Pendidikan Untuk
Transformasi Sosial
By Daniel S.Schipani
Perjalanan Gereja
ke Arah Rekonsiliasi dan
keadilan Rasial
Gereja Reba Place
Evanston Illinois
Adalah contoh
Gereja Reba
Place
• Anggota jemaat 300 orang
• Didirikan oleh anggota Menonit
Eropa Amerika
• Lokasi diperkotaan
• Populasi sekitar Gereja
campuran Afrika Amerika dan
Eropa Amerika dan imigran
Latin dan Kamboja.
• Terdiri dari Kelompok masy.
Kelas menengah dan
berpendidikan tetapi masy.
Berlatar belakang ekonomi,
kelas dan pendidikan beragam
• Tujuan
didirikan :
mengatasi
masalah
individualism,
materialism
dan
kekerasan
yang berasal
dari budaya
yang
mendominasi.
• Visi Gereja :
memelihara
kehidupan
masyarakat
sekitarnya dan
mengundang
mereka untuk
bersekutu
bersama.
Cara
Mewujudkan
Visi Gereja
Mendirikan Pusat
penelitian dan
Bangunan Apartemen
untuk masy.
Kelompok Paduan
Suara dan pertukaran
pelayanan
Mendirikan Sekolah
Minggu Khusus
Dewasa titik berat
rekonsiliasi rasial.
Kurikulum Pendidikan
Kristen dievaluasi
Pelayanan pemuda
prioritas penghilangan
rasisme
Misi ditetapkan
berdasarkan
kebutuhan Masy.
Ibadah lebih
menggambarkan
secara Imani tentang
kenyataan
Gereja
Reba Place
Bangunan bagi penduduk
berpendapatan rendah-
menghilangkan
kesenjangan sosial
Gereja Reba Place adalah contoh
Gereja yang menjalankan
panggilannya menuju kearah
keadilan dan rekonsiliasi rasial
Menggambarkan tantangan dan
kesempatan bagi pendidikan jemaat
yang berorientasi pada transformasi
personal dan sosial.
Tujuan
Rekan Dalam
Pemuridan
Proses
Konteks
Reba Place adalah contoh
Mewujudkan
Pendidikan Bagi
Transformasi Sosial
Yang Perlu
dipertimbangkan
dan perhatikan :
Tujuan : Lahirnya Manusia
Dalam Terang Tuhan
Dukungan terhadap
lahirnya Manusia
dalam Terang
Mengacu pada
didikan Yesus
Bersifat Mendorong,
memampukan dan
mengarahkan
Proses manusia
menjadi lebih
manusiawi
Proses
Formasi dan
Transformasi
Rekan dalam
Pemuridan
(Thomas Groome) – agen sejarah yang
bebas dan bertanggung jawab & Obyek
utama kemunculan manusia bagi diri
sendiri.
Pendidik
Rekan yang setara dalam
perjalanan kehidupan dan iman
Naradidik
Bertumbuh Dalam
Pemuridan
Efesus 4:15 “tetapi dengan teguh berpegang kepada
kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala
hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala”.
Pertumbuhan Dalam Visi
tentang Allah
Pertumbuhan dalam
Kebajikan kristus
Pertumbuhan dalam
Panggilan Roh Kudus
3 hal
Tumbuh
Dalam
Pemuridan
Proses: Perjalanan Hidup dan Iman
Pendidikan yang
berorientasi pada
keadilan – 3 gerakan:
Pengamatan
Penilaian
Pelaksanaan
Pendidikan
Tranformatif
Konteks :
Gereja yg penuh Kasih & Pelayanan
Konteks Utama adalah
Gereja
Tempat pembelajaran
Transformatif
Jemaat terpanggil
menjadi pembebas
Pendidikan Untuk
Transformasi Sosial
Oleh Daniel S.Schipani
5 Roti dan 2 Ikan
Matius 14:14-21
Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka
tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia
menyembuhkan mereka yang sakit.
Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata:
"Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu
pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa."
Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus
memberi mereka makan."
Jawab mereka: "Yang ada pada kami di sini hanya lima roti h dan dua ikan."
Yesus berkata: "Bawalah ke mari kepada-Ku."
Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setelah diambil-
Nya lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap
berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-
murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang
banyak.
Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang
mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, dua belas bakul penuh.
Yang ikut makan kira-kira lima ribu laki-laki, tidak termasuk perempuan dan
anak-anak.
Matius 14:14-21
Pertanyaan Penuntun
 Lingkungan seperti apakah yang sedang
anda dan gereja hadapi ?
 Poin-poin penting apa yang dapat kita ambil
dari bacaan Injil Matius 14:14-21?
 Sampai sejauh mana pula poin-poin
tersebut berpengaruh terhadap lingkungan
anda dan yang dihadapi gereja?
 Bagaimana mewujudkan pelayanan Gereja
yang transformatif di tengah masyarakat ?
 Kira-kira bisakah kita sekarang mendesain
program gereja yang bersifat
transformative? (berdasarkan pengamatan,
penilaian dan tindakan)
Tugas paper untuk tugas akhir, terakhir
tanggal 3 desember 2014
• Apa kelemahan dan kekurangan teori ini
• Analisis teori
• Memberikan pendapat pribadi
Mengatasi kerusakan lingkungan ditinjau dari pedadogi Transformasi
Sosial
Pendahuluan
Masalah
Kerangka Teori
Ada usul-usul konkrit yang ditawarkan

Pendidikan bagi transformasi sosial

  • 1.
