ASUHAN PADA REMAJA DAN PERIMENOPAUSE
Stikes Kendedes Malang
Kelompok 4
Anjelita
Hisna Trio Putri
Lusiana
Topik bahasan:
1.Gangguan pada masa menopause dan
penanganannya
2.Masalah kesehatan pada wanita perimenopause
Pengertian menopause
◦ Menopause adalah masa ketika
seorang wanita berhenti mengalami
menstruasi secara alami. Menopause
merupakan tanda berakhirnya masa
reproduksi wanita. Usia normal wanita
memasuki masa menopause adalah
45-55 tahun. Wanita dapat dikatakan
menopause apabila tidak menstruasi
12 bulan berturut-turut.
Pengertian Perimenopause
◦ Perimenopause adalah masa transisi menuju
menopause yang ditandai dengan perubahan
hormon reproduksi. Pada masa ini, tubuh
wanita mulai mengurangi produksi hormon
estrogen dan progesteron. Perimenopause
dapat berlangsung selama 4–10 tahun
sebelum menopause terjadi. Durasi atau
lamanya tiap fase ini bisa berbeda pada tiap
wanita. Beberapa wanita juga mengalami
perubahan tersebut pada usia pertengahan
30-an
Gangguan yang terjadi pada
masa menopause:
◦Gangguan / keluhan fisik
◦Gangguan / keluhan psikologis
Keluhan fisik:
◦ Hot flashes
Merupakan suatu kondisi ketika tubuh
mengalami rasa panas Yang menyebar dari
wajah hingga keseluruh tubuh. Hot flashes
dapat berlangsung selama 1 atau 2 tahun
setelah menopause atau lebih. Hal ini terjadi
diakibatkan karna vasodilatasi dan
peningkatan suhu tubuh yang menghasilkan
keringat serta peningkatan konduktansi kulit
akibat penurunan kadar hormon estroen.
◦Vagina kering
Penurunan hormon estrogen mengakibatkan perubahan pada
vagina. Vagina akan menjadi atrofi, kering, gatal, dan panas
sehingga nyeri atau tidak nyaman saat berhubungan seks.
◦ Uretra mengering, menipis, kurang elastis
Pada masa menopause, kadar estrogen
menurun hal ini menyebabkan dinding dan
lapisan otot polos uretra mengering, menipis
dan kurang elastis serta mengalami gangguan
pada penutupan uretra sehingga terjadi
inkontinesia urine, serta mudah terjadi infeksi
pada saluran kemih.
◦ Hilangnya jaringan penunjang
Kadar estrogen yang rendah
berpengaruh pada kolagen sebagai
jaringan penunjang, hal ini menyebabkan
kulit kering dan keriput, rambut rontok,
gigi mudah goyang, gusi berdarah,
sariawan, dan rasa nyeri pada
persendian.
◦ Penambahan berat badan
Hal ini disebabkan oleh penurunan kadar estrogen dan gangguan
pertukaran zat dasar metabolisme lemak. Selain itu juga
disebabkan oleh kurangnya aktivitas wanita pada usia
menopause.
◦ Gangguan pada tulang dan persendian
Hormon estrogen sangat berperan dalam
mempertahankan keseimbangan kerja pembentukan
tulang dan penyerapan tulang.
Apabila kadar estrogen turun maka tidak ada yang
menghambat resorpsi tulang yang mengakibatkan
gangguan pada proses tulang tersebut yang kemudian
menyebabkan pengeroposan tulang sehingga timbul
rasa tidak nyaman pada tulang dan persendian.
◦Penyakit
Perubahan hormonal masa menopause akan
menyebabkan wanita lebih rentan terserang
kanker dan penyakit degeneratif seperti diabetes
serta penyakit jantung. Hipertensi dan demensia
juga ditemukan pada masa menopause.
Meskipun faktor genetik dan gaya hidup juga
berpengaruh.
Keluhan psikologis :
• Kecemasan
• Kelelahan mental
• Kurang tidur
• Daya ingat menurun
• Depresi
Penanganan gangguan pada
menopause :
• Terapi sulih hormon
• Terapi sulih hormon alami
• Terapi komplementer
• Olahraga
Masalah kesehatan pada wanita
perimenopause:
1. Osteoporosis
Penurunan kadar estrogen setelah menopause dapat menyebabkan penurunan kepadatan
tulang, meningkatkan risiko osteoporosis dan patah tulang.
