PENGERTIAN ETIKA PROFESI
Pelanggaran etika apa yang terjadi?
Apakah ini pelanggaran etika?
Bagaimana dengan yang ini?
Kalau yang ini?
Bagaimana kalau yang ini?
Etika..tujuan Pendidikan Nasional
• Etika  Tujuan Pendidikan Nasional (UU 20/2003)
• Mengembangkan potensi peserta didik  manusia
beriman dan bertaqwa, berakhlak mulia, ...
• UU 12/2012: empat tujuan Pendidikan Tinggi
– ...menjadi manusia beriman...serta berakhlak mulia
– dst
Etika & Sila Kedua Pancasila
• ..hubungan serasi antara manusia, baik perorangan,
antar kelompok, maupun seseorang dengan
kelompok.
• Peradaban  kodrat alami manusia
– Biadab: rendah peradabannya
– Beradab: kalbu positif, dan terlihat pada sikap serta
tindakannya
PENGERTIAN ETIKA
Etika merupakan falsafah moral dan pedoman cara hidup yang benar dipandang
dari sudut agama, budaya, dan susila (Mien Uno)
Etika atau etik sebagai pandangan manusia
dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik (Drs. O.P. Simorangkir)
etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi
baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal (Drs. Sidi Gajalba dalam
sistematika filsafat)
etika didefinisikan sebagai "the discipline which can act as the performance index
or reference for our control system". Dengan demikian, etika akan memberikan
semacam batasan maupun standard yang akan mengatur pergaulan manusia
didalam kelompok sosialnya. (Martin, 1993)
Etika..Ilmu Pengetahuan
• Cabang ilmu filsafat
• Pengetahuan  moral
• Etika adalah ilmu pengetahuan tentang moral (Abdul
Kadir Muhammad , 2017)
Etika ?
• etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai
dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam
hidupnya.
• Sebuah refleksi kritis dan rasional mengenai nilai dan
moral yang menentukan dan terwujud dalam sikap dan
pola perilaku hidup manusia, baik secara pribadi maupun
kelompok
( Drs. H. Burhanudin Salam )
Etika
Etika (Yunani Kuno: "ethikos", berarti "timbul dari kebiasaan")
adalah cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas
yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral
Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar,
salah, baik, buruk, dan tanggung jawab.
Dimana etika nya?
Etika dalam penerapannya
• Etika dalam kehidupan keseharian , sesuatu yang tidak bisa
dilepaskan. Apalagi dengan perkembangan kehidupan social
ekonomi budaya dan teknologi yang mendorong munculnya
gejala-gejala moral yang fenomenal.
• Dalam dunia bisnis/profesinal, etika merupakan prinsip-prinsip
moralitas yang mengatur dan menjadi pedoman bagi para
pelaku bisnis/profesi.
• Mengingat begitu pentingnya etika, hampir semua profesi yang
ada saat ini memiliki kode etika profesi yang dituangkan ke
dalam bentuk peraturan tertulis. Tentu saja memiliki sanksi
sebagaimana peraturan lainnya bagi pelaku yang dianggap
melanggarnya.
Jadi apa itu Etika?
• Cabang ilmu filsafat; baik-buruk, hak, kewajiban
moral
• Seperangkat prinsip moral  baik atau buruk
• Kumpulan asas atau nilai  akhlak
Etika
Sistem Nilai
Ilmu/ Cabang Filsafat
Etika..kebiasaan manusia
• Etika Perangai
– Adat istiadat yang disepakati
– Upacara adat
• Etika Moral
– Kebiasaan berperilaku baik dan benar berdasarkan kodrat
manusia (jujur, hormat kepada orang tua, menyantuni
anak yatim, dll.)
Apa bedanya?
Etika
Norma
Akhlak
Moral
Moral
• Baik-buruk, benar-salah, tepat-tidak tepat
• Tindakan benar, adil, dan wajar
• Kapasitas  kesadaran benar-salah
• Sikap seseorang  hubungannya dengan orang lain
Akhlak
• Sifat yang tertanam dalam jiwa  perbuatan2
mudah tanpa pemikiran dan pertimbangan
• Perbuatan akhlak kepribadian
• Dilakukan tanpa bersandiwara
Main hakim sendiri..
Norma
• Aturan atau kaidah yang dipakai untuk menilai
sesuatu
– Norma Agama
– Norma Kesusilaan
– Norma Kesopanan
– Norma Hukum
ETIKA
Batasan maupun standar yang mengatur pergaulan manusia yang dikaitkan
dengan seni pergaulan manusia di dalam kelompok sosialnya berdasarkan
prinsip-prinsip moral yang ada dan pada saat yang dibutuhkan akan bisa
difungsikan sebagai alat untuk menghakimi segala macam tindakan yang
secara logika-rasional umum (common sense) dinilai menyimpang dari kode
etik.
Etika tidak lain adalah aturan perilaku, adat kebiasaan manusia dalam
pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan
mana yang buruk.
Dalam pergaulan hidup bermasyarakat,
bernegara hingga pergaulan hidup
tingkat internasional diperlukan suatu
system yang mengatur bagaimana
seharusnya manusia bergaul, saling
menghormati
Dikenal dengan sebutan sopan santun,
tata krama, protokoler dan lain-lain.
PEDOMAN PERGAULAN
Pedoman pergaulan, dimaksud tidak lain untuk menjaga kepentingan
masing-masing yang terlibat agara mereka senang, tenang, tentram,
terlindung tanpa merugikan kepentingannya serta terjamin agar
perbuatannya yang tengah dijalankan sesuaI dengan adat kebiasaan
yang berlaku dan tidak bertentangan dengan hak-hak asasi umumnya.
Hal itulah yang mendasari tumbuh kembangnya etika di masyarakat
kita.
APA BEDA ANTARA
APA BEDA ANTARA
ETIKA
ETIKA
&
&
ETIKET
ETIKET
Etika berarti moral sedangkan etiket
berarti sopan santun.
Dalam bahasa Inggris etiket dikenal
sebagai ethics atau etiquette
(bahasa Perancis).
Persamaan antara etika dengan etiket
1. Etika dan etiket menyangkut perilaku manusia. Istilah tersebut
dipakai mengenai manusia tidak mengenai binatang karena
binatang tidak mengenal etika maupun etiket.
2. Kedua-duanya mengatur perilaku manusia secara normatif
artinya memberi norma bagi perilaku manusia dan dengan
demikian menyatakan apa yag harus dilakukan dan apa yang
tidak boleh dilkukan.
Justru karena sifatnya normatif maka kedua istilah tersebut sering
dicampur adukkan.
Perbedaan antara etika dengan etiket
(a) Etiket menyangkut cara melakukan perbuatan manusia. Etiket
menunjukkan cara yang tepat artinya cara yang diharapkan
serta ditentukan dalam sebuah kalangan tertentu. Misalnya
dalam makan, etiketnya ialah orang tua didahulukan mengambil
nasi, kalau sudah selesai tidak boleh mencuci tangan terlebih
dahulu. Di Indonesia menyerahkan sesuatu harus dengan
tangan kanan. Bila dilanggar dianggap melanggar etiket. Etika
tidak terbatas pada cara melakukan sebuah perbuatan, etika
memberi norma tentang perbuatan itu sendiri menyangkut
masalah apakah sebuah perbuatan boleh dilakukan atau tidak
boleh dilakukan.
