9. Bertindak dan hidup secara hemat, teliti dan
waspada dengan membiasakan hidup secara
bersahaja.
10.Mengendalikan dan mengatur diri, berani
menghadapi tantangan dan kenyataan, berani
mengakui kesalahan, memegang teguh prinsip
dan tatanan yang benar dan taat terhadap
aturan / kesepakatan
11.Membiasakan diri menepati janji dan bersikap
jujur.
12.Memiliki daya pikir dan daya nalar yang baik,
dalam gagasan, pembicaraan dan tindakan.
Designed by: JOKO MURSITHO
Belajar sambil melakukan
dilaksanakan dengan :
1. Kegiatan kepramukaan dilakukan sebanyak
mungkin praktek secara praktis.
2. Mengarahkan perhatian peserta didik untuk
berbuat hal - hal yang nyata menantang, serta
merangsang agar rasa keigintahuan akan hal -
hal baru dan keinginan untuk berpartisipasi
dalam segala kegiatan timbul, dari pada hanya
menjadi penonton.
Designed by: JOKO MURSITHO
Sistem Berkelompok
1. Sistem berkelompok dilaksanakan agar peserta
didik memperoleh kesempatan belajar
memimpin dan dipimpin berorganisasi,
memikul tanggungjawab, mengatur diri,
menempatkan diri, bekerja sama dalam
kerukunan ( gotong royong ).
2. Peserta didik dikelompokan dalam satuan
gerak yang dipimpin oleh mereka sendiri, dan
merupakan wadah kerukunan diantara mereka.
Designed by: JOKO MURSITHO
Kegiatan menantang, meningkat,
mengandung pend. yg sesuai dg perkemb
jasroh pesdik, dilakukan dng:
.
1. Kegiatan kepramukaan harus
menantang dan menarik minat kaum
muda, untuk menjadi Pramuka,
sedangkan mereka telah menjadi
Pramuka tetap terpikat dan mengikuti
serta mengembangkan acara kegiatan
yang ada.
Designed by: JOKO MURSITHO
2. Kegiatan kepramukaan bersifat kreatif,
inovatif dan rekreatif yang mengandung
pendidikan.
3. Kegiatan dilaksanakan secara terpadu.
4. Pendidikan dalam kepramukaan
dilaksanakan dalam tahapan
peningkatan bagi kemampuan dan
perkembangan induvidu maupun
kelompok.
Designed by: JOKO MURSITHO
5. Materi kegiatan kepramukaan
disesuaikan dengan usia dan
perkembangan jasmani dan rohani
peserta didik.
6. Kegiatan kepramukaan diusahakan agar
dapat mengembangkan bakat, minat dan
emosi peserta didik serta menunjang dan
berfaedah bagi perkembangan diri
pribadi, masyarakat dan lingkungannya.
Designed by: JOKO MURSITHO
Kegiatan di Alam
Terbuka
1. Kegiatan di alam terbuka memberikan
pengalaman adanya saling
ketergantungan antara unsur-unsur
alam dan kebutuhan untuk
melestarikannya, selain itu
mengembangkan suatu sikap
bertanggungjawab akan masa depan
yang menghormati keseimbangan alam.
Designed by: JOKO MURSITHO
2. Kegiatan di alam terbuka memotivasi peserta
didik untuk ikut menjaga lingkungannya dan
setiap kegiatan hendaknya selaras dengan
alam.
3. Kegiatan di alam terbuka mengembangkan:
- kemampuan diri mengatasi tantangan yang
dihadapi.
- menyadari bahwa tidak ada sesuatu yang
berlebihan di dalam dirinya.
Designed by: JOKO MURSITHO
4. menemukan kembali cara hidup yang
menyenangkan dalam kesederhanaan.
5. membina kerja sama dan rasa memiliki.
Designed by: JOKO MURSITHO
Sistem Tanda Kecakapan
1. Tanda kecakapan adalah tanda yang
menunjukkan kecakapan dan keterampilan
tertentu yang dimiliki seorang peserta didik.