2. Kesehatan Jantung
Estrogen memiliki efek perlindungan terhadap jantung. Selama menopause risiko penyakit
jantung dapat meningkat karenan penurunan kadar hormon ini.
3. Kesehatan kulit
Kulit mungkin mejadi lebih kering, tipis dan kurang elastis. Penurunan estrogen dapat
menyebabkan penurunan produksi kolagen dan elastin yang berdampak pada Kesehatan kulit.
Masalah kesehatan pada wanita
perimenopause:
4. Gangguan Kesehatan vagina
Penurunan kadar estrogen dapat menyebabkan kekeringan vagina, iritasi dan
penurunan elastisitas yang dapat mempengaruhi kenyamanan seksual dan
meningkatkan risiko infeksi salurang kemih
5. Perubahan berat badan
Perubahan hormon dapat mempengaruhi metabolism dan distribusi lemak tubuh,
sering kali menyebabkan penambahan berat badan terutama pada area perut.
6. Gangguan tidur
Kesulitan tidur atau insomnia dapat terjadi pada Wanita pasca menopause, hal ini
sering dikaitkan dengag hot flashes atau perubahan hormonal lainnya
Masalah kesehatan pada wanita
perimenopause:
7. Penurunan Kognitif
Beberapa Wanita mungkin mengalami masalah dengan memori atau konsentrasi meskipun ini
tidak selalu signifikan atau terkait langsung dengan menopause.
8. Masalah Kesehatan mental
Fluktuasi hormon dapat mempengaruhi suasana hati, menyebabkan depresi, kecemasan atau
masalah tidur.
9. Sakit sendi dan otot
Beberapa Wanita melaporkan nyeri sendi dan otot setelag menopause, meskipun penyebab
pastinya tidak selalu jelas.
10. Penurunan Libido
Penurunan kadar estrogen dapat mempengaruhi Hasrat seksual dan menyebabkan
ketidaknyamanan saat berhubungan seksual
TERIMA KASIH !!!

PPT_askeb remaja dan perimenopausee.pptx

  • 1.
    ASUHAN PADA REMAJADAN PERIMENOPAUSE Stikes Kendedes Malang Kelompok 4 Anjelita Hisna Trio Putri Lusiana
  • 2.
    Topik bahasan: 1.Gangguan padamasa menopause dan penanganannya 2.Masalah kesehatan pada wanita perimenopause
  • 3.
    Pengertian menopause ◦ Menopauseadalah masa ketika seorang wanita berhenti mengalami menstruasi secara alami. Menopause merupakan tanda berakhirnya masa reproduksi wanita. Usia normal wanita memasuki masa menopause adalah 45-55 tahun. Wanita dapat dikatakan menopause apabila tidak menstruasi 12 bulan berturut-turut.
  • 4.
    Pengertian Perimenopause ◦ Perimenopauseadalah masa transisi menuju menopause yang ditandai dengan perubahan hormon reproduksi. Pada masa ini, tubuh wanita mulai mengurangi produksi hormon estrogen dan progesteron. Perimenopause dapat berlangsung selama 4–10 tahun sebelum menopause terjadi. Durasi atau lamanya tiap fase ini bisa berbeda pada tiap wanita. Beberapa wanita juga mengalami perubahan tersebut pada usia pertengahan 30-an
  • 5.
    Gangguan yang terjadipada masa menopause: ◦Gangguan / keluhan fisik ◦Gangguan / keluhan psikologis
  • 6.
    Keluhan fisik: ◦ Hotflashes Merupakan suatu kondisi ketika tubuh mengalami rasa panas Yang menyebar dari wajah hingga keseluruh tubuh. Hot flashes dapat berlangsung selama 1 atau 2 tahun setelah menopause atau lebih. Hal ini terjadi diakibatkan karna vasodilatasi dan peningkatan suhu tubuh yang menghasilkan keringat serta peningkatan konduktansi kulit akibat penurunan kadar hormon estroen.
  • 7.
    ◦Vagina kering Penurunan hormonestrogen mengakibatkan perubahan pada vagina. Vagina akan menjadi atrofi, kering, gatal, dan panas sehingga nyeri atau tidak nyaman saat berhubungan seks.
