Sabtu, 18 Januari 2020
PENYUSUNAN SOAL
Prinsip pembuatan soal yaitu:
Substansi, Konstruksi dan bahasa.
sebuah soal kadang dinyatakan sulit
karena bahasa soal yang kurang bisa
dipahami oleh pembaca soal.
Kaidah penulisan
soal Pilihan Ganda
Kaidah-kaidah yang diperlukan dalam
penyusunan soal pilihan ganda adalah sebagai
berikut:
1. Materi
 Soal harus sesuai dengan indikator
 Pengecoh harus berfungsi
 Terdapat 1 jawaban benar
2. Kontruksi
 Pokok soal jelas dan tegas
 Pokok soal hanya pernyataan yang diperlukan saja
 Pokok soal jangan memberi petunjuk ke jawban yang benar
 Tidak boleh terdapat arti ganda
 Jawaban harus logis dan homogen
 Panjang jawaban harus relatif sama
 Tidak boleh mengandung pernyatan semua benar maupun
semua salah
 Jawaban berbentuk angka dan waktu harus disusun secara
berurutan
 Gambar, grafik, table, narasi, ilustrasi harus berfungsi dan jelas
 Pokok soal tidak boleh mengandung kata yang mengungkapkan
ketidakpastian
 Butir soal jangan bergantung pada jawaban sebelumnya
3.Bahasa
 Sesuai dengan EYD
 Bahasa harus komunikatif
 Tidak menggunakan bahasa yang berlaku
setempat/tabu.
 Tidak mengandung kata/ungkapan yang
menyinggung perasaan peserta didik.
Kaidah penulisan soal uraian
seperti berikut:
1. Materi
Soal harus sesuai dengan indikator.
Setiap pertanyaan harus diberikan batasan
jawaban yang diharapkan.
Materi yang ditanyakan harus sesuai
dengan tujuan peugukuran.
Materi yang ditanyakan harus sesuai
dengan jenjang jenis sekolah atau tingkat
kelas.
2.Konstruksi
 Menggunakan kata tanya/perintah yang menuntut
jawaban terurai.
 Ada petunjuk yang jelas tentang cara mengerjakan
soal.
 Setiap soal harus ada pedoman penskorannya.
 Tabel, gambar, grafik, peta, ilustrasi, narasi atau yang
sejenisnya disajikan dengan jelas, terbaca, dan
berfungsi.
3. Bahasa
 Rumusan kalimat soal harus komunikatif.
 Menggunakan bahasa Indonesia yang baik
dan benar (baku).
 Tidak menimbulkan penafsiran ganda.
 Tidak menggunakan bahasa yang berlaku
setempat/tabu.
 Tidak mengandung kata/ungkapan yang
menyinggung perasaan peserta didik.
Syarat-syarat indikator yang baik
adalah :
1. Memuat ciri-ciri kompetensi dasar
yang akan diukur.
2. Memuat kata kerja operasional yang
dapat diukur.
3. Berkaitan dengan materi (bahan ajar)
yang dipilih.
4. Dapat dibuatkan soalnya.
Bentuk Soal Uraian
Kelebihan Kekurangan
 Dapat mengetahui
kemampuan peserta didik
dalam menyusun jawaban
dengan menggunakan bahasa
mereka sendiri
 Mampu mengukur aspek
perilaku peserta didik
(kelengkapan aspek
pengukuran)
 Kesulitan dalam penyusunan
pedoman penskorannya.
 Pengaruh subyektivitas
penilai cukup besar
Bentuk Soal Pilihan Ganda
Kelebihan Kekurangan
 Mampu menilai secara
objektif
 Materi yang diujikan dapat
mencangkup sebagian besar
dari bahan pengajaran yang
diajarkan
 Jawaban siswa dapat
dikoreksi dengan mudah dan
cepat
 Sukar untuk menentukan
pengecohnya
 Kemungkinan untuk
melakukan tebakan jawaban
masih cukup besar
 Proses berpikir siswa tidak
dapat diketahui dengan nyata
Semoga Bermanfaat

Penyusunan Soal.pptx

  • 1.
