Masalah Kesehatan Lingkungan
● Pengertian
● Suatu kondisi atau keadaan lingkungan yg optimum shg berpengaruh
positif thd terwujudnya status kesehatan yg optimal.
● Ruang lingkup kesehatan lingkungan
● Penyediaan air bersih
● Sanitasi (jamban)
● Perumahan
● Pembuangan sampah
● Pembuangan air limbah
● Pengawasan vektor
● Sanitasi tempat- tempat umum
● Pengawasan radiasi
TUJUAN
● Melakukan koreksi (memperkecil/ memodifikasi
terjadinya bahaya dari lingkungan terhadap
kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia)
● Melakukan pencegahan (mengefisienkan
pengaturan sumber2 lingkungan untuk
meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan hidup
manusia dan menghindar dari bahaya)
PENYEDIAAN AIR BERSIH
● Secara umum dapat dikatakan bahwa hampir tidak
mungkin ditemukan air yang benar-benar murni di
alam ini. Karena ada kemungkinan tercemari,
misalnya : gas(metana), mineral(sulfat), bahan koloid
(bakteri), radioaktif
● Air bersih adalah air yang dapat digunakan untuk
kebutuhan sehari-hari yang telah memenuhi
persyaratan kesehatan dan dapat diminum
apabila telah dimasak
SUMBER AIR
● Air hujan, embun/salju,yakni air yang didapat
dari angkasa.karena terjadinya proses
presipitasi dari awab, atmosfer yang
mengandung uap air
● Air permukaan tanah dapat berupa air
tergenang/ mengalir co: danau
● Air dalam tanah , air permukaan tanah yang
meresap kedalam tanah, jadi telah mengalami
penyaringan oleh tanah ataupun batu-batuan.
Air dalam tanah sekali waktu juga akan menjadi
air permukaan, yakni dengan mengalirkannya
air tersebut kelaut
Embun, air hujan
Air permukaan
tanah
Air dalam tanah
Belum
terkontaminasi
Kontaminasi Bersih
Bersih Bakteri Bebas bakter
Steril Zat kimia Mineral >
Mudah berkarat O2,co2
● Syarat fisik
Air minum Air bersih
bau Tak berbau Tak berbau
Jumlah padat
zat terlarut
<1000mg/l <1500 mg/l
Kekeruhan <5 NTU <25 NTU
Rasa Tidak terasa Tidak terasa
Suhu ±3 derajat C ±3 derajat C
warna <15 TCU <50TCU
SYARAT AIR
● Syarat kimiawi
● Syarat bakteriologi
Air minum harus bebas bakteri patogen (E COLI)
Tidak >3 setiap 50cc
Tidak >4 setiap 100cc
Tidak >7 setiap 200 cc
Tidak >13 setiap 500cc
Jenis Bahan Kadar yang di Benarkan
Fluor (F) 1-1,5
Chlor (Cl) 250
Arsen (Ar) 0,05
Tembaga (Cu) 1,0
Besi (Fe) 0,3
Zat Organik 10
pH 6,5 – 9,0
CO2 0
● Waterborne disease/ water related
disease
● Macam penyakit yg ditularkan
menurut agents :
● Penyakit viral (hepatitis viral,
poliomielitis)
● Penyakit bakterial (kolera, disentri,
tifoid)
● Penyakit protozoa (amebiasis,
giardiasis)
● Penyakit helmintik (askariasis, hydatid
disease)
● Leptospiral
AIR & PENYAKIT
● Mekanisme penularan penyakit :
● Waterborne mechanism
● Kuman patogen dlm air ditularkan pada
manusia melalui mulut & sistem
pencernaan.
● Contoh : Kolera, tifoid, hepatitis viral,
disentri basiler, poliomielitis
● Waterwashed mechanism
● Berkaitan dgn kebersihan umum &
perseorangan.
● 3 cara penularan : melalui alat
pencernaan(diare), kulit &
mata(scabies, trakoma), binatang
AIR & PENYAKIT
● Water based mechanism
● Memiliki agents penyebab yg
mejalani sebagian siklus hidup
dalam tubuh vektor di dalam air
● Contoh : skostomiasis
● Water related insect vector
mechanism
● Penularan dengan gigitan serangga
yg berkembang biak di dalam air.
● Contoh : dengue, malaria
AIR & PENYAKIT
PURIFIKASI AIR
à Cara untuk menjernihkan /
memurnikan sumber air untuk
mendapatkan air bersih
PURIFIKASI SKALA BESAR
● Di kota
● Instalasi penjernihan air (PAM)
● Tahap:
● Penyimpanan (storage)
● Penyaringan (filtration)
● Klorinasi (chlorination)
PENGOLAHAN AIR
❑ ALAMIAH
• Storage
• Terjadi koagulasi
❑ FILTRATION
• Menggunakan kerikil, ijuk, pasir
• Slow sand filter & rapid sand filter
❑ Penambahan ZAT KIMIA
• Ada 2 macam : koagulan (mempercepat
pengendapan) & desinfektan
❑ AERATION
• Menghilangkan rasa & bau tidak enak, gas2
yg tidak diperlukan
❑ BOILLING
• Membunuh kuman yg terdapat pada air
• Untuk pengolahan konsumsi kecil
PENGOLAHAN AIR SECARA BESAR
(PAM)
● STRAINING & SCREENING
(menahan secara mekanis benda2
yg terapung)
● STORAGE & SEDIMENTATION
(terjadi purifikasi alamiah karena
gaya gravitasi/sedimentasi, sinar
matahari, oksidasi & dekomposisi)
● COAGULATION/FLOCCULATION
(menambahkan zat kimia koagulan
utk mempercepat pengendapan 
flokulat)
● FILTRATION (rapid sand filter)
● DESINFECTION
PENYIMPANAN (STORAGE)
● Air baku diisap/ dialirkan dari sumber seperti
sungai,kali,dsb. ke dalam bak penampungan alami /
buatan yang sudah terlindung dari pencemaran.