(b) Etiket hanya berlaku untuk pergaulan. Bila tidak ada orang lain
atau tidak ada saksi mata, maka etiket tidak berlaku. Misalnya
etiket tentang cara makan. Makan sambil menaruh kaki di atas
meja dianggap melanggar etiket bila dilakukan bersama-sama
orang lain. Bila dilakukan sendiri maka hal tersebut tidak
melanggar etiket. Etika selalu berlaku walaupun tidak ada orang
lain. Barang yang dipinjam harus dikembalikan walaupun
pemiliknya sudah lupa
…. LANJUTAN
Perbedaan antara etika dengan etiket
(c) Etiket bersifat relatif. Yang dianggap tidak sopan dalam sebuah
kebudayaan, dapat saja dianggap sopan dalam kebudayaan
lain. Contohnya makan dengan tangan, bersenggak sesudah
makan. Etika jauh lebih absolut. Perintah seperti jangan
berbohong; jangan mencuri merupakan prinsip etika yang
tidak dapat ditawar-tawar.
(d) Etiket hanya memadang manusia dari segi lahirian saja
sedangkan etika memandang manusia dari segi dalam. Penipu
misalnya tutur katanya lembut, memegang etiket namun
menipu. Orang dapat memegang etiket namun munafik
sebaliknya seseorang yang berpegang pada etika tidak
mungkin munafik karena seandainya dia munafik maka dia
tidak bersikap etis. Orang yang bersikap etis adalah orang yang
sungguh-sungguh baik.
ETIKA
• Berasal dari kata Yunani
Ethos, artinya adat, tata
akhlak, watak, sikap, cara
berpikir, lebih mengarah ke
moral
• Menyangkut apakah suatu
perbuatan boleh atau tidak
boleh dilakukan
• Berlaku kapan saja
walaupun tidak ada saksi
• Bersifat absolut
• Memandang manusia dari
lahir dan batin
ETIKET
• Berasal dari kata Inggris
Ethics dan Perancis
Etiquette, yang artinya
sopan santun.
• Menyangkut cara
melakukan sesuatu kepada
orang lain
• Berlaku hanya kalau ada
saksi di sekitar
• Bersifat relatif
• Memandang manusia dari
lahirnya saja
Prinsip Etika
• Prinsip Keindahan, etika manusia berkaitan dengan nilai-nilai
keindahan
• Prinsip Persamaan, hakekat manusia menghendaki adanya
persamaan antara manusia satu dengan yang lain.
• Prinsip Kebaikan, segala sesuatu yang menimbulkan pujian.
Manusia  kebaikan tatanan sosial, ilmu pengetahuan,
agama dll
• Prinsip Keadilan, adanya kemauan yang tetap dan kekal
untuk memberikan kepada setiap orang apa yang
semestinya.
• Prinsip Kebebasan, menginginkan keleluasaan bertindak
berdasarkan pilihan.
• Prinsip Kebenaran, segala sesuatu harus dapat dibuktikan
kebenarannya
Mengapa Kita Harus Belajar
Tentang Etika - (Profesi) ?
Fungsi Etika
1.Diperlukan untuk mengambil sikap
yang wajar dalam suasana
perbedaan.
2.Perbedaan dalam: suku, budaya,
agama dll
3.Modernisasi membawa perubahan
yang berbeda
4.Ideologi yang menawarkan diri
sebagai penuntun kehidupan.
RELATIVISME ETIS
Kalau Etika merupakan ilmu yang membahas pola –
pola aturan tentang nilai – nilai kesusilaan maka
tindakan melakukan aturan etika disebut tindakan
etik.
Sedangkan sifat tindakan tentang pelaksanaan disebut
bersifat Etis.
Wayahe...wayahe....
Pengertian PROFESI
Profesi adalah kata serapan dari sebuah kata dalam bahasa
Inggris "Profess", yang dalam bahasa Yunani adalah
"Επαγγελια", yang bermakna: "Janji untuk memenuhi kewajiban
melakukan suatu tugas khusus secara tetap/permanen".
Profesi juga sebagai pekerjaan yang membutuhkan pelatihan
dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu
profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses
sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut.
Contoh profesi adalah pada bidang teknik, hukum, kedokteran,
keuangan, militer, teknik desainer, tenaga pendidik.
Pengertian ETIKA PROFESI
• Pengertian Etika profesi menurut Keiser dalam (Suhrawardi
Lubis, 1994:6-7) merupakan suatu sikap hidup berupa keadilan
untuk dapat memberikan pelayanan yang professional terhadap
masyarakat dengan penuh ketertiban serta keahlian.
• Pengertian Kode etik profesi adalah suatu sistem norma, nilai
serta aturan profesional tertulis yang dengan secara tegas
menyatakan apa yang benar serta baik, dan juga apa yang tidak
benar serta tidak baik bagi professional.
• Tujuan kode etik adalah supaya dapat professional memberikan
jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau juga pelanggannya.
Profesionalisme
• Komitmen para profesional terhadap profesinya. Komitmen
tersebut ditunjukkan dengan kebanggaan dirinya sebagai
tenaga profesional, berupa usaha terus-menerus untuk
mengembangkan kemampuan profesional.
• Profesionalisme merupakan komitmen para anggota suatu
profesi untuk meningkatkan kemampuannya secara terus
menerus.
• Profesionalisme adalah sebutan yang mengacu kepada sikap
mental dalam bentuk komitmen dari para anggota suatu
profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan
kualitas profesionalnya.
Organisasi Profesi
Organisasi yang beranggotakan para praktisi yang
menetapkan diri mereka sebagai profesi dan
bergabung bersama untuk melaksanakan fungsi-fungsi
sosial yang tidak dapat mereka laksanakan dalam
kapasitas mereka sebagai individu.
Organisasi Profesi
Pada dasarnya organisasi profesi memiliki 5 fungsi pokok dalam
kerangka peningkatan profesionalisme sebuah profesi, yaitu:
•Mengatur keanggotaan organisasi
•Membantu anggota untuk dapat terus memperbaharui
pengetahuan sesuai perkembangan teknologi
•Menentukan standarisasi pelaksanaan sertifikasi profesi bagi
anggotanya
•Membuat kebijakan etika profesi yang harus diikuti oleh semua
anggota
•Memberi sangsi bagi anggota yang melanggar etika profesi
Kode Etik Profesi
• Kode etik profesi adalah pedoman sikap, tingkah laku dan
perbuatan dalam melaksanakan tugas dan dalam kehidupan
sehari-hari.
• Kode etik profesi diusahakan untuk mengatur tingkah laku
moral suatu kelompok khusus dalam masyarakat melalui
ketentuan-ketentuan tertulis yang diharapkan akan dipegang
teguh oleh seluruh kelompok itu.
Fungsi kode etik profesi
• Memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang
prinsip profesionalitas yang digariskan.
• Merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi
yang bersangkutan.
• Mencegah campur tangan pihak di luar organisasi profesi
tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi.
PERSATUAN INSINYUR INDONESIA (PII)
• Persatuan Insinyur Indonesia (PII) adalah organisasi yang berdiri sejak
Tahun 1952 didirikan oleh Bapak Ir. Djuanda Kartawidjaja dan Bapak Ir.
