PRESSSTARTOR CLICK
MUSIK ASIA
TUGAS KELOMPOK 3 SBK
A. Musik Cina (Tiongkok)
1. Perkembangan Musik
Suling Jiahu
Bangsa Cina memiliki
kekayaan budaya musikal
yang telah tumbuh dan
berkembang sejak dulu. Pada
tahun 1999 ditemukan suling
jiahu, instrumen musik tertua
di dunia yang terbuat dari
tulang yang dibuat kira-kira
pada tahun 7000 tahun SM.
Contoh lainnya adalah sebuah
koleksi lonceng, drum, alat
musik tiup, dan alat musik
dawai dari perunggu pada
makam bangsawan Yi dari
Zeng (abad 5 SM).
Sekitar abad ke-19 tradisi
musik Cina mulai terpengaruh
tradisi musik Eropa. Mereka
mulai diperkenalkan instrumen
musik Barat, orkes simfoni, dan
konser opera Barat. Berbagai
gedung pertunjukkan mulai
tumbuh di Cina. Sehingga
masuklah bangsa Cina dalam
modernisasi musik. Saat ini,
musik tradisional Cina
dimainkan seiring dengan
komposisi modern. Musik
kontemporer populer Cina
merupakan hasil perpaduan
musik tradisional Cina dengan
musik populer.
Pertunjukan Cina
2. Ragam Musik.
a. Musik Tradisional
Musik tradisional Cina secara
mayoritas mempergunakan bahasa
Cina, meliputi nyanyian rakyat,
nyanyian bercerita, dan opera.
Terdapat lebih dari 400 opera lokal
dan 300 nyanyian bercerita yang
dipengaruhi oleh budaya lokal.
Berbagai ragam musik tradisional
kerakyatan, seperti nyanyian
kepahlawanan, cinta, kerja, anak-
anak, dan religius menjadi bagian
dari kehidupan sehari-hari yang
terintregasi ke dalam aktivitas sosial,
seperti pernikahan, pemakaman,
pemujaaan, upacara religius, festival,
dan perayaan lainnya.
b. Musik Modern
Pada permulaan abad ke-19,
pengaruh musik Eropa mulai masuk,
Western Style Conversations,
didirikan pada tahun 1920, dengan
tujuan untuk melestarikan musik
Cina dan musik Eropa. Mereka
menyediakan program musik Cina
dan Bara baik tradisional maupun
modern, dengan memadukan
instrumen musik, teknik bernyanyi,
gaya tradisional, dan estetika ke
dalam harmoni dan orkestrasi. Musik
Cina modern tetap menjaga
karakteristik bangsa Cina dengan
mempertahankan instrumen
tradisional mereka ke dalam
permainan musiknya.
3. Sistem Nada
Menurut teori musik Cina,(kira-kira
2700 SM) satu oktaf dibagi menjadi
12 nada, tetapi dalam permainan
musiknya menggunakan 5 nada yang
disebut pentatonik ;
(penta = 5, tonik/tone = nada).
4. Instrumen Musik
Instrumen tradisional musik Cina
di antaranya adalah :
a. Organ mulut (sheng)
b. Flute (dizi, ti tzu, tche)
c. Kecapi berleher lurus :(che,
p’ip’a, yuch ch’in, dan san hsien)
d. Sitar panjang (ch’in, zheng, se)
e. Perkusi, seperti lonceng (qin),
drum (gu), gong (luo), dan bel
(zhong)
.
Alat Musik Cina
B. Musik Jepang
1. Perkembangan
Musik
Musik Jepang pada zaman dahulu
sangat terpengaruh perkembangan
musik dari daratan Cina dan
Semenanjung Korea, tetapi lama
kelamaan mempunyai sifat dan ciri
tersendiri. Ragam musiknya banyak
digunakan di kuil-kuil, untuk
memuja dewa, di istana, dan untuk
hiburan sosial.
