Benediktus Narendra Keswara
Anggota DPRD Kota Semarang, Komisi A
PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA (PSI)
Daerah Pilihan 2
Gayamsari – Pedurungan – Genuk
081 2271 87778
IG = @brader_narendra
FB = brader narendra
KOMISI A = PEMERINTAHAN
KOMISI B = PEREKONOMIAN
KOMISI C = PEMBANGUNAN
KOMISI D = KEMASYARAKATAN
FUNGSI ANGGOTA DPRD
KABUPATEN/KOTA
Pasal 150
Pasal 152
Pasal 153
Dasar Hukum: UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah
HAK-HAK BAGI MASYARAKAT
DAN LAIN LAIN
SOSIALISASI
Penanggulangan Kemiskinan
“Gerbang Hebat”
DASAR HUKUM
PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG
NOMOR 12 TAHUN 2016 TENTANG
PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KOTA
SEMARANG
PERWALKOT SEMARANG NOMOR 31 A TAHUN
2017 TENTANG INDIKATOR, KRITERIA DAN
KLASIFIKASI WARGA MISKIN KOTA SEMARANG
• Pasal 7
Pendataan, verifikasi dan validasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6, dilaksanakan
oleh perangkat daerah yang menangani urusan pemerintahan bidang sosial.
PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG
NOMOR 12 TAHUN 2016 TENTANG
PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KOTA
SEMARANG
*Perda yang lama  Perda No 4 Tahun 2008
• Pasal 5 ayat 1
Pemerintah Daerah melakukan pendataan dan penetapan keluarga / warga
miskin.
• Pasal 6 ayat 1
Pendataan keluarga/rumah tangga/warga miskin dilakukan berdasarkan kriteria
yang telah ditentukan sebagaimana diatur pada Pasal 5.
PEMERINTAH KOTA SEMARANG MEMILIKI
“DATABASE WARGA MISKIN KOTA SEMARANG”
Indikator Warga Miskin:
• Pangan;
• Tempat tinggal;
• Sandang;
• Pendidikan;
• Kesehatan;
• Penghasilan; dan
• Kepemilikan.
*Perwal yang lama  Perwal No 18C Tahun 2009
TIDAK MISKIN
KLASIFIKASI
WARGA
MISKIN
HAMPIR MISKIN
MISKIN
SANGAT MISKIN
*Klasifikasi “Tidak Miskin” tidak masuk dalam Database Warga Miskin.
GERBANG HEBAT
PENANGGULANGAN KEMISKINAN
DI KOTA SEMARANG
SINGKATAN
 Gerbang : Tempat masuk suatu kawasan.
 Hebat : Amat Sangat.
1. Pintu masuk dalam suatu ruang lingkup untuk melakukan aktivitas dan sinergitas antara Pemerintah Kota dan
masyarakat serta stakeholder yang didasari pada komitmen bersama, semangat yang tinggi, jujur dan ikhlas dalam
melaksanakan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran di Kota Semarang;
2. Hebat dalam komitmen, sinkronisasi, perencanaan, sinergitas pelaksanaan, serta pemberdayaan masyarakat yang
inovatif dalam penanganan program kemiskinan dan pengangguran di Kota Semarang.
filosofi GERBANG HEBAT
GERakan Bersama PenanggulAngan KemiskinaN dan
PenGangguran melalui Harmonisasi Ekonomi, Edukasi,
Ekosistem dan Etos Bersama MasyarakAT
IMPLEMENTASI PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN
DI KOTA SEMARANG
EKONOMI:
• Pelatihan Kewirausahaan.
• Fasilitasi Pengembangan Usaha Mikro.
• Pelatihan Keterampilan (menjahit, salon, perbengkelan dll).
• Pengembangan Perikanan Rakyat.
• Bantuan Ternak (kambing, sapi)
• Bantuan Warung Desa Vokasi.
• Bantuan Pangan untuk Rawan Pangan.
• Distribusi Beras Sejahtera (Rastra).
• Penyiapan Tenaga Kerja Siap Pakai.
• Pelatihan Pemagangan Berbasis Masyarakat.
• Padat Karya Produktif.
• Pembentukan Wirausaha Baru (WUB).
• Santunan Kematian bagi Warga Miskin.
EDUKASI:
• Pendampingan BOS.
• Beasiswa bagi Warga Miskin.
• Pengembangan Kelurahan Vokasi.
• Penyelenggaraan Kursus Keterampilan.
• Fasilitasi Penyelenggaraan Paket A, B, dan C.
ETOS:
• Pelatihan Keterampilan Bagi PMKS.
• Pendampingan PKH.
• Pembinaan dan Pengembangan KUBE.
• Penyediaan dan Pelayanan Alat Kontrasepsi bagi Warga Miskin.
• Pendampingan Organisasi Masyarakat dan Lembaga Kemasyarakatan.
• Fasilitasi Penunjang Program TMMD.
EKOSISTEM:
• Pelayanan Kesehatan Bagi Warga Miskin (Jamkesmaskot).
• Perbaikan Sanitasi Dasar bagi Warga Miskin.
• Penanggulangan Kekurangan Protein, Anemia, Gizi, Garam Yodium.
• Desa Mandiri Pangan.
• Perbaikan Perumahan Masyarakat Miskin (RTLH).
• Perbaikan Lingkungan Permukiman.
• Penanganan dan Penataan Pemukiman Kumuh.
• Pembuatan Sanitasi Komunal.
• Pembangunan dan Perbaikan MCK.
• Pengendalian Dampak Perubahan Iklim.
• Pembuatan Biopori.
• Peningkatan Ruang Terbuka Hijau (RTH).