Rooseno Soeryohadikoesoemo di Bandung, merupakan organisasi
profesi tertua kedua di Indonesia setelah Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
• PII di dalam menjalankan proses kaderisasi insinyur melalui continuous
development program (CDP) yang isi programnya selain berisikan
pengetahuan keinsinyuran (sains dan teknologi) juga menitikberatkan
pada pengenalan dan pemantapan pembahasan mengenai ‘etika
profesi Insinyur’.
• Sarjana Teknik diharapkan setelah menjadi Anggota PII diwajibkan
memegang teguh etika profesi keinsinyuran yang dituliskan dalam Kode
Etik Insinyur Indonesia, Catur Karsa Sapta Dharma Insinyur Indonesia.
Catur Karsa Sapta Dharma Insinyur Indonesia
1. Mengutamakan keluhuran budi,
2. Menggunakan pengetahuan dan kemampuannya untuk
kepentingan kesejahteraan umat manusia,
3. Bekerja secara sungguh-sungguh untuk kepentingan
masyarakat sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya dan
4. Meningkatkan kompetensi dan martabat berdasarkan
keahlian profesional keinsinyuran.
Sapta Dharma
1. Mengutamakan keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan
masyarakat,
2. Bekerja sesuai dengan kompetensinya,
3. Hanya menyatakan pendapat yang dapat
dipertanggungjawabkan,
4. Menghindari pertentangan kepentingan dalam tanggung
jawab tugasnya,
5. Membangun reputasi profesi berdasarkan kemampuan
masing-masing,
6. Memegang teguh kehormatan dan martabat profesi dan
7. Mengembangkan kemampuan profesional.
ORGANISASI PROFESI TEKNIK
• Ikatan Sarjana Teknik Manajemen Industri (ISTMI) merupakan
organisasi profesi dari disiplin ilmu Teknik Industri (TI) dan
Manajemen Industri (MI) di Indonesia yang didirikan di akarta
pada tanggal 22 November 1986.
• Persatuan Insinyur Indonesia (PII) adalah organisasi profesi
yang didirikan di kota Bandung pada tanggal 23 Mei 1953 untuk
menghimpun para insinyur atau sarjana teknik di seluruh
Indonesia.
• Asosiasi Tenaga Teknik Indonesia (ASTTI) merupakan suatu
asosiasi dimana setiap anggota ASTTI wajib selalu bersikap
bertingkah laku dan bertindak berdasarkan etika umum seorang
ahli pelaksana jasa konstruksi.
ORGANISASI PROFESI GLOBAL
1. ACM (Association for Computing Machinery)
Organisasi ini adalah serikat ilmiah dan pendidikan computer yang didirikan pada
tahun 1947. Anggotanya pernah sebanyak 78 ribu yang terdiri dari para professional
dan para pelajar yang tertarik dengan teknologi computer. Kantor pusatnya ada di
kota New York Amerika Serikat.
2. IEEE(Institute of Electrical and Electronics Engineers)
Merupakan organisasi internasional yang anggotanya adalah para insinyur dengan
tujuan untuk mengembangkan teknologi. Peran dari organisasi ini adalah
mengembangkan standar-standar dan ikut serta dalam usaha mempercepat
teknologi-teknologi baru dalam aspek dalam bidang industry dan engineering yang
meliputi telekomunikasi, jaringan computer, kerlistrikan, antariksa dan elektronika.
3. South East Asia Regional Computer Confideration(SEARCC)
Merupakan himpunan professional IT di Asia Tenggara. Dibentuk pada bulan februari
tahun 1978 di Negara Singapure, oleh enam ikatan computer dari Negara Hong Kong,
Indonesia, Malaysia, Philipina, Singapore dan Thailand.
Standar Teknik
ASME (American Society of Mechanical Engineers)
ANSI (the American National Standards Institute)
ASTM (American Standard Testing and Material)
AISI (American Iron and Steel Institute )
NNI (National Nanotechnology Initiative)
ISO (International Organization for Standardization)
API (American Petroleum Institute)
ASCE (American Society of Civil Engineers)
JIS (Japanese Industrial Standard)
DIN (Deutsches Institut für Normung)
SNI (Standar Nasional Indoesia)
AWS(American Welding Society)
http://mfebrianadhip.blogspot.co.id/2015/01/standar-teknik.html
ISO
• Please read (1) Talk-ISO, (2) Fundamental ISO
TQM
• Please read  adm-TQM
Six Sigma
• Please read  adm-Six Sigma
OHSAS 18000
• Please read  OHSManagementSystem
ISO 14000
• Please read  iso 14000
Hak Cipta
• Please read  Hak Cipta
Mendirikan Usaha
• Please read  Cara Mendirikan Usaha
STRATEGI PENGEMBANGAN SDM INDONESIA
BERBASIS KOMPETENSI
KKNI
SKKNI
LEMBAGA
DIKLAT
PROFESI
LEMBAGA
SERTIFIKASI
PROFESI
Sistem Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK)
PEMETAAN
AREA TUGAS
PEMETAAN
KOMPETENSI
PENGELOMPOKAN
UNIT KOMPETENSI
MENURUT
JENJANG
JABATAN
PROGRAM PELATIHAN
OFF THE JOB
TRAINING
ON THE JOB
TRAINING
PEMBUKTIAN
UNJUK KERJA
ASKERA
UK, EK, KUK, IUK
TENAGA KERJA
KOMPETEN
ASKERA: Atttitude, Skill, Knowledge, Experience, Responsibility, Accountability
Proses Sertifikasi Profesi
Lembaga
Sertifikasi
Profesi
FUNGSI ETIKA,
UNSUR – UNSUR POKOK ETIKA &
KESUSILAAN
1. Sarana untuk memperoleh orientasi kritis berhadapan
dengan pelbagai moralitas yang membingungkan.
2. Alat pengawas bagi pikiran dan hati nurani dalam
rangka menentukan mana yang baik dan mana yang
buruk.
Fungsi Etika
Unsur – unsur Pokok dalam Etika
Dalam hal berpikir Etis perlu ada 4 hal yang perlu
diperhatikan yakni:
1.Nilai
2.Norma
3.Situasi
4.Obyek
Elemen – elamen Pokok dalam Tingkah
Laku Manusia
• Kehendak
• Manisfetasi Kehendak
• Tujuan dari Perbuatan
Kesusilaan
• Dasar – dasar , prinsip aturan yang lebih baik.
• Adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan
melakukan perbuatan yang baik dan menghindari
dari hal – hal tindakan yang buruk.
Kesusilaan
Kriteria perbuatan susila atau pedoman perbuatan susila:
1.Kehendak yang baik
2.Keputusan akal yang baik
3.Sesuai dengan hakekat atau
sifat kemanusiaan
Kesusilaan
Rintangan perbuatan susila:
1. Rintangan dari luar manusia
a) Ancaman
b) Paksaan
c) Kesengsem
2. Rintangan dari dalam diri manusia
a) Hawa nafsu
b) Baik bersifat jasmani dan rohani.
Macam Etika (baik/buruk)
• ETIKA DESKRIPTIF, yaitu etika yang berusaha meneropong
secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan apa
yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu
yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar
untuk mengambil keputusan tentang prilaku atau sikap yang
mau diambil.
• ETIKA NORMATIF, yaitu etika yang berusaha menetapkan
berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki
oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai.
Etika normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma
sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan.