Orkes gagaku (musik Jepag masa
lampau) telah ada sejak abad ke-8.
Orkes gagaku terdiri atas 17 musisi
yang bermain instrumen tiup kayu,
petik, dan perkusi. Instrumen tiup
meliputi flute (ryuteki), oboe
(hichiriki), dan harmonika mulut
(sho). Instrumen petik terdiri atas
kecapi bengkok (biwa) dan drum
besar (taiko).
1. Perkembangan
Musik
Sekitar abad ke-15 musik
instrumen tunggal, shamisen dan
koto menjadi populer khususnya
untuk memberikan iringan lagu dan
drama musik. Perkembangan musik
drama mencapai keemasannya
pada abd ke-17, dengan format
kabuki dari musik teater tradisional
Jepang.
1. Perkembangan
Musik
a. Musik Tradisional
Musik tadisional Jepang pada
umumnya berbentuk musik
festival religius, nyanyian
bekerja, dan pengiring tarian.
Pertunjukan rakyat, seperti
tarian bertopeng, teater rakyat
dan tarian rakyat merupakan
bagian tak terpisahkan dalam
musik tradisional.
2. Ragam Musik
b. Musik Modern
Musik modern Jepang dimulai pada
tahun 1867, setelah Mutsuhito Meiji
menjadi kaisar Jepang. Satu guru
yang bertanggung jawab untuk
mengenalkan gaya musik Eropa
adalah Suzuki Shin’Ichi. Beliau
menemukan metode pengajaran
biola untuk anak-anak yang diadopsi
dari sekolah musik di Amerika
Serikat.
2. Ragam Musik
3. Sistem Nada
Tangga nada yang digunakan
dalam bermain musik adalah
tangga nada pentatonik. Susunan
nada-nada yang dipergunakan
adalah :
d’ ; f’ ; g’ ; a’ ; b’.
4. Instrumen Musik
Instrumen musik yang dipakai dalam
musik Jepang di antaranya:
a. Lute pengiring (heikebiwa)
b. Perkusi (shoko, ko tsuzumi, o tsuzumi,
dan taiko)
c. Harmonika mulut (sho)
d. Flute (ryuteki, nokan, shakuhachi)
e. Kecapi (shamisen, koto, biwa)
f. Oboe (hichiriki)
C. Musik India
1. Perkembangan
Musik
Perkembangan musik India dimulai kira-
kira semenjak
abad ke-2 SM. Bangsa Arya yang
bermigrasi ke India mempunyai pengaruh
yang sangat besar dalam perkembangan
musik di India. Musik bagi bangsa India
mempunyai arti tersendiri, yang sangat
besar pengaruhnya pada magis, religius,
kesusasteraan, ilmu, dan seni lainnya.
Musik India adalah suatu mozaik dari gaya
yang berbeda dan mencerminkan tingkat
sosial yang berbeda pula. Musik klasik
banyak dipertunjukkan di kota-kota untuk
pertimbangan artistik. Sedangkan musik
rakyat banyak ditampilkan di pedesaan
menemani jalan kehidupan dan upacara
agrikultur.
2. Ragam Musik
a. Musik Klasik
Musik klasik India dapat
diketahui dari dokumen
Natya Shastra, suatu risalah
drama berbahasa Sansekerta
yang ditulis kira-kira abad ke-
SM. Terdapat 2 tradisi klasik,
yaitu Hindustani di India
Utara dan Karnatik di India
Selatan. Pembedaan tradisi
ini terjadi mulai abad ke-16
sebagai hasil pengaruh orang
Islam di India Utara.
b. Musik Rakyat dan Populer
Sekitar 75% populasi India hidup di
desa. Di sini tradisi tetap bertahan dan
banyak orang terbebas dari pengaruh
nyanyian modern. Mereka menikmati
dan bermain musik dari daftar lagu-
lagu yang mandiri. Nyanyian para
wanita banyak digunakan pada acara
pernikahan, kelahiran bayi, festival
agrikultur, dan aktifitas rumah tangga.
