INNOVATION WINDOW
“Everything
should bemade as
simple as possible,
but not simpler.”
Albert Einstein
source: https://www.linkedin.com/pulse/design-thinking-innovation-s-curve-joseph-oliver
Continuous improvement isan ongoing effort to improve products,
services or processes
Continuous improvement adalah usaha-usaha
berkelanjutan yang dilakukan untuk mengembangkan dan
memperbaiki produk, pelayanan, ataupun proses. Usaha-
usaha tersebut bertujuan untuk mencari dan mendapatkan
“bentuk terbaik” dari improvement yang dihasilkan,
memberikan solusi terbaik bagi masalah yang ada dan
hasilnya akan terus bertahan bahkan berkembang
menjadi lebih baik lagi.
11.
ENCAPAIA
IMPROVEMENT & INNOVATIONOBJECTIVES
TOWARDS OF OPERATIONAL EXCELLENCE
ORGANIZATION
EXCELLENCE
People Excellence
PROCESS
Business Process Excellence
AKSELERASI
P
N
Quality Excellence
PRODUCT
VISI
Supply Chain Excellence
HIGH ASSURANCE
ORGANIZATION
SERVICES
Technology Excellence
IMPROVEMENT &
INNOVATION
HIGH
COMPET
ENCY
COMPETITIVE
ADVANTAGE
IMPROVEMENT
CULTURE
12.
8 7 -8
METODOLOGIINCREMENTAL INNOVATION
PROBLEM SOLVING
1Menetapkan
Menetapkan Rencana
8 Sasaran Perbaikan
2Menganalisa Faktor
Perbaikan Selanjutnya
Penyebab Masalah
3Menetapkan
Standarisasi
7 Penyebab Dominan
Hasil Perbaikan
4Merencanakan
ACTION PLAN
Perbaikan
CHECK DO
rbaikan 6
Mengevaluasi Hasil
Pe Perbaikan
SS
1-2 ; 4
PKM
1-
KBK
1 -
CONTINUOUS IMPROVEMENT TEAM
INCREMENTALINNOVATION TEAM
Anggota Tim dari BEBERAPA UNIT KERJA
Penugasan bersifat MANDATORY, menyelesaikan proyek yg
diamanahkan
Prinsip PROYEK, tidak memutar siklus PDCA berikutnya
bila proyek telah selesai dilaksanakan (LANGKAH 1-7)
o
o
o
PKM
Anggota Tim dari 1 UNIT KERJA
Permasalahan bersifat KOMPLEKS
Berkewajiban memutar SIKLUS PDCA BERIKUTNYA bila telah
selesai dilaksanakan (LANGKAH 1-8)
o
o
o
GKM
Anggota Tim dari 1 UNIT KERJA
Permasalahan bersifat SEDERHANA
Tidak berkewajiban memutar SIKLUS PDCA BERIKUTNYA bila
telah selesai dilaksanakan (LANGKAH 1-2, 4-8)
o
o
o
SS
8 LANGKAH RISALAHBUDAYA KINERJA
Menentukan
Tema & Judul
Perbaikan
PDCA CYCLE
Mencari Data Baru &
Menentukan Tema Berikutnya
8
1 Mengan
2
3
lisa Penyebab
Membuat
Standar Baru 7 Menguji & Menentukan
Penyebab Dominan
4
Merencanakan
6
Meneliti Hasil 5 Perbaikan
Melaksanakan
Perbaikan
17.
ALITY
ECTIVE
RUKSI
AJEMEN
TOMER
MPLAIN
HASIL YANG
SESUAI
STANDAR
KAN YANG
OPTIMAL
UANG
LANGKAH1
MENENTUKAN TEMA & JUDUL PERBAIKAN
QU
OBJ
Apa saja masalah yang:
Problem
Based
PERNAH terjadi?
SEDANG terjadi?
SERING terjadi?
INST
MAN
CUS
CO
PROSES/
TIDAK
DENGAN
PERBAI
BELUM
PE
L
IMPROV
EMENT
DI
MASA
MENDA
Apa saja yang berpotensi:
Menjadi MASALAH?