  • 8.
    ◦ Uretra mengering,menipis, kurang elastis Pada masa menopause, kadar estrogen menurun hal ini menyebabkan dinding dan lapisan otot polos uretra mengering, menipis dan kurang elastis serta mengalami gangguan pada penutupan uretra sehingga terjadi inkontinesia urine, serta mudah terjadi infeksi pada saluran kemih.
  • 9.
    ◦ Hilangnya jaringanpenunjang Kadar estrogen yang rendah berpengaruh pada kolagen sebagai jaringan penunjang, hal ini menyebabkan kulit kering dan keriput, rambut rontok, gigi mudah goyang, gusi berdarah, sariawan, dan rasa nyeri pada persendian.
  • 10.
    ◦ Penambahan beratbadan Hal ini disebabkan oleh penurunan kadar estrogen dan gangguan pertukaran zat dasar metabolisme lemak. Selain itu juga disebabkan oleh kurangnya aktivitas wanita pada usia menopause.
  • 11.
    ◦ Gangguan padatulang dan persendian Hormon estrogen sangat berperan dalam mempertahankan keseimbangan kerja pembentukan tulang dan penyerapan tulang. Apabila kadar estrogen turun maka tidak ada yang menghambat resorpsi tulang yang mengakibatkan gangguan pada proses tulang tersebut yang kemudian menyebabkan pengeroposan tulang sehingga timbul rasa tidak nyaman pada tulang dan persendian.
  • 12.
    ◦Penyakit Perubahan hormonal masamenopause akan menyebabkan wanita lebih rentan terserang kanker dan penyakit degeneratif seperti diabetes serta penyakit jantung. Hipertensi dan demensia juga ditemukan pada masa menopause. Meskipun faktor genetik dan gaya hidup juga berpengaruh.
  • 13.
    Keluhan psikologis : •Kecemasan • Kelelahan mental • Kurang tidur • Daya ingat menurun • Depresi
  • 14.
    Penanganan gangguan pada menopause: • Terapi sulih hormon • Terapi sulih hormon alami • Terapi komplementer • Olahraga
  • 15.
    Masalah kesehatan padawanita perimenopause: 1. Osteoporosis Penurunan kadar estrogen setelah menopause dapat menyebabkan penurunan kepadatan tulang, meningkatkan risiko osteoporosis dan patah tulang. 2. Kesehatan Jantung Estrogen memiliki efek perlindungan terhadap jantung. Selama menopause risiko penyakit jantung dapat meningkat karenan penurunan kadar hormon ini. 3. Kesehatan kulit Kulit mungkin mejadi lebih kering, tipis dan kurang elastis. Penurunan estrogen dapat menyebabkan penurunan produksi kolagen dan elastin yang berdampak pada Kesehatan kulit.
  • 16.
    Masalah kesehatan padawanita perimenopause: 4. Gangguan Kesehatan vagina Penurunan kadar estrogen dapat menyebabkan kekeringan vagina, iritasi dan penurunan elastisitas yang dapat mempengaruhi kenyamanan seksual dan meningkatkan risiko infeksi salurang kemih 5. Perubahan berat badan Perubahan hormon dapat mempengaruhi metabolism dan distribusi lemak tubuh, sering kali menyebabkan penambahan berat badan terutama pada area perut. 6. Gangguan tidur Kesulitan tidur atau insomnia dapat terjadi pada Wanita pasca menopause, hal ini sering dikaitkan dengag hot flashes atau perubahan hormonal lainnya
  • 17.
    Masalah kesehatan padawanita perimenopause: 7. Penurunan Kognitif Beberapa Wanita mungkin mengalami masalah dengan memori atau konsentrasi meskipun ini tidak selalu signifikan atau terkait langsung dengan menopause. 8. Masalah Kesehatan mental Fluktuasi hormon dapat mempengaruhi suasana hati, menyebabkan depresi, kecemasan atau masalah tidur. 9. Sakit sendi dan otot Beberapa Wanita melaporkan nyeri sendi dan otot setelag menopause, meskipun penyebab pastinya tidak selalu jelas. 10. Penurunan Libido Penurunan kadar estrogen dapat mempengaruhi Hasrat seksual dan menyebabkan ketidaknyamanan saat berhubungan seksual
  • 18.