Mencari pemimpin alternatif memanfaatkan
  jalur independen, sebagai akselerasi
keadilan pembangunan dan kesejahteraan
              masyarakat.


            - Iip Umar Rifai -
Kondisi kekuasaan saat ini




   OLIGARKI!
Penyebab

●   Sikap apatisme masyarakat
●   Politik uang
●   Oligarki internal partai
Akibat

●   Kontrol kekuasaan lemah
●   Ketidakadilan pada pembangunan
●   Politik transaksi
●   Menyuburkan praktik mafia hukum
●   Menyuburkan praktik KKN pada wilayah
    birokrasi
●   Meningkatkan kesenjangan sosial
Hasil
  Hasil Pilkada2006
        Pilkada Banten 2006
    Total pemilih terdaftar 6.208.951



                                        Tryana-Benjamin (13,17%)
                                        Ratu Atut-Masduki (23,28%)
                                        Irsyad Djuwaeli-Mas Achmad
                                        Daniri (2,38%)
                                        Zul/Marissa (19,14%)
                                        Tidak berpartisipasi (42,02%)
Apabila Allah menghendaki kebaikan pada
suatu kaum maka dijadikan pemimpin-
pemimpin mereka orang-orang yang bijaksana
dan dijadikan ulama-ulama mereka menangani
hukum dan peradilan. Juga Allah akan jadikan
harta-benda di tangan orang yang dermawan.
Namun jika Allah menghendaki keburukan bagi
suatu kaum, maka Dia menjadikan pemimpin-
pemimpin mereka orang-orang yang berakhlak
rendah. Dijadikannya orang-orang dungu yang
menangani hukum dan peradilan, dan harta
benda di tangan orang-orang yang kikir. (HR.
Addailami)
●   Akan datang sesudahku penguasa-penguasa
    yang memerintahmu. Di atas mimbar mereka
    memberi petunjuk dan ajaran dengan
    bijaksana, tetapi bila telah turun mimbar
    mereka melakukan tipu daya dan pencurian.
    Hati mereka lebih busuk dari bangkai. (HR.
    Aththabrani)
●   Allah melaknat penyuap, penerima suap dan
    yang memberi peluang bagi mereka. (HR.
    Ahmad)
●   Menyuap dalam urusan hukum adalah kufur.
    (HR. Aththabrani dan Ar-Rabii')
●   …Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan
    sesuatu kaum sehingga mereka merobah
    keadaan yang ada pada diri mereka sendiri...
    (QS Ar-ra'd ayat 11)
Usulan solusi

●   Ikut mengawasi jalannya pemerintahan
●   Ikut berpartisipasi memberikan pendidikan
    politik pada lingkungan
●   Mendukung pemimpin yang ditawarkan oleh
    partai, yang terbaik dan bersih ATAU mencari
    pemimpin yang berkualitas dari non partai lalu
    meng-golkannya melalu jalur non partai.
Dasar Hukum

●   UNDANG-UNDANG (UU) Nomor 32 Tahun
    2004 menentukan bahwa pasangan calon
    kepala daerah diajukan oleh partai politik atau
    gabungan partai politik
●   keputusan Mahkamah Konstitusi nomor 5/PUU-
    V/2007
●   UU Nomor 12 Tahun 2008
Manfaat jalur independen

●   Membuka kesempatan bagi para elit lokal yang
    tidak memiliki mesin politik resmi (partai politik)
    untuk maju sebagai calon kepala daerah
●   Kontrol bagi partai politik agar dapat berubah
    menjadi lebih baik
●   Dapat menjadi jalur untuk mengangkat
    pemimpin pilihan bagi masyarakat yang tidak
    percaya kepada partai politik.
Syarat calon

●   Minimal SMA atau sederajat
●   Berumur minimal 30 tahun untuk calon
    Gubernur/wakil
●   Berumur minimal 25 tahun untuk calon
    Bupati/Walikota/wakil
●   Tidak pernah kena pidana hukuman 5 tahun
    atau lebih
●   …...
Kiprah Calon Independen

●   2006, Aceh, pemilihan gubernur dan wakil
    gubernur dimenangi oleh pasangan
    independen. Dari 21 pemilihan bupati/wali kota
    di Aceh, calon independen menang di delapan
    daerah. Kedelapan daerah itu adalah Sabang,
    Pidie, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Barat,
    Aceh Jaya, dan Lhoksuemawe



                                    Suara Merdeka, 25Juli 2011
Kiprah Calon Independen

●   2008, 12 provinsi dan 141 kabupaten/kota,
    calon independen hanya menang di empat
    kabupaten. Keempatnya adalah Batubara
    (Sumatera Utara), Kubur Raya (Kalimantan
    Barat), Garut (Jawa Barat), dan Rote Ndao
    (Nusa Tenggara Timur). Padahal, hampir di
    semua daerah selalu tampil calon independen,
    bahkan lebih dari satu pasangan.


