SlideShare a Scribd company logo
EVALUASI JARINGAN PIPA DISTRIBUSI
AIR BERSIH DISTRIK AIMAS KABUPATEN SORONG
Perwira Budiman Sarluf
Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Sorong
Jalan Pendidikan No. 27 Kota Sorong Provinsi Papua Barat
Email : perwirabudiman1@gmail.com
ABSTRAK
Kabupaten Sorong terdiri dari beberapa Distrik salah satunya adalah Distrik Aimas yang
sekaligus menjadi Ibu Kotanya. Perkembangan Distrik Aimas dapat di lihat dari adanya
Perusahaan yang mengelola jaringan pipa air bersih yang selama ini memenuhi kebutuhan air
bersih di setiap kelurahan –kelurahan di Distrik Aimas. Tujuan dari penelitian ini yaitu
mengevaluasi kinerja pelayanan penyedia air bersih selama ini dengan pertumbuhan penduduk
yang terus meningkat setiap tahun. Metode yang digunakan pada penelitian ini dengan
melakukan observasi secara langsung pada daerah-daerah pelayanan air bersih dan di analisa
menggunakan Sofware Epanet 2.0.
Kata Kunci : Distrik Aimas, Kinerja Pelayanan, Epanet 2.0.
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Kabupaten Sorong terletak pada wilayah bagian timur Indonesia pulau Papua Barat. Secara
umum kondisi masyarakat Kabupaten Sorong khususnya Distrik Aimas bersifat heterogen yaitu
terdiri dari pegawai, wiraswasta,dan mayoritas sebagai petani. Perkembangan yang terus terjadi
pada daerah ini salah satunya dapat dilihat dengan adanya penyedia air bersih akan tetapi terus
dengan bertambahnya jumlah penduduk dan meningkatnya pemakai air bersih menyebabkan
pelayanan penyedia air bersih menurun dari aspek kuantitas dan kontinuitas akibat fluktuasi.
Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kinerja pelayanan pada penyedia air bersih
yang ada pada wilayah Distrik Aimas Kabupaten Sorong.
STATE OF THE ART
Adapun beberapa penelitian terdahulu yang berkaitan dengan penelitian ini adalah sebagai
berikut :
1. Searphin Nugroho, Ika Meicahayanti, Juli Nurdiana (2018) Kajian Tentang Analisa
Jaringan Perpipaan Distribusi Air Bersih Menggunakan Epanet 2.0. Penelitian dilakukan
pada Kelurahan Harapan Baru, Kota Samarinda. Dari hasil penelitian diketahui ada 7
junction yang nilai tekanan airnya berada dibawah batas minimum kriteria pipa distribusi
dari PP PU No. 18/PRT/M/2007 sebesar 0,5 atm, serta banyak 11 pipa yang nilai
kecepatan aliran airnya dibawah batas minimum kriteria yang sebesar 0,3 m/s barometer
pelanggan dan kontinuitas, yaitu perubahan tekanan pada valve exsisting , dan
penambahan pompa booster di beberapa titik. Dan terdapat perbedaan signifikan antara
simulasi Epanet 2.0 dan pengukuran langsung pada kran pelanggan.
2. Agustina Hotmarito Napitu (2019) Kajian Tentang Evaluasi Jaringan Pipa Distribusi Air
Bersih PDAM Tirtanadi Cabang Toba Samosir Unit Porsea Menggunakan Aplikasi
Epanet 2.0. Penelitian ini Kecamatan Porsea Sumatra Utara. Metode yang digunakan
dengan menganalisa menggunakan Aplikasi Epanet 2.0, berdasarkan hasil perhitungan
didapat rata-rata pemakaian pelanggan perbulan di PDAM Tirtanadi Cabang Toba
Samosir unit Porsea adalah 118 liter/orang/hari dengan persentase kehilangan air sebesar
32,5% yaitu 57 liter/orang/hari. Kapasitas kebutuhan air di unit Porsea adalah 788.000
liter/hari. Kebutuhan air pada saat jam puncak pada unit Porsea di masing – masing
wilayah adalah 105.875 liter/hari untuk wilayah I, 162.750 di wilayah II, sebesar 757.750
liter/hari pada wilayah III, dan 352.625 liter/hari untuk wilayah IV. Pipa distribusi
PDAM Tirtanadi Cabang Toba Samosir unit Porsea menggunakan jenis pipa HPDE
dengan diameter 2 inchi (50 mm), 3 inchi (75 mm), 4 inchi (10 mm), 6 inchi (150 mm).
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem distribusi air bersih di PDAM Tirtanadi
cabang Toba Samosir unit Porsea kurang bak, dimana sistem distribusi air bersih belum
dapat melayani pelanggan unit Porsea secara menyeluruh.
3. Titiek Ujianti Karunia (2013) Kajian Tentang Analisa Sistem Distribusi Air Bersih Di
Perumahan Taman Yasmin Sektor Enam Bogor Jawa Barat. Penelitian bertujuan untuk
menganalisa sistem distribusi air bersih di Perumahan Taman Yasmin Sektor Enam,
dengan analisis berdasarkan hasil kuesioner dan EPANET 2.0. Berdasarkan hasil
wawancara dengan 40 responden menyatakan bahwa air yang diterima layak, Demikian
pula dengan uji kualitas diketahui bahwa air bersih yang disalurkan sesuai dengan baku
mutu PERMENKES No.492/MENKES/Per/IV//2010. Debit air yang masuk ke inlet
sebesar 7.05 l/dt sehingga total kebutuhan air 2.67 l/dt dapat terpenuhi. Pada simulasi
dengan program EPANET 2.0 terdapat 4 node yang tekanannya lebih dari 2 bar pada pipa
tersier untuk itu dibutuhkan pemasangan PRV untuk mengurangi tekanan pada ke empat
node tersebut karena pada pipa tersier maksimum tekanan 2 bar.
4. Andry Sudirman (2012) Kajian Tentang Analisa Pipa Jarinfan Distribusi Air Bersih Di
Kabupaten Maros Dengan Menggunakan Sofware Epanet 2.0. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui apakah perlu penambahan produksi air untuk memenuhi
kebutuhan air bersih pelanggan PDAM Maros saat ini, melakukan simulasi jaringan pipa
distribusi air bersih di Kabupaten Maros dengan menggunakan software EPANET 2.0,
dan membandingkan hasil simulasi jaringan pipa distribusi air bersih dengan
menggunakan software EPANET 2.0 dengan hasil perencanaan sistem jaringan pipa
distribusi kondisi eksisting saat ini. Dari hasil perhitungan diperoleh kebutuhan rata-rata
harian sebesar 116,926 liter/detik masih dibawah produksi air IPA Bantimurung dan
Patontongan sebesar 130 liter/detik. Berdasarkan hasil simulasi diperoleh nilai tekanan
untuk jam puncak pemakaian air yaitu pada pukul 06.00 WITA sebesar 68,3 m untuk
tekanan tertinggi sedangkan tekanan terendah sebesar 1,08 m. Selain itu dilakukan pula
perbandingan nilai tekanan hasil simulasi dengan hasil pengukuran lapangan di
Perumahan Tumalia. Dari perbandingan tersebut diperoleh nilai tekanan hasil simulasi
sebesar 6,06 m sedangkan nilai tekanan pengukuran lapangan yang dilakukan oleh tim
NRW PDAM Maros di perumahan ini sebesar 6,11 m. Adanya perbedaan nilai tekanan
disebabkan oleh faktor umur pipa, kebocoran air, dan data penelitian yang terbatas.
5. Hendra Hafid Fathony (2012) Kajian Tentang Analisis Sistem Distribusi Air Bersih
PDAM Karanganyar. Penelitian ini dilakukan di Karaganyar tepatnya pada PDAM
Karanganyar. Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif untuk megetahui jumlah
kebutuhan air pelanggan PDAM Karanganyar untuk lingkup Karanganyar, Jaten, dan
Perumahan Palur. Dari hasil analisis dengan menggunakan realisasi kebutuhan diperoleh
kebutuhan air bersih pelanggan PDAM Karanganyar untuk tahun 2016 sebesar 157.58
l/dt. Perkiraan debit air bersih yang dibutuhkan untuk tahun 2016 pada Kecamatan
Karanganyar sebesar Q = 109.33 l/dt, Perumnas Palur Q = 39.18 l/dt, dan Jaten Q = 40.59
l/dt. Besarnya volume penambahan pelanggan untuk tahun 2016 wilayah Karanganyar,
Jaten, Perumnas Palur adalah sebesar 0.0125 m3
/dt. Dengan jumlah debit tersebut
kemungkinan dapat ditambah jumlah pelanggan PDAM Karanganyar sebesar 2.913
pelanggan. Analisis kapasitas pipa pada lima tahun mendatang 2016 untuk daerah
perumnas Palur dimensi pipa masih mampu mengalirkan air dari reservoir Popongan
kecuali pipa nomor satu yang perlu pembesaran pipa.
METODE
Tahapan Penelitian
Adapun tahapan penelitian yang digunakan adaah sebagai berikut :
1. Melakukan studi pustaka dari beberapa buku – buku, jurnal, skripsi terkait dengan judul
penelitian yang diteliti.
2. Mempersiapkan alat bantu seperti : GPS, alat tulis, kamera dan peralatan penunjang
lainnya.
3. Melakukan observasi lapangan dan wawancara pada instansi terkait untuk
mengumpulkan data dan informasi.
4. Menggunakan program bantu Epanet 2.0 untuk menganalisa data yang telah di peroleh.
Semua meteode penulisan dan analisa dalam artikel ilmiah ini merujuk pada panduan penulisan
tugas akhir Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sorong Tahun 2014 (Pristianto, Amri,
& Rusdi, 2014).
REFERENSI
1. Nugroho, S., Meicahayanti, I., & Nurdiana, J. Analisis Jaringan Perpipaan Distribusi Air
Bersih Menggunakan EPANET 2.0 (Studi Kasus di Kelurahan Harapan Baru, Kota
Samarinda). TEKNIK, 39(1).
2. Napitu, A. H. (2018). Evaluasi Jaringan Pipa Distribusi Air Bersih PDAM Tirtanadi
Cabang Toba Samosir Unit Porsea Menggunakan Aplikasi EPANET 2.0.
3. Titiek Ujianti Karunia, 2013, Analisis Sistem Distribusi Air Bersih Di Perumahan Taman
Yasmin Sektor Enam Bogor Jawa Barat, Bogor, Institut Pertanian Bogor.
4. Sudirman, A. Analisa Pipa Jaringan Distribusi Air Bersih Di Kabupaten Maros Dengan
Menggunakan Software Epanet 2.0.
5. Hendra Hafid Fathony, 2012, Analisis Sistem Distribusi Air Bersih PDAM Karanganyar,
Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
6. Rossman, Lewis A. 2000. User Manual Epanet 2.0 Versi Bahasa Indonesia. Ekamitra
Engineering, Penerjemah. Ohaio (US): Ekamitra Engeering.
7. DPU Ditjen Cipta Karya, (2007). Pedoman Kebijakan Program Pembangunan
Prasarana Kota Terpadu (P3KT). Jakarta : Depertemen Pekerjaaan Umum, Direktorat
Jenderal Cipta Karya.
8. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (2007). Penyelenggaraan Pengembangan Sistem
Penyedia Air Minum. Jakarta : Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia.
9. [DPU DCK] Depertemen Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya. 2000. Konsumsi Air
Berdasarkan Kategori Kota. Depertemen Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya.
10. Permenkes No. 492 (2010). Persyaratan Kualitas Air Minum. Jakarta : Menteri
Kesehatan Republik Indonesia.
11. Triadmodjo, Bambang, 1996, Hidraulika II, Beta Offset, Yogyakarta

More Related Content

Similar to Jurnal Evaluasi Jaringan Pipa.pdf

4469-Article Text-26610-2-10-20220518.pdf
4469-Article Text-26610-2-10-20220518.pdf4469-Article Text-26610-2-10-20220518.pdf
4469-Article Text-26610-2-10-20220518.pdf
dangdutberutu
 
SPAM Kecamatan Semarang Selatan
SPAM Kecamatan Semarang SelatanSPAM Kecamatan Semarang Selatan
SPAM Kecamatan Semarang Selatan
M RiendRa Uslani
 
Analisis Fluktuasi Pemakaian Air Bersih di Pemukiman Desa
Analisis Fluktuasi Pemakaian Air Bersih di Pemukiman DesaAnalisis Fluktuasi Pemakaian Air Bersih di Pemukiman Desa
Analisis Fluktuasi Pemakaian Air Bersih di Pemukiman Desa
RafiSulaimanAlhakimU
 
Teknik penulisan karya ilmiah
Teknik penulisan karya ilmiahTeknik penulisan karya ilmiah
Teknik penulisan karya ilmiah
aisyahiisaisyah
 
S s (291) 1
S s (291) 1S s (291) 1
S s (291) 1
AgnesTheresia6
 
Laporan akhir pkm sukajaya
Laporan akhir pkm sukajayaLaporan akhir pkm sukajaya
Laporan akhir pkm sukajaya
iankurniawan019
 
Laporan akhir pkm sukajaya
Laporan akhir pkm sukajayaLaporan akhir pkm sukajaya
Laporan akhir pkm sukajaya
iankurniawan019
 
I0112048 abstrak
I0112048 abstrakI0112048 abstrak
I0112048 abstrak
Ari Sutejo
 
Analisa pola operasi embung joho untuk evaluasi sistem jaringan pipa dan peng...
Analisa pola operasi embung joho untuk evaluasi sistem jaringan pipa dan peng...Analisa pola operasi embung joho untuk evaluasi sistem jaringan pipa dan peng...
Analisa pola operasi embung joho untuk evaluasi sistem jaringan pipa dan peng...
Hidyantara Firnhanta
 
ff19b_1_PERENCANAAN_KEBUTUHAN_AIR_MINUM_DAN_RDS_edit_TJ (1).pptx
ff19b_1_PERENCANAAN_KEBUTUHAN_AIR_MINUM_DAN_RDS_edit_TJ (1).pptxff19b_1_PERENCANAAN_KEBUTUHAN_AIR_MINUM_DAN_RDS_edit_TJ (1).pptx
ff19b_1_PERENCANAAN_KEBUTUHAN_AIR_MINUM_DAN_RDS_edit_TJ (1).pptx
fendi09
 
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
Operator Warnet Vast Raha
 
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
Operator Warnet Vast Raha
 
MUH. NASRUN DAUMBA_15 630 049_ TEKNIK SIPIL.pdf
MUH. NASRUN DAUMBA_15 630 049_ TEKNIK SIPIL.pdfMUH. NASRUN DAUMBA_15 630 049_ TEKNIK SIPIL.pdf
MUH. NASRUN DAUMBA_15 630 049_ TEKNIK SIPIL.pdf
princesspratiwi
 
ARTIKEL PUBLIKASI PEMANTAUAN KUALITAS AIR HUJAN TAHUN 2021.docx
ARTIKEL PUBLIKASI PEMANTAUAN KUALITAS AIR HUJAN TAHUN 2021.docxARTIKEL PUBLIKASI PEMANTAUAN KUALITAS AIR HUJAN TAHUN 2021.docx
ARTIKEL PUBLIKASI PEMANTAUAN KUALITAS AIR HUJAN TAHUN 2021.docx
Dianora Didi
 
Study Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih PDAM Kota Surabaya Tahun Proyeksi (2015)
Study Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih PDAM Kota Surabaya Tahun Proyeksi (2015) Study Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih PDAM Kota Surabaya Tahun Proyeksi (2015)
Study Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih PDAM Kota Surabaya Tahun Proyeksi (2015)
ikhsan setiawan
 
SPAM Kecamatan Semarang Selatan
SPAM Kecamatan Semarang SelatanSPAM Kecamatan Semarang Selatan
SPAM Kecamatan Semarang Selatan
M RiendRa Uslani
 

Similar to Jurnal Evaluasi Jaringan Pipa.pdf (20)

4469-Article Text-26610-2-10-20220518.pdf
4469-Article Text-26610-2-10-20220518.pdf4469-Article Text-26610-2-10-20220518.pdf
4469-Article Text-26610-2-10-20220518.pdf
 
SPAM Kecamatan Semarang Selatan
SPAM Kecamatan Semarang SelatanSPAM Kecamatan Semarang Selatan
SPAM Kecamatan Semarang Selatan
 
Analisis Fluktuasi Pemakaian Air Bersih di Pemukiman Desa
Analisis Fluktuasi Pemakaian Air Bersih di Pemukiman DesaAnalisis Fluktuasi Pemakaian Air Bersih di Pemukiman Desa
Analisis Fluktuasi Pemakaian Air Bersih di Pemukiman Desa
 
Teknik penulisan karya ilmiah
Teknik penulisan karya ilmiahTeknik penulisan karya ilmiah
Teknik penulisan karya ilmiah
 
S s (291) 1
S s (291) 1S s (291) 1
S s (291) 1
 
S s (291) 1
S s (291) 1S s (291) 1
S s (291) 1
 
Laporan akhir pkm sukajaya
Laporan akhir pkm sukajayaLaporan akhir pkm sukajaya
Laporan akhir pkm sukajaya
 
Laporan akhir pkm sukajaya
Laporan akhir pkm sukajayaLaporan akhir pkm sukajaya
Laporan akhir pkm sukajaya
 
I0112048 abstrak
I0112048 abstrakI0112048 abstrak
I0112048 abstrak
 
Analisa pola operasi embung joho untuk evaluasi sistem jaringan pipa dan peng...
Analisa pola operasi embung joho untuk evaluasi sistem jaringan pipa dan peng...Analisa pola operasi embung joho untuk evaluasi sistem jaringan pipa dan peng...
Analisa pola operasi embung joho untuk evaluasi sistem jaringan pipa dan peng...
 
ff19b_1_PERENCANAAN_KEBUTUHAN_AIR_MINUM_DAN_RDS_edit_TJ (1).pptx
ff19b_1_PERENCANAAN_KEBUTUHAN_AIR_MINUM_DAN_RDS_edit_TJ (1).pptxff19b_1_PERENCANAAN_KEBUTUHAN_AIR_MINUM_DAN_RDS_edit_TJ (1).pptx
ff19b_1_PERENCANAAN_KEBUTUHAN_AIR_MINUM_DAN_RDS_edit_TJ (1).pptx
 
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
 
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
 
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
 
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
 
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
113862274 skripsi-kebutuhan-air-bersih
 
MUH. NASRUN DAUMBA_15 630 049_ TEKNIK SIPIL.pdf
MUH. NASRUN DAUMBA_15 630 049_ TEKNIK SIPIL.pdfMUH. NASRUN DAUMBA_15 630 049_ TEKNIK SIPIL.pdf
MUH. NASRUN DAUMBA_15 630 049_ TEKNIK SIPIL.pdf
 
ARTIKEL PUBLIKASI PEMANTAUAN KUALITAS AIR HUJAN TAHUN 2021.docx
ARTIKEL PUBLIKASI PEMANTAUAN KUALITAS AIR HUJAN TAHUN 2021.docxARTIKEL PUBLIKASI PEMANTAUAN KUALITAS AIR HUJAN TAHUN 2021.docx
ARTIKEL PUBLIKASI PEMANTAUAN KUALITAS AIR HUJAN TAHUN 2021.docx
 
Study Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih PDAM Kota Surabaya Tahun Proyeksi (2015)
Study Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih PDAM Kota Surabaya Tahun Proyeksi (2015) Study Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih PDAM Kota Surabaya Tahun Proyeksi (2015)
Study Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih PDAM Kota Surabaya Tahun Proyeksi (2015)
 
SPAM Kecamatan Semarang Selatan
SPAM Kecamatan Semarang SelatanSPAM Kecamatan Semarang Selatan
SPAM Kecamatan Semarang Selatan
 

Recently uploaded

ANALISIS PENGARUH INDUSTRI BATU BARA TERHADAP PENCEMARAN UDARA.pdf
ANALISIS PENGARUH INDUSTRI BATU BARA TERHADAP PENCEMARAN UDARA.pdfANALISIS PENGARUH INDUSTRI BATU BARA TERHADAP PENCEMARAN UDARA.pdf
ANALISIS PENGARUH INDUSTRI BATU BARA TERHADAP PENCEMARAN UDARA.pdf
narayafiryal8
 
Sistem Proteksi Jawa Bali untuk gardu induk
Sistem Proteksi Jawa Bali untuk gardu indukSistem Proteksi Jawa Bali untuk gardu induk
Sistem Proteksi Jawa Bali untuk gardu induk
ssuser0b6eb8
 
Paparan Pengawasan Bangunan Gedung.pptx
Paparan  Pengawasan Bangunan Gedung.pptxPaparan  Pengawasan Bangunan Gedung.pptx
Paparan Pengawasan Bangunan Gedung.pptx
RifkiAbrar2
 
DAMPAK POLUSI UDARA TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT.pdf
DAMPAK POLUSI UDARA TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT.pdfDAMPAK POLUSI UDARA TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT.pdf
DAMPAK POLUSI UDARA TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT.pdf
benediktusmaksy
 
111078825-Nilai-Maksimum-Dan-Minimum-Turunan-Fungsi.pptx
111078825-Nilai-Maksimum-Dan-Minimum-Turunan-Fungsi.pptx111078825-Nilai-Maksimum-Dan-Minimum-Turunan-Fungsi.pptx
111078825-Nilai-Maksimum-Dan-Minimum-Turunan-Fungsi.pptx
RobiahIqlima
 
1 - Metode Pelaksanaan Pondasi Tiang Pancang-1.pptx
1 - Metode Pelaksanaan Pondasi Tiang Pancang-1.pptx1 - Metode Pelaksanaan Pondasi Tiang Pancang-1.pptx
1 - Metode Pelaksanaan Pondasi Tiang Pancang-1.pptx
ymikhael4
 
BAHAN KULIUAH BAHAN TAMBAHAN MAKANANTM 03.pptx
BAHAN KULIUAH BAHAN TAMBAHAN MAKANANTM 03.pptxBAHAN KULIUAH BAHAN TAMBAHAN MAKANANTM 03.pptx
BAHAN KULIUAH BAHAN TAMBAHAN MAKANANTM 03.pptx
ssuser5e48eb
 
PROGRAM PERCEPATAN PENINGKATAN TATA GUNA AIR IRIGASI 2024.pdf
PROGRAM PERCEPATAN PENINGKATAN TATA GUNA AIR IRIGASI 2024.pdfPROGRAM PERCEPATAN PENINGKATAN TATA GUNA AIR IRIGASI 2024.pdf
PROGRAM PERCEPATAN PENINGKATAN TATA GUNA AIR IRIGASI 2024.pdf
afifsalim12
 

Recently uploaded (8)

ANALISIS PENGARUH INDUSTRI BATU BARA TERHADAP PENCEMARAN UDARA.pdf
ANALISIS PENGARUH INDUSTRI BATU BARA TERHADAP PENCEMARAN UDARA.pdfANALISIS PENGARUH INDUSTRI BATU BARA TERHADAP PENCEMARAN UDARA.pdf
ANALISIS PENGARUH INDUSTRI BATU BARA TERHADAP PENCEMARAN UDARA.pdf
 
Sistem Proteksi Jawa Bali untuk gardu induk
Sistem Proteksi Jawa Bali untuk gardu indukSistem Proteksi Jawa Bali untuk gardu induk
Sistem Proteksi Jawa Bali untuk gardu induk
 
Paparan Pengawasan Bangunan Gedung.pptx
Paparan  Pengawasan Bangunan Gedung.pptxPaparan  Pengawasan Bangunan Gedung.pptx
Paparan Pengawasan Bangunan Gedung.pptx
 
DAMPAK POLUSI UDARA TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT.pdf
DAMPAK POLUSI UDARA TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT.pdfDAMPAK POLUSI UDARA TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT.pdf
DAMPAK POLUSI UDARA TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT.pdf
 
111078825-Nilai-Maksimum-Dan-Minimum-Turunan-Fungsi.pptx
111078825-Nilai-Maksimum-Dan-Minimum-Turunan-Fungsi.pptx111078825-Nilai-Maksimum-Dan-Minimum-Turunan-Fungsi.pptx
111078825-Nilai-Maksimum-Dan-Minimum-Turunan-Fungsi.pptx
 
1 - Metode Pelaksanaan Pondasi Tiang Pancang-1.pptx
1 - Metode Pelaksanaan Pondasi Tiang Pancang-1.pptx1 - Metode Pelaksanaan Pondasi Tiang Pancang-1.pptx
1 - Metode Pelaksanaan Pondasi Tiang Pancang-1.pptx
 
BAHAN KULIUAH BAHAN TAMBAHAN MAKANANTM 03.pptx
BAHAN KULIUAH BAHAN TAMBAHAN MAKANANTM 03.pptxBAHAN KULIUAH BAHAN TAMBAHAN MAKANANTM 03.pptx
BAHAN KULIUAH BAHAN TAMBAHAN MAKANANTM 03.pptx
 
PROGRAM PERCEPATAN PENINGKATAN TATA GUNA AIR IRIGASI 2024.pdf
PROGRAM PERCEPATAN PENINGKATAN TATA GUNA AIR IRIGASI 2024.pdfPROGRAM PERCEPATAN PENINGKATAN TATA GUNA AIR IRIGASI 2024.pdf
PROGRAM PERCEPATAN PENINGKATAN TATA GUNA AIR IRIGASI 2024.pdf
 

Jurnal Evaluasi Jaringan Pipa.pdf

  • 1. EVALUASI JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH DISTRIK AIMAS KABUPATEN SORONG Perwira Budiman Sarluf Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Sorong Jalan Pendidikan No. 27 Kota Sorong Provinsi Papua Barat Email : perwirabudiman1@gmail.com ABSTRAK Kabupaten Sorong terdiri dari beberapa Distrik salah satunya adalah Distrik Aimas yang sekaligus menjadi Ibu Kotanya. Perkembangan Distrik Aimas dapat di lihat dari adanya Perusahaan yang mengelola jaringan pipa air bersih yang selama ini memenuhi kebutuhan air bersih di setiap kelurahan –kelurahan di Distrik Aimas. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengevaluasi kinerja pelayanan penyedia air bersih selama ini dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat setiap tahun. Metode yang digunakan pada penelitian ini dengan melakukan observasi secara langsung pada daerah-daerah pelayanan air bersih dan di analisa menggunakan Sofware Epanet 2.0. Kata Kunci : Distrik Aimas, Kinerja Pelayanan, Epanet 2.0. PENDAHULUAN Latar Belakang Kabupaten Sorong terletak pada wilayah bagian timur Indonesia pulau Papua Barat. Secara umum kondisi masyarakat Kabupaten Sorong khususnya Distrik Aimas bersifat heterogen yaitu terdiri dari pegawai, wiraswasta,dan mayoritas sebagai petani. Perkembangan yang terus terjadi pada daerah ini salah satunya dapat dilihat dengan adanya penyedia air bersih akan tetapi terus dengan bertambahnya jumlah penduduk dan meningkatnya pemakai air bersih menyebabkan pelayanan penyedia air bersih menurun dari aspek kuantitas dan kontinuitas akibat fluktuasi. Tujuan Penelitian Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kinerja pelayanan pada penyedia air bersih yang ada pada wilayah Distrik Aimas Kabupaten Sorong. STATE OF THE ART Adapun beberapa penelitian terdahulu yang berkaitan dengan penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Searphin Nugroho, Ika Meicahayanti, Juli Nurdiana (2018) Kajian Tentang Analisa Jaringan Perpipaan Distribusi Air Bersih Menggunakan Epanet 2.0. Penelitian dilakukan
  • 2. pada Kelurahan Harapan Baru, Kota Samarinda. Dari hasil penelitian diketahui ada 7 junction yang nilai tekanan airnya berada dibawah batas minimum kriteria pipa distribusi dari PP PU No. 18/PRT/M/2007 sebesar 0,5 atm, serta banyak 11 pipa yang nilai kecepatan aliran airnya dibawah batas minimum kriteria yang sebesar 0,3 m/s barometer pelanggan dan kontinuitas, yaitu perubahan tekanan pada valve exsisting , dan penambahan pompa booster di beberapa titik. Dan terdapat perbedaan signifikan antara simulasi Epanet 2.0 dan pengukuran langsung pada kran pelanggan. 2. Agustina Hotmarito Napitu (2019) Kajian Tentang Evaluasi Jaringan Pipa Distribusi Air Bersih PDAM Tirtanadi Cabang Toba Samosir Unit Porsea Menggunakan Aplikasi Epanet 2.0. Penelitian ini Kecamatan Porsea Sumatra Utara. Metode yang digunakan dengan menganalisa menggunakan Aplikasi Epanet 2.0, berdasarkan hasil perhitungan didapat rata-rata pemakaian pelanggan perbulan di PDAM Tirtanadi Cabang Toba Samosir unit Porsea adalah 118 liter/orang/hari dengan persentase kehilangan air sebesar 32,5% yaitu 57 liter/orang/hari. Kapasitas kebutuhan air di unit Porsea adalah 788.000 liter/hari. Kebutuhan air pada saat jam puncak pada unit Porsea di masing – masing wilayah adalah 105.875 liter/hari untuk wilayah I, 162.750 di wilayah II, sebesar 757.750 liter/hari pada wilayah III, dan 352.625 liter/hari untuk wilayah IV. Pipa distribusi PDAM Tirtanadi Cabang Toba Samosir unit Porsea menggunakan jenis pipa HPDE dengan diameter 2 inchi (50 mm), 3 inchi (75 mm), 4 inchi (10 mm), 6 inchi (150 mm). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem distribusi air bersih di PDAM Tirtanadi cabang Toba Samosir unit Porsea kurang bak, dimana sistem distribusi air bersih belum dapat melayani pelanggan unit Porsea secara menyeluruh. 3. Titiek Ujianti Karunia (2013) Kajian Tentang Analisa Sistem Distribusi Air Bersih Di Perumahan Taman Yasmin Sektor Enam Bogor Jawa Barat. Penelitian bertujuan untuk menganalisa sistem distribusi air bersih di Perumahan Taman Yasmin Sektor Enam, dengan analisis berdasarkan hasil kuesioner dan EPANET 2.0. Berdasarkan hasil wawancara dengan 40 responden menyatakan bahwa air yang diterima layak, Demikian pula dengan uji kualitas diketahui bahwa air bersih yang disalurkan sesuai dengan baku mutu PERMENKES No.492/MENKES/Per/IV//2010. Debit air yang masuk ke inlet sebesar 7.05 l/dt sehingga total kebutuhan air 2.67 l/dt dapat terpenuhi. Pada simulasi dengan program EPANET 2.0 terdapat 4 node yang tekanannya lebih dari 2 bar pada pipa tersier untuk itu dibutuhkan pemasangan PRV untuk mengurangi tekanan pada ke empat node tersebut karena pada pipa tersier maksimum tekanan 2 bar. 4. Andry Sudirman (2012) Kajian Tentang Analisa Pipa Jarinfan Distribusi Air Bersih Di Kabupaten Maros Dengan Menggunakan Sofware Epanet 2.0. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah perlu penambahan produksi air untuk memenuhi kebutuhan air bersih pelanggan PDAM Maros saat ini, melakukan simulasi jaringan pipa distribusi air bersih di Kabupaten Maros dengan menggunakan software EPANET 2.0, dan membandingkan hasil simulasi jaringan pipa distribusi air bersih dengan menggunakan software EPANET 2.0 dengan hasil perencanaan sistem jaringan pipa
  • 3. distribusi kondisi eksisting saat ini. Dari hasil perhitungan diperoleh kebutuhan rata-rata harian sebesar 116,926 liter/detik masih dibawah produksi air IPA Bantimurung dan Patontongan sebesar 130 liter/detik. Berdasarkan hasil simulasi diperoleh nilai tekanan untuk jam puncak pemakaian air yaitu pada pukul 06.00 WITA sebesar 68,3 m untuk tekanan tertinggi sedangkan tekanan terendah sebesar 1,08 m. Selain itu dilakukan pula perbandingan nilai tekanan hasil simulasi dengan hasil pengukuran lapangan di Perumahan Tumalia. Dari perbandingan tersebut diperoleh nilai tekanan hasil simulasi sebesar 6,06 m sedangkan nilai tekanan pengukuran lapangan yang dilakukan oleh tim NRW PDAM Maros di perumahan ini sebesar 6,11 m. Adanya perbedaan nilai tekanan disebabkan oleh faktor umur pipa, kebocoran air, dan data penelitian yang terbatas. 5. Hendra Hafid Fathony (2012) Kajian Tentang Analisis Sistem Distribusi Air Bersih PDAM Karanganyar. Penelitian ini dilakukan di Karaganyar tepatnya pada PDAM Karanganyar. Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif untuk megetahui jumlah kebutuhan air pelanggan PDAM Karanganyar untuk lingkup Karanganyar, Jaten, dan Perumahan Palur. Dari hasil analisis dengan menggunakan realisasi kebutuhan diperoleh kebutuhan air bersih pelanggan PDAM Karanganyar untuk tahun 2016 sebesar 157.58 l/dt. Perkiraan debit air bersih yang dibutuhkan untuk tahun 2016 pada Kecamatan Karanganyar sebesar Q = 109.33 l/dt, Perumnas Palur Q = 39.18 l/dt, dan Jaten Q = 40.59 l/dt. Besarnya volume penambahan pelanggan untuk tahun 2016 wilayah Karanganyar, Jaten, Perumnas Palur adalah sebesar 0.0125 m3 /dt. Dengan jumlah debit tersebut kemungkinan dapat ditambah jumlah pelanggan PDAM Karanganyar sebesar 2.913 pelanggan. Analisis kapasitas pipa pada lima tahun mendatang 2016 untuk daerah perumnas Palur dimensi pipa masih mampu mengalirkan air dari reservoir Popongan kecuali pipa nomor satu yang perlu pembesaran pipa. METODE Tahapan Penelitian
  • 4. Adapun tahapan penelitian yang digunakan adaah sebagai berikut : 1. Melakukan studi pustaka dari beberapa buku – buku, jurnal, skripsi terkait dengan judul penelitian yang diteliti. 2. Mempersiapkan alat bantu seperti : GPS, alat tulis, kamera dan peralatan penunjang lainnya. 3. Melakukan observasi lapangan dan wawancara pada instansi terkait untuk mengumpulkan data dan informasi. 4. Menggunakan program bantu Epanet 2.0 untuk menganalisa data yang telah di peroleh. Semua meteode penulisan dan analisa dalam artikel ilmiah ini merujuk pada panduan penulisan tugas akhir Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sorong Tahun 2014 (Pristianto, Amri, & Rusdi, 2014). REFERENSI 1. Nugroho, S., Meicahayanti, I., & Nurdiana, J. Analisis Jaringan Perpipaan Distribusi Air Bersih Menggunakan EPANET 2.0 (Studi Kasus di Kelurahan Harapan Baru, Kota Samarinda). TEKNIK, 39(1). 2. Napitu, A. H. (2018). Evaluasi Jaringan Pipa Distribusi Air Bersih PDAM Tirtanadi Cabang Toba Samosir Unit Porsea Menggunakan Aplikasi EPANET 2.0. 3. Titiek Ujianti Karunia, 2013, Analisis Sistem Distribusi Air Bersih Di Perumahan Taman Yasmin Sektor Enam Bogor Jawa Barat, Bogor, Institut Pertanian Bogor. 4. Sudirman, A. Analisa Pipa Jaringan Distribusi Air Bersih Di Kabupaten Maros Dengan Menggunakan Software Epanet 2.0. 5. Hendra Hafid Fathony, 2012, Analisis Sistem Distribusi Air Bersih PDAM Karanganyar, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. 6. Rossman, Lewis A. 2000. User Manual Epanet 2.0 Versi Bahasa Indonesia. Ekamitra Engineering, Penerjemah. Ohaio (US): Ekamitra Engeering. 7. DPU Ditjen Cipta Karya, (2007). Pedoman Kebijakan Program Pembangunan Prasarana Kota Terpadu (P3KT). Jakarta : Depertemen Pekerjaaan Umum, Direktorat Jenderal Cipta Karya. 8. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (2007). Penyelenggaraan Pengembangan Sistem Penyedia Air Minum. Jakarta : Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia. 9. [DPU DCK] Depertemen Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya. 2000. Konsumsi Air Berdasarkan Kategori Kota. Depertemen Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya. 10. Permenkes No. 492 (2010). Persyaratan Kualitas Air Minum. Jakarta : Menteri Kesehatan Republik Indonesia. 11. Triadmodjo, Bambang, 1996, Hidraulika II, Beta Offset, Yogyakarta