2. Sistem tanda kecakapan bertujuan mendorong
dan merangsang para Pramuka supaya selalu
berusaha memperoleh kecakapan dan
keterampilan.
Designed by: JOKO MURSITHO
3. Setiap Pramuka wajib berusaha memperoleh
keterampilan dan kecakapan yang berguna bagi
kehidupan diri dan baktinya kepada masyarakat.
4. Tanda kecakapan yang disediakan untuk peserta didik
ialah :
- Tanda Kecakapan Umum ( TKU ) yang
diwajibkaan untuk di miliki oleh peserta didik.
- Tanda Kecakapan Khusus ( TKK ), yang
disediakan dimiliki oleh peserta didik, sesuai dengan
minat dan bakatnya.
- Tanda Pramuka Garuda (TPG),
5. Tanda Kecakapan, TKU, TKK, dan TPG diberikan
setelah menyelesaikan ujian-ujian SKU maupun SKK
dan SPG..
Designed by: JOKO MURSITHO
Sistem Satuan Terpisah
untuk Putera dan Puteri
1. Satuan Pramuka Puteri dibina oleh Pembina Puteri,
satuan Pramuka Putera dibina oleh Pembina Putera.
2. Perindukan Siaga Putera dapat di bina oleh Pembina
Puteri.
3. Jika kegiatan diselenggarakan dalam bentuk
perkemahan harus dijamin dan dijaga agar tempat
perkemahan Puteri dan tempat perkemahan putera
terpisah ; perkemahan puteri dipimpin oleh Pembina
puteri dan perkemahan putera dipimpin oleh Pembina
putera.
Designed by: JOKO MURSITHO
Sistem Among
1. Dalam kegiatan kepramukaan Pembina
Pramuka wajib melaksanakan prinsip-prinsip :
" Ing ngarso sung tulodo " ; didepan mejadi
teladan
" Ing madya mangun karso " ; di tengah
membangun kemauan
" Tut wuri handayani " ; dari belakang memberi
daya / kekuatan, atau dorongan dan
pengaruh yang baik kearah kemandirian.
Designed by: JOKO MURSITHO
KIASAN DASAR
• Untuk mengembangkan
imajinasi, sesuai
dengan usia, minat,
kebutuhan, situasi dan
kondisi
• Dirancang untuk
mencapai tujuan
Designed by: JOKO MURSITHO
Pelaksanaan Metode Kepramukaan
1. Metode kepramukaan pada hakekatnya tidak dapat
dilepaskan dari prinsip dasar kepramukaan.
2. Metode kepramukaan sebagai suatu sistem terdiri atas
unsur- unsur Pengamalan Kode Kehormatan, Belajar
sambil melakukan, Sistem Berkelompok, Kegiatan yang
menantang yang mengandung pendidikan, Kegiatan di
alam tebuka, Sistem tanda kecakapan, Sistem satuan
terpisah untuk putera dan untuk puteri dan Sistem
Among, yang merupakan sub sistem terpadu dan
terkait, yang tiap - tiap unsurnya mempunyai unsur
pendidikan yang spesifik dan saling memperkuat serta
menunjang tercapainya tujuan.
Designed by: JOKO MURSITHO
PENUTUP
1. Pelaksanaan metode kepramukaan dalam
suatu kegiatan kepramukaan terpadu dengan
pelaksanaan prinsip dasar kepramukaan,
sehingga dalam penerapan/penggunaan
metode kepramukaan selalu dijiwai oleh prinsip
dasar kepramukaan
2. Metode kepramukaan merupakan ciri khas
pendidikan dalam Gerakan Pramuka.
Designed by: JOKO MURSITHO

Prinsip dasar dan metode kepramukaan.ppt

  • 1.
    Designed by: JOKOMURSITHO PRINSIP DASAR & METODE KEPRAMUKAAN PUSDIKLATNAS
  • 2.