● Air yg disimpan akan mengalami proses purifikasi
alami
Proses purifikasi alami:
● Proses fisik : benda-benda yg terlarut dalam air
akan mengalami pengendapan. Kualitas sudah
diperbaiki 90%.
● Proses kimiawi: bakteri aerobik akan mengoksidasi
bahan organik yang ada dalam air dengan bantuan
oksigen bebas. Amonia berkurang.
● Proses biologis: organisme patogen lama
kelamaan akan mati. Jumlah bakteri berkurang 90%.
PENYARINGAN (FILTRATION)
SLOW SAND FILTER
Keuntungan:
Mudah dibuat dan dioperasikan
Biaya murah
Proses filtrasi cukup tinggi,
pengurangan bakteri 99,9%
FILTRATION
● Slow sand filter (purifikasi skala
kecil)
● Komponennya :
● Supernatant water (air kotor yg
akan dibersihkan, yg ditampung
di atas lapisan pasir dgn
ketinggian sekitar 1-1,5 meter)
● Sand bed (bagian terpenting
sbg filter sekitar 1,2 meter.
Dibawahnya terdapat lapisan
koral sebagai penyanggah
lapisan pasir di atasnya)
● Under darinage system (pipa2
berlubang sebagai saluran
keluar air yg telah di filtrasi)
● Sistem kontrol katup filter
PURIFIKASI SKALA BESAR
PENYARINGAN (FILTRATION)
RAPID SAND FILTER
● 2 tipe:
● Gravity type (Paterson’s filter)
● Pressure type (Candy’s filter)
SUMUR
● Syarat lokasi :
● Upstream dari sumber pencemaran
● Cukup jauh dari sumber pencemaran
● Syarat konstruksi :
● Bibir sumur 70cm kedap air
● Dinding sumur 3m kedap air, 1,5m bata
● Lantai lebar 1,5m kedap air, kemiringan 20cm
● Saluran pembuangan air sekitar sumur min 10m
● Bagian atas betutup
● Dasar sumur diberi kerikil
⦿ Air limbah atau air buangan adalah sisa air yang dibuang
yang berasal dari rumah tangga, industri maupun tempat-
tempat umum lainnya dan pada umumnya mengandung
bahan-bahan atau zat-zat yang dapat membahayakan bagi
kesehatan manusia serta menggangu lingkungan hidup.
⦿ Sumber
› Rumah tangga (domestic wastes water), yaitu air limbah yang
berasal dari pemukiman penduduk. Cth : ekstreta (tinja), air
beka cucian dapur, kamar mandi
› Industri (industrial wastes water), berasal dari industri akibat
proses produksi. Zat-zat yyang t erkandung nitrogen, sulfida,
amoniak, lemak, garam-garam, zat pewarna, mineral, logam
berat, zat pelarut, dsb
› Kotapraja (municipal wastes water), berasal dari daerah
perkantoran, perdagangan, hotel, restoran, tempat-tempat
umum, tempat-tempat ibadah, dsb.
AIR LIMBAH
› Fisik
● Sebagian besar air, sebagian kecil terdiri dari
bahan-bahan padat dan suspensi
● Limbah rumah tangga biasanya berwarna suram
seperti larutan sabun, sedikit berbau, kadang-
kadang ngandung sisa-sisa kertas, berwarna bkas
cucian beras dan sayur.
› Kimiawi
● Gabungan yang mengandung nitrogen. Mis : urea,
protein amina, asam amino
● Gabungan yang tidak mengandung nitrogen. Mis :
lemak, sabun, karbohidrat
› Bakteriologis
● Mengandung bakteri patogen (golongan Coli)
KARAKTERISTIK AIR LIMBAH
1. Dilution  dicairkan hingga kekentalan yang
amat rendah
2. Preliminary treatment  memisahkan partikel-
partikel padat dari air limbah
3. Sedimentation  diendapkan
4. Filtration  penyaringan
5. Activated sludge  mengalirkan udara ke
dalam air limbah sehingga terjadi proses
biologis oleh bakteri aerob
CARA PENGOLAHAN LIMBAH
SYARAT PEMBUANGAN
LIMBAH
a. Tidak mengakibatkan kontaminasi thdp sumber air
minum
b. Tidak mengakibatkan pencemaran terhadap
permukaan tanah
c. Tidak menyebabkan pencemaran air untuk mandi,
perikanan, air sungai, maupun tempat-tempat
rekreasi
d. Tidak dapat dihinggapi serangga, tikus, dan tidak
menjadi tempat berkembangnya berbagai bibit
penyakit
e. Tidak terbuka terkena udara luar serta tidak dapat
dicapai oleh anak-anak
f. Baunya tidak mengganggu
PENGOLAHAN SAMPAH
● Sampah adalah suatu bahan atau benda padat
yang sudah tidak digunakan lagi oleh manusia,
atau benda padat yang sudah tidak digunakan lagi
dalam suatu kegiatan manusia dan dibuang.
● Prinsip sampah:
● Adanya suatu benda atau bahan padat
● Adanya hubungan langsung / tidak langsung dengan
kegiatan manusia
● Benda atau bahan tersebut tidak digunakan lagi
SUMBER SAMPAH
1. Sampah yg berasal dari pemukiman (domestic
waste)
sampah ini terdiri dari bahan-bahan padat sebagai
hasil kegiatan rumah tangga yg sudah dipakai dan
dibuang
2. Sampah yang berasal dari tempat-tempat umum
berasal dari tempat-tempat umum seperti pasar,
tempat hiburan, terminal bus, stasiun kereta api
dll.
