Puasa
Kelompok 6
1. Devi Rizka Aditya
2. Fitriyati
3. Rosadah
4. Siti Kurotun
POKOK PERMASALAHAN
 Pengertian puasa secara bahasa dan
syar’i.
 Rukun dan syarat puasa
 Hal-hal yang membatalkan dan yang
mengurangi puasa nilai puasa
 Adab berpuasa
 Macam-macam puasa
 Halangan puasa
 Hal-hal yang disunnahkan dalam
berpuasa
 Meng-qadha’ puasa Ramadhan
 Hikmah puasa
Definisi Puasa
Shaum (puasa) berasal dari kata bahasa arab
yaitu ‫صام‬
‫يصوم‬
‫صيام‬ shaama-yashuumu, yang
bermakna menahan atau sering juga disebut al-
imsak. Yaitu menahan diri dari segala apa yang
membatalkan puasa.
Adapun puasa dalam pengertian terminology
(istilah) agama adalah menahan diri dari makan,
minum dan semua perkara yang membatalkan
puasa sejak terbitnya fajar sampai terbenamnya
matahari, dengan syarat-syarat tertentu.
RUKUN
Rukun puasa :
Niat mengerjakan puasa pada tiap-tiap malam
di bulan Ramadhan(puasa wajib) atau hari
yang hendak berpuasa (puasa sunat). Waktu
berniat adalah mulai daripada terbenamnya
matahari sehingga terbit fajar.
Meninggalkan sesuatu yang membatalkan
puasa mulai terbit fajar sehingga masuk
matahari.
SYARAT PUASA
a. Syarat wajib puasa :
1.Beragama Islam
2.Baligh (telah mencapai umur dewasa)
3.Berakal
4.Mumayyiz
5.Berupaya untuk mengerjakannya.
6.Sehat
7.Tidak musafir
b. Syarat sah puasa :
1.Beragama Islam
2.Berakal
3.Tidak dalam haid, nifas dan wiladah (melahirkan anak) bagi kaum
wanita
4.Hari yang sah berpuasa
Hal-Hal Yg Membatalkan & yg
Mengurangi Nilai Puasa
1. Makan
2. Minum
3. Hubungan Seksual
4. Muntah dengan Sengaja
5. Keluar Darah Haid & Nifas
6. Gila Saat Berpuasa
7. Murtad
Adab Berpuasa
1. Niat krn Allah Semata
2. Makan Sahur
3. Menjauhi hal yg membatalkan puasa
4. Berbuka dg segera
Macam-macam Puasa
1. Puasa Wajib
2. Puasa Sunnah
3. Puasa Makruh
4. Puasa Haram
Halangan Puasa
1. Sakit dan menderita kepayahan yang sangat
2. Khawatirnya wanita hamil dan wanita
menyusui terhadap bahaya bila berpuasa
3. Berbuka sebab bepergian
4. Puasa wanita yang sedang haidh dan nifas
5. Orang yang ditimpa kelaparan atau kehausan
yang sangat
6. Orang yang sudah lanjut usia
7. Orang yang ditimpa penyakit gila disaat
berpuasa
Meng-Qadha Puasa
Ramadhan
Bagi yang mempunyai kewajiban meng-qadha’
puasa disunnahkan untuk segera meng-qadha’
puasanya. Disunnahkan juga agar dilakukan
secara berturut-turut dalam melakukannya. Dan
berkewajiban juga meng-qadha’ secara segera
apabila Ramadhan yang selanjutnya akan segera
tiba. Barang siapa mengundur-undur qadha’
hingga bulan Ramadhan keduanya tiba maka ia
berkewajiban membayar fidyah sebagai tambahan
atas kewajiban meng-qadha’. Yang dimaksud
fidyah ialah memberi makanan orang miskin untuk
setiap hari dari hari-hari qadha’
Hikmah Puasa
1. Bulan Ramadhan bulan melatih diri untuk
disiplin waktu
2. Bulan Ramadhan adalah bulan yang
mengajarkan Manusia akan pentingnya arti
persaudaraan, dan silaturahmi
3. Bulan Ramadhan mengajarkan agar peduli
pada orang lain yang lemah.
4. Bulan Ramadhan mengajarkan akan
adanya tujuan setiap perbuatan dalam
kehidupan.