Macam Etika (umum/khusus)
• ETIKA UMUM, berbicara mengenai kondisi-kondisi dasar bagaimana
manusia bertindak secara etis, bagaimana manusia mengambil keputusan
etis, teori-teori etika dan prinsip-prinsip moral dasar yang menjadi
pegangan bagi manusia dalam bertindak serta tolak ukur dalam menilai
baik atau buruknya suatu tindakan. Etika umum dapat di analogkan
dengan ilmu pengetahuan, yang membahas mengenai pengertian umum
dan teori-teori.
• ETIKA KHUSUS, merupakan penerapan prinsip-prinsip moral dasar dalam
bidang kehidupan yang khusus. Penerapan ini bisa berwujud : Bagaimana
saya mengambil keputusan dan bertindak dalam bidang kehidupan dan
kegiatan khusus yang saya lakukan, yang didasari oleh cara, teori dan
prinsip-prinsip moral dasar. Namun, penerapan itu dapat juga berwujud :
Bagaimana saya menilai perilaku saya dan orang lain dalam bidang
kegiatan dan kehidupan khusus yang dilatarbelakangi oleh kondisi yang
memungkinkan manusia bertindak etis : cara bagaimana manusia
mengambil suatu keputusan atau tidankan, dan teori serta prinsip moral
dasar yang ada dibaliknya.
Etika Khusus
• Etika individual, yaitu menyangkut kewajiban dan
sikap manusia terhadap dirinya sendiri.
• Etika sosial, yaitu berbicara mengenai kewajiban,
sikap dan pola perilaku manusia sebagai anggota umat
manusia.
Etika Sosial
• Sikap terhadap sesama
• Etika keluarga
• Etika profesi
• Etika politik
• Etika lingkungan
• Etika idiologi
ETIKA PROFESI
Pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok
untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang
mengandalkan suatu keahlian
PENGERTIAN PROFESI
• Orang yang melakukan suatu pekerjaan purna waktu
dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan
keahlian.
• Seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu
keahlian tertentu atau dengan terlibat dalam suatu
kegiatan tertentu yang menuntut keahlian, sementara
orang lain melakukannya sekedar hobby
Pengertian Profesional
Ciri – ciri Profesi
• Adanya pengetahuan khusus
• Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi
• Mengabdi pada kepentingan masyarakat
• Ada izin khusus untuk bisa menjalankan suatu profesi
• Kaum profesional biasanya menjadi anggota dari
suatu organisasi profesi
Prinsip – prinsip Etika Profesi
Tanggung Jawab
a.Terhadap pelaksanaan
pekerjaan itu dan terhadap
hasilnya
b.Terhadap dampak dari
profesi itu untuk kehidupan
orang lain atau masyarakat
pada umumnya
– Keadilan
– Otonomi
Profesi Luhur
1. Kegiatan yang penekanannya pada pengabdian
atau pelayanan kepada masyarakat umum.
2. Contoh klasik dari profesi luhur adalah rohaniawan
dan pekerja sosial
Sistem Penilaian Etika
• Titik berat penilaian etika sebagai suatu ilmu, adalah pada
perbuatan baik atau jahat, susila atau tidak susila.
• Perbuatan atau kelakuan seseorang yang telah menjadi sifat
baginya atau telah mendarah daging, itulah yang disebut akhlak
atau budi pekerti. Budi tumbuhnya dalam jiwa, bila telah
dilahirkan dalam bentuk perbuatan namanya pekerti. Jadi suatu
budi pekerti, pangkal penilaiannya adalah dari dalam jiwa; dari
semasih berupa angan-angan, cita-cita, niat hati, sampai ia lahir
keluar berupa perbuatan nyata.
Tiga Tingkat Nilai Perbuatan
• Tingkat pertama, semasih belum lahir menjadi perbuatan, jadi
masih berupa rencana dalam hati, niat.
• Tingkat kedua, setelah lahir menjadi perbuatan nyata, yaitu
pekerti.
• Tingkat ketiga, akibat atau hasil perbuatan tersebut, yaitu baik
atau buruk.
Realisasi Kebaikan
• Tujuan baik, tetapi cara untuk mencapainya yang
tidak baik.
• Tujuannya yang tidak baik, cara mencapainya ;
kelihatannya baik.
• Tujuannya tidak baik, dan cara mencapainya juga
tidak baik.
• Tujuannya baik, dan cara mencapainya juga
terlihat baik.
Pentingnya Etika Profesi
http://etikaprofesidanprotokoler.blogspot.com/2008/03/
• Ethica is in which can act as the performance index or
reference for our control system
• etika ini kemudian dirupakan dalam bentuk aturan (code)
tertulis yang secara sistematik sengaja dibuat berdasarkan
prinsip-prinsip moral yang ada dan pada saat yang dibutuhkan
akan bisa difungsikan sebagai alat untuk menghakimi segala
macam tindakan yang secara logika-rasional umum (common
sense) dinilai menyimpang dari kode etik
• sebuah profesi hanya dapat memperoleh kepercayaan dari
masyarakat, bilamana dalam diri para elit profesional tersebut
ada kesadaran kuat untuk mengindahkan etika profesi pada
saat mereka inginmemberikan jasa keahlian profesi kepada
masyarakat yang memerlukannya
ETIKET
• Etiket berasal dari bahasa Perancis yakni Etiquette
yang berarti kartu undangan yang digunakan Raja
Perancis mengadakan pertemuan resmi.
• Etiket adalah aturan sopan santun yang disetujui
masyarakat tertentu dan menjadi norma serta
panutan dalam bertingkah laku sebagai anggota
masyarakat yang baik dan menyenangkan
PERBEDAAN ETIKA & ETIKET
Etika : niat, apakah
perbuatan itu boleh
dilakukan atau tidak sesuai
pertimbangan niat baik atau
buruk sebagai akibatnya
Etiket : menetapkan
cara, untuk melakukan
benar sesuai yang
diharapkan
Etika : nurani (bathiniah)
bagaimana bersikap etis
dan baik yang
sesungguhnya timbul
dari kesadaran dirinya
Etiket: formalitas
(lahiriyah), tampak dari
luarnya penuh dengan
sopan santun dan
kebaikan.
PERBEDAAN ETIKA & ETIKET
Etika : bersifat absolut,
artinya tidak dapat ditawar –
tawar lagi, kalau perbuatan
baik mendapat pujian dan
yang salah harus mendapat
sanksi
Etiket : bersifat relatif, yang
dianggap tidak sopan dalam
suatu kebudayaan daerah
tertentu belum tentu
ditempat daerah lainnya
Etika : berlakunya, tidak
tergantung pada ada
atau tidaknya orang lain
yang hadir.
Etiket: hanya berlaku,
jika ada orang lain yang
hadir, dan jika tidak ada
orang lain maka etiket
itu tidak berlaku
TUGAS
A. PROFIL AHLI KETEKNIKAN MESIN
Profil Lulusan minimal:
1.Pelaku dibidang Teknik Mesin,
2.Manajer (Engineering, Machine designer, Production, Logistics),
3.Pengusaha (entrepre-neur, initiator, adaptor, cooperator)
4.Peneliti, dan pendidik
BERDASARKAN MASING-MASING PROFIL TERSEBUT BUAT
PERNYATAAN ETIKA PROFESI DENGAN MINIMAL 10 DAFTAR
PERNYATAAN ”SAYA AKAN MELAKUKAN” DAN MINIMAL 10
DAFTAR PERNYATAAN ”SAYA TIDAK AKAN MELAKUKAN”
TUGAS
A. PROFIL AGRIBISNIS (Profil Lulusan minimal)
1.MANAJER USAHA PERTANIAN/AGRIBISNIS
2.PELAKU/PENGUSAHA AGRIBISNIS
3.PERENCANA PEMBANGUNAN/FASILISATOR
PENGEMBANGAN MASYARAKAT AGRIBISNIS
4.KONSULTAN/PENGKAJI AGRIBISNIS
BERDASARKAN MASING-MASING PROFIL TERSEBUT
BUAT PERNYATAAN ETIKA PROFESI DENGAN MINIMAL
10 DAFTAR PERNYATAAN ”SAYA AKAN MELAKUKAN”
DAN MINIMAL 10 DAFTAR PERNYATAAN ”SAYA TIDAK
AKAN MELAKUKAN”
materi etika profesi civil engineering..