Potential
Based
Timbulnya RISIKO?
Terjadi UNSAFE
CONDITION?
Apa saja yang:
Expectation
Based
Perlu DITINGKATKAN?
Perlu DIKEMBANGKAN?
Perlu DICIPTAKAN?
PROBLEM
4 KUADRAN PRIORITAS
MENDESAKTAK MENDESAK
Persiapan
Klarifikasi nilai-nilai
Membangun hubungan
Telepon
Aktivitas “Pelarian”
Menonton TV berlebihan
TAK
PENTING
PENTING
I
Krisis
Problem menekan
Proyek, rapat,
persiapan ber-
deadline
II
Pencegahan
Perencanaan
Relaksasi yang
diperlukan
Pemberdayaan
Interupsi sia-sia
Laporan yang tidak perlu
Rapat, telepon, surat
yang tidak penting
Masalah-masalah orang
lain
III
Pekerjaan menyibukkan
Pembuang-buang waktu
Surat tak relevan
IV
22.
PENENTUAN TEMA
Kumpulkan datayang mewakili fakta yang ada
Lakukan stratifikasi, untuk memudahkan
analisa
1
Lakukan analisa terhadap data dari beberapa sudut pandang.
Gunakan alat bantu yang tepat agar dapat mengidentifikasi
Prioritas persoalan
2
Selain berdasarkan data, ada beberapa hal yang dapat
mempengaruhi penentuan prioritas persoalan :
3
•
•
•
•
•
Tingkat kesulitan penanggulangan
Waktu penyelesaian
Tingkat pemahaman & pengetahuan
Tingkat kepentingan/darurat
Kebijakan baru manajemen perusahaan
ANALISA PARETO
23.
ALUR PROSES PENETAPANTEMA
PROBLEM
FENOMENA
Quality Objective
Customer Complain
Perbaikan yang belum
optimal
Deviasi Proses/hasil
Peluang improvement
masa mendatang
Instruksi Manajemen
di
ANALISA
Memilih Prioritas
( PRIORITY )
ANALISA
PARETO
Penetapan TEMA
Analisa Situasi
Pengumpulan &
Pengolahan
Data
Mengungkap Fakta
24.
KETENTUAN ANALISA PARETO
ANALISA
80/20
PARETO
Rule
Teknikanalisa yang dipergunakan untuk menentukan
permasalahan dengan merujuk pada :
prioritas
•
• Proses analisa
Azas sedikit tapi penting
dilakukan dari beberapa sudut pandang
trying
that will
to find the 20% of work
generate 80% of the results
25.
PENETAPAN TEMA
Bila prioritas
ditentukan
masalahsudah diperoleh, maka TEMA perbaikan dapat
1
TEMA
*Berisi pernyataan yang menunjuk pada TUJUAN AKHIR yang ingin dicapai
Menurunkan jumlah keluhan pelanggan semen bulk
Menekan frekuensi gangguan di mesin packer Tbn II
Meningkatkan kualitas baku mutu air di cooling tower Tbn III
Meningkatkan efisiensi konsumsi listrik di Crusher
Dan bagian terakhir dari proses penentuan tema adalah menuliskan
2 alasan tema
ALASAN TEMA
HARAPAN YANG INGIN DICAPAI BILA TEMA
tERSEBUT DILAKSANAKAN
26.
PENENTUAN JUDUL
Kumpulkan datayang merupakan detail permasalahan dari TEMA
Lakukan stratifikasi, untuk memudahkan analisa
1
Lakukan analisa terhadap data dari beberapa sudut pandang.
Gunakan alat bantu yang tepat agar dapat mengidentifikasi
Prioritas persoalan
2
Selain berdasarkan data, ada beberapa hal yang dapat
mempengaruhi penentuan prioritas persoalan :
3
•
•
•
•
•
Tingkat kesulitan penanggulangan
Waktu penyelesaian
Tingkat pemahaman & pengetahuan
Tingkat kepentingan / darurat
Kebijakan baru manajemen perusahaan
ANALISA PARETO
27.