Nyanyian laki-laki sering diiringi dengn
instrumen perkusi dan berhubungan
dengan praktik yang bersifat kebaktian,
festival tertentu, dan bekerja. Khusus
musisi daerah, kebanyakan
melaksanakan pertunjukan untuk
upacara agama, kebaktian, pendidikan,
dan pertunjukan. Yang termasuk
mereka ini di antaranya para imam,
penghibur, tukang cerita, dan
rombongan teater.
3. Sistem Nada
Semenjak abad ke-19 musik India
memiliki susunan tangga nada yang
tetap. Dalam satu oktaf telah
ditetapkan terbagi menjadi 22 syruti
(interval) yang tidak sama. Deretan
nada pokok ada dua, yakni sa-
grama, dan me-grama. Masing-
masing deretan nada pokok
tersebut mempunyai tujuh nada,
yaitu: sa-ri-ga-ma-pa-da-ni, yang
dapat dinaikkan atau diturunkan
dengan berbagai cara.
4. Instrumen Musik
Instrumen musik India terbagi dalam
dua kelompok, yaitu instrumen pembawa
melodi/lagu utama dan instrumen
pengiring. Contoh instrumen pembawa
melodi utama adalah kecapi, sitar, sarod
(India Utara), veena, flute horizontal
(barisri), flute double reed (shahnai), dan
nagasvaram.
Contoh instrumen pengiring adalah
tambura (kecapi berleher panjang),
mridangam (drum dua sisi), kanjira (drum
bingkai kecil), ghatam (seperti pot dari
tanah liat), tabla (ketel drum), dan
pakhavaja (drum dua sisi).
D. ARAB
1. Perkembangan
Musik
Musik tradisi Arab diyakini telah ada
sejak abad ke-3. Budaya musiknya
merupakan perpaduan dari tradisi
musik dinasti Sassanid di Persia (224-
641), tradisi musik awal kerajaan
Byzantium (awal abad ke-4 sampai
abad ke-6), dan nyanyian religi dari
daerah Semenanjung Arab.
Berbagai tulisan musik (partitur) baru
ditemukan setelah berkembangnya
agama Islam di Arab, yakni sejak masa
dinasti Umayyah pada abad ke-7.
Puncak kejayaannya pada masa
pemerintahan Harun Al-Rasyid (766-
809) di Bagdad, Irak. Beliau dikenal
sebagai pelindung seni musik tradisi
Arab. Ahli teori musik yang terkenal
adalah Al-Farabi (900-950) dan Avicena
(980-1037).
Letak Dinasti Sasanid
2. Ragam Musik
a. Nyanyian Religi
Menurut sejarahnya, corak musik
Arab erat hubungannya dengan
nyanyian ayat-ayat suci dalam Al-
Quran. Dalam hal ini, nyanyian
tersebut merupakan isi dari firman
Tuhan yang dilantunkan dengan
hafalan. Sehingga, perhatian utama
dalam nyanyian tersebut dalah teks
lagu.
Kefasihan berpidato dan menghafal
Al-Quran sangat diperhatikan dalam
budaya Arab. Karenanya, mulai
dibentuk nyanyian kasidah dengan
berbagai tema seperti keindahan
alam, peristiwa politik, pengalaman
religius, dan cerita tradisi klasik pra
Islam.
b. Musik Rakyat
Banyak musik tradisi rakyat yang
dapat ditemukan di sepanjang
daerah Arab. Musik negara-negara
jazirah Arab yang kaya dengan
permainan drum, menunjukkan
hubungannya yang luas dengan
pedagang dari Afrika. Tradisi Gnawa
dari Maroko, mengambil nama dari
para budak Guinean yang dibawa ke
Maroko dari Afrika Barat. Musik
Nubian di Mesir menggambarkan
musik arab yang unik dengan sistem
nada pentatonik dan irama khusus.
c. Nyanyian Populer
Musik Arab populer merupakan
perpaduan dari kedua ragam musik di
atas. Keyboard elektrik yang
disesuaikan dengan maqamat
mengiringi para penyanyi di dalam
penampilannya. Drum dan irama
musik rakyat menjadi bagian paling
pokok dalam pertunjukan musik yang
sebagian besar dilakukan oleh kaum
muda. Dalam hal lirik lagu, penyanyi
berusaha untuk mempertahankan
tradisi mereka sesuai dengan gaya
dan bahasanya.