Ppt_puasa_kel_6.pptx

  • 1.
    Puasa Kelompok 6 1. DeviRizka Aditya 2. Fitriyati 3. Rosadah 4. Siti Kurotun
  • 2.
    POKOK PERMASALAHAN  Pengertianpuasa secara bahasa dan syar’i.  Rukun dan syarat puasa  Hal-hal yang membatalkan dan yang mengurangi puasa nilai puasa  Adab berpuasa  Macam-macam puasa  Halangan puasa  Hal-hal yang disunnahkan dalam berpuasa  Meng-qadha’ puasa Ramadhan  Hikmah puasa
  • 3.
    Definisi Puasa Shaum (puasa)berasal dari kata bahasa arab yaitu ‫صام‬ ‫يصوم‬ ‫صيام‬ shaama-yashuumu, yang bermakna menahan atau sering juga disebut al- imsak. Yaitu menahan diri dari segala apa yang membatalkan puasa. Adapun puasa dalam pengertian terminology (istilah) agama adalah menahan diri dari makan, minum dan semua perkara yang membatalkan puasa sejak terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari, dengan syarat-syarat tertentu.
  • 4.
    RUKUN Rukun puasa : Niatmengerjakan puasa pada tiap-tiap malam di bulan Ramadhan(puasa wajib) atau hari yang hendak berpuasa (puasa sunat). Waktu berniat adalah mulai daripada terbenamnya matahari sehingga terbit fajar. Meninggalkan sesuatu yang membatalkan puasa mulai terbit fajar sehingga masuk matahari.
  • 5.
    SYARAT PUASA a. Syaratwajib puasa : 1.Beragama Islam 2.Baligh (telah mencapai umur dewasa) 3.Berakal 4.Mumayyiz 5.Berupaya untuk mengerjakannya. 6.Sehat 7.Tidak musafir b. Syarat sah puasa : 1.Beragama Islam 2.Berakal 3.Tidak dalam haid, nifas dan wiladah (melahirkan anak) bagi kaum wanita 4.Hari yang sah berpuasa
  • 6.
    Hal-Hal Yg Membatalkan& yg Mengurangi Nilai Puasa 1. Makan 2. Minum 3. Hubungan Seksual 4. Muntah dengan Sengaja 5. Keluar Darah Haid & Nifas 6. Gila Saat Berpuasa 7. Murtad
  • 7.
    Adab Berpuasa 1. Niatkrn Allah Semata 2. Makan Sahur 3. Menjauhi hal yg membatalkan puasa 4. Berbuka dg segera
  • 8.
    Macam-macam Puasa 1. PuasaWajib 2. Puasa Sunnah 3. Puasa Makruh 4. Puasa Haram
  • 9.
    Halangan Puasa 1. Sakitdan menderita kepayahan yang sangat 2. Khawatirnya wanita hamil dan wanita menyusui terhadap bahaya bila berpuasa 3. Berbuka sebab bepergian 4. Puasa wanita yang sedang haidh dan nifas 5. Orang yang ditimpa kelaparan atau kehausan yang sangat 6. Orang yang sudah lanjut usia 7. Orang yang ditimpa penyakit gila disaat berpuasa
  • 10.
    Meng-Qadha Puasa Ramadhan Bagi yangmempunyai kewajiban meng-qadha’ puasa disunnahkan untuk segera meng-qadha’ puasanya. Disunnahkan juga agar dilakukan secara berturut-turut dalam melakukannya. Dan berkewajiban juga meng-qadha’ secara segera apabila Ramadhan yang selanjutnya akan segera tiba. Barang siapa mengundur-undur qadha’ hingga bulan Ramadhan keduanya tiba maka ia berkewajiban membayar fidyah sebagai tambahan atas kewajiban meng-qadha’. Yang dimaksud fidyah ialah memberi makanan orang miskin untuk setiap hari dari hari-hari qadha’
  • 11.
    Hikmah Puasa 1. BulanRamadhan bulan melatih diri untuk disiplin waktu 2. Bulan Ramadhan adalah bulan yang mengajarkan Manusia akan pentingnya arti persaudaraan, dan silaturahmi 3. Bulan Ramadhan mengajarkan agar peduli pada orang lain yang lemah. 4. Bulan Ramadhan mengajarkan akan adanya tujuan setiap perbuatan dalam kehidupan.