    Prinsip Dasar Kepramukaanadalah asas yang mendasari dasar pikiran, perkataan dan perbuatan pramuka dalam kehidupannya sehari-hari. Metode Kepramukaan merupakan cara belajar progresif, efektif dan efesien, yang bersifat universal karena digunakan dalam penyelenggaraan kegiatan kepramukaan di semua negara, yang penerapannya disesuaikan dengan kepentingan, kebutuhan, situasi, kondisi, perkembangan bangsa dan masyarakat Indonesia.
  • 3.
    Prinsip Dasar Kepramukaanharus diupayakan dididikkan oleh Pembina Pramuka kepada peserta didik agar secara sukarela mereka memilikinya, dan secara berangsur-angsur dapat mempengaruhi jiwa mereka dalam bersikap dan bertindak pada kehidupan mereka sehari-hari, baik sebagai mahluk Tuhan, individu, maupun sebagai anggota masyarakat dan lingkungannya. ,:
  • 4.
    Designed by: JOKOMURSITHO PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN METODE KEPRAMUKAAN KEGIATAN KEPRAMUKAAN 7AN
  • 5.
    Designed by: JOKOMURSITHO PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN 1. IMAN DAN TAKWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA
  • 6.
    Designed by: JOKOMURSITHO 2. PEDULI TERHADAP BANGSA DAN TANAH AIR SESAMA HIDUP DAN ALAM SEISINYA
  • 7.
    Designed by: JOKOMURSITHO 3. PEDULI TERHADAP DIRI PRIBADINYA
  • 8.
    Designed by: JOKOMURSITHO 4.TAAT KEPADA KODE KEHOR- MATAN
  • 9.
    Designed by: JOKOMURSITHO DARI SABANG SAMPAI MERAOKE BERKIBARLAH BENDERAKU BANGUN PEMUDI PEMUDA MAJU TAK GENTAR HARI MERDEKA
  • 10.
    Designed by: JOKOMURSITHO MOTTO GERAKAN PRAMUKA • Motto tetap & tunggal • Mrpk bagian terpadu dari proses pend – utk mengingatkan kpd setiap angg Pramuka – bhw setiap kegiatan berarti mempersiapkan diri utk mengamalkan kode kehor • Motto GP adalah: “Satyaku kudarmakan, darmaku kubaktikan”.
  • 11.
    Designed by: JOKOMURSITHO Metode kepramukaan cara memberikan pendidikan watak kepada peserta didik melalui kegiatan kepramukaan yang menarik, menyenangkan dan menantang, yang disesuaikan kondisi, situasi dan kegiatan peserta didik.
  • 12.
  • 13.
    Designed by: JOKOMURSITHO AD: 12 - MK merupakan cara belajar progresif melalui : 1. pengamalan kode kehormatan pramuka 2. belajar sambil melakukan 3. sistem kelompok (beregu) 4. Kegiatan di alam terbuka yang mengandung pendidikan dan sesuai dengan perkembangan rohani dan jasmani peserta didik. 5. Kemiteraan dengan anggota dewasa dalam setiap kegiatan. 6. sistem tancap 7. sistem sater papi 8. Kiasan dasar
  • 14.
    Designed by: JOKOMURSITHO AD: 12 - MK merupakan cara belajar progresif melalui : 1. pengamalan kode kehormatan pramuka 2. belajar sambil melakukan 3. sistem kelompok (beregu) 4. kegiatan yang menantang dan meningkat serta mengandung pendidikan yang sesuai dengan perkembangan rojas peserta didik. 5. kegiatan di alam terbuka 6. sistem tancap 7. sistem sater papi 8. Kiasan dasar
  • 15.
    Designed by: JOKOMURSITHO ART: 23 - Pengamalan Kode Kehormatan Kode kehormatan dilaksanakan dengan : 1. Menjalankan ibadah menurut agama dan kepercayaan masing - masing 2. Membina kesadaran berbangsa dan bernegara. 3. Mengenal, memelihara dan melestarikan lingkungan berserta alam seisinya. 4. Memiliki sikap kebersamaan. 5. Hidup sehat jasmani dan rohani.
  • 16.