3. Sistem Nada
Musik Arab memiliki ciri khas
yang berbeda dengan musik lainnya.
Musiknya secara umum sangat kaya
akan melodi sehingga memberi
nuansa halus dan kesempatan untuk
membuat berbagai variasi. Cara
berolah musiknya sering memakai
variasi dan improvisasi dengan dasar
melodi sebelumnya. Cara ini disebut
maqamat. Melodi lagu terdiri atas
sejumlah variasi melodi (sekitar 52
variasi). Nada-nada yang dipakai
secara umum lebih banyak daripada
yang dikenal dalam musik Barat. Di
antaranya terdapat nada-nada yang
memiliki jarak interval yang sangat
kecil (microtones).
Struktur pola ritme musik Arab
cukup kompleks, tidak berdasarkan
pola birama yang pasti dan konstan
seperti musik barat (2/4, 3/4, 6/8),
atau disent nonmetris. Dalam
permainan musiknya terdapat
sekitar 48 pukulan dan secara khas
sudah meliputi dum (ketukan
beraksen, tesis), taks (ketukan tak
beraksen, arsis), dan tanda diam
atau istirahat.
4. Instrumen Musik
Instrumen musik yang dipakai dalam
musik Arab di antaranya:
a. Ud dan Lute, sebuah prototipe
dari kecapi Eropa
b. Nay, sejenis flute
c. Perkusi (kettle drum, frame drum,
dan drum berbentuk jam pasir)
d. Rababah/rebab, sebuah prototipe
dari biola Eropa
e. Mizmar, instrumen musik Mesir
f. Mijwiz, insrumen musik Lebanon
g. Santur, sejenis sitar
Thank’s For Your Attention

Musik asia

  • 1.
  • 3.
  • 4.
    A. Musik Cina(Tiongkok)
  • 5.
    1. Perkembangan Musik SulingJiahu Bangsa Cina memiliki kekayaan budaya musikal yang telah tumbuh dan berkembang sejak dulu. Pada tahun 1999 ditemukan suling jiahu, instrumen musik tertua di dunia yang terbuat dari tulang yang dibuat kira-kira pada tahun 7000 tahun SM. Contoh lainnya adalah sebuah koleksi lonceng, drum, alat musik tiup, dan alat musik dawai dari perunggu pada makam bangsawan Yi dari Zeng (abad 5 SM).
  • 6.
    Sekitar abad ke-19tradisi musik Cina mulai terpengaruh tradisi musik Eropa. Mereka mulai diperkenalkan instrumen musik Barat, orkes simfoni, dan konser opera Barat. Berbagai gedung pertunjukkan mulai tumbuh di Cina. Sehingga masuklah bangsa Cina dalam modernisasi musik. Saat ini, musik tradisional Cina dimainkan seiring dengan komposisi modern. Musik kontemporer populer Cina merupakan hasil perpaduan musik tradisional Cina dengan musik populer. Pertunjukan Cina
  • 7.
    2. Ragam Musik. a.Musik Tradisional Musik tradisional Cina secara mayoritas mempergunakan bahasa Cina, meliputi nyanyian rakyat, nyanyian bercerita, dan opera. Terdapat lebih dari 400 opera lokal dan 300 nyanyian bercerita yang dipengaruhi oleh budaya lokal. Berbagai ragam musik tradisional kerakyatan, seperti nyanyian kepahlawanan, cinta, kerja, anak- anak, dan religius menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang terintregasi ke dalam aktivitas sosial, seperti pernikahan, pemakaman, pemujaaan, upacara religius, festival, dan perayaan lainnya.
