Laporan sertifikasi telur ulat sutera F1 tahun 2012 mencakup kegiatan pengawasan untuk memastikan bahwa telur yang diproduksi bebas dari penyakit pebrine dan berkualitas baik. Sertifikasi dilakukan di dua produsen utama, KPSA Soppeng dan PPUS Candiroto, dengan total produksi dan persentase telur bebas pebrine yang bervariasi. Hasil menunjukkan bahwa meskipun terdapat penurunan dalam serangan penyakit dibandingkan tahun sebelumnya, angka tetap tinggi di KPSA Soppeng dengan 39,64% terinfeksi, sedangkan PPUS Candiroto menunjukkan 3,46%.