ALUR PROSES PENETAPANJUDUL
TEMA
Yang Telah
Ditentukan
STRATIFIKASI
Permasalahan
Utama
Memilih
PRIORIT
AS
ANALISA
PARETO
Penetapan
JUDUL
INITIAL GOAL
Hasil & Waktu
Analisa Situasi
Pengumpulan &
Pengolahan
Data
Mengungkap Fakta
28.
PENETAPAN JUDUL
Bila TEMAsudah ditentukan,
maka selanjutnya tetapkan
JUDUL PERBAIKAN
JUDUL
Pernyataan positif atas
persoalan spesifik yang akan
segera ditangani dengan
JUDUL
suatu target perbaikan
ingin dicapai
yang
TARGET
HASIL
(KUANTITATIF
)
Hasil yang direncanakan untuk
dicapai
(target hasil kuantitatif)
WAKTU
PENYELESAIAN
Batas waktu
yg diperlukan
untuk keseluruhan
proses perbaikan (target waktu)
29.
CONTOH TEMA &JUDUL
Tema :
Menurunkan keluhan pelanggan Internet
Judul :
Mengurangi kegagalan sambungan
komunikasi Pelanggan Internet,
minimun
60% dalam waktu 2 bulan
TEKNIK NOMINAL GROUPTECHNIQUE (NGT)
Step 1 Step 2 Step 3 Step 4 Step 5
• Gali ide
dari
masing-
masing
anggota
• Tuliskan di
selembar
kertas
• Lakukan
stratifikasi
berdasark
an 5 faktor
• Eliminasi
atas ide –
ide yang
sejenis
• Pasang
secara
berurutan
dgn azas
sebab
akibat
32.
LANGKAH 3
MENGUJI &MENENTUKAN PENYEBAB DOMINAN
1) Uji setiap penyebab yang dianggap dominan dengan analisa statistik,
SCATTER DIAGRAM
2) Lakukan pengujian dengan cara melakukan simulasi ataupun
pengamatan sehingga didapatkan data baru yang dapat
mewakili
kondisi yang ada.
3) Tentukan nilai koefisien korelasi ( ρ ) dari setiap penyebab yang
diuji
4) Buat kesimpulan penyebab dominan dalam bentuk pie chart untuk
penyebab yang memiliki koefisien korelasi ≥ 0.714, yang
selanjutnya
akan diselesaikan di langkah 4.
Beri penjelasan singkat cara eleminasi penyebab yang mempunyai
nilai koefisien korelasi < 0.714
33.
TEKNIK MENETAPKAN PENYEBABDOMINAN
Hipotesis
PENYEBA
B
DOMINAN
Checksheet :
• Periode
• Lokasi
• SDM
Olah data
Scatter diagram
KESIMPULAN
(Penyebab
Dominan)
Pie chart
ANALISA DATA
Mengumpulkan
DATA BARU
34.
ALAT MENGUJI PENYEBABDOMINAN
Menguji dan Menentukan
Dominan :
Penyebab
1.
2.
3.
Transformasi Data
Scatter Diagram
Pie Chart
35.
TAHAP 1: TRANSFORMASIDATA
Transformasikan Data
Kualitatif Kuantitatif
- Temukan faktor yang
diukur
Tentukan :
Faktor Dependen ( Y )
Faktor Independen ( X )
dapat
Dari Fishbone
Diagram
-
*.
*.
Kumpulkan Data
36.
TAHAP 2: MEMBUATSCATTER DIAGRAM
Membuat Scatter Diagram
-
-
-
Uji Korelasi terhadap SEMUA PENYEBAB
r2
Menghitung Nilai : r dan
Menentukan PENYEBAB yang DOMINAN
dan yang TIDAK DOMINAN
37.
TAHAP 3: MEMBUATPIE CHART
Menyusun Pie Chart
Hanya untuk FAKTOR –
FAKTOR yang sudah
teruji
DOMINAN
38.