    Designed by: JOKOMURSITHO 6. Bersikap terbuka, mematuhi kesepakatan dan memperhatikan kepentingan bersama, membina diri dalam upaya bertutur kata dan bertingkah laku sopan, ramah dan sabar. 7. Membiasakan diri memberikan pertolongan, berpartisipasi dalam kegiatan bakti / sosial, dan mampu mengatasi tantangan tanpa mengenal sikap putus asa. 8. Kesediaan dan keikhlasan menerima tugas, berupa melatih keterampilan dan pengetahuan, riang gembira dalam menjalankan tugas menghadapi kesulitan maupun tantangan.
  • 17.
    Designed by: JOKOMURSITHO 9. Bertindak dan hidup secara hemat, teliti dan waspada dengan membiasakan hidup secara bersahaja. 10.Mengendalikan dan mengatur diri, berani menghadapi tantangan dan kenyataan, berani mengakui kesalahan, memegang teguh prinsip dan tatanan yang benar dan taat terhadap aturan / kesepakatan 11.Membiasakan diri menepati janji dan bersikap jujur. 12.Memiliki daya pikir dan daya nalar yang baik, dalam gagasan, pembicaraan dan tindakan.
  • 18.
    Designed by: JOKOMURSITHO Belajar sambil melakukan dilaksanakan dengan : 1. Kegiatan kepramukaan dilakukan sebanyak mungkin praktek secara praktis. 2. Mengarahkan perhatian peserta didik untuk berbuat hal - hal yang nyata menantang, serta merangsang agar rasa keigintahuan akan hal - hal baru dan keinginan untuk berpartisipasi dalam segala kegiatan timbul, dari pada hanya menjadi penonton.
  • 19.
    Designed by: JOKOMURSITHO Sistem Berkelompok 1. Sistem berkelompok dilaksanakan agar peserta didik memperoleh kesempatan belajar memimpin dan dipimpin berorganisasi, memikul tanggungjawab, mengatur diri, menempatkan diri, bekerja sama dalam kerukunan ( gotong royong ). 2. Peserta didik dikelompokan dalam satuan gerak yang dipimpin oleh mereka sendiri, dan merupakan wadah kerukunan diantara mereka.
  • 20.
    Designed by: JOKOMURSITHO Kegiatan menantang, meningkat, mengandung pend. yg sesuai dg perkemb jasroh pesdik, dilakukan dng: . 1. Kegiatan kepramukaan harus menantang dan menarik minat kaum muda, untuk menjadi Pramuka, sedangkan mereka telah menjadi Pramuka tetap terpikat dan mengikuti serta mengembangkan acara kegiatan yang ada.
  • 21.
    Designed by: JOKOMURSITHO 2. Kegiatan kepramukaan bersifat kreatif, inovatif dan rekreatif yang mengandung pendidikan. 3. Kegiatan dilaksanakan secara terpadu. 4. Pendidikan dalam kepramukaan dilaksanakan dalam tahapan peningkatan bagi kemampuan dan perkembangan induvidu maupun kelompok.
  • 22.
    Designed by: JOKOMURSITHO 5. Materi kegiatan kepramukaan disesuaikan dengan usia dan perkembangan jasmani dan rohani peserta didik. 6. Kegiatan kepramukaan diusahakan agar dapat mengembangkan bakat, minat dan emosi peserta didik serta menunjang dan berfaedah bagi perkembangan diri pribadi, masyarakat dan lingkungannya.
  • 23.
    Designed by: JOKOMURSITHO Kegiatan di Alam Terbuka 1. Kegiatan di alam terbuka memberikan pengalaman adanya saling ketergantungan antara unsur-unsur alam dan kebutuhan untuk melestarikannya, selain itu mengembangkan suatu sikap bertanggungjawab akan masa depan yang menghormati keseimbangan alam.
  • 24.
    Designed by: JOKOMURSITHO 2. Kegiatan di alam terbuka memotivasi peserta didik untuk ikut menjaga lingkungannya dan setiap kegiatan hendaknya selaras dengan alam. 3. Kegiatan di alam terbuka mengembangkan: - kemampuan diri mengatasi tantangan yang dihadapi. - menyadari bahwa tidak ada sesuatu yang berlebihan di dalam dirinya.