3. Sampah yang berasal dari perkantoran
Umumnya sampah ini bersifat kering dan mudah
terbakar
4. Sampah yang berasal dari jalan raya
5. Sampah yang berasal dari industri (Industrial
waste)
Sampah yang berasal dari kawasan industri,
termasuk sampah yang dari pembangunan
industri maupun yang berasal dari proses
industri
6. Sampah yang berasal dari pertanian /
perkebunan
7. Sampah yang berasal dari pertambangan
8. Sampah yang berasal dari pertambangan /
peternakan
JENIS SAMPAH
● Sampah Padat
● Sampah Cair berupa air limbah
● Sampah gas yang menimbulkan polusi udara
contohnya asap kendaraan, pembakaran asap
pabrik dll
PENGARUH NEGATIF SAMPAH
● Aspek Kesehatan: serangga, rodent, pembakaran,
kecelakaan
● Pencemaran air dan udara
● Aspek sosio-ekonomi
● Estetika
● Keparawisataan
PENGOLAHAN SAMPAH
1. Pengumpulan
● Pada tempat penampungan sementara
● Terjadi proses pemilahan
2. Pengangkutan
● Harus tertutup
● Gerobak, mobil
3. Disposal (pemrosesan akhir)
● Open Land Dumpling: diletakkan begitu saja ±2 km
dari pemukiman
● Sanitary Landfill: dibuang pada tanah rendah,
dipadatkan, ditutup
● Incineration: dibakar dalam alat incenerator
● Composting: garbage diubah menjadi pupuk
kompos
● Discharge to sewer after grinding: digiling dahulu
● Surface water: dihaluskan, dibuang ke laut (25 km
dari pantai)
● Hog Feeding: sampah di restoran direbus dijadikan
makanan hewan
● Salvaging/Reuse: pemanfaatan kembali
● Recycle: daur ulang
PENGARUH POSITIF PENGELOLAAN
SAMPAH
● Pupuk
● Makanan ternak
● Pengurangan tempat berkembang biak serangga
dan rodent
● Mengurangi insidensi penyakit akibat sampah
● Lingkungan yang baik
SANITASI (JAMBAN)
● Sanitasi terhadap excreta
manusia.
● Ada 2 metode :
● Unsewered area (cara
pembuangan tinja yg
tidak menggunakan
saluran air)
● Sewered area
(pengumpulan &
pengangkutan ekskreta
dan air limbah melalui
pipa dibawah
tanah/sewers ke tempat
pembuangan akhir)
● Service type
● pengumpulan tinja dari ember2 khusus oleh
manusia yg diangkut ke pembuangan akhir
dan dimusnahkan dgn composting dan
ditanam dlm lubang dangkal
● Non service type
● Bore hole latrine
● Water seal type of latrine
● Septic tank
● Aqua privy
● Chemical closet
UNSEWERED AREA
UNSEWERED AREA
● Septic tank
● Pembuangan yg tdk bercampur
dengan pembuangan air limbah
● Design septic tank :
● Kapasitas tergantung jumlah pemakai.
● Ukuran panjang = 2x lebar
● Kedalaman lubang 1,5 – 2 meter
● Kedalaman cairan 1,2 meter
● Ruang udara min 30 cm dari titik tertinggi
cairan
● Dasar dibuat miring ke lubang keluar
● Memiliki lubang air masuk & keluar
UNSEWERED AREA
● Aqua privy
● Mirip dgn septic tank namun kakus ini
kedap air.
● Lubang yg sudah penuh dgn tinja
dibiarkan 9-12 bulan yg setelah it dpt
digunakan sbg pupuk & lubangnya dpt
dipergunakan lg.
● Krn menghasilkan gas kotor  ventilasi
● Hindari pemasukan zat desinfektan
● Chemical closet
● Tanki metal yg berisi cairan desinfektan
(kaustik soda) & cairan penghilang bau.
● Tidak ada yg boleh dimasukkan ke dlm
closet kecuali tissue toilet krn dpt
mengganggu pengenceran .
● Biasa digunakan dalam sarana
PENGENDALIAN VEKTOR DAN
RODENT
● Vektor  serangga penyebar penyakit
● Arthropodborne disease
● Vectorborne disease
● Rodent  binatang pengerat penyebar penyakit
dan merusak
● Rodent domestik (tikus loteng)
● Rodent liar
PENGENDALIAN VEKTOR
● Pengendalian lingkungan
● Membersihkan tempat hidup vektor
● Pengendalian kimiawi
● Insektisida
● Pengendalian biologis
● Predator
● Pengendalian genetik
● Fertilitas/steril
PENGENDALIAN RODENT
● Predator alami
● Sanitasi
● Perangkap
● Rodentisida
● Fumigasi
● Kemosteril
● Rat proofing
PENGAWASAN RADIASI
⦿ Pengelolaan radiasi
› Jarak, mengingat aktivitas sinar berbanding terbalik
dengan kuadrat jarak
› Waktu pemaparan sebaiknya dibuat minimum
⦿ Dosis maximum radiasi
› Seluruh tubuh, kelenjar kelamin, sum-sum tulang
● Pekerja : 5 REM/th, masyarakat : 0.5 REM/th
› Kulit, tulang, kelenjar gondok
● Pekerja : 30 REM/th, masyarakat : 3 REM/th
› Lengan, tangan, kaki, mata kaki
● Pekerja : 75 REM/th, masyarakat : 7.5 REM/th
› Lain-lain
● Pekerja : 12 REM/th, masyarakat : 1.5 REM/th
Sanitasi makanan adl upaya yang ditujukan untuk
kebersihan dan keamanan makanan agar tidak
menimbulkan bahaya kerscunan dan penyakit pada
manusia.
