NURUL ILHAMNI
FIQH
THAHARAH
A. Thaharah
1. Pengertian Thaharah
Thaharah artinya bersuci/bersih. Thaharah terbagi
dua:
Thaharah dari Najis, yang menempel di badan, pakaian,
dan tempat. Cara menyucikannya cukup dibersihkan
dengan air mutlak (air yang suci/mensucikan) membasuh
benda yang terkena najis/berwudhu
Thaharah dari Hadas, berlaku untuk badan. Cara
mensucikannya yaitu dengan mandi.
2. Pengertian Najis
Najis artinya segala sesuatu yang dianggap kotor
menurut syara’. Najis menempel pada benda. Benda yang
terkena najis disebut mutanajjis. Najis terbagi 3:
 Najis berat (Mughallazah). Cara mensucikannya yaitu dicuci 7x
dengan air mutlak salah satunya dicampur tanah/debu. Contohnya,
air liur anjing.
 Najis sedang (Mutawashittah). Disucikan dengan membasuh
menggunakan air mutlak sampai hilang bau dan warnanya.
Contohnya, darah dan kotoran.
 Najis ringan (Mukhaffafah). Disucikan dengan percikan air di area
yang terkena najis. Contohnya, air kencing bayi yang belum makan
apa-apa selain Air Susu ibunya.
3. Pengertian Hadas
Hadas artinya kejadian-kejadian tertentu pada diri
seseorang atau keadaan yang menghalangi sahnya
ibadah yang dilakukan. Hadas terbagi 2:
 Hadas kecil, cara menghilangkannya yaitu dengan berwudhu.
Contohnya, kentut dan bersentuhan kulit antara lelaki dan
perempuan yang bukan mahram sehingga membatalkan
wudhunya.
 Hadas besar, cara mensucikannya yaitu dengan mandi wajib.
Contoh berhadas besar yaitu seseorang yang mengalami haidh,
nifas, wiladah, istihadah, dan meninggal.
B. Macam-macam Thaharah
1. Wudhu
Rukun Wudhu:
Niat ketika membasuh muka.
Membasuh muka mulai dari rambut hingga bawah dagu
dan telinga.
Membasuh kedua tangan hingga siku.
Membasuh sebagian rambut kepala.
Membasuh kaki hingga mata kaki.
Tertib (mendahulukan anggota tubuh kanan dari yang kiri)
Niat Wudhu:
 ِ‫ا‬ً‫ض‬ْ‫ر‬َ‫ف‬ ِ‫ر‬َ‫غ‬ْ‫ص‬َ‫ال‬ْ‫ا‬ ِ‫ث‬َ‫د‬َ‫ح‬ْ‫ال‬ ِ‫ع‬ْ‫ف‬َ‫ر‬ِ‫ل‬ َ‫ء‬ْ‫و‬ُ‫ض‬ُ‫و‬ْ‫ال‬ ُ‫ت‬ْ‫ي‬َ‫و‬َ‫ن‬‫ى‬َ‫ال‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬
“Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadast
kecil fardu (wajib) karena Allah ta’ala”.
 Do’a Setelah Wudhu
 َ‫ل‬ َ‫ك‬ْ‫ي‬ِ‫ر‬ َ‫ش‬ َ‫ال‬ ُ‫ه‬َ‫د‬ْ‫َح‬‫و‬ ُ ‫ه‬‫اّٰلل‬ ‫ا‬‫ال‬ِ‫ا‬ َ‫ه‬ٰ‫ل‬ِ‫ا‬ َ‫ال‬ ْ‫ن‬َ‫ا‬ُ‫َد‬‫ه‬ ْ‫ش‬َ‫ا‬ُ‫ه‬
ُ‫ه‬ُ‫ل‬ْ‫و‬ ُ‫س‬َ‫ر‬َ‫و‬ ُ‫ه‬ُ‫د‬ْ‫ب‬َ‫اع‬ً‫د‬‫ا‬‫م‬َ‫ح‬ُ‫م‬ ‫ا‬‫ن‬َ‫ا‬ ُ‫َد‬‫ه‬ ْ‫ش‬َ‫َا‬‫و‬
،َ‫ن‬ْ‫ي‬ِ‫ب‬‫ا‬‫ا‬‫و‬‫ا‬‫ت‬‫َاال‬‫ن‬ِ‫م‬ ْ‫ى‬ِ‫ن‬ْ‫ل‬َ‫ع‬ْ‫اج‬ ‫ا‬‫م‬ُ‫ه‬‫ه‬‫لل‬َ‫ا‬
،َ‫ن‬ْ‫ي‬ِ‫ر‬ِِّ‫ه‬َ‫َط‬‫ت‬ُ‫م‬ْ‫ال‬ َ‫ن‬ِ‫م‬ ْ‫ي‬ِ‫ن‬ْ‫ل‬َ‫ع‬ْ‫َج‬‫و‬
‫ن‬ْ‫ي‬ِ‫ح‬ِ‫ل‬‫ا‬‫ا‬‫ص‬‫ال‬ َ‫ك‬ِ‫د‬‫ا‬َ‫ب‬ِ‫ع‬ ْ‫ن‬ِ‫م‬ ْ‫ى‬ِ‫ن‬ْ‫ل‬َ‫ع‬ْ‫َج‬‫و‬
2. Tayamum
Rukun tayamum:
Niat.
