Dokumen tersebut meringkas program Gambara Photo Award 2012 yang diadakan di Flores, termasuk kegiatan workshop, lomba, pameran, dan roadshow untuk memperkenalkan budaya Flores secara visual dan mendorong kesadaran akan keragaman Indonesia."
Gambara Photo Award 2012 merupakan
pemgembangan dari Lomba Foto Nias Bangkit 2010
dengan Tema “Solidaritas Untuk Nias 6 Tahun Pasca
PENGANTAR
Tsunami” (8 Oktober 2010 - 29 Januari 2011 ).
Kegiatan ini dilakukan sebagai wahana pernyataan
sikap dan pengkomunikasiaan harapan gagasan
tentang Realita Sosial kehidupan masyarakat di
Kepulauan Nias yang masih asing bagi sebagian
warga masyarakat dan Negara Indonesia yang
diperburuk dengan bencana alam tsunami dan
gempa bumi.
Komitmen kami adalah: Mengusung fotografi
sebagai sebuah karya seni humanis dengan muatan
aspek-aspek sosial kemasyarakatan dinilai secara etik
dalam misi meningkatkan hubungan kemasyarakatan
yang dibangun dari kesadaran dan kepedulian akan
perbedaan sosial.
Maka kami memutuskan untuk melaksanakan
program kegiatan GAMBARA Photo Award 2012:
Flores Bangkit.
www.gambara.co.id www.gambaraphotography.com
3.
Flores
Flores adalah sebuah Paradoks dengan masyarakat
FLORES?
yang plural. Masyarakatnya terdiri dari banyak
etnis, bahasa, kebudayaannya dan ditambah
dengan pengalaman romantisme pengasingan
Bung Karno di Ende. Secara tidak langsung telah
membuat masyarakat Flores sangat berwawasan
kebangsaan, sangat cinta dengan ke-Indonesiaan-
nya.
Inilah salah satu kekuatan masyarakat Flores yang
bagi kami patut diangkat sekaligus disebarluaskan
ke seluruh Indonesia, bahkan dunia untuk menjadi
MENGAPA
contoh yang baik akan keberadaan eksistensi
LOREM IPSUM
keberagaman yang harmonis di dalam suatu
masyarakat.
Hal inilah yang kemudian menjadi dasar
ditetapkannya “Cinta BHINNEKA TUNGGAL IKA”
sebagai tema dari GAMBARA Photo Award 2012:
FLORES BANGKIT.
www.gambara.co.id www.gambaraphotography.com
4.
Fona Marundrury (Penggagas Gambara Photo Award 2012: Flores Bangkit)
Tak kenal maka tak sayang, begitu sering kita dengarkan bahkan ucapkan. Itulah yang
diupayakan GAMBARA dihamparan kepulauan Flores yang beragam. Sekumpulan anak
bangsa bertekad menyayangi negri, datang melihat untuk mengenali dan merekam
sebagian realita dan alur kehidupan sosial dan alam yang agung
Fotografi seyogyanya tidak memperdaya. Kita perlu mengenal dan menyayangi Flores dan
Kata Pengantar
sekitarnya, merekam dan menyajikan dengan kejujuran. Fotografi kemudian menjadi
wahana perwujudan pengenalan dan sayang akan Flores dan sekitarnya. Sebagai cinta
akan Bhinneka Tunggal Ika yang sehari-harinya hadir nyata di bagian Bumi Pertiwi ini.
Sebagai cinta untuk Indonesia.
Trisakti Simorangkir (Project Director Gambara)
GAMBARA PHOTO AWARD 2012: FLORES BANGKIT dengan tema "Cinta BHINNEKA
TUNGGAL IKA" merupakan bentuk pengembangan dari Lomba Foto Gambara Nias Bangkit
2010 yang selesai dilaksanakan tahun lalu. Dan dengan melihat pencapaian-pencapaian
yang telah diperoleh dari Nias, komitmen dari para juri yang kemudian meleburkan diri ke
dalam wadah gambara.co.id, serta luasnya coverage daerah pelaksanaan program di
Flores, exposure dari program ini diharapkan dapat membawa manfaat yang maksimal
bagi pihak manapun yang mendukung kegiatan ini baik secara sosial maupun komersial.
Berbekal hal-hal tersebut, kiranya program ini akan dapat terus diselenggarakan di daerah-
daerah lain di Nusantara pada masa mendatang. Semoga.
Oscar Motuloh (Ketua Dewan Kurator)
Realita sosial adalah denyut nadi GAMBARA. Kompetisi yang menjadi misi dari gerakan
budaya visual ini adalah demi mengenal dan memaknai aspek-aspek aktual dari atmosfir
fotografi dan kondisi sosial dari sepenggal Paradiso Nusantara di Timur Indonesia. Setelah
Nias, maka Flores menjadi tetirah budaya sebagai salah satu manikan terserak dari
kebhinnekaan Indonesia yang khas dan unik. GAMBARA akhirnya bermuara pada apresiasi
atas kearifan dari akar badaya kita yang seharusnya mengikat perbedaan menjadi kekuatan
Indonesia.
www.gambara.co.id www.gambaraphotography.com
5.