  • 25.
    Designed by: JOKOMURSITHO 4. menemukan kembali cara hidup yang menyenangkan dalam kesederhanaan. 5. membina kerja sama dan rasa memiliki.
  • 26.
    Designed by: JOKOMURSITHO Sistem Tanda Kecakapan 1. Tanda kecakapan adalah tanda yang menunjukkan kecakapan dan keterampilan tertentu yang dimiliki seorang peserta didik. 2. Sistem tanda kecakapan bertujuan mendorong dan merangsang para Pramuka supaya selalu berusaha memperoleh kecakapan dan keterampilan.
  • 27.
    Designed by: JOKOMURSITHO 3. Setiap Pramuka wajib berusaha memperoleh keterampilan dan kecakapan yang berguna bagi kehidupan diri dan baktinya kepada masyarakat. 4. Tanda kecakapan yang disediakan untuk peserta didik ialah : - Tanda Kecakapan Umum ( TKU ) yang diwajibkaan untuk di miliki oleh peserta didik. - Tanda Kecakapan Khusus ( TKK ), yang disediakan dimiliki oleh peserta didik, sesuai dengan minat dan bakatnya. - Tanda Pramuka Garuda (TPG), 5. Tanda Kecakapan, TKU, TKK, dan TPG diberikan setelah menyelesaikan ujian-ujian SKU maupun SKK dan SPG..
  • 28.
    Designed by: JOKOMURSITHO Sistem Satuan Terpisah untuk Putera dan Puteri 1. Satuan Pramuka Puteri dibina oleh Pembina Puteri, satuan Pramuka Putera dibina oleh Pembina Putera. 2. Perindukan Siaga Putera dapat di bina oleh Pembina Puteri. 3. Jika kegiatan diselenggarakan dalam bentuk perkemahan harus dijamin dan dijaga agar tempat perkemahan Puteri dan tempat perkemahan putera terpisah ; perkemahan puteri dipimpin oleh Pembina puteri dan perkemahan putera dipimpin oleh Pembina putera.
  • 29.
    Designed by: JOKOMURSITHO Sistem Among 1. Dalam kegiatan kepramukaan Pembina Pramuka wajib melaksanakan prinsip-prinsip : " Ing ngarso sung tulodo " ; didepan mejadi teladan " Ing madya mangun karso " ; di tengah membangun kemauan " Tut wuri handayani " ; dari belakang memberi daya / kekuatan, atau dorongan dan pengaruh yang baik kearah kemandirian.
  • 30.
    Designed by: JOKOMURSITHO KIASAN DASAR • Untuk mengembangkan imajinasi, sesuai dengan usia, minat, kebutuhan, situasi dan kondisi • Dirancang untuk mencapai tujuan
  • 31.
    Designed by: JOKOMURSITHO Pelaksanaan Metode Kepramukaan 1. Metode kepramukaan pada hakekatnya tidak dapat dilepaskan dari prinsip dasar kepramukaan. 2. Metode kepramukaan sebagai suatu sistem terdiri atas unsur- unsur Pengamalan Kode Kehormatan, Belajar sambil melakukan, Sistem Berkelompok, Kegiatan yang menantang yang mengandung pendidikan, Kegiatan di alam tebuka, Sistem tanda kecakapan, Sistem satuan terpisah untuk putera dan untuk puteri dan Sistem Among, yang merupakan sub sistem terpadu dan terkait, yang tiap - tiap unsurnya mempunyai unsur pendidikan yang spesifik dan saling memperkuat serta menunjang tercapainya tujuan.
  • 32.
    Designed by: JOKOMURSITHO PENUTUP 1. Pelaksanaan metode kepramukaan dalam suatu kegiatan kepramukaan terpadu dengan pelaksanaan prinsip dasar kepramukaan, sehingga dalam penerapan/penggunaan metode kepramukaan selalu dijiwai oleh prinsip dasar kepramukaan 2. Metode kepramukaan merupakan ciri khas pendidikan dalam Gerakan Pramuka.
  • 33.