materi etika profesi civil engineering..

  • 1.
  • 3.
    Pelanggaran etika apayang terjadi?
  • 4.
  • 5.
  • 6.
  • 7.
  • 8.
    Etika..tujuan Pendidikan Nasional •Etika  Tujuan Pendidikan Nasional (UU 20/2003) • Mengembangkan potensi peserta didik  manusia beriman dan bertaqwa, berakhlak mulia, ... • UU 12/2012: empat tujuan Pendidikan Tinggi – ...menjadi manusia beriman...serta berakhlak mulia – dst
  • 9.
    Etika & SilaKedua Pancasila • ..hubungan serasi antara manusia, baik perorangan, antar kelompok, maupun seseorang dengan kelompok. • Peradaban  kodrat alami manusia – Biadab: rendah peradabannya – Beradab: kalbu positif, dan terlihat pada sikap serta tindakannya
  • 10.
    PENGERTIAN ETIKA Etika merupakanfalsafah moral dan pedoman cara hidup yang benar dipandang dari sudut agama, budaya, dan susila (Mien Uno) Etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik (Drs. O.P. Simorangkir) etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal (Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat) etika didefinisikan sebagai "the discipline which can act as the performance index or reference for our control system". Dengan demikian, etika akan memberikan semacam batasan maupun standard yang akan mengatur pergaulan manusia didalam kelompok sosialnya. (Martin, 1993)
  • 11.
    Etika..Ilmu Pengetahuan • Cabangilmu filsafat • Pengetahuan  moral • Etika adalah ilmu pengetahuan tentang moral (Abdul Kadir Muhammad , 2017)
  • 12.
    Etika ? • etikaadalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya. • Sebuah refleksi kritis dan rasional mengenai nilai dan moral yang menentukan dan terwujud dalam sikap dan pola perilaku hidup manusia, baik secara pribadi maupun kelompok ( Drs. H. Burhanudin Salam )
  • 13.
    Etika Etika (Yunani Kuno:"ethikos", berarti "timbul dari kebiasaan") adalah cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab.
  • 14.
  • 15.
    Etika dalam penerapannya •Etika dalam kehidupan keseharian , sesuatu yang tidak bisa dilepaskan. Apalagi dengan perkembangan kehidupan social ekonomi budaya dan teknologi yang mendorong munculnya gejala-gejala moral yang fenomenal. • Dalam dunia bisnis/profesinal, etika merupakan prinsip-prinsip moralitas yang mengatur dan menjadi pedoman bagi para pelaku bisnis/profesi. • Mengingat begitu pentingnya etika, hampir semua profesi yang ada saat ini memiliki kode etika profesi yang dituangkan ke dalam bentuk peraturan tertulis. Tentu saja memiliki sanksi sebagaimana peraturan lainnya bagi pelaku yang dianggap melanggarnya.
  • 16.
    Jadi apa ituEtika? • Cabang ilmu filsafat; baik-buruk, hak, kewajiban moral • Seperangkat prinsip moral  baik atau buruk • Kumpulan asas atau nilai  akhlak Etika Sistem Nilai Ilmu/ Cabang Filsafat
  • 17.
    Etika..kebiasaan manusia • EtikaPerangai – Adat istiadat yang disepakati – Upacara adat • Etika Moral – Kebiasaan berperilaku baik dan benar berdasarkan kodrat manusia (jujur, hormat kepada orang tua, menyantuni anak yatim, dll.)
  • 18.
  • 19.
    Moral • Baik-buruk, benar-salah,tepat-tidak tepat • Tindakan benar, adil, dan wajar • Kapasitas  kesadaran benar-salah • Sikap seseorang  hubungannya dengan orang lain
  • 21.
    Akhlak • Sifat yangtertanam dalam jiwa  perbuatan2 mudah tanpa pemikiran dan pertimbangan • Perbuatan akhlak kepribadian • Dilakukan tanpa bersandiwara
  • 22.
  • 23.
    Norma • Aturan ataukaidah yang dipakai untuk menilai sesuatu – Norma Agama – Norma Kesusilaan – Norma Kesopanan – Norma Hukum
  • 25.
    ETIKA Batasan maupun standaryang mengatur pergaulan manusia yang dikaitkan dengan seni pergaulan manusia di dalam kelompok sosialnya berdasarkan prinsip-prinsip moral yang ada dan pada saat yang dibutuhkan akan bisa difungsikan sebagai alat untuk menghakimi segala macam tindakan yang secara logika-rasional umum (common sense) dinilai menyimpang dari kode etik. Etika tidak lain adalah aturan perilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk.
  • 26.
    Dalam pergaulan hidupbermasyarakat, bernegara hingga pergaulan hidup tingkat internasional diperlukan suatu system yang mengatur bagaimana seharusnya manusia bergaul, saling menghormati Dikenal dengan sebutan sopan santun, tata krama, protokoler dan lain-lain. PEDOMAN PERGAULAN
  • 27.
    Pedoman pergaulan, dimaksudtidak lain untuk menjaga kepentingan masing-masing yang terlibat agara mereka senang, tenang, tentram, terlindung tanpa merugikan kepentingannya serta terjamin agar perbuatannya yang tengah dijalankan sesuaI dengan adat kebiasaan yang berlaku dan tidak bertentangan dengan hak-hak asasi umumnya. Hal itulah yang mendasari tumbuh kembangnya etika di masyarakat kita.
  • 28.
    APA BEDA ANTARA APABEDA ANTARA ETIKA ETIKA & & ETIKET ETIKET
  • 29.
    Etika berarti moralsedangkan etiket berarti sopan santun. Dalam bahasa Inggris etiket dikenal sebagai ethics atau etiquette (bahasa Perancis).
  • 30.
    Persamaan antara etikadengan etiket 1. Etika dan etiket menyangkut perilaku manusia. Istilah tersebut dipakai mengenai manusia tidak mengenai binatang karena binatang tidak mengenal etika maupun etiket. 2. Kedua-duanya mengatur perilaku manusia secara normatif artinya memberi norma bagi perilaku manusia dan dengan demikian menyatakan apa yag harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilkukan. Justru karena sifatnya normatif maka kedua istilah tersebut sering dicampur adukkan.
  • 31.
