PENGNDALIAN PEMANFAATAN
RUANG DI TINGKAT KELURAHAN
Home About Contact
Home About Contact
• Undang-undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 tentang penataan
ruang, menjadi landasan hukum bagi pemerintah dan Masyarakat dalam
Menyusun rencana tata ruang.
• Pengendalian pemanfaatan ruang merupakan serangkaian tindakan untuk
memastikan penggunaan ruang sesuai dengan RTRW (Rencana Tata Ruang
Wilayah) dan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang).
Konsep Pengendalian
Pemanfaatan Ruang
Home About Contact
• Menjaga keteraturan pemanfaatan ruang.
• Mencegah pemanfaatan ruang yang tidak sesuai zonasi.
• Mengurangi konflik antar masyarakat terkait lahan.
• Melindungi kawasan lindung, resapan air, dan ruang terbuka hijau.
• Mendukung pembangunan yang tertib, aman,nyaman dan
berkelanjutan.
Tujuan
Home About
• Peraturan Zonasi: aturan teknis
pemanfaatan ruang.
• Perizinan: izin mendirikan bangunan
(IMB/PBG), izin usaha.
• Insentif dan Disinsentif: kemudahan atau
pembatasan tertentu.
• Sanksi: teguran, denda, hingga
pembongkaran.
Instrumen
Pengendalian
Home About Contact
Peran Kelurahan dalam
Pengendalian Pemanfaatan Ruang
• Menjadi fasilitator antara masyarakat dan pemerintah kota/kabupaten.
• Melakukan pengawasan pembangunan di wilayahnya.
• Memberikan rekomendasi izin yang sesuai zonasi.
• Mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan ruang.
• Menyelesaikan permasalahan pemanfaatan ruang secara persuasif.
Home About Contact
• Bangunan liar di sempadan sungai, jalur hijau, dan fasilitas
umum.
• Alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman tanpa izin.
• Kegiatan usaha tidak sesuai zonasi, mengganggu
lingkungan sekitar
• Permukiman di kawasan rawan bencana, misalnya longsor
atau banjir.
• Minimnya kesadaran masyarakat terhadap aturan tata
ruang.
Permasalahan
Umum
Home About Contact
1.Sosialisasi RTRW dan peraturan zonasi kepada
masyarakat.
2.Pemantauan lapangan secara berkala.
3.Koordinasi dengan kecamatan dan dinas terkait.
4.Mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan.
Penegakan aturan dengan langkah persuasif dan tegas
Strategi
Pengendaliannya
Home About Contact www.reallygreatsite.com
Melaporkan pelanggaran pemanfaatan ruang.
Terlibat dalam musyawarah perencanaan
pembangunan (Musrenbang).
Menjaga lahan publik agar sesuai peruntukan.
Mendukung kebijakan kelurahan terkait tata
ruang.
Partisipasi
Masyarakat
www.reallygreatsite.com
Pola ruang yang ada di pulau Makasar
Kawasan Pemakaman (Cokelat)
“Lahan pemakaman kita siapkan khusus agar kegiatan pemakaman tertata dengan baik, tidak bercampur
dengan permukiman, dan aman dari ancaman banjir atau abrasi.”
Fasilitas Pendidikan (Biru)
“Sekolah dan sarana pendidikan ditempatkan di lokasi yang strategis, mudah dijangkau anak-anak, serta
aman, agar generasi kita bisa belajar dengan nyaman.”
Kawasan Permukiman (Orange)
“Permukiman ditata agar warga bisa tinggal dengan aman, tidak terlalu dekat dari garis pantai, serta rumah
dibangun menyesuaikan kondisi pulau, misalnya dengan rumah panggung.”
Taman Kota (Ruang Terbuka Hijau)
“Taman kota berfungsi sebagai ruang terbuka untuk kita berkumpul, beristirahat, dan menjaga lingkungan
agar tetap sejuk dan asri.”
Kawasan Peruntukan Industri (Merah Muda)
Kawasan industri disiapkan khusus untuk usaha masyarakat, seperti pengolahan hasil laut, agar tidak
bercampur dengan permukiman dan tetap ramah lingkungan.”
THANK YOU
FOR ATTENTION
Home About Contact