LANGKAH 4
MERENCANAKAN PERBAIKAN
TABELALTERNATIF SOLUSI
TABEL PENETAPAN SOLUSI
NO ALTERNATIF SOLUSI
PEMBOBOTAN KRITERIA
BIAYA KEAHLIAN WAKTU
NO PENYEBAB ALTERNATIF SOLUSI
39.
LANGKAH 4
MERENCANAKAN PERBAIKAN
Bagaimanacara
memperbaiki?
Detail perbaikan
Apa bentuk
perbaikanya?
Wujud perbaikan
Berapa lama waktu
perbaikan?
Waktu
pelaksanaan
perbaikan
Penyebab dominan
HOW
MUCH
CAUSES WHY WHAT WHERE WHEN WHO HOW
Mengapa faktor
itu diperbaiki?
Alasan Perbaikan
Dimana
mau dicoba?
Lokasi uji coba
Siapa saja yang
bertanggung jawab?
Penanggung jawab
Intermediate Target
Estimasi Biaya
LANGKAH 5
MELAKSANAKAN PERBAIKAN
Datamonitoring
pelaksanaan
perbaikan
Waktu pelaksanaan
perbaikan
Penyebab
dominan
Detail Solusi
Perbaikan
CAUSES SOLUSI WHERE WHEN WHO MONEVA JUDGE
Lokasi pelaksanaan
perbaikan
Penanggung jawab
kegiatan
Kesimpulan hasil
perbaikan
44.
ANALISA KOMPARASI
NO SEBELUMPERBAIKAN PROSES PERBAIKAN HASIL PERBAIKAN
1
*dokumentasi/foto *dokumentasi/foto *dokumentasi/foto
*keterangan singkat *keterangan singkat *keterangan singkat
2
*dokumentasi/foto *dokumentasi/foto *dokumentasi/foto
*keterangan singkat *keterangan singkat *keterangan singkat
45.
ALUR PROSES
MERENCANAKAN &MELAKSANAKAN PERBAIKAN
RENCANA
PERBAIKA
N
INTERMEDIATE
TARGET
No
PROSES PERBAIKAN
(UJI COBA)
Stabill?
No
Yes
Berhasil? MONITORING
Yes
MAINTAIN HASIL
5 W 2 H
PENYEBAB
DOMINAN
46.
1
LANGKAH 6
MENELITI HASIL
Prosesmeneliti hasil dilakukan dengan cara membuat
perbandingan antara :
• Hasil perbaikan dengan intermediate target dan initial
goal
• Hasil perbaikan dengan tema
Dokumentasikan dampak positif & dampak negatif dari
perbaikan yang dilakukan. Beri solusi bila dalam perbaikan
tersebut menimbulkan dampak negatif
1
2
Catatan:
Bila dalam langkah 6 ini intermediate target
tidak tercapai, maka perlu
mengulang kembali ke langkah 5 guna memperbaiki proses perbaikan
yang dilakukan
47.
ANALISA NILAI PRODUKIMPROVEMENT
NO
NILAI YANG
DITINGKATK
AN
SEBELUM SESUDAH
PENINGKATA
N
NILAI
1
2
dst..
48.
ANALISA BIA
YA &BENEFIT
NO ITEM BIAYA/BENEFIT JUMLAH
I. ANALISA BIAYA
1
2
Total Biaya yang diperlukan
II. ANALISA BENEFIT FINANSIAL
1
2
Total Benefit Finansial
III. ANALISA BENEFIT NON FINANSIAL
1
2
Total Benefit Non Finansial
TOTAL BENEFIT YANG DIHASILKAN
49.
ALUR PROSES MENELITIHASIL
Kondisi
sebelum
perbaikan
Hasil
perbaik
an
Histogram
No Achieve
Target
Yes
Lanjutkan
Proses
Kerja Baru
Eliminasi
Dokumentasi
Monitoring
Hasil
Positif Negatif
Analisa Dampak
Pareto Diagram
Control Chart
Grafik
Ulangi
Langkah 5
Analisa
pembanding
Pengumpulan &
Pengolahan data
hasil perbaikan
50.