• Transportasi Murah melalui BRT.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI
KOTA SEMARANG
MATUR SUWUN, GUSTI MBERKAHI

POINTER GERBANG HEBAT.pptx

  • 1.
    Benediktus Narendra Keswara AnggotaDPRD Kota Semarang, Komisi A PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA (PSI) Daerah Pilihan 2 Gayamsari – Pedurungan – Genuk 081 2271 87778 IG = @brader_narendra FB = brader narendra
  • 2.
    KOMISI A =PEMERINTAHAN KOMISI B = PEREKONOMIAN KOMISI C = PEMBANGUNAN KOMISI D = KEMASYARAKATAN
  • 3.
    FUNGSI ANGGOTA DPRD KABUPATEN/KOTA Pasal150 Pasal 152 Pasal 153 Dasar Hukum: UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah
  • 4.
  • 5.
  • 6.
    DASAR HUKUM PERATURAN DAERAHKOTA SEMARANG NOMOR 12 TAHUN 2016 TENTANG PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KOTA SEMARANG PERWALKOT SEMARANG NOMOR 31 A TAHUN 2017 TENTANG INDIKATOR, KRITERIA DAN KLASIFIKASI WARGA MISKIN KOTA SEMARANG
  • 7.
    • Pasal 7 Pendataan,verifikasi dan validasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6, dilaksanakan oleh perangkat daerah yang menangani urusan pemerintahan bidang sosial. PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG NOMOR 12 TAHUN 2016 TENTANG PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KOTA SEMARANG *Perda yang lama  Perda No 4 Tahun 2008 • Pasal 5 ayat 1 Pemerintah Daerah melakukan pendataan dan penetapan keluarga / warga miskin. • Pasal 6 ayat 1 Pendataan keluarga/rumah tangga/warga miskin dilakukan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sebagaimana diatur pada Pasal 5. PEMERINTAH KOTA SEMARANG MEMILIKI “DATABASE WARGA MISKIN KOTA SEMARANG”
  • 8.
    Indikator Warga Miskin: •Pangan; • Tempat tinggal; • Sandang; • Pendidikan; • Kesehatan; • Penghasilan; dan • Kepemilikan. *Perwal yang lama  Perwal No 18C Tahun 2009
  • 9.
    TIDAK MISKIN KLASIFIKASI WARGA MISKIN HAMPIR MISKIN MISKIN SANGATMISKIN *Klasifikasi “Tidak Miskin” tidak masuk dalam Database Warga Miskin.
  • 10.
    GERBANG HEBAT PENANGGULANGAN KEMISKINAN DIKOTA SEMARANG SINGKATAN  Gerbang : Tempat masuk suatu kawasan.  Hebat : Amat Sangat. 1. Pintu masuk dalam suatu ruang lingkup untuk melakukan aktivitas dan sinergitas antara Pemerintah Kota dan masyarakat serta stakeholder yang didasari pada komitmen bersama, semangat yang tinggi, jujur dan ikhlas dalam melaksanakan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran di Kota Semarang; 2. Hebat dalam komitmen, sinkronisasi, perencanaan, sinergitas pelaksanaan, serta pemberdayaan masyarakat yang inovatif dalam penanganan program kemiskinan dan pengangguran di Kota Semarang. filosofi GERBANG HEBAT GERakan Bersama PenanggulAngan KemiskinaN dan PenGangguran melalui Harmonisasi Ekonomi, Edukasi, Ekosistem dan Etos Bersama MasyarakAT
  • 11.
    IMPLEMENTASI PROGRAM PENANGGULANGANKEMISKINAN DI KOTA SEMARANG EKONOMI: • Pelatihan Kewirausahaan. • Fasilitasi Pengembangan Usaha Mikro. • Pelatihan Keterampilan (menjahit, salon, perbengkelan dll). • Pengembangan Perikanan Rakyat. • Bantuan Ternak (kambing, sapi) • Bantuan Warung Desa Vokasi. • Bantuan Pangan untuk Rawan Pangan. • Distribusi Beras Sejahtera (Rastra). • Penyiapan Tenaga Kerja Siap Pakai. • Pelatihan Pemagangan Berbasis Masyarakat. • Padat Karya Produktif. • Pembentukan Wirausaha Baru (WUB). • Santunan Kematian bagi Warga Miskin. EDUKASI: • Pendampingan BOS. • Beasiswa bagi Warga Miskin. • Pengembangan Kelurahan Vokasi. • Penyelenggaraan Kursus Keterampilan. • Fasilitasi Penyelenggaraan Paket A, B, dan C.
  • 12.
    ETOS: • Pelatihan KeterampilanBagi PMKS. • Pendampingan PKH. • Pembinaan dan Pengembangan KUBE. • Penyediaan dan Pelayanan Alat Kontrasepsi bagi Warga Miskin. • Pendampingan Organisasi Masyarakat dan Lembaga Kemasyarakatan. • Fasilitasi Penunjang Program TMMD. EKOSISTEM: • Pelayanan Kesehatan Bagi Warga Miskin (Jamkesmaskot). • Perbaikan Sanitasi Dasar bagi Warga Miskin. • Penanggulangan Kekurangan Protein, Anemia, Gizi, Garam Yodium. • Desa Mandiri Pangan. • Perbaikan Perumahan Masyarakat Miskin (RTLH). • Perbaikan Lingkungan Permukiman. • Penanganan dan Penataan Pemukiman Kumuh. • Pembuatan Sanitasi Komunal. • Pembangunan dan Perbaikan MCK. • Pengendalian Dampak Perubahan Iklim. • Pembuatan Biopori. • Peningkatan Ruang Terbuka Hijau (RTH). • Transportasi Murah melalui BRT. IMPLEMENTASI PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KOTA SEMARANG
  • 13.