Tipe-tipe kelompok sosial 
 Kelompok Sosial yang 
Teratur 
1. Robert Bierstedt 
 (cara terbentuknya) 
1. Kelompok Statistik 
2. Kelompok 
Kemasyarakatan 
(Societal Group) 
3. Kelompok social 
(Social Group) 
4. Kelompok Asosiasi 
(Associational Group)
1. Kelompok Statistik (Statistical 
Group) 
Ciri-ciri Kelompok Statistik 
 Tidak direncanakan dan tidak disengaja tapi tidak 
berarti sangat mendadak. 
 Tidak terhimpum dan terorganisasi. 
 Tidak ada interaksi, interrelasi, komunikasi secara 
terus menerus. 
 Tidak ada kesadaran berkelompok. 
 Kehadirannya konstan
2. Kelompok Kemasyarakatan 
(Societal Group) 
 Ciri-ciri Kelompok Societa : 
 Tidak direncanakan dan tidak disengaja, terbentuk 
secara sendirinya 
 Terhimpun dalam suatu wadah tertentu 
 Kemungkinan terjadi interaksi, interrelasi, ataupun 
komunikasi 
 Kemungkinan terjadi kesadaran kelompok 
 Kehadirannya konstan
3. Kelompok social (Social Group) 
Ciri-ciri 
 Terbentuk karena adanya unsur-unsur yang sama. 
 Memiliki anggota yang berinteraksi dan melakukan 
komunikasi secara terus menerus.
4.Kelompok Asosiasi (Associational 
Group) 
Ciri-ciri Kelompok Assosiasi: 
 Direncanakan 
 Terorganisasi secara nyata 
 Ada interaksi, interrelasi serta komunikasi secara 
terus menerus 
 Kesadaran kelompok kuat 
 Kehadirannya konstan
2. Emile Dukheim 
 Solidaritas Mekanik : 
bentuk solidaritas pada 
masyarakat sederhana 
diikat dengan kesadaran 
kolektif, kesadaran 
bersama mencakup 
kepercayaan dan perasaan 
kelompok bersifat ekstrim 
dan memaksa Sanksi 
bersifat represif dalam 
bentuk hukum pidana 
 Solidaritas Organik : 
bentuk solidaritas pada 
masyarakat modern diikat 
dengan profesi, 
masyarakat mempunyai 
pembagian kerja yang 
terperinci dan disatukan 
oleh rasa saling 
ketergantungan antar 
bagian. Sanksi bersifat 
restitutif dalam bentuk 
hkum perdata
3. Ferdinand Tonnies 
IPABASKO PT, CV, PERSERO 
1. Gemeinschaft (paguyuban) 
ciri-ciri : 
 Intimate, adalah hubungan 
menyeluruh yang mesra. 
 Private, adalah hubungan yang 
bersifat pribadi atau khusus 
untuk beberapa orang saja 
 Exclusive, adalah hubungan 
tersebut hanya untuk “kita” saja 
dan tidak untuk orang lain 
diluar “kita”. 
2. Gesellscaft (patembayan) 
Adalah ikatan lahir yang bersifat 
pokok untuk jangka waktu yang 
pendek, bersifat sebagai suatu 
bentuk dalam pikiran belaka 
(imaginary), serta bersifat 
mekanis sebagaimana dapat 
diumpamakan dengan sebuah 
mesin, contoh : ikatan antar 
pedagang dan organisasi dalam 
suatu pabrik.
Bentuk gemeinschaft (paguyuban) 
 Gemeinschaft by blood 
 Gemeinschaft of place 
 Gemeinschaft of mind
Perbedaan Gemeinschaft dan 
Gesellscaft 
Gemeinschaft 
 Personal/pribadi 
 Informal 
 Tradisional 
 Sentimental 
 Umum 
Gesellscaft 
 Impersonal 
 Formal, kontraktual 
 Nilai guna (utilitarian) 
 Realitas 
 Khusus
4.CH Cooley & Ellsworth Farris 
 Kelompok Primer : hubungan antar anggota saling 
mengenal dan bersifat informal. Contoh : keluarga, 
klik dan sahabat. 
 Kelompok Sekunder : hubungan antar anggota bersifat 
formal, impersonal dan didasarkan pada asas 
manfaat.contoh : PGRI
5. Robert K Merton 
 Membership Group, adalah kelompok social yang 
setiap orang secara fisik menjadi anggota kelompok 
tersebut 
 Reference Group, adalah kelompok social yang 
menjadi acuan bagi seseorang yang bukan anggota 
kelompok untuk membentuk pribadi dan perilakunya 
sesuai dengan kelompok acuan, contoh : seorang 
anggota parpol kebetulan menjadi anggota DPR, maka 
DPR adalah membership group baginya, tetapi jiwa 
dan pikirannya terikat pada partainya yang menjadi
6. WG Sumner 
 In group (kelompok sendiri) 
 Out group (kelompok luar)

Kelompok sosial teratur (XI IPS kurikulum 2013)

  • 1.
    Tipe-tipe kelompok sosial  Kelompok Sosial yang Teratur 1. Robert Bierstedt  (cara terbentuknya) 1. Kelompok Statistik 2. Kelompok Kemasyarakatan (Societal Group) 3. Kelompok social (Social Group) 4. Kelompok Asosiasi (Associational Group)
  • 2.
    1. Kelompok Statistik(Statistical Group) Ciri-ciri Kelompok Statistik  Tidak direncanakan dan tidak disengaja tapi tidak berarti sangat mendadak.  Tidak terhimpum dan terorganisasi.  Tidak ada interaksi, interrelasi, komunikasi secara terus menerus.  Tidak ada kesadaran berkelompok.  Kehadirannya konstan
  • 3.
    2. Kelompok Kemasyarakatan (Societal Group)  Ciri-ciri Kelompok Societa :  Tidak direncanakan dan tidak disengaja, terbentuk secara sendirinya  Terhimpun dalam suatu wadah tertentu  Kemungkinan terjadi interaksi, interrelasi, ataupun komunikasi  Kemungkinan terjadi kesadaran kelompok  Kehadirannya konstan
  • 4.
    3. Kelompok social(Social Group) Ciri-ciri  Terbentuk karena adanya unsur-unsur yang sama.  Memiliki anggota yang berinteraksi dan melakukan komunikasi secara terus menerus.
  • 5.
    4.Kelompok Asosiasi (Associational Group) Ciri-ciri Kelompok Assosiasi:  Direncanakan  Terorganisasi secara nyata  Ada interaksi, interrelasi serta komunikasi secara terus menerus  Kesadaran kelompok kuat  Kehadirannya konstan
  • 6.
    2. Emile Dukheim  Solidaritas Mekanik : bentuk solidaritas pada masyarakat sederhana diikat dengan kesadaran kolektif, kesadaran bersama mencakup kepercayaan dan perasaan kelompok bersifat ekstrim dan memaksa Sanksi bersifat represif dalam bentuk hukum pidana  Solidaritas Organik : bentuk solidaritas pada masyarakat modern diikat dengan profesi, masyarakat mempunyai pembagian kerja yang terperinci dan disatukan oleh rasa saling ketergantungan antar bagian. Sanksi bersifat restitutif dalam bentuk hkum perdata
  • 7.
    3. Ferdinand Tonnies IPABASKO PT, CV, PERSERO 1. Gemeinschaft (paguyuban) ciri-ciri :  Intimate, adalah hubungan menyeluruh yang mesra.  Private, adalah hubungan yang bersifat pribadi atau khusus untuk beberapa orang saja  Exclusive, adalah hubungan tersebut hanya untuk “kita” saja dan tidak untuk orang lain diluar “kita”. 2. Gesellscaft (patembayan) Adalah ikatan lahir yang bersifat pokok untuk jangka waktu yang pendek, bersifat sebagai suatu bentuk dalam pikiran belaka (imaginary), serta bersifat mekanis sebagaimana dapat diumpamakan dengan sebuah mesin, contoh : ikatan antar pedagang dan organisasi dalam suatu pabrik.
  • 8.
    Bentuk gemeinschaft (paguyuban)  Gemeinschaft by blood  Gemeinschaft of place  Gemeinschaft of mind
  • 9.
    Perbedaan Gemeinschaft dan Gesellscaft Gemeinschaft  Personal/pribadi  Informal  Tradisional  Sentimental  Umum Gesellscaft  Impersonal  Formal, kontraktual  Nilai guna (utilitarian)  Realitas  Khusus
  • 10.
    4.CH Cooley &Ellsworth Farris  Kelompok Primer : hubungan antar anggota saling mengenal dan bersifat informal. Contoh : keluarga, klik dan sahabat.  Kelompok Sekunder : hubungan antar anggota bersifat formal, impersonal dan didasarkan pada asas manfaat.contoh : PGRI
  • 11.
    5. Robert KMerton  Membership Group, adalah kelompok social yang setiap orang secara fisik menjadi anggota kelompok tersebut  Reference Group, adalah kelompok social yang menjadi acuan bagi seseorang yang bukan anggota kelompok untuk membentuk pribadi dan perilakunya sesuai dengan kelompok acuan, contoh : seorang anggota parpol kebetulan menjadi anggota DPR, maka DPR adalah membership group baginya, tetapi jiwa dan pikirannya terikat pada partainya yang menjadi
  • 12.
    6. WG Sumner  In group (kelompok sendiri)  Out group (kelompok luar)