KUNCI SUKSES PDCA
1.Tenggang Waktu yang digunakan untuk penelitian
2. Penggunaan QC Tools yang tepat
3. Analisa dampak perbaikan
Positif & Negatif
Analisa Komparasi
Pemastian Hasil
51.
LANGKAH 7
MEMBUAT STANDARBARU
Berisi standar prosedur, standar hasil & standar implementasi (bila
standar tersebut dapat diaplikasikan ke unit lain) dengan mengacu
langkah 4 & 5
Standar prosedur meliputi :
pada
-
-
-
Standar
Standar
Standar
pembuatan (bahan, alat & proses pembuatannya)
pengoperasian
pemeliharaan
Standar hasil mencakup jaminan bahwa bila prosedur dijalankan
dengan benar maka mampu menekan/menurunkan/meningkatkan
nilai maksimum/minimum dari kerusakan/gangguan/mutu dsb.
Tuang prosedur tersebut dalam bentuk kalimat perintah dan dengan
menyebutkan spesifikasi khusus sesuai dengan langkah perbaikan
yang dijalankan.
52.
ALUR PROSES MEMBUATSTANDAR BARU
Proses Kerja Baru
Dokumentasi
Dampak Positif
Mengacu
Langkah
1,4,5
Memformulasikan
STANDAR BARU
Proses
Persetujuan
Manajemen
Dokumentasi &
Acuan Kerja
Hasil Monitoring
53.
LANGKAH 8
MENGUMPULKAN DATABARU &
MEMBUAT RENCANA BERIKUTNYA
Lakukan pengamatan atas standar prosedur baru yang
telah dijalankan;
- jika hasilnya masih sesuai dengan standar maka gugus
dipersilahkan mencari tema baru
jika hasilnya sudah tidak sesuai lagi dengan standar
maka gugus harus memutar kembali siklus PDCA pada
tema yang sama
-
Susun rencana kegiatan yang akan dilakukan
Ajukan approval kepada fasilitator atas pengajuan tema
berikutnya
54.
ALUR PROSES MENGUMPULKANDATA BARU
MEMBUAT RENCANA BERIKUTNYA
&
Evaluasi
Pelaksanaan
standar baru
berhasil Tidak
berhas
il
Persoalan Mutu
LAMA
Persoalan Mutu
BARU
Penentuan
Tema
Approval
Fasilitator
PARETO DIAGRAM
PENGERTIAN
Suatu diagramberbentuk BALOK BERHIMPIT &
GARIS yang digunakan untuk :
Menggambarkan PERBANDINGAN dan
AKUMULASI beberapa bagian dalam suatu
pengukuran
Menunjukkan PRIORITAS atas kontribusi
paling besar dari suatu faktor pengamatan
Dasar pertimbangan ANAISA PARETO
Dan wajib memenuhi ketentuan paling sedikit
terdiri dari 4 FAKTOR
58.
PARETO DIAGRAM
TIPE DIAGRAMPARETO
QUALITY
COST
DELIVERY
SAFETY
MORALE
ENVIRONMENT
GEJALA
(FENOMEN
A)
T
I
P
E
MAN
MATERIAL
MACHINE
METHODE
ENVIRONMENT
PENYEBAB
59.
PARETO DIAGRAM
CARA PEMBUATAN
24
• Klik/pilih menu
chart & pilih
column chart,
klik enter
• Buat data sheet
pada aplikasi
Excel sesuai
kebutuhan
Pareto
1
• Blok data item
pengamatan &
jumlah per-
itemnya, klik/pilih
menu insert
3
• Isi data sesuai
dengan
ketentuan
pembuatan
data sheet
• Bentuk balok
bayangan untuk
menggambarka
n akumulasi
data
Lengkapi grafik
dengan
keterangan dan
identitas data
• Blok data kolom
akumulasi, dan
insert line chart
dan gabungkan
dg grafik balok
• Rentangkan
balok sehingga
berhimpit (tanpa
jeda)
6
8
5
7
60.
PARETO DIAGRAM
PRINSIP ANALISAPARETO
BERPEGANG
Dalam menghadapi permmasalahan, perlu untuk terlebih dahulu
memastikan apa yang “PALING PENTING” untuk ditangani
“ Sedikit tapi Penting “
( Vital few )
“ Banyak tapi Remeh “
( Trivial Many )
AZAS PRIORITAS
61.