  • 2.
    PENYUSUNAN SOAL Prinsip pembuatansoal yaitu: Substansi, Konstruksi dan bahasa. sebuah soal kadang dinyatakan sulit karena bahasa soal yang kurang bisa dipahami oleh pembaca soal.
  • 3.
    Kaidah penulisan soal PilihanGanda Kaidah-kaidah yang diperlukan dalam penyusunan soal pilihan ganda adalah sebagai berikut: 1. Materi  Soal harus sesuai dengan indikator  Pengecoh harus berfungsi  Terdapat 1 jawaban benar
  • 4.
    2. Kontruksi  Pokoksoal jelas dan tegas  Pokok soal hanya pernyataan yang diperlukan saja  Pokok soal jangan memberi petunjuk ke jawban yang benar  Tidak boleh terdapat arti ganda  Jawaban harus logis dan homogen  Panjang jawaban harus relatif sama  Tidak boleh mengandung pernyatan semua benar maupun semua salah  Jawaban berbentuk angka dan waktu harus disusun secara berurutan  Gambar, grafik, table, narasi, ilustrasi harus berfungsi dan jelas  Pokok soal tidak boleh mengandung kata yang mengungkapkan ketidakpastian  Butir soal jangan bergantung pada jawaban sebelumnya
  • 5.
    3.Bahasa  Sesuai denganEYD  Bahasa harus komunikatif  Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat/tabu.  Tidak mengandung kata/ungkapan yang menyinggung perasaan peserta didik.
  • 6.
    Kaidah penulisan soaluraian seperti berikut: 1. Materi Soal harus sesuai dengan indikator. Setiap pertanyaan harus diberikan batasan jawaban yang diharapkan. Materi yang ditanyakan harus sesuai dengan tujuan peugukuran. Materi yang ditanyakan harus sesuai dengan jenjang jenis sekolah atau tingkat kelas.
  • 7.
    2.Konstruksi  Menggunakan katatanya/perintah yang menuntut jawaban terurai.  Ada petunjuk yang jelas tentang cara mengerjakan soal.  Setiap soal harus ada pedoman penskorannya.  Tabel, gambar, grafik, peta, ilustrasi, narasi atau yang sejenisnya disajikan dengan jelas, terbaca, dan berfungsi.
  • 8.
    3. Bahasa  Rumusankalimat soal harus komunikatif.  Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar (baku).  Tidak menimbulkan penafsiran ganda.  Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat/tabu.  Tidak mengandung kata/ungkapan yang menyinggung perasaan peserta didik.
  • 9.
    Syarat-syarat indikator yangbaik adalah : 1. Memuat ciri-ciri kompetensi dasar yang akan diukur. 2. Memuat kata kerja operasional yang dapat diukur. 3. Berkaitan dengan materi (bahan ajar) yang dipilih. 4. Dapat dibuatkan soalnya.
  • 10.
    Bentuk Soal Uraian KelebihanKekurangan  Dapat mengetahui kemampuan peserta didik dalam menyusun jawaban dengan menggunakan bahasa mereka sendiri  Mampu mengukur aspek perilaku peserta didik (kelengkapan aspek pengukuran)  Kesulitan dalam penyusunan pedoman penskorannya.  Pengaruh subyektivitas penilai cukup besar
  • 11.
    Bentuk Soal PilihanGanda Kelebihan Kekurangan  Mampu menilai secara objektif  Materi yang diujikan dapat mencangkup sebagian besar dari bahan pengajaran yang diajarkan  Jawaban siswa dapat dikoreksi dengan mudah dan cepat  Sukar untuk menentukan pengecohnya  Kemungkinan untuk melakukan tebakan jawaban masih cukup besar  Proses berpikir siswa tidak dapat diketahui dengan nyata
  • 12.