Tujuan:
a. Menjamin keamanan dan kebersihan makanan
b. Mencegah penularan wabah penyakit
c. Mecegah beredarnya produk makanan yang
merugikan masyarakat
d. Mengurangi tingkat kerusakan atau pembusukan
pada makanan
HIGIENE MAKANAN
A. Sumber bahan makanan
Ex: hasil pertanian tercemar dengan pupuk kotoran
manusia atau insektisida
B. Pengangkutan bahan makanan
Ex: mengangku daging dan ikan dengan alat
pendingin agar tidak tercemar dengan kontaminan
dan tidak rusak
C. Penyimpanan bahan makanan
Ex: tempat penyimpanan tidak boleh dihinggapi
tikus/serangga, suhu udara tdk lembab,
pencahayaan cukup
FAKTOR YANG MEMPENGARUHHI
SANITASI MAKANAN
D. Pemasaran makanan
Ex: tempat penjualan harus memenuhi syarat
seperti contoh supermarket atau swalayan
E. Pengolahan makanan
Ex: pengolahan makanan yang bersih dipengaruhi
oleh kebersihan daput dan alat memasak
F. Penyajian makanan
Ex: bersih dan tertutup dan tidak terkontaminasi
G. Penyimpanan makanan
Ex: dalam lemari atau alat pendingin
SANITASI TEMPAT UMUM
Hotel
● Lokasi terhinar dari pencemaran kimia, fisika dan
pencemaran bakteri
● Lokasi tidak terletak di daerah banjir
● Dapat mencegah mask dan berkembang biak
binatang pengganggu
● Lantai tidak licin, kuat dan rata
● Dinding warna terang, kedap air
● Atap tidak bocor
● Tingkat kebisingan tidak melebihi persyaratan (<40
dB)
● Suhu kamar 18-28 ˚C, kelembaban 40-70%
Pusat Perbelanjaan
⦿ Setiap toko harus tersedia tempat/wadah
penampungan sampah sementara yang tertutup,
kedap air dan dengan jumlah yang cukup
⦿ Pembuangan air limbah harus melalui saluran yang
tertutup
⦿ Harus tersedia alat perlengkapan P3k
⦿ Harus tersedia alat pemadam kebakaran
⦿ Makanan dan minuman yang dijual harus selalu
kondisi bersih dan segar
⦿ Lantai harus selalu dalam keadaan bersih
SANITASI ANGKUTAN UMUM
Kesehatan angkutan umum perlu diperhatikan untuk
menghindari bahaya, seperti :
›Kecelakaan lalu lintas akibat supir tidak sehat
›Penularan penyakit orang yang berada bersama dalam
1 kendaraan ( faktor: ventilasi, kepadatan penumpang,
kebersihan, perilaku penumpang)
›Angkutan dapat menyebarkan penyakit dari satu
daerah ke daerah lain dengan membawa penumpang
yang berpenyakit menular
›Vektor ikut terbawa dan menyebabkan penyakit lebih
jauh
⦿Pencegahan penularan
›Pemeriksaan sanitasi angkutan umum, darat, laut dan
udara
›Tempat pemberhentian angkutan harus memenuhi
RUMAH SEHAT
Kriteria rumah sehat
WINSLOW
1. Dapat memenuhi kebutuhan fisiologis
2. Dapat memenuhi kebutuhan psikologis
3. Dapat menghindarkan dari terjadinya
kecelakan
4. Dapat menghindarkan terjadinya penularan
penyakit.
KEBUTUHAN FISIOLOGIS
● Suhu ruangan : 18-20derajat C
● Penerangan : mendapat sinar matahari
● Ventilasi udara : luas jendela 15% dari luas lantai
● Jumlah ruangan : 5m persegi per orang
KEBUTUHAN PSIKOLOGIS
1. Keadaan rumah dan sekitar, cara pengaturan harus
memenuhi rasa keindahan
2. Jaminan kebebasan di dalam rumah
3. Tiap anggota memiliki privasi yaitu kamar sendiri
4. Ada ruang hidup untuk bermasyarakat, ruang tamu
PHBS
● Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan
atas dasar kesadaran sebagai hasil
pembelajaran, yang menjadikan seseorang
keluarga, kelompok atau masyarakat mampu
menolong dirinya sendiri (mandiri) di bidang
kesehatan dan berperan aktif dalam
mewujudkan kesehatan masyarakat.
PHBS di Rumah Tangga
● Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan
● Memberi bayi ASI eksklusif
● Menimbang balita setiap bulan
● Menggunakan air bersih
● Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun
● Pengelolaan air minum dan makan di rumah tangga
● Menggunakan jamban sehat (Stop Buang Air Besar
Sembarangan)
● Pengelolaan limbah cair di rumah tangga
● Membuang sampah di tempat sampah
● Memberantas jentik nyamuk
● Makan buah dan sayur setiap hari
● Melakukan aktivitas fisik setiap hari
● Tidak merokok di rumah
PHBS di Institusi Pendidikan
(kampus, sekolah, pesantren, seminari, padepokan)
● Mencuci tangan menggunakan sabun
● Mengonsumsi makanan dan minuman sehat
● Menggunakan jamban sehat
● Membuang sampah di tempat sampah
● Tidak merokok
● Tidak mengonsumsi Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan
Zat Adiktif lainnya
● Tidak meludah sembarang tempat
● Memberantas jentik nyamuk
PHBS di Tempat Kerja
(kantor, pabrik)
● Mencuci tangan dengan sabun
● Mengonsumsi makanan dan minuman sehat
● Menggunakan jamban sehat
● Membuang sampah di tempat sampah
● Tidak merokok
● Tidak mengonsumsi NAPZA
● Tidak meludah sembarang tempat
● Memberantas jentik nyamuk
PHBS di Tempat Umum
(tempat ibadah, pasar, pertokoan, terminal)
● Mencuci tangan dengan sabun
● Menggunakan jamban sehat
● Membuang sampah di tempat sampah
● Tidak merokok
● Tidak mengonsumsi NAPZA
● Tidak meludah di sembarang tempat
● Memberantas jentik nyamuk
PHBS di Fasilitas Pelayanan
Kesehatan (klinik, puskesmas, RS)
● Mencuci tangan dengan sabun
● Menggunakan jamban sehat
● Membuang sampah di tempat sampah
● Tidak merokok
● Tidak mengonsumsi NAPZA
● Tidak meludah di sembarang tempat
● Memberantas jentik nyamuk

PPT Blok 2 UMJ.pptx

  • 1.