GAMBARA
Merupakan komunitas budaya visual yang bergerak dalam arus peradaban melihat
untuk Indonesia yang lebih baik. Komunitas ini memiliki komitmen dalam berupaya
merekatkan interaksi lintas sektor visual guna menciptakan kreativitas dan terobosan
baru dalam pengembangan budaya visual yang inovatif serta mampu memberikan
manfaat seluas-luasnya bagi khalayak umum. 10 fotografer nasional Oscar Motuloh
(ketua dewan kurator), Riza Marlon (wakil ketua dewan kurator), Arbain
Rambey, Frederick Lim Cung Wei, Hardy Mendröfa, Makarios Soekojo, Moses Agustian
A.RPS, A.FPSI, Nyoman Bayu Yudianala, Ray Sugiharto dan Tirto Andayanto MR.
dengan spesialisasi masing-masing bergabung secara moral di dalam pengembangan
GAMBARA
komunitas budaya visual ini. Dalam kaitannya dengan usaha yang berhubungan dengan
kegiatan inti tersebut, termasuk pembuatan, pengembangan dan pencitraan identitas
serta pembuatan konsep dan perancangan komunikasi visual organisasi komersial
maupun non-komersial dan juga perorangan. Maka Gambara berada dalam naungan PT.
Media Widya Delasiga.
VISI
Mengkomunikasikan kepentingan anda kepada audiens sasaran anda melalui eksplorasi
ide-ide visual sehingga menghasilkan efek komunikasi yang efektif, bernilai estetis dan
fungsional dalam kemasan produk komunikasi visual yang unggul.
MISI
Melakukan segala kegiatan usaha yang mendukung kegiatan usaha klien hingga
tercapainya suatu hubungan yang saling menguntungkan (mutual benefit) dan
mendorong pertumbuhan usaha yang berkesinambungan dalam rangka mencapai
kesejahteraan karyawan dan senantiasa meningkatkan tanggung jawab sosial terhadap
masyarakat dalam rangka mendorong perbaikan kehidupan bangsa.
www.gambara.co.id www.gambaraphotography.com
6.
09 April –16 April 2012
Workshop Musik ke I Oleh Oppie Andaresta dan Jalu G. Pratidina
29 April 2012
JADWAL KEGIATAN
Pembukaan Pendaftaran Workshop Teater oleh: Putu Wijaya
27 Mei – 3 Mei
Workshop Musik ke II oleh Oppie Andaresta dan Jalu G Pratidina
2 Juni – 6 Juni
DI FLORES
Workshop Teater ke I Oleh Putu Wijaya di Maumere
18 Juni – 22 Juni
-Workshop Musik ke III oleh Oppie Andaresta dan Jalu G Pratidina di Maumere
17 Juli
Pendaftaran Lomba Devile dan Gapura di 9 Kabupaten di Pulau Flores
13 Agustus – 17 Agustus
Pertunjukan Finalis Workshop Teater oleh Putu Wijaya
Kolaborasi Musik Etnis Flores hasil Workshop Musik Oleh Oppie Andaresta dan Jalu G.
Pratidina
17 Agustus 2012
Pengumuman Pemenang Lomba Devile & Gapura di Maumere
21 Sepetember – 1 Oktober
Pameran Foto Finalis Gambara Photo Award 2012: Flores Bangkit di 9 Kabupaten di Pulau
Flores.
22 September – 27 September 2012
Babak Final Gambara Photo Award 2012 di Pulau Flores
1 Oktober 2012
Pengumuman Pemenang Gambara Photo Award 2012: Flores Bangkit
Acara Penutupan (Atraksi Budaya, Musik etnik dan Pameran Hasil Kerajinan Pulau Flores)
www.gambara.co.id www.gambaraphotography.com
7.
Kunjungan Oppie Andarestake Truk F -
Maumere
KEGIATAN DI FLORES
www.gambara.co.id www.gambaraphotography.com
8.
Kunjungan Oppie Andarestake
Truk F - Maumere
KEGIATAN DI FLORES
www.gambara.co.id www.gambaraphotography.com
9.
Kunjungan Oppie Andarestake Truk F - Maumere
KEGIATAN DI FLORES
www.gambara.co.id www.gambaraphotography.com
10.
Oppie Andaresta BersamaYayasan Sosial
Pembangunan Masyarakat Maumere (YASPEM)
- Sosialisasi Program Bebas Malaria
KEGIATAN DI FLORES
www.gambara.co.id www.gambaraphotography.com
Roadshow Gambara Balidan Pameran Foto Kolase
Sepanjang 42 Meter di Kuta
ROADSHOW GAMBARA (19 Mei – 20 mei 2012)
www.gambara.co.id www.gambaraphotography.com