PARETO DIAGRAM
SUDUT PANDANGANALISA PARETO
JELEK
ENVIRONMENT
BAGUS
MORAL
LAMBAT
SAFETY
SUDUT
PANDANG
ANALISA
CEPAT
DELIVERY
RENDAH
COST
TINGGI
QUALITY
62.
PARETO DIAGRAM
CONTOH ANALISAPARETO
PARETO TEMA
A Kemasan Karton Rusak 37 37 32% 32%
B Kemasan Peti Kayu Rusak 30 67 26% 59%
C Ikatan Plastik Vynil Kendor 27 94 24% 82%
D Plastik Pembungkus Sobek 20 114 18% 100%
114 100%
PARETO JUDUL
X Rusak saat Penerimaan 48 48 74% 74%
Y Rusak saat Pengiriman 12 60 18% 92%
Z Rusak saat Pengepakan 5 65 8% 100%
65 100%
Kode Masalah Frek. Kum. % % Kum.
Kode Masalah Frek. Kum. % % Kum.
63.
ALAT KENDALI MUTU
FISHBONEDIAGRAM
NOMINAL GROUP
TECHNIQUE
source: http://agilebacon.com/tag/innovation-life-cycle/
FISHBONE DIAGRAM
DEFINISI
Sarana alatuntuk mencari dan
menemukan
Penyebab-penyebab yang
berpengaruh
terhada
p
suat
u
hasi
l
kerja (AKIBAT)
PENYEBAB
(Faktor yang
berpengaruh)
AKIBAT
(Hasil yang
dicapai)
66.
FISHBONE DIAGRAM
FUNGSI &KARAKTERISTIK
FUNGSI
Mampu memberikan gambaran lengkap mengenai FAKTOR-
FAKTOR PENYEBAB suatu persoalan/masalah/kasus
Mendeteksi
DOMINAN
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB tertentu yangdiprediksi
Menunjukkan suatu pola
hubungan SEBAB
AKIBAT
KARAKTERISTIK
Menggunakan data Verbal
Menggunakan konsep
STRATIFIKASI
Memanfaatkan NGT
Dikerjakan dalam kelompok
67.
FISHBONE DIAGRAM
PERSIAPAN
1. TetapkanPERSOALAN
dianalisa
/ MASALAH yang akan
2. Lakukanlah pengumpulan ide tentang PENYEBAB-
PENYEBAB timbulnya persoalan tersebut, dengan
memanfaatkan NGT.
Kumpulkan ide sebanyak-banyaknya!
Ide-ide yang telah terkumpul dipilah-pilah kedalam
kelompok sejenis (Stratifikasi)
Siapkan Gambar FISHBONE DIAGRAM !
3.
4.
68.
FISHBONE DIAGRAM
PEMBUATAN
1. GambarkanDiagram dengan kepala ikan menghadap ke
KANAN
Cantumkan Persoalan / Masalah di KEPALA IKAN, kumpulkan
ide sebanyak-banyaknya!
Masukkan penyebab pada CABANG-CABANG DURI IKAN.
Lakukan PENGEMBANGAN IDE saat memasukkan penyebab-
penyebab.
Buat TANDA PANAH yang mengarah kekepala ikan.
Lakukan VOTING (sesuai metoda NGT) terhadap SEMUA
PENYEBAB pada CABANG DURI yang PALING UJUNG.
Berdasarkan hasil voting, tentukanlah dan beri tanda
FAKTOR- FAKTOR PENYEBAB yang DOMINAN (kesimpulan)
2.
3.
4.
5.
6.
7.
69.