    Masalah Kesehatan Lingkungan ●Pengertian ● Suatu kondisi atau keadaan lingkungan yg optimum shg berpengaruh positif thd terwujudnya status kesehatan yg optimal. ● Ruang lingkup kesehatan lingkungan ● Penyediaan air bersih ● Sanitasi (jamban) ● Perumahan ● Pembuangan sampah ● Pembuangan air limbah ● Pengawasan vektor ● Sanitasi tempat- tempat umum ● Pengawasan radiasi
  • 2.
    TUJUAN ● Melakukan koreksi(memperkecil/ memodifikasi terjadinya bahaya dari lingkungan terhadap kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia) ● Melakukan pencegahan (mengefisienkan pengaturan sumber2 lingkungan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia dan menghindar dari bahaya)
  • 3.
    PENYEDIAAN AIR BERSIH ●Secara umum dapat dikatakan bahwa hampir tidak mungkin ditemukan air yang benar-benar murni di alam ini. Karena ada kemungkinan tercemari, misalnya : gas(metana), mineral(sulfat), bahan koloid (bakteri), radioaktif ● Air bersih adalah air yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari yang telah memenuhi persyaratan kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak
  • 4.
    SUMBER AIR ● Airhujan, embun/salju,yakni air yang didapat dari angkasa.karena terjadinya proses presipitasi dari awab, atmosfer yang mengandung uap air ● Air permukaan tanah dapat berupa air tergenang/ mengalir co: danau ● Air dalam tanah , air permukaan tanah yang meresap kedalam tanah, jadi telah mengalami penyaringan oleh tanah ataupun batu-batuan. Air dalam tanah sekali waktu juga akan menjadi air permukaan, yakni dengan mengalirkannya air tersebut kelaut
  • 5.
    Embun, air hujan Airpermukaan tanah Air dalam tanah Belum terkontaminasi Kontaminasi Bersih Bersih Bakteri Bebas bakter Steril Zat kimia Mineral > Mudah berkarat O2,co2
  • 6.
    ● Syarat fisik Airminum Air bersih bau Tak berbau Tak berbau Jumlah padat zat terlarut <1000mg/l <1500 mg/l Kekeruhan <5 NTU <25 NTU Rasa Tidak terasa Tidak terasa Suhu ±3 derajat C ±3 derajat C warna <15 TCU <50TCU SYARAT AIR
  • 7.
    ● Syarat kimiawi ●Syarat bakteriologi Air minum harus bebas bakteri patogen (E COLI) Tidak >3 setiap 50cc Tidak >4 setiap 100cc Tidak >7 setiap 200 cc Tidak >13 setiap 500cc Jenis Bahan Kadar yang di Benarkan Fluor (F) 1-1,5 Chlor (Cl) 250 Arsen (Ar) 0,05 Tembaga (Cu) 1,0 Besi (Fe) 0,3 Zat Organik 10 pH 6,5 – 9,0 CO2 0
  • 8.
    ● Waterborne disease/water related disease ● Macam penyakit yg ditularkan menurut agents : ● Penyakit viral (hepatitis viral, poliomielitis) ● Penyakit bakterial (kolera, disentri, tifoid) ● Penyakit protozoa (amebiasis, giardiasis) ● Penyakit helmintik (askariasis, hydatid disease) ● Leptospiral AIR & PENYAKIT
  • 9.
    ● Mekanisme penularanpenyakit : ● Waterborne mechanism ● Kuman patogen dlm air ditularkan pada manusia melalui mulut & sistem pencernaan. ● Contoh : Kolera, tifoid, hepatitis viral, disentri basiler, poliomielitis ● Waterwashed mechanism ● Berkaitan dgn kebersihan umum & perseorangan. ● 3 cara penularan : melalui alat pencernaan(diare), kulit & mata(scabies, trakoma), binatang AIR & PENYAKIT
  • 10.
    ● Water basedmechanism ● Memiliki agents penyebab yg mejalani sebagian siklus hidup dalam tubuh vektor di dalam air ● Contoh : skostomiasis ● Water related insect vector mechanism ● Penularan dengan gigitan serangga yg berkembang biak di dalam air. ● Contoh : dengue, malaria AIR & PENYAKIT
  • 11.
    PURIFIKASI AIR à Carauntuk menjernihkan / memurnikan sumber air untuk mendapatkan air bersih PURIFIKASI SKALA BESAR ● Di kota ● Instalasi penjernihan air (PAM) ● Tahap: ● Penyimpanan (storage) ● Penyaringan (filtration) ● Klorinasi (chlorination)
  • 12.
    PENGOLAHAN AIR ❑ ALAMIAH •Storage • Terjadi koagulasi ❑ FILTRATION • Menggunakan kerikil, ijuk, pasir • Slow sand filter & rapid sand filter ❑ Penambahan ZAT KIMIA • Ada 2 macam : koagulan (mempercepat pengendapan) & desinfektan ❑ AERATION • Menghilangkan rasa & bau tidak enak, gas2 yg tidak diperlukan ❑ BOILLING • Membunuh kuman yg terdapat pada air • Untuk pengolahan konsumsi kecil
  • 13.
    PENGOLAHAN AIR SECARABESAR (PAM) ● STRAINING & SCREENING (menahan secara mekanis benda2 yg terapung) ● STORAGE & SEDIMENTATION (terjadi purifikasi alamiah karena gaya gravitasi/sedimentasi, sinar matahari, oksidasi & dekomposisi) ● COAGULATION/FLOCCULATION (menambahkan zat kimia koagulan utk mempercepat pengendapan  flokulat) ● FILTRATION (rapid sand filter) ● DESINFECTION
  • 14.
    PENYIMPANAN (STORAGE) ● Airbaku diisap/ dialirkan dari sumber seperti sungai,kali,dsb. ke dalam bak penampungan alami / buatan yang sudah terlindung dari pencemaran. ● Air yg disimpan akan mengalami proses purifikasi alami Proses purifikasi alami: ● Proses fisik : benda-benda yg terlarut dalam air akan mengalami pengendapan. Kualitas sudah diperbaiki 90%. ● Proses kimiawi: bakteri aerobik akan mengoksidasi bahan organik yang ada dalam air dengan bantuan oksigen bebas. Amonia berkurang. ● Proses biologis: organisme patogen lama kelamaan akan mati. Jumlah bakteri berkurang 90%.
  • 15.
    PENYARINGAN (FILTRATION) SLOW SANDFILTER Keuntungan: Mudah dibuat dan dioperasikan Biaya murah Proses filtrasi cukup tinggi, pengurangan bakteri 99,9%
  • 16.
    FILTRATION ● Slow sandfilter (purifikasi skala kecil) ● Komponennya : ● Supernatant water (air kotor yg akan dibersihkan, yg ditampung di atas lapisan pasir dgn ketinggian sekitar 1-1,5 meter) ● Sand bed (bagian terpenting sbg filter sekitar 1,2 meter. Dibawahnya terdapat lapisan koral sebagai penyanggah lapisan pasir di atasnya) ● Under darinage system (pipa2 berlubang sebagai saluran keluar air yg telah di filtrasi) ● Sistem kontrol katup filter
  • 17.
    PURIFIKASI SKALA BESAR PENYARINGAN(FILTRATION) RAPID SAND FILTER ● 2 tipe: ● Gravity type (Paterson’s filter) ● Pressure type (Candy’s filter)
  • 18.
    SUMUR ● Syarat lokasi: ● Upstream dari sumber pencemaran ● Cukup jauh dari sumber pencemaran ● Syarat konstruksi : ● Bibir sumur 70cm kedap air ● Dinding sumur 3m kedap air, 1,5m bata ● Lantai lebar 1,5m kedap air, kemiringan 20cm ● Saluran pembuangan air sekitar sumur min 10m ● Bagian atas betutup ● Dasar sumur diberi kerikil
  • 19.
    ⦿ Air limbahatau air buangan adalah sisa air yang dibuang yang berasal dari rumah tangga, industri maupun tempat- tempat umum lainnya dan pada umumnya mengandung bahan-bahan atau zat-zat yang dapat membahayakan bagi kesehatan manusia serta menggangu lingkungan hidup. ⦿ Sumber › Rumah tangga (domestic wastes water), yaitu air limbah yang berasal dari pemukiman penduduk. Cth : ekstreta (tinja), air beka cucian dapur, kamar mandi › Industri (industrial wastes water), berasal dari industri akibat proses produksi. Zat-zat yyang t erkandung nitrogen, sulfida, amoniak, lemak, garam-garam, zat pewarna, mineral, logam berat, zat pelarut, dsb › Kotapraja (municipal wastes water), berasal dari daerah perkantoran, perdagangan, hotel, restoran, tempat-tempat umum, tempat-tempat ibadah, dsb. AIR LIMBAH
  • 20.
    › Fisik ● Sebagianbesar air, sebagian kecil terdiri dari bahan-bahan padat dan suspensi ● Limbah rumah tangga biasanya berwarna suram seperti larutan sabun, sedikit berbau, kadang- kadang ngandung sisa-sisa kertas, berwarna bkas cucian beras dan sayur. › Kimiawi ● Gabungan yang mengandung nitrogen. Mis : urea, protein amina, asam amino ● Gabungan yang tidak mengandung nitrogen. Mis : lemak, sabun, karbohidrat › Bakteriologis ● Mengandung bakteri patogen (golongan Coli) KARAKTERISTIK AIR LIMBAH
  • 21.
    1. Dilution dicairkan hingga kekentalan yang amat rendah 2. Preliminary treatment  memisahkan partikel- partikel padat dari air limbah 3. Sedimentation  diendapkan 4. Filtration  penyaringan 5. Activated sludge  mengalirkan udara ke dalam air limbah sehingga terjadi proses biologis oleh bakteri aerob CARA PENGOLAHAN LIMBAH
  • 22.
    SYARAT PEMBUANGAN LIMBAH a. Tidakmengakibatkan kontaminasi thdp sumber air minum b. Tidak mengakibatkan pencemaran terhadap permukaan tanah c. Tidak menyebabkan pencemaran air untuk mandi, perikanan, air sungai, maupun tempat-tempat rekreasi d. Tidak dapat dihinggapi serangga, tikus, dan tidak menjadi tempat berkembangnya berbagai bibit penyakit e. Tidak terbuka terkena udara luar serta tidak dapat dicapai oleh anak-anak f. Baunya tidak mengganggu
  • 23.
    PENGOLAHAN SAMPAH ● Sampahadalah suatu bahan atau benda padat yang sudah tidak digunakan lagi oleh manusia, atau benda padat yang sudah tidak digunakan lagi dalam suatu kegiatan manusia dan dibuang. ● Prinsip sampah: ● Adanya suatu benda atau bahan padat ● Adanya hubungan langsung / tidak langsung dengan kegiatan manusia ● Benda atau bahan tersebut tidak digunakan lagi
  • 24.
    SUMBER SAMPAH 1. Sampahyg berasal dari pemukiman (domestic waste) sampah ini terdiri dari bahan-bahan padat sebagai hasil kegiatan rumah tangga yg sudah dipakai dan dibuang 2. Sampah yang berasal dari tempat-tempat umum berasal dari tempat-tempat umum seperti pasar, tempat hiburan, terminal bus, stasiun kereta api dll. 3. Sampah yang berasal dari perkantoran Umumnya sampah ini bersifat kering dan mudah terbakar 4. Sampah yang berasal dari jalan raya
  • 25.
    5. Sampah yangberasal dari industri (Industrial waste) Sampah yang berasal dari kawasan industri, termasuk sampah yang dari pembangunan industri maupun yang berasal dari proses industri 6. Sampah yang berasal dari pertanian / perkebunan 7. Sampah yang berasal dari pertambangan 8. Sampah yang berasal dari pertambangan / peternakan
  • 26.
    JENIS SAMPAH ● SampahPadat ● Sampah Cair berupa air limbah ● Sampah gas yang menimbulkan polusi udara contohnya asap kendaraan, pembakaran asap pabrik dll
  • 27.
    PENGARUH NEGATIF SAMPAH ●Aspek Kesehatan: serangga, rodent, pembakaran, kecelakaan ● Pencemaran air dan udara ● Aspek sosio-ekonomi ● Estetika ● Keparawisataan
  • 28.
    PENGOLAHAN SAMPAH 1. Pengumpulan ●Pada tempat penampungan sementara ● Terjadi proses pemilahan 2. Pengangkutan ● Harus tertutup ● Gerobak, mobil
  • 29.
    3. Disposal (pemrosesanakhir) ● Open Land Dumpling: diletakkan begitu saja ±2 km dari pemukiman ● Sanitary Landfill: dibuang pada tanah rendah, dipadatkan, ditutup ● Incineration: dibakar dalam alat incenerator ● Composting: garbage diubah menjadi pupuk kompos ● Discharge to sewer after grinding: digiling dahulu ● Surface water: dihaluskan, dibuang ke laut (25 km dari pantai) ● Hog Feeding: sampah di restoran direbus dijadikan makanan hewan ● Salvaging/Reuse: pemanfaatan kembali ● Recycle: daur ulang
  • 30.
    PENGARUH POSITIF PENGELOLAAN SAMPAH ●Pupuk ● Makanan ternak ● Pengurangan tempat berkembang biak serangga dan rodent ● Mengurangi insidensi penyakit akibat sampah ● Lingkungan yang baik
  • 31.
    SANITASI (JAMBAN) ● Sanitasiterhadap excreta manusia. ● Ada 2 metode : ● Unsewered area (cara pembuangan tinja yg tidak menggunakan saluran air) ● Sewered area (pengumpulan & pengangkutan ekskreta dan air limbah melalui pipa dibawah tanah/sewers ke tempat pembuangan akhir)
  • 32.
    ● Service type ●pengumpulan tinja dari ember2 khusus oleh manusia yg diangkut ke pembuangan akhir dan dimusnahkan dgn composting dan ditanam dlm lubang dangkal ● Non service type ● Bore hole latrine ● Water seal type of latrine ● Septic tank ● Aqua privy ● Chemical closet UNSEWERED AREA
  • 33.
    UNSEWERED AREA ● Septictank ● Pembuangan yg tdk bercampur dengan pembuangan air limbah ● Design septic tank : ● Kapasitas tergantung jumlah pemakai. ● Ukuran panjang = 2x lebar ● Kedalaman lubang 1,5 – 2 meter ● Kedalaman cairan 1,2 meter ● Ruang udara min 30 cm dari titik tertinggi cairan ● Dasar dibuat miring ke lubang keluar ● Memiliki lubang air masuk & keluar
  • 34.
    UNSEWERED AREA ● Aquaprivy ● Mirip dgn septic tank namun kakus ini kedap air. ● Lubang yg sudah penuh dgn tinja dibiarkan 9-12 bulan yg setelah it dpt digunakan sbg pupuk & lubangnya dpt dipergunakan lg. ● Krn menghasilkan gas kotor  ventilasi ● Hindari pemasukan zat desinfektan ● Chemical closet ● Tanki metal yg berisi cairan desinfektan (kaustik soda) & cairan penghilang bau. ● Tidak ada yg boleh dimasukkan ke dlm closet kecuali tissue toilet krn dpt mengganggu pengenceran . ● Biasa digunakan dalam sarana
  • 35.
    PENGENDALIAN VEKTOR DAN RODENT ●Vektor  serangga penyebar penyakit ● Arthropodborne disease ● Vectorborne disease ● Rodent  binatang pengerat penyebar penyakit dan merusak ● Rodent domestik (tikus loteng) ● Rodent liar
  • 36.
    PENGENDALIAN VEKTOR ● Pengendalianlingkungan ● Membersihkan tempat hidup vektor ● Pengendalian kimiawi ● Insektisida ● Pengendalian biologis ● Predator ● Pengendalian genetik ● Fertilitas/steril
  • 37.
    PENGENDALIAN RODENT ● Predatoralami ● Sanitasi ● Perangkap ● Rodentisida ● Fumigasi ● Kemosteril ● Rat proofing
  • 38.
    PENGAWASAN RADIASI ⦿ Pengelolaanradiasi › Jarak, mengingat aktivitas sinar berbanding terbalik dengan kuadrat jarak › Waktu pemaparan sebaiknya dibuat minimum ⦿ Dosis maximum radiasi › Seluruh tubuh, kelenjar kelamin, sum-sum tulang ● Pekerja : 5 REM/th, masyarakat : 0.5 REM/th › Kulit, tulang, kelenjar gondok ● Pekerja : 30 REM/th, masyarakat : 3 REM/th › Lengan, tangan, kaki, mata kaki ● Pekerja : 75 REM/th, masyarakat : 7.5 REM/th › Lain-lain ● Pekerja : 12 REM/th, masyarakat : 1.5 REM/th
  • 39.
    Sanitasi makanan adlupaya yang ditujukan untuk kebersihan dan keamanan makanan agar tidak menimbulkan bahaya kerscunan dan penyakit pada manusia. Tujuan: a. Menjamin keamanan dan kebersihan makanan b. Mencegah penularan wabah penyakit c. Mecegah beredarnya produk makanan yang merugikan masyarakat d. Mengurangi tingkat kerusakan atau pembusukan pada makanan HIGIENE MAKANAN
  • 40.