  • 8.
    b. Musik Modern Padapermulaan abad ke-19, pengaruh musik Eropa mulai masuk, Western Style Conversations, didirikan pada tahun 1920, dengan tujuan untuk melestarikan musik Cina dan musik Eropa. Mereka menyediakan program musik Cina dan Bara baik tradisional maupun modern, dengan memadukan instrumen musik, teknik bernyanyi, gaya tradisional, dan estetika ke dalam harmoni dan orkestrasi. Musik Cina modern tetap menjaga karakteristik bangsa Cina dengan mempertahankan instrumen tradisional mereka ke dalam permainan musiknya.
  • 9.
    3. Sistem Nada Menurutteori musik Cina,(kira-kira 2700 SM) satu oktaf dibagi menjadi 12 nada, tetapi dalam permainan musiknya menggunakan 5 nada yang disebut pentatonik ; (penta = 5, tonik/tone = nada).
  • 10.
    4. Instrumen Musik Instrumentradisional musik Cina di antaranya adalah : a. Organ mulut (sheng) b. Flute (dizi, ti tzu, tche) c. Kecapi berleher lurus :(che, p’ip’a, yuch ch’in, dan san hsien) d. Sitar panjang (ch’in, zheng, se) e. Perkusi, seperti lonceng (qin), drum (gu), gong (luo), dan bel (zhong) . Alat Musik Cina
  • 11.
  • 12.
    1. Perkembangan Musik Musik Jepangpada zaman dahulu sangat terpengaruh perkembangan musik dari daratan Cina dan Semenanjung Korea, tetapi lama kelamaan mempunyai sifat dan ciri tersendiri. Ragam musiknya banyak digunakan di kuil-kuil, untuk memuja dewa, di istana, dan untuk hiburan sosial.
  • 13.
    Orkes gagaku (musikJepag masa lampau) telah ada sejak abad ke-8. Orkes gagaku terdiri atas 17 musisi yang bermain instrumen tiup kayu, petik, dan perkusi. Instrumen tiup meliputi flute (ryuteki), oboe (hichiriki), dan harmonika mulut (sho). Instrumen petik terdiri atas kecapi bengkok (biwa) dan drum besar (taiko). 1. Perkembangan Musik
  • 14.
    Sekitar abad ke-15musik instrumen tunggal, shamisen dan koto menjadi populer khususnya untuk memberikan iringan lagu dan drama musik. Perkembangan musik drama mencapai keemasannya pada abd ke-17, dengan format kabuki dari musik teater tradisional Jepang. 1. Perkembangan Musik
  • 15.
    a. Musik Tradisional Musiktadisional Jepang pada umumnya berbentuk musik festival religius, nyanyian bekerja, dan pengiring tarian. Pertunjukan rakyat, seperti tarian bertopeng, teater rakyat dan tarian rakyat merupakan bagian tak terpisahkan dalam musik tradisional. 2. Ragam Musik
  • 16.
    b. Musik Modern Musikmodern Jepang dimulai pada tahun 1867, setelah Mutsuhito Meiji menjadi kaisar Jepang. Satu guru yang bertanggung jawab untuk mengenalkan gaya musik Eropa adalah Suzuki Shin’Ichi. Beliau menemukan metode pengajaran biola untuk anak-anak yang diadopsi dari sekolah musik di Amerika Serikat. 2. Ragam Musik
  • 17.
    3. Sistem Nada Tangganada yang digunakan dalam bermain musik adalah tangga nada pentatonik. Susunan nada-nada yang dipergunakan adalah : d’ ; f’ ; g’ ; a’ ; b’.
  • 18.