                                  Suara Merdeka, 25Juli 2011
Kiprah Calon Independen

●   2010, dari penyelenggaraan pemilihan kepala
    daerah di 244 daerah (tujuh di antaranya
    provinsi), pasangan calon independen hanya
    menang di empat daerah. Daerah itu meliputi
    Solok (Sumatera Barat), Sawahlunto-Sijunjung
    (Sumatera Barat), Rejang Lebong (Bengkulu),
    dan Bonebolango (Gorontalo).



                                  Suara Merdeka, 25Juli 2011
Calon independen sulit menang

●   Kondisi politik normal (Aceh adalah contoh
    situasi politik tidak normal)
●   Tidak menguasai struktur politik, sementara
    partai sudah memiliki struktur yang berurat dan
    berakar
●   Pemilih cenderung meragukan kapasitas politik,
    karena calon adalah bukan figur politik populer
    (kurang dikenal).
Hasil Survey LSI tentang
dukungan kepada calon
       independen



       Klik Attachment
Modal calon independen

●   Modal sosial (ketokohan, kepribadian dan
    kepercayaan masyarakat)
●   Network
●   Materiil
Motivasi calon independen yang
 selama ini mengikuti pilkada
●   Karena tidak terpilih sebagai calon dari partai
●   Inisiatif perseorangan atau kelompok
●   Keseluruhan motivasi bersifat top-down
Usulan solusi (lanjutan)

●   Jika memilih calon untuk jalur independen,
    maka dia harus dipilih secara bottom-up
    melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
●   Menggunakan Mesjid dan forum-forum untuk
    bersama-sama mencari pemimpin yang ideal
●   Menciptakan hubungan egaliter antara
    pemimpin dan masyarakat dengan melakukan
    pertemuan terbuka dengan seluruh masyarakat
    secara rutin dilapangan atau di masjid
PEMIMPIN YANG ADIL DAN BIJAKSANA
     TIDAK AKAN MUNCUL DENGAN
SENDIRINYA, PEMIMPIN YANG ADIL HARUS
    DICARI DAN DIDUKUNG BERSAMA
     ...DIA HARUS DIMUNCULKAN!
     ...DIA HARUS DIMUNCULKAN!
     ...DIA HARUS DIMUNCULKAN!