    Perbedaan antara etikadengan etiket (a) Etiket menyangkut cara melakukan perbuatan manusia. Etiket menunjukkan cara yang tepat artinya cara yang diharapkan serta ditentukan dalam sebuah kalangan tertentu. Misalnya dalam makan, etiketnya ialah orang tua didahulukan mengambil nasi, kalau sudah selesai tidak boleh mencuci tangan terlebih dahulu. Di Indonesia menyerahkan sesuatu harus dengan tangan kanan. Bila dilanggar dianggap melanggar etiket. Etika tidak terbatas pada cara melakukan sebuah perbuatan, etika memberi norma tentang perbuatan itu sendiri menyangkut masalah apakah sebuah perbuatan boleh dilakukan atau tidak boleh dilakukan. (b) Etiket hanya berlaku untuk pergaulan. Bila tidak ada orang lain atau tidak ada saksi mata, maka etiket tidak berlaku. Misalnya etiket tentang cara makan. Makan sambil menaruh kaki di atas meja dianggap melanggar etiket bila dilakukan bersama-sama orang lain. Bila dilakukan sendiri maka hal tersebut tidak melanggar etiket. Etika selalu berlaku walaupun tidak ada orang lain. Barang yang dipinjam harus dikembalikan walaupun pemiliknya sudah lupa
  • 32.
    …. LANJUTAN Perbedaan antaraetika dengan etiket (c) Etiket bersifat relatif. Yang dianggap tidak sopan dalam sebuah kebudayaan, dapat saja dianggap sopan dalam kebudayaan lain. Contohnya makan dengan tangan, bersenggak sesudah makan. Etika jauh lebih absolut. Perintah seperti jangan berbohong; jangan mencuri merupakan prinsip etika yang tidak dapat ditawar-tawar. (d) Etiket hanya memadang manusia dari segi lahirian saja sedangkan etika memandang manusia dari segi dalam. Penipu misalnya tutur katanya lembut, memegang etiket namun menipu. Orang dapat memegang etiket namun munafik sebaliknya seseorang yang berpegang pada etika tidak mungkin munafik karena seandainya dia munafik maka dia tidak bersikap etis. Orang yang bersikap etis adalah orang yang sungguh-sungguh baik.
  • 33.
    ETIKA • Berasal darikata Yunani Ethos, artinya adat, tata akhlak, watak, sikap, cara berpikir, lebih mengarah ke moral • Menyangkut apakah suatu perbuatan boleh atau tidak boleh dilakukan • Berlaku kapan saja walaupun tidak ada saksi • Bersifat absolut • Memandang manusia dari lahir dan batin ETIKET • Berasal dari kata Inggris Ethics dan Perancis Etiquette, yang artinya sopan santun. • Menyangkut cara melakukan sesuatu kepada orang lain • Berlaku hanya kalau ada saksi di sekitar • Bersifat relatif • Memandang manusia dari lahirnya saja
  • 34.
    Prinsip Etika • PrinsipKeindahan, etika manusia berkaitan dengan nilai-nilai keindahan • Prinsip Persamaan, hakekat manusia menghendaki adanya persamaan antara manusia satu dengan yang lain. • Prinsip Kebaikan, segala sesuatu yang menimbulkan pujian. Manusia  kebaikan tatanan sosial, ilmu pengetahuan, agama dll • Prinsip Keadilan, adanya kemauan yang tetap dan kekal untuk memberikan kepada setiap orang apa yang semestinya. • Prinsip Kebebasan, menginginkan keleluasaan bertindak berdasarkan pilihan. • Prinsip Kebenaran, segala sesuatu harus dapat dibuktikan kebenarannya
  • 35.
    Mengapa Kita HarusBelajar Tentang Etika - (Profesi) ?
  • 36.
    Fungsi Etika 1.Diperlukan untukmengambil sikap yang wajar dalam suasana perbedaan. 2.Perbedaan dalam: suku, budaya, agama dll 3.Modernisasi membawa perubahan yang berbeda 4.Ideologi yang menawarkan diri sebagai penuntun kehidupan.
  • 37.
    RELATIVISME ETIS Kalau Etikamerupakan ilmu yang membahas pola – pola aturan tentang nilai – nilai kesusilaan maka tindakan melakukan aturan etika disebut tindakan etik. Sedangkan sifat tindakan tentang pelaksanaan disebut bersifat Etis.
  • 38.
  • 39.
    Pengertian PROFESI Profesi adalahkata serapan dari sebuah kata dalam bahasa Inggris "Profess", yang dalam bahasa Yunani adalah "Επαγγελια", yang bermakna: "Janji untuk memenuhi kewajiban melakukan suatu tugas khusus secara tetap/permanen". Profesi juga sebagai pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut. Contoh profesi adalah pada bidang teknik, hukum, kedokteran, keuangan, militer, teknik desainer, tenaga pendidik.
  • 40.
    Pengertian ETIKA PROFESI •Pengertian Etika profesi menurut Keiser dalam (Suhrawardi Lubis, 1994:6-7) merupakan suatu sikap hidup berupa keadilan untuk dapat memberikan pelayanan yang professional terhadap masyarakat dengan penuh ketertiban serta keahlian. • Pengertian Kode etik profesi adalah suatu sistem norma, nilai serta aturan profesional tertulis yang dengan secara tegas menyatakan apa yang benar serta baik, dan juga apa yang tidak benar serta tidak baik bagi professional. • Tujuan kode etik adalah supaya dapat professional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau juga pelanggannya.
  • 41.
    Profesionalisme • Komitmen paraprofesional terhadap profesinya. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kebanggaan dirinya sebagai tenaga profesional, berupa usaha terus-menerus untuk mengembangkan kemampuan profesional. • Profesionalisme merupakan komitmen para anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuannya secara terus menerus. • Profesionalisme adalah sebutan yang mengacu kepada sikap mental dalam bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalnya.
  • 42.
    Organisasi Profesi Organisasi yangberanggotakan para praktisi yang menetapkan diri mereka sebagai profesi dan bergabung bersama untuk melaksanakan fungsi-fungsi sosial yang tidak dapat mereka laksanakan dalam kapasitas mereka sebagai individu.
  • 43.
    Organisasi Profesi Pada dasarnyaorganisasi profesi memiliki 5 fungsi pokok dalam kerangka peningkatan profesionalisme sebuah profesi, yaitu: •Mengatur keanggotaan organisasi •Membantu anggota untuk dapat terus memperbaharui pengetahuan sesuai perkembangan teknologi •Menentukan standarisasi pelaksanaan sertifikasi profesi bagi anggotanya •Membuat kebijakan etika profesi yang harus diikuti oleh semua anggota •Memberi sangsi bagi anggota yang melanggar etika profesi
  • 44.
    Kode Etik Profesi •Kode etik profesi adalah pedoman sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam melaksanakan tugas dan dalam kehidupan sehari-hari. • Kode etik profesi diusahakan untuk mengatur tingkah laku moral suatu kelompok khusus dalam masyarakat melalui ketentuan-ketentuan tertulis yang diharapkan akan dipegang teguh oleh seluruh kelompok itu.
  • 45.
    Fungsi kode etikprofesi • Memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan. • Merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan. • Mencegah campur tangan pihak di luar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi.
  • 46.
    PERSATUAN INSINYUR INDONESIA(PII) • Persatuan Insinyur Indonesia (PII) adalah organisasi yang berdiri sejak Tahun 1952 didirikan oleh Bapak Ir. Djuanda Kartawidjaja dan Bapak Ir. Rooseno Soeryohadikoesoemo di Bandung, merupakan organisasi profesi tertua kedua di Indonesia setelah Ikatan Dokter Indonesia (IDI). • PII di dalam menjalankan proses kaderisasi insinyur melalui continuous development program (CDP) yang isi programnya selain berisikan pengetahuan keinsinyuran (sains dan teknologi) juga menitikberatkan pada pengenalan dan pemantapan pembahasan mengenai ‘etika profesi Insinyur’. • Sarjana Teknik diharapkan setelah menjadi Anggota PII diwajibkan memegang teguh etika profesi keinsinyuran yang dituliskan dalam Kode Etik Insinyur Indonesia, Catur Karsa Sapta Dharma Insinyur Indonesia.