FISHBONE DIAGRAM
CONTOH
ENVIRONMENT
(Lingkungan)
MACHINE
(Alat)
MAN
(Manusi
a)
Sudah tua
Petugasbekerja lambat
Lay out tidak beraturan
Peralatan kurang canggih
Petugas baru
Ruang kerja tidak nyaman
Jumlah sedikit
Belum dilatih
Tidak ada ruang tunggu
Petugas bekerja serabutan
Belum ada pembagian
tugas
Proses
peminjaman
lama
Isi Formulir lama
Harus antri
Berbelit - belit
Jumlah uang pinjaman dibatasi
Pemeriksaan data Calon
Modal kerja masih sedikit
peminjam lama
Proses persetujuan lama
Harus mencairkan uang di Bank
Formulir terlalu banyak
Kas KOSERBA Hanya
untuk operasi
Takut dicuri
Harus diparaf 3 pejabat
Data yang dituangkan
terlalu banyak
Mengikuti Prosedur persh. induk
METHOD
(Metoda)
MATERIAL
(Bahan) Prosedur Koserba belum ada
70.
FISHBONE DIAGRAM
DINAMIKA MENCARIPENYEBAB DENGAN ALAT BANTU
Voting
NGT
Menyusu
n
FISHBONE
DIAGRAM
(Mengumpulka
n
ide-ide
Penyebab)
Mengupayaka
n:
4M + E
Mengupayaka
n:
5 Why
Membuat
Kesimpulan
Faktor-faktor
Yang
dianggap
DOMINAN
STRATIFIKASI
(Pemilihan Ide-
ide)
Menentukan
Persoalan /
Masalah
(AKIBAT)
71.
3 HAL PERHATIANUTAMA
Dalam penggunaan Fishbone
akan didapat :
diagram yang efektif
1.
2.
3.
Ketajaman ANALISA dan KORELASI Sebab-Akibat
Penyusunan Kalimat/ Penempatan Penyebab
Pengambilan Keputusan
72.
3 HAL PERHATIANUTAMA
Ketajaman dan Korelasi Sebab-Akibat
1
1.
2.
3.
Pedoman 5 WHY
Korelasi : Semua cabang duri dengan kepala
Pengembangan Ide - Ide
ikan
Penyusuan Kalimat/ Penempatan Penyebab
2
1.
2.
3.
Ringkas
Memiliki arti yang lengkap/ komprehensif
Ber-konotasi Negatif
Pengambilan Keputusan
3
1.
2.
3.
VOTING – Pemilihan penyebab yg kiranya
PENANDAAN PENYEBAB yang dipilih
Penyusunan KESIMPULAN
bisa diatasi
73.
FISHBONE DIAGRAM
STRATIFIKASI
…. Adalahproses berpikir dan upaya untuk
memilah-milah atau membagi suatu
kumpulan fakta / data, kedalam kumpulan-
kumpulan yang lebih kecil
MANFAAT
Menanamkan proses berpikir PRIORITAS.
Memudahkan memilih ALTERNATIF.
Sebagai landasan pengambilan TINDAKAN.
Sebagai langkah awal menuju ANALISA lebih lanjut.
74.
FISHBONE
STRATIFIKASI
DIAGRAM
PROSES VOTING
PENGAMBILAN
KEPUTUSAN
Dari FishboneDiagram
di ujung cabang duri
penyebab yang dipilih,
Penyebab yang dipilih
Tentukan Rangking
Isi Form Rekapitulasi
Peringkat (Kelompok)
Beri TANDA penyebab-
pada Fishbone
Diagram
Tentukan peringkat
masing-masing penyebab
oleh semua anggota KBK
Buat KESIMPULAN
Penyebab-penyebab
75.
NOMINAL GROUP TECHNIQUE
KETENTUANNGT
A. Tanpa berkomunikasi, anggota kelompok
menuliskan idenya masing-masing
Semua ide yang sudah ditulis dikumpulkan
Kelompok melakukan klarifikasi masing-masing
Proses penentuan ranking untuk menentukan
prioritas ide
Diskusi kelompok untuk mencapai konsensus
B.
C.
D.
ide
E.
76.
NOMINAL GROUP TECHNIQUE
FUNGSINGT
Membantu untuk menemukan penyebab
persoalan sebanya-banyaknya, oleh KBK
Sarana untuk menentukan faktor-faktor
penyebab yang dominan
77.