Materi pengendalian Pemanfaatan ruang.pptx

  • 1.
    PENGNDALIAN PEMANFAATAN RUANG DITINGKAT KELURAHAN Home About Contact
  • 2.
    Home About Contact •Undang-undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang, menjadi landasan hukum bagi pemerintah dan Masyarakat dalam Menyusun rencana tata ruang. • Pengendalian pemanfaatan ruang merupakan serangkaian tindakan untuk memastikan penggunaan ruang sesuai dengan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) dan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang). Konsep Pengendalian Pemanfaatan Ruang
  • 3.
    Home About Contact •Menjaga keteraturan pemanfaatan ruang. • Mencegah pemanfaatan ruang yang tidak sesuai zonasi. • Mengurangi konflik antar masyarakat terkait lahan. • Melindungi kawasan lindung, resapan air, dan ruang terbuka hijau. • Mendukung pembangunan yang tertib, aman,nyaman dan berkelanjutan. Tujuan
  • 4.
    Home About • PeraturanZonasi: aturan teknis pemanfaatan ruang. • Perizinan: izin mendirikan bangunan (IMB/PBG), izin usaha. • Insentif dan Disinsentif: kemudahan atau pembatasan tertentu. • Sanksi: teguran, denda, hingga pembongkaran. Instrumen Pengendalian
  • 5.
    Home About Contact PeranKelurahan dalam Pengendalian Pemanfaatan Ruang • Menjadi fasilitator antara masyarakat dan pemerintah kota/kabupaten. • Melakukan pengawasan pembangunan di wilayahnya. • Memberikan rekomendasi izin yang sesuai zonasi. • Mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan ruang. • Menyelesaikan permasalahan pemanfaatan ruang secara persuasif.
  • 6.
    Home About Contact •Bangunan liar di sempadan sungai, jalur hijau, dan fasilitas umum. • Alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman tanpa izin. • Kegiatan usaha tidak sesuai zonasi, mengganggu lingkungan sekitar • Permukiman di kawasan rawan bencana, misalnya longsor atau banjir. • Minimnya kesadaran masyarakat terhadap aturan tata ruang. Permasalahan Umum
  • 7.
    Home About Contact 1.SosialisasiRTRW dan peraturan zonasi kepada masyarakat. 2.Pemantauan lapangan secara berkala. 3.Koordinasi dengan kecamatan dan dinas terkait. 4.Mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan. Penegakan aturan dengan langkah persuasif dan tegas Strategi Pengendaliannya
  • 8.
    Home About Contactwww.reallygreatsite.com Melaporkan pelanggaran pemanfaatan ruang. Terlibat dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang). Menjaga lahan publik agar sesuai peruntukan. Mendukung kebijakan kelurahan terkait tata ruang. Partisipasi Masyarakat
  • 9.
    www.reallygreatsite.com Pola ruang yangada di pulau Makasar Kawasan Pemakaman (Cokelat) “Lahan pemakaman kita siapkan khusus agar kegiatan pemakaman tertata dengan baik, tidak bercampur dengan permukiman, dan aman dari ancaman banjir atau abrasi.” Fasilitas Pendidikan (Biru) “Sekolah dan sarana pendidikan ditempatkan di lokasi yang strategis, mudah dijangkau anak-anak, serta aman, agar generasi kita bisa belajar dengan nyaman.” Kawasan Permukiman (Orange) “Permukiman ditata agar warga bisa tinggal dengan aman, tidak terlalu dekat dari garis pantai, serta rumah dibangun menyesuaikan kondisi pulau, misalnya dengan rumah panggung.” Taman Kota (Ruang Terbuka Hijau) “Taman kota berfungsi sebagai ruang terbuka untuk kita berkumpul, beristirahat, dan menjaga lingkungan agar tetap sejuk dan asri.” Kawasan Peruntukan Industri (Merah Muda) Kawasan industri disiapkan khusus untuk usaha masyarakat, seperti pengolahan hasil laut, agar tidak bercampur dengan permukiman dan tetap ramah lingkungan.”
  • 10.

Editor's Notes

  • #4 Peraturan Zonasi Menentukan batasan pemanfaatan lahan (misalnya kawasan permukiman, perdagangan, atau ruang terbuka hijau). Mengatur ketentuan tata bangunan, sempadan jalan, dan kawasan rawan bencana. Perizinan Persetujuan pemanfaatan ruang melalui PBG/IMB, izin usaha, dan izin lokasi. Kelurahan berperan dalam memberikan rekomendasi sebelum izin dikeluarkan pemerintah daerah. Insentif dan Disinsentif Insentif: keringanan pajak, kemudahan izin, atau penghargaan bagi masyarakat/pelaku usaha yang taat aturan. Disinsentif: pembatasan izin atau kewajiban tambahan bagi pelanggar tata ruang. Sanksi Teguran tertulis. Denda administratif. Pencabutan izin. Pembongkaran bangunan ilegal
  • #5 Kelurahan memiliki fungsi strategis sebagai garda terdepan pemerintah dalam pengendalian pemanfaatan ruang. Perannya antara lain:
  • #6 Beberapa masalah yang sering muncul antara lain: