Dialog antara Fitri dan Ustāż membahas tentang wahyu yang diterima oleh para Rasul. Ustāż menjelaskan bahwa semua Rasul mendapat wahyu dari Allah, namun ada yang ditulis dan ada yang tidak ditulis. Wahyu yang ditulis ada yang hanya berupa lembaran-lembaran, sedangkan wahyu yang paling lengkap dan sempurna adalah wahyu yang diterima oleh Nabi Muhammad saw., yaitu Al-Qur'an.