NOMINAL GROUP TECHNIQUE
FUNGSI& PENERAPAN NGT
Membantu untuk menemukan penyebab persoalan
sebanya-banyaknya, oleh KBK
FUNGSI
Sarana untuk menentukan faktor-faktor
yang dominan
penyebab
PENERAPAN
Sebelum Sesudah
Fishbone Diagram
Mengumpulkan ide
penyebab sebanyak
- banyaknya
Menentukan
penyebab
dominan
(VOTING)
Mempertajam
analisa
penyebab
78.
NOMINAL GROUP TECHNIQUE
PENGUMPULANIDE PENYEBAB
1. Tentukan PERSOALAN yang akan dicari
penyebabnya
2. Bagikan
anggota
Tuliskan
kertas (Formulir) kepada setiap
kelompok
ide penyebab sebanyak – banyaknya
3.
oleh masing – masing anggota kelompok
“satu ide pada satu formulir”
Kumpulkan semua ide dan stratifikasi
berdasarkan faktor penyebab yang sejenis.
Catat semua ide yang telah distratifikasi.
4.
5.
79.
NOMINAL GROUP TECHNIQUE
METODE& RUMUS NGT
METODE
Brainstorming
Voting
(tentative)
RUMUS
Rumus NGT :
Jika N < 5, maka semua akar penyebab diuji
scatter
Jika N = 5–10, maka rumusnya ½ N + 1
Jika N > 5, maka rumusnya ½ N
SCATTER DIAGRAM
DEFINISI
Diagram yangmengambarkan beberapa pasangan data numerik
untuk menunjukkan HUBUNGAN (KORELASI) di antara 2 faktor
dan TINGKATANNYA (kuat lemahnya hubungan tersebut)
82.
SCATTER DIAGRAM
CONTOH KORELASI
stylepenampilan
Hubungan antara suhu dengan
wujud benda
gelombang radio dengan
Hubungan antara
repetitive pekerjaan
dengan tingkat kesalahan
Hub
Nung
ean
gan
atar
ta
s
iu
vhu
e
pemanasan dengan jumlah air
yang tersisa dalam panci
Hubungan antara suhu dengan
HubungaCn auntarra
fvrekewensi
kejelasan penerimaan siaran.
Hubungan antara
pendapatan yang diterima
dengan gaya
hidu
Pp
ositive
Hubungan antara keikutsertaan
try out dengan kesiapan siswa
menghadapi UNAS
Hubungan antara usia dengan
Partial
wujud benda
SCATTER DIAGRAM
TINGKAT KORELASIYANG DIMILIKI
KUAT, JIKA ρ > 0,714
KOEFISIEN
KORELASI
KONSTANTA ρ = 0,714
ρ (RHO)
LEMAH, JIKA ρ < 0,714
NILAI KOEFISIEN KORELASI ADALAH
ANTARA RANGE -1 ≤ r +1
85.
SCATTER DIAGRAM
TINGKAT KORELASIYANG DIMILIKI
Kedua
variabel
mempunyai
hubungan
sempurna
negatif
Kedua
variabel
ada
Kedua
variabel
mempunyai
hubungan
sempurna
positif
tidak
hubungan
ρ = -1 ρ = 0 ρ = 1
86.
SCATTER DIAGRAM
CARA PEMBUATAN
Buatsederet data sepasang (X dan Y).
X = penyebab; Y = akibat
Minimal 7 pasang data di aplikasi
Excel
1
Blok seluruh data & klik/pilih menu
insert
2
Klik/pilih menu chart & pilih scatter,
tekan enter. Diagram scatter akan
terbentuk
3
Klik kanan di salah satu titik dengan
posisi di tengah, pilih menu Add
Trendline
4
Klik “Diplay R Squared Value on Chart, 5
R2
Klik Enter maka akan muncul nilai
Hitung koefisien korelasi dengan
R2
cara menghitung akar dari nilai
dengan rumus (=nilai R2ʌ0.5)
6
Beri identitas data secara lengkap (judul,
periode pengambilan data, tempat &
PIC)
7