    4. Instrumen Musik Instrumenmusik yang dipakai dalam musik Jepang di antaranya: a. Lute pengiring (heikebiwa) b. Perkusi (shoko, ko tsuzumi, o tsuzumi, dan taiko) c. Harmonika mulut (sho) d. Flute (ryuteki, nokan, shakuhachi) e. Kecapi (shamisen, koto, biwa) f. Oboe (hichiriki)
  • 19.
  • 20.
    1. Perkembangan Musik Perkembangan musikIndia dimulai kira- kira semenjak abad ke-2 SM. Bangsa Arya yang bermigrasi ke India mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam perkembangan musik di India. Musik bagi bangsa India mempunyai arti tersendiri, yang sangat besar pengaruhnya pada magis, religius, kesusasteraan, ilmu, dan seni lainnya. Musik India adalah suatu mozaik dari gaya yang berbeda dan mencerminkan tingkat sosial yang berbeda pula. Musik klasik banyak dipertunjukkan di kota-kota untuk pertimbangan artistik. Sedangkan musik rakyat banyak ditampilkan di pedesaan menemani jalan kehidupan dan upacara agrikultur.
  • 21.
    2. Ragam Musik a.Musik Klasik Musik klasik India dapat diketahui dari dokumen Natya Shastra, suatu risalah drama berbahasa Sansekerta yang ditulis kira-kira abad ke- SM. Terdapat 2 tradisi klasik, yaitu Hindustani di India Utara dan Karnatik di India Selatan. Pembedaan tradisi ini terjadi mulai abad ke-16 sebagai hasil pengaruh orang Islam di India Utara.
  • 22.
    b. Musik Rakyatdan Populer Sekitar 75% populasi India hidup di desa. Di sini tradisi tetap bertahan dan banyak orang terbebas dari pengaruh nyanyian modern. Mereka menikmati dan bermain musik dari daftar lagu- lagu yang mandiri. Nyanyian para wanita banyak digunakan pada acara pernikahan, kelahiran bayi, festival agrikultur, dan aktifitas rumah tangga. Nyanyian laki-laki sering diiringi dengn instrumen perkusi dan berhubungan dengan praktik yang bersifat kebaktian, festival tertentu, dan bekerja. Khusus musisi daerah, kebanyakan melaksanakan pertunjukan untuk upacara agama, kebaktian, pendidikan, dan pertunjukan. Yang termasuk mereka ini di antaranya para imam, penghibur, tukang cerita, dan rombongan teater.
  • 23.
    3. Sistem Nada Semenjakabad ke-19 musik India memiliki susunan tangga nada yang tetap. Dalam satu oktaf telah ditetapkan terbagi menjadi 22 syruti (interval) yang tidak sama. Deretan nada pokok ada dua, yakni sa- grama, dan me-grama. Masing- masing deretan nada pokok tersebut mempunyai tujuh nada, yaitu: sa-ri-ga-ma-pa-da-ni, yang dapat dinaikkan atau diturunkan dengan berbagai cara.
  • 24.
    4. Instrumen Musik Instrumenmusik India terbagi dalam dua kelompok, yaitu instrumen pembawa melodi/lagu utama dan instrumen pengiring. Contoh instrumen pembawa melodi utama adalah kecapi, sitar, sarod (India Utara), veena, flute horizontal (barisri), flute double reed (shahnai), dan nagasvaram. Contoh instrumen pengiring adalah tambura (kecapi berleher panjang), mridangam (drum dua sisi), kanjira (drum bingkai kecil), ghatam (seperti pot dari tanah liat), tabla (ketel drum), dan pakhavaja (drum dua sisi).
  • 25.
  • 26.