    A. Sumber bahanmakanan Ex: hasil pertanian tercemar dengan pupuk kotoran manusia atau insektisida B. Pengangkutan bahan makanan Ex: mengangku daging dan ikan dengan alat pendingin agar tidak tercemar dengan kontaminan dan tidak rusak C. Penyimpanan bahan makanan Ex: tempat penyimpanan tidak boleh dihinggapi tikus/serangga, suhu udara tdk lembab, pencahayaan cukup FAKTOR YANG MEMPENGARUHHI SANITASI MAKANAN
  • 41.
    D. Pemasaran makanan Ex:tempat penjualan harus memenuhi syarat seperti contoh supermarket atau swalayan E. Pengolahan makanan Ex: pengolahan makanan yang bersih dipengaruhi oleh kebersihan daput dan alat memasak F. Penyajian makanan Ex: bersih dan tertutup dan tidak terkontaminasi G. Penyimpanan makanan Ex: dalam lemari atau alat pendingin
  • 42.
    SANITASI TEMPAT UMUM Hotel ●Lokasi terhinar dari pencemaran kimia, fisika dan pencemaran bakteri ● Lokasi tidak terletak di daerah banjir ● Dapat mencegah mask dan berkembang biak binatang pengganggu ● Lantai tidak licin, kuat dan rata ● Dinding warna terang, kedap air ● Atap tidak bocor ● Tingkat kebisingan tidak melebihi persyaratan (<40 dB) ● Suhu kamar 18-28 ˚C, kelembaban 40-70%
  • 43.
    Pusat Perbelanjaan ⦿ Setiaptoko harus tersedia tempat/wadah penampungan sampah sementara yang tertutup, kedap air dan dengan jumlah yang cukup ⦿ Pembuangan air limbah harus melalui saluran yang tertutup ⦿ Harus tersedia alat perlengkapan P3k ⦿ Harus tersedia alat pemadam kebakaran ⦿ Makanan dan minuman yang dijual harus selalu kondisi bersih dan segar ⦿ Lantai harus selalu dalam keadaan bersih
  • 44.
    SANITASI ANGKUTAN UMUM Kesehatanangkutan umum perlu diperhatikan untuk menghindari bahaya, seperti : ›Kecelakaan lalu lintas akibat supir tidak sehat ›Penularan penyakit orang yang berada bersama dalam 1 kendaraan ( faktor: ventilasi, kepadatan penumpang, kebersihan, perilaku penumpang) ›Angkutan dapat menyebarkan penyakit dari satu daerah ke daerah lain dengan membawa penumpang yang berpenyakit menular ›Vektor ikut terbawa dan menyebabkan penyakit lebih jauh ⦿Pencegahan penularan ›Pemeriksaan sanitasi angkutan umum, darat, laut dan udara ›Tempat pemberhentian angkutan harus memenuhi
  • 45.
    RUMAH SEHAT Kriteria rumahsehat WINSLOW 1. Dapat memenuhi kebutuhan fisiologis 2. Dapat memenuhi kebutuhan psikologis 3. Dapat menghindarkan dari terjadinya kecelakan 4. Dapat menghindarkan terjadinya penularan penyakit.
  • 46.
    KEBUTUHAN FISIOLOGIS ● Suhuruangan : 18-20derajat C ● Penerangan : mendapat sinar matahari ● Ventilasi udara : luas jendela 15% dari luas lantai ● Jumlah ruangan : 5m persegi per orang KEBUTUHAN PSIKOLOGIS 1. Keadaan rumah dan sekitar, cara pengaturan harus memenuhi rasa keindahan 2. Jaminan kebebasan di dalam rumah 3. Tiap anggota memiliki privasi yaitu kamar sendiri 4. Ada ruang hidup untuk bermasyarakat, ruang tamu
  • 47.
    PHBS ● Perilaku HidupBersih dan Sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, yang menjadikan seseorang keluarga, kelompok atau masyarakat mampu menolong dirinya sendiri (mandiri) di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat.
  • 48.
    PHBS di RumahTangga ● Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan ● Memberi bayi ASI eksklusif ● Menimbang balita setiap bulan ● Menggunakan air bersih ● Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun ● Pengelolaan air minum dan makan di rumah tangga ● Menggunakan jamban sehat (Stop Buang Air Besar Sembarangan) ● Pengelolaan limbah cair di rumah tangga ● Membuang sampah di tempat sampah ● Memberantas jentik nyamuk ● Makan buah dan sayur setiap hari ● Melakukan aktivitas fisik setiap hari ● Tidak merokok di rumah
  • 49.
    PHBS di InstitusiPendidikan (kampus, sekolah, pesantren, seminari, padepokan) ● Mencuci tangan menggunakan sabun ● Mengonsumsi makanan dan minuman sehat ● Menggunakan jamban sehat ● Membuang sampah di tempat sampah ● Tidak merokok ● Tidak mengonsumsi Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya ● Tidak meludah sembarang tempat ● Memberantas jentik nyamuk
  • 50.
    PHBS di TempatKerja (kantor, pabrik) ● Mencuci tangan dengan sabun ● Mengonsumsi makanan dan minuman sehat ● Menggunakan jamban sehat ● Membuang sampah di tempat sampah ● Tidak merokok ● Tidak mengonsumsi NAPZA ● Tidak meludah sembarang tempat ● Memberantas jentik nyamuk
  • 51.
    PHBS di TempatUmum (tempat ibadah, pasar, pertokoan, terminal) ● Mencuci tangan dengan sabun ● Menggunakan jamban sehat ● Membuang sampah di tempat sampah ● Tidak merokok ● Tidak mengonsumsi NAPZA ● Tidak meludah di sembarang tempat ● Memberantas jentik nyamuk
  • 52.
    PHBS di FasilitasPelayanan Kesehatan (klinik, puskesmas, RS) ● Mencuci tangan dengan sabun ● Menggunakan jamban sehat ● Membuang sampah di tempat sampah ● Tidak merokok ● Tidak mengonsumsi NAPZA ● Tidak meludah di sembarang tempat ● Memberantas jentik nyamuk