  • 47.
    Catur Karsa SaptaDharma Insinyur Indonesia 1. Mengutamakan keluhuran budi, 2. Menggunakan pengetahuan dan kemampuannya untuk kepentingan kesejahteraan umat manusia, 3. Bekerja secara sungguh-sungguh untuk kepentingan masyarakat sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya dan 4. Meningkatkan kompetensi dan martabat berdasarkan keahlian profesional keinsinyuran.
  • 48.
    Sapta Dharma 1. Mengutamakankeselamatan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, 2. Bekerja sesuai dengan kompetensinya, 3. Hanya menyatakan pendapat yang dapat dipertanggungjawabkan, 4. Menghindari pertentangan kepentingan dalam tanggung jawab tugasnya, 5. Membangun reputasi profesi berdasarkan kemampuan masing-masing, 6. Memegang teguh kehormatan dan martabat profesi dan 7. Mengembangkan kemampuan profesional.
  • 49.
    ORGANISASI PROFESI TEKNIK •Ikatan Sarjana Teknik Manajemen Industri (ISTMI) merupakan organisasi profesi dari disiplin ilmu Teknik Industri (TI) dan Manajemen Industri (MI) di Indonesia yang didirikan di akarta pada tanggal 22 November 1986. • Persatuan Insinyur Indonesia (PII) adalah organisasi profesi yang didirikan di kota Bandung pada tanggal 23 Mei 1953 untuk menghimpun para insinyur atau sarjana teknik di seluruh Indonesia. • Asosiasi Tenaga Teknik Indonesia (ASTTI) merupakan suatu asosiasi dimana setiap anggota ASTTI wajib selalu bersikap bertingkah laku dan bertindak berdasarkan etika umum seorang ahli pelaksana jasa konstruksi.
  • 50.
    ORGANISASI PROFESI GLOBAL 1.ACM (Association for Computing Machinery) Organisasi ini adalah serikat ilmiah dan pendidikan computer yang didirikan pada tahun 1947. Anggotanya pernah sebanyak 78 ribu yang terdiri dari para professional dan para pelajar yang tertarik dengan teknologi computer. Kantor pusatnya ada di kota New York Amerika Serikat. 2. IEEE(Institute of Electrical and Electronics Engineers) Merupakan organisasi internasional yang anggotanya adalah para insinyur dengan tujuan untuk mengembangkan teknologi. Peran dari organisasi ini adalah mengembangkan standar-standar dan ikut serta dalam usaha mempercepat teknologi-teknologi baru dalam aspek dalam bidang industry dan engineering yang meliputi telekomunikasi, jaringan computer, kerlistrikan, antariksa dan elektronika. 3. South East Asia Regional Computer Confideration(SEARCC) Merupakan himpunan professional IT di Asia Tenggara. Dibentuk pada bulan februari tahun 1978 di Negara Singapure, oleh enam ikatan computer dari Negara Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Philipina, Singapore dan Thailand.
  • 51.
    Standar Teknik ASME (AmericanSociety of Mechanical Engineers) ANSI (the American National Standards Institute) ASTM (American Standard Testing and Material) AISI (American Iron and Steel Institute ) NNI (National Nanotechnology Initiative) ISO (International Organization for Standardization) API (American Petroleum Institute) ASCE (American Society of Civil Engineers) JIS (Japanese Industrial Standard) DIN (Deutsches Institut für Normung) SNI (Standar Nasional Indoesia) AWS(American Welding Society) http://mfebrianadhip.blogspot.co.id/2015/01/standar-teknik.html
  • 52.
    ISO • Please read(1) Talk-ISO, (2) Fundamental ISO
  • 53.
  • 54.
    Six Sigma • Pleaseread  adm-Six Sigma
  • 55.
    OHSAS 18000 • Pleaseread  OHSManagementSystem
  • 56.
    ISO 14000 • Pleaseread  iso 14000
  • 57.
    Hak Cipta • Pleaseread  Hak Cipta
  • 58.
    Mendirikan Usaha • Pleaseread  Cara Mendirikan Usaha
  • 59.
    STRATEGI PENGEMBANGAN SDMINDONESIA BERBASIS KOMPETENSI KKNI SKKNI LEMBAGA DIKLAT PROFESI LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI
  • 60.
    Sistem Pelatihan BerbasisKompetensi (PBK) PEMETAAN AREA TUGAS PEMETAAN KOMPETENSI PENGELOMPOKAN UNIT KOMPETENSI MENURUT JENJANG JABATAN PROGRAM PELATIHAN OFF THE JOB TRAINING ON THE JOB TRAINING PEMBUKTIAN UNJUK KERJA ASKERA UK, EK, KUK, IUK TENAGA KERJA KOMPETEN ASKERA: Atttitude, Skill, Knowledge, Experience, Responsibility, Accountability
  • 61.
  • 62.
    FUNGSI ETIKA, UNSUR –UNSUR POKOK ETIKA & KESUSILAAN
  • 63.
    1. Sarana untukmemperoleh orientasi kritis berhadapan dengan pelbagai moralitas yang membingungkan. 2. Alat pengawas bagi pikiran dan hati nurani dalam rangka menentukan mana yang baik dan mana yang buruk. Fungsi Etika
  • 64.
    Unsur – unsurPokok dalam Etika Dalam hal berpikir Etis perlu ada 4 hal yang perlu diperhatikan yakni: 1.Nilai 2.Norma 3.Situasi 4.Obyek
  • 65.
    Elemen – elamenPokok dalam Tingkah Laku Manusia • Kehendak • Manisfetasi Kehendak • Tujuan dari Perbuatan
  • 66.
    Kesusilaan • Dasar –dasar , prinsip aturan yang lebih baik. • Adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik dan menghindari dari hal – hal tindakan yang buruk.
  • 67.
    Kesusilaan Kriteria perbuatan susilaatau pedoman perbuatan susila: 1.Kehendak yang baik 2.Keputusan akal yang baik 3.Sesuai dengan hakekat atau sifat kemanusiaan
  • 68.
    Kesusilaan Rintangan perbuatan susila: 1.Rintangan dari luar manusia a) Ancaman b) Paksaan c) Kesengsem 2. Rintangan dari dalam diri manusia a) Hawa nafsu b) Baik bersifat jasmani dan rohani.
  • 69.
    Macam Etika (baik/buruk) •ETIKA DESKRIPTIF, yaitu etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang prilaku atau sikap yang mau diambil. • ETIKA NORMATIF, yaitu etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan.
  • 70.