    1. Perkembangan Musik Musik tradisiArab diyakini telah ada sejak abad ke-3. Budaya musiknya merupakan perpaduan dari tradisi musik dinasti Sassanid di Persia (224- 641), tradisi musik awal kerajaan Byzantium (awal abad ke-4 sampai abad ke-6), dan nyanyian religi dari daerah Semenanjung Arab. Berbagai tulisan musik (partitur) baru ditemukan setelah berkembangnya agama Islam di Arab, yakni sejak masa dinasti Umayyah pada abad ke-7. Puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Harun Al-Rasyid (766- 809) di Bagdad, Irak. Beliau dikenal sebagai pelindung seni musik tradisi Arab. Ahli teori musik yang terkenal adalah Al-Farabi (900-950) dan Avicena (980-1037). Letak Dinasti Sasanid
  • 27.
    2. Ragam Musik a.Nyanyian Religi Menurut sejarahnya, corak musik Arab erat hubungannya dengan nyanyian ayat-ayat suci dalam Al- Quran. Dalam hal ini, nyanyian tersebut merupakan isi dari firman Tuhan yang dilantunkan dengan hafalan. Sehingga, perhatian utama dalam nyanyian tersebut dalah teks lagu. Kefasihan berpidato dan menghafal Al-Quran sangat diperhatikan dalam budaya Arab. Karenanya, mulai dibentuk nyanyian kasidah dengan berbagai tema seperti keindahan alam, peristiwa politik, pengalaman religius, dan cerita tradisi klasik pra Islam.
  • 28.
    b. Musik Rakyat Banyakmusik tradisi rakyat yang dapat ditemukan di sepanjang daerah Arab. Musik negara-negara jazirah Arab yang kaya dengan permainan drum, menunjukkan hubungannya yang luas dengan pedagang dari Afrika. Tradisi Gnawa dari Maroko, mengambil nama dari para budak Guinean yang dibawa ke Maroko dari Afrika Barat. Musik Nubian di Mesir menggambarkan musik arab yang unik dengan sistem nada pentatonik dan irama khusus.
  • 29.
    c. Nyanyian Populer MusikArab populer merupakan perpaduan dari kedua ragam musik di atas. Keyboard elektrik yang disesuaikan dengan maqamat mengiringi para penyanyi di dalam penampilannya. Drum dan irama musik rakyat menjadi bagian paling pokok dalam pertunjukan musik yang sebagian besar dilakukan oleh kaum muda. Dalam hal lirik lagu, penyanyi berusaha untuk mempertahankan tradisi mereka sesuai dengan gaya dan bahasanya.
  • 30.
    3. Sistem Nada MusikArab memiliki ciri khas yang berbeda dengan musik lainnya. Musiknya secara umum sangat kaya akan melodi sehingga memberi nuansa halus dan kesempatan untuk membuat berbagai variasi. Cara berolah musiknya sering memakai variasi dan improvisasi dengan dasar melodi sebelumnya. Cara ini disebut maqamat. Melodi lagu terdiri atas sejumlah variasi melodi (sekitar 52 variasi). Nada-nada yang dipakai secara umum lebih banyak daripada yang dikenal dalam musik Barat. Di antaranya terdapat nada-nada yang memiliki jarak interval yang sangat kecil (microtones).
  • 31.
    Struktur pola ritmemusik Arab cukup kompleks, tidak berdasarkan pola birama yang pasti dan konstan seperti musik barat (2/4, 3/4, 6/8), atau disent nonmetris. Dalam permainan musiknya terdapat sekitar 48 pukulan dan secara khas sudah meliputi dum (ketukan beraksen, tesis), taks (ketukan tak beraksen, arsis), dan tanda diam atau istirahat.
  • 32.
    4. Instrumen Musik Instrumenmusik yang dipakai dalam musik Arab di antaranya: a. Ud dan Lute, sebuah prototipe dari kecapi Eropa b. Nay, sejenis flute c. Perkusi (kettle drum, frame drum, dan drum berbentuk jam pasir) d. Rababah/rebab, sebuah prototipe dari biola Eropa e. Mizmar, instrumen musik Mesir f. Mijwiz, insrumen musik Lebanon g. Santur, sejenis sitar
  • 33.