  • 2.
    Perjalanan Gereja ke ArahRekonsiliasi dan keadilan Rasial Gereja Reba Place Evanston Illinois Adalah contoh
  • 3.
    Gereja Reba Place • Anggotajemaat 300 orang • Didirikan oleh anggota Menonit Eropa Amerika • Lokasi diperkotaan • Populasi sekitar Gereja campuran Afrika Amerika dan Eropa Amerika dan imigran Latin dan Kamboja. • Terdiri dari Kelompok masy. Kelas menengah dan berpendidikan tetapi masy. Berlatar belakang ekonomi, kelas dan pendidikan beragam
  • 4.
    • Tujuan didirikan : mengatasi masalah individualism, materialism dan kekerasan yangberasal dari budaya yang mendominasi. • Visi Gereja : memelihara kehidupan masyarakat sekitarnya dan mengundang mereka untuk bersekutu bersama. Cara Mewujudkan Visi Gereja Mendirikan Pusat penelitian dan Bangunan Apartemen untuk masy. Kelompok Paduan Suara dan pertukaran pelayanan Mendirikan Sekolah Minggu Khusus Dewasa titik berat rekonsiliasi rasial. Kurikulum Pendidikan Kristen dievaluasi Pelayanan pemuda prioritas penghilangan rasisme Misi ditetapkan berdasarkan kebutuhan Masy. Ibadah lebih menggambarkan secara Imani tentang kenyataan Gereja Reba Place Bangunan bagi penduduk berpendapatan rendah- menghilangkan kesenjangan sosial
  • 5.
    Gereja Reba Placeadalah contoh Gereja yang menjalankan panggilannya menuju kearah keadilan dan rekonsiliasi rasial Menggambarkan tantangan dan kesempatan bagi pendidikan jemaat yang berorientasi pada transformasi personal dan sosial.
  • 6.
    Tujuan Rekan Dalam Pemuridan Proses Konteks Reba Placeadalah contoh Mewujudkan Pendidikan Bagi Transformasi Sosial Yang Perlu dipertimbangkan dan perhatikan :
  • 7.
    Tujuan : LahirnyaManusia Dalam Terang Tuhan Dukungan terhadap lahirnya Manusia dalam Terang Mengacu pada didikan Yesus Bersifat Mendorong, memampukan dan mengarahkan Proses manusia menjadi lebih manusiawi Proses Formasi dan Transformasi
  • 8.
    Rekan dalam Pemuridan (Thomas Groome)– agen sejarah yang bebas dan bertanggung jawab & Obyek utama kemunculan manusia bagi diri sendiri. Pendidik Rekan yang setara dalam perjalanan kehidupan dan iman Naradidik
  • 9.
    Bertumbuh Dalam Pemuridan Efesus 4:15“tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala”. Pertumbuhan Dalam Visi tentang Allah Pertumbuhan dalam Kebajikan kristus Pertumbuhan dalam Panggilan Roh Kudus 3 hal Tumbuh Dalam Pemuridan
  • 10.
    Proses: Perjalanan Hidupdan Iman Pendidikan yang berorientasi pada keadilan – 3 gerakan: Pengamatan Penilaian Pelaksanaan Pendidikan Tranformatif
  • 11.
    Konteks : Gereja ygpenuh Kasih & Pelayanan Konteks Utama adalah Gereja Tempat pembelajaran Transformatif Jemaat terpanggil menjadi pembebas
  • 13.
    Pendidikan Untuk Transformasi Sosial OlehDaniel S.Schipani 5 Roti dan 2 Ikan Matius 14:14-21
  • 14.
    Ketika Yesus mendarat,Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit. Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata: "Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa." Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan." Jawab mereka: "Yang ada pada kami di sini hanya lima roti h dan dua ikan." Yesus berkata: "Bawalah ke mari kepada-Ku." Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setelah diambil- Nya lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid- murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, dua belas bakul penuh. Yang ikut makan kira-kira lima ribu laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak. Matius 14:14-21
  • 15.
    Pertanyaan Penuntun  Lingkunganseperti apakah yang sedang anda dan gereja hadapi ?  Poin-poin penting apa yang dapat kita ambil dari bacaan Injil Matius 14:14-21?  Sampai sejauh mana pula poin-poin tersebut berpengaruh terhadap lingkungan anda dan yang dihadapi gereja?  Bagaimana mewujudkan pelayanan Gereja yang transformatif di tengah masyarakat ?  Kira-kira bisakah kita sekarang mendesain program gereja yang bersifat transformative? (berdasarkan pengamatan, penilaian dan tindakan)
  • 16.
    Tugas paper untuktugas akhir, terakhir tanggal 3 desember 2014 • Apa kelemahan dan kekurangan teori ini • Analisis teori • Memberikan pendapat pribadi Mengatasi kerusakan lingkungan ditinjau dari pedadogi Transformasi Sosial Pendahuluan Masalah Kerangka Teori Ada usul-usul konkrit yang ditawarkan