Mencari pemimpin alternatif

  • 1.
    Mencari pemimpin alternatifmemanfaatkan jalur independen, sebagai akselerasi keadilan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. - Iip Umar Rifai -
  • 2.
  • 3.
    Penyebab ● Sikap apatisme masyarakat ● Politik uang ● Oligarki internal partai
  • 4.
    Akibat ● Kontrol kekuasaan lemah ● Ketidakadilan pada pembangunan ● Politik transaksi ● Menyuburkan praktik mafia hukum ● Menyuburkan praktik KKN pada wilayah birokrasi ● Meningkatkan kesenjangan sosial
  • 5.
    Hasil HasilPilkada2006 Pilkada Banten 2006 Total pemilih terdaftar 6.208.951 Tryana-Benjamin (13,17%) Ratu Atut-Masduki (23,28%) Irsyad Djuwaeli-Mas Achmad Daniri (2,38%) Zul/Marissa (19,14%) Tidak berpartisipasi (42,02%)
  • 6.
    Apabila Allah menghendakikebaikan pada suatu kaum maka dijadikan pemimpin- pemimpin mereka orang-orang yang bijaksana dan dijadikan ulama-ulama mereka menangani hukum dan peradilan. Juga Allah akan jadikan harta-benda di tangan orang yang dermawan. Namun jika Allah menghendaki keburukan bagi suatu kaum, maka Dia menjadikan pemimpin- pemimpin mereka orang-orang yang berakhlak rendah. Dijadikannya orang-orang dungu yang menangani hukum dan peradilan, dan harta benda di tangan orang-orang yang kikir. (HR. Addailami)
  • 7.
    Akan datang sesudahku penguasa-penguasa yang memerintahmu. Di atas mimbar mereka memberi petunjuk dan ajaran dengan bijaksana, tetapi bila telah turun mimbar mereka melakukan tipu daya dan pencurian. Hati mereka lebih busuk dari bangkai. (HR. Aththabrani) ● Allah melaknat penyuap, penerima suap dan yang memberi peluang bagi mereka. (HR. Ahmad) ● Menyuap dalam urusan hukum adalah kufur. (HR. Aththabrani dan Ar-Rabii')
  • 8.
    …Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri... (QS Ar-ra'd ayat 11)
  • 9.
    Usulan solusi ● Ikut mengawasi jalannya pemerintahan ● Ikut berpartisipasi memberikan pendidikan politik pada lingkungan ● Mendukung pemimpin yang ditawarkan oleh partai, yang terbaik dan bersih ATAU mencari pemimpin yang berkualitas dari non partai lalu meng-golkannya melalu jalur non partai.
  • 10.
    Dasar Hukum ● UNDANG-UNDANG (UU) Nomor 32 Tahun 2004 menentukan bahwa pasangan calon kepala daerah diajukan oleh partai politik atau gabungan partai politik ● keputusan Mahkamah Konstitusi nomor 5/PUU- V/2007 ● UU Nomor 12 Tahun 2008
  • 11.
    Manfaat jalur independen ● Membuka kesempatan bagi para elit lokal yang tidak memiliki mesin politik resmi (partai politik) untuk maju sebagai calon kepala daerah ● Kontrol bagi partai politik agar dapat berubah menjadi lebih baik ● Dapat menjadi jalur untuk mengangkat pemimpin pilihan bagi masyarakat yang tidak percaya kepada partai politik.
  • 12.
    Syarat calon ● Minimal SMA atau sederajat ● Berumur minimal 30 tahun untuk calon Gubernur/wakil ● Berumur minimal 25 tahun untuk calon Bupati/Walikota/wakil ● Tidak pernah kena pidana hukuman 5 tahun atau lebih ● …...
  • 13.
    Kiprah Calon Independen ● 2006, Aceh, pemilihan gubernur dan wakil gubernur dimenangi oleh pasangan independen. Dari 21 pemilihan bupati/wali kota di Aceh, calon independen menang di delapan daerah. Kedelapan daerah itu adalah Sabang, Pidie, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Barat, Aceh Jaya, dan Lhoksuemawe Suara Merdeka, 25Juli 2011
  • 14.
    Kiprah Calon Independen ● 2008, 12 provinsi dan 141 kabupaten/kota, calon independen hanya menang di empat kabupaten. Keempatnya adalah Batubara (Sumatera Utara), Kubur Raya (Kalimantan Barat), Garut (Jawa Barat), dan Rote Ndao (Nusa Tenggara Timur). Padahal, hampir di semua daerah selalu tampil calon independen, bahkan lebih dari satu pasangan. Suara Merdeka, 25Juli 2011
  • 15.
    Kiprah Calon Independen ● 2010, dari penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di 244 daerah (tujuh di antaranya provinsi), pasangan calon independen hanya menang di empat daerah. Daerah itu meliputi Solok (Sumatera Barat), Sawahlunto-Sijunjung (Sumatera Barat), Rejang Lebong (Bengkulu), dan Bonebolango (Gorontalo). Suara Merdeka, 25Juli 2011
  • 16.
    Calon independen sulitmenang ● Kondisi politik normal (Aceh adalah contoh situasi politik tidak normal) ● Tidak menguasai struktur politik, sementara partai sudah memiliki struktur yang berurat dan berakar ● Pemilih cenderung meragukan kapasitas politik, karena calon adalah bukan figur politik populer (kurang dikenal).
  • 17.
    Hasil Survey LSItentang dukungan kepada calon independen Klik Attachment
  • 18.
    Modal calon independen ● Modal sosial (ketokohan, kepribadian dan kepercayaan masyarakat) ● Network ● Materiil
  • 19.
    Motivasi calon independenyang selama ini mengikuti pilkada ● Karena tidak terpilih sebagai calon dari partai ● Inisiatif perseorangan atau kelompok ● Keseluruhan motivasi bersifat top-down
  • 20.
    Usulan solusi (lanjutan) ● Jika memilih calon untuk jalur independen, maka dia harus dipilih secara bottom-up melibatkan seluruh lapisan masyarakat. ● Menggunakan Mesjid dan forum-forum untuk bersama-sama mencari pemimpin yang ideal ● Menciptakan hubungan egaliter antara pemimpin dan masyarakat dengan melakukan pertemuan terbuka dengan seluruh masyarakat secara rutin dilapangan atau di masjid
  • 21.
    PEMIMPIN YANG ADILDAN BIJAKSANA TIDAK AKAN MUNCUL DENGAN SENDIRINYA, PEMIMPIN YANG ADIL HARUS DICARI DAN DIDUKUNG BERSAMA ...DIA HARUS DIMUNCULKAN! ...DIA HARUS DIMUNCULKAN! ...DIA HARUS DIMUNCULKAN!