    Macam Etika (umum/khusus) •ETIKA UMUM, berbicara mengenai kondisi-kondisi dasar bagaimana manusia bertindak secara etis, bagaimana manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika dan prinsip-prinsip moral dasar yang menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak serta tolak ukur dalam menilai baik atau buruknya suatu tindakan. Etika umum dapat di analogkan dengan ilmu pengetahuan, yang membahas mengenai pengertian umum dan teori-teori. • ETIKA KHUSUS, merupakan penerapan prinsip-prinsip moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus. Penerapan ini bisa berwujud : Bagaimana saya mengambil keputusan dan bertindak dalam bidang kehidupan dan kegiatan khusus yang saya lakukan, yang didasari oleh cara, teori dan prinsip-prinsip moral dasar. Namun, penerapan itu dapat juga berwujud : Bagaimana saya menilai perilaku saya dan orang lain dalam bidang kegiatan dan kehidupan khusus yang dilatarbelakangi oleh kondisi yang memungkinkan manusia bertindak etis : cara bagaimana manusia mengambil suatu keputusan atau tidankan, dan teori serta prinsip moral dasar yang ada dibaliknya.
  • 71.
    Etika Khusus • Etikaindividual, yaitu menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri. • Etika sosial, yaitu berbicara mengenai kewajiban, sikap dan pola perilaku manusia sebagai anggota umat manusia.
  • 72.
    Etika Sosial • Sikapterhadap sesama • Etika keluarga • Etika profesi • Etika politik • Etika lingkungan • Etika idiologi
  • 73.
  • 74.
    Pekerjaan yang dilakukansebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian PENGERTIAN PROFESI
  • 75.
    • Orang yangmelakukan suatu pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan keahlian. • Seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu keahlian tertentu atau dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menuntut keahlian, sementara orang lain melakukannya sekedar hobby Pengertian Profesional
  • 76.
    Ciri – ciriProfesi • Adanya pengetahuan khusus • Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi • Mengabdi pada kepentingan masyarakat • Ada izin khusus untuk bisa menjalankan suatu profesi • Kaum profesional biasanya menjadi anggota dari suatu organisasi profesi
  • 77.
    Prinsip – prinsipEtika Profesi Tanggung Jawab a.Terhadap pelaksanaan pekerjaan itu dan terhadap hasilnya b.Terhadap dampak dari profesi itu untuk kehidupan orang lain atau masyarakat pada umumnya – Keadilan – Otonomi
  • 78.
    Profesi Luhur 1. Kegiatanyang penekanannya pada pengabdian atau pelayanan kepada masyarakat umum. 2. Contoh klasik dari profesi luhur adalah rohaniawan dan pekerja sosial
  • 79.
    Sistem Penilaian Etika •Titik berat penilaian etika sebagai suatu ilmu, adalah pada perbuatan baik atau jahat, susila atau tidak susila. • Perbuatan atau kelakuan seseorang yang telah menjadi sifat baginya atau telah mendarah daging, itulah yang disebut akhlak atau budi pekerti. Budi tumbuhnya dalam jiwa, bila telah dilahirkan dalam bentuk perbuatan namanya pekerti. Jadi suatu budi pekerti, pangkal penilaiannya adalah dari dalam jiwa; dari semasih berupa angan-angan, cita-cita, niat hati, sampai ia lahir keluar berupa perbuatan nyata.
  • 80.
    Tiga Tingkat NilaiPerbuatan • Tingkat pertama, semasih belum lahir menjadi perbuatan, jadi masih berupa rencana dalam hati, niat. • Tingkat kedua, setelah lahir menjadi perbuatan nyata, yaitu pekerti. • Tingkat ketiga, akibat atau hasil perbuatan tersebut, yaitu baik atau buruk.
  • 81.
    Realisasi Kebaikan • Tujuanbaik, tetapi cara untuk mencapainya yang tidak baik. • Tujuannya yang tidak baik, cara mencapainya ; kelihatannya baik. • Tujuannya tidak baik, dan cara mencapainya juga tidak baik. • Tujuannya baik, dan cara mencapainya juga terlihat baik.
  • 82.
    Pentingnya Etika Profesi http://etikaprofesidanprotokoler.blogspot.com/2008/03/ •Ethica is in which can act as the performance index or reference for our control system • etika ini kemudian dirupakan dalam bentuk aturan (code) tertulis yang secara sistematik sengaja dibuat berdasarkan prinsip-prinsip moral yang ada dan pada saat yang dibutuhkan akan bisa difungsikan sebagai alat untuk menghakimi segala macam tindakan yang secara logika-rasional umum (common sense) dinilai menyimpang dari kode etik • sebuah profesi hanya dapat memperoleh kepercayaan dari masyarakat, bilamana dalam diri para elit profesional tersebut ada kesadaran kuat untuk mengindahkan etika profesi pada saat mereka inginmemberikan jasa keahlian profesi kepada masyarakat yang memerlukannya
  • 83.
    ETIKET • Etiket berasaldari bahasa Perancis yakni Etiquette yang berarti kartu undangan yang digunakan Raja Perancis mengadakan pertemuan resmi. • Etiket adalah aturan sopan santun yang disetujui masyarakat tertentu dan menjadi norma serta panutan dalam bertingkah laku sebagai anggota masyarakat yang baik dan menyenangkan
  • 84.
    PERBEDAAN ETIKA &ETIKET Etika : niat, apakah perbuatan itu boleh dilakukan atau tidak sesuai pertimbangan niat baik atau buruk sebagai akibatnya Etiket : menetapkan cara, untuk melakukan benar sesuai yang diharapkan Etika : nurani (bathiniah) bagaimana bersikap etis dan baik yang sesungguhnya timbul dari kesadaran dirinya Etiket: formalitas (lahiriyah), tampak dari luarnya penuh dengan sopan santun dan kebaikan.
  • 85.
    PERBEDAAN ETIKA &ETIKET Etika : bersifat absolut, artinya tidak dapat ditawar – tawar lagi, kalau perbuatan baik mendapat pujian dan yang salah harus mendapat sanksi Etiket : bersifat relatif, yang dianggap tidak sopan dalam suatu kebudayaan daerah tertentu belum tentu ditempat daerah lainnya Etika : berlakunya, tidak tergantung pada ada atau tidaknya orang lain yang hadir. Etiket: hanya berlaku, jika ada orang lain yang hadir, dan jika tidak ada orang lain maka etiket itu tidak berlaku
  • 86.
    TUGAS A. PROFIL AHLIKETEKNIKAN MESIN Profil Lulusan minimal: 1.Pelaku dibidang Teknik Mesin, 2.Manajer (Engineering, Machine designer, Production, Logistics), 3.Pengusaha (entrepre-neur, initiator, adaptor, cooperator) 4.Peneliti, dan pendidik BERDASARKAN MASING-MASING PROFIL TERSEBUT BUAT PERNYATAAN ETIKA PROFESI DENGAN MINIMAL 10 DAFTAR PERNYATAAN ”SAYA AKAN MELAKUKAN” DAN MINIMAL 10 DAFTAR PERNYATAAN ”SAYA TIDAK AKAN MELAKUKAN”
  • 87.
    TUGAS A. PROFIL AGRIBISNIS(Profil Lulusan minimal) 1.MANAJER USAHA PERTANIAN/AGRIBISNIS 2.PELAKU/PENGUSAHA AGRIBISNIS 3.PERENCANA PEMBANGUNAN/FASILISATOR PENGEMBANGAN MASYARAKAT AGRIBISNIS 4.KONSULTAN/PENGKAJI AGRIBISNIS BERDASARKAN MASING-MASING PROFIL TERSEBUT BUAT PERNYATAAN ETIKA PROFESI DENGAN MINIMAL 10 DAFTAR PERNYATAAN ”SAYA AKAN MELAKUKAN” DAN MINIMAL 10 DAFTAR PERNYATAAN ”SAYA TIDAK AKAN MELAKUKAN”