Mengusap muka dengan debu atau tanah
Mengusap dua tangan hingga siku dengan debu atau
tanah.
Memindahkan debu ke anggota yang diusap.
Tertib (mendahulukan anggota tubuh kanan dari yang kiri)
Syarat dibolehkan tayamum:
Tidak ada air meski telah dicari.
Berhalangan menggunakan air seperti sakit, dll.
Telah masuk waktu shalat.
Dengan debu yang suci.
Bacaan niat tayamum
 ً‫ض‬ْ‫ر‬َ‫ف‬ ِ‫ة‬َ‫ال‬‫ا‬‫ص‬‫ال‬ ِ‫ة‬َ‫ح‬‫ا‬َ‫ب‬ِ‫ت‬ ْ‫ِس‬‫ال‬ َ‫م‬ُّ‫َم‬‫ي‬‫ا‬‫ت‬‫ال‬ ُ‫ت‬ْ‫ي‬َ‫و‬َ‫ن‬‫ى‬َ‫ال‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ِ
“Aku niat bertayamum untuk dapat mengerjakan shalat
fardhu karena Allah Ta’alaa.”
3. Mandi Wajib
Sebab – sebab Mandi Wajib:
Keluar mani karena mimpi basah, baik disengaja atau
tidak.
Meninggal (bukan karena perang atau mati syahid).
Haidh, Nifas, Wiladah dan Istihadah bagi perempuan.
Orang kafir masuk Islam.
Berhubungan suami istri.
Rukun Mandi Wajib:
Niat.
Meratakan air ke seluruh anggota badan
Menghilangkan najis yang ada di badan.
Bacaan niat mandi wajib
 ً‫ض‬ْ‫ر‬َ‫ف‬ ِ‫ر‬َ‫ب‬ْ‫ك‬َ‫ال‬ْ‫ا‬ ِ‫ث‬َ‫د‬َ‫ح‬ْ‫ال‬ ِ‫ع‬ْ‫ف‬َ‫ر‬ِ‫ل‬ َ‫ل‬ ْ‫س‬ُ‫غ‬ْ‫ال‬ ُ‫ت‬ْ‫ي‬َ‫و‬َ‫ن‬‫ى‬َ‫ال‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ِ ‫ا‬
“Aku niat mandi besar untuk menghilangkan hadas
besar fardhu karena Allah Ta’alaa.”
Syarat – syarat Mandi Wajib:
Islam.
Mumayyiz (bisa membedakan yang benar & salah).
Menggunakan air mutkak.
Tiada penghalang sampainya air ke anggota badan.
Tidak dalam keadaaan haidh atau nifas.
Sunah Mandi
Membaca basmalah.
Berwudhu sebelum mandi.
Menggosok anggota badan dengan tangan.
Tertib.
Macam – macam niat mandi:
C. Hikmah Thaharah / Bersuci
Hikmah yang dapat dipetik dari kebiasaan
bersuci diantaranya:
Mendidik manusia agar terbiasa hidup bersih.
Memelihara kehormatan dan harga diri.
Bersuci adalah sebagian dari iman.
Memelihara kesehatan.
Mendidik manusia berakhlak mulia.
Sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Fiqh kelas 5 thaharah

Fiqh kelas 5 thaharah

  • 1.
  • 2.
    A. Thaharah 1. PengertianThaharah Thaharah artinya bersuci/bersih. Thaharah terbagi dua: Thaharah dari Najis, yang menempel di badan, pakaian, dan tempat. Cara menyucikannya cukup dibersihkan dengan air mutlak (air yang suci/mensucikan) membasuh benda yang terkena najis/berwudhu Thaharah dari Hadas, berlaku untuk badan. Cara mensucikannya yaitu dengan mandi.
  • 3.
    2. Pengertian Najis Najisartinya segala sesuatu yang dianggap kotor menurut syara’. Najis menempel pada benda. Benda yang terkena najis disebut mutanajjis. Najis terbagi 3:  Najis berat (Mughallazah). Cara mensucikannya yaitu dicuci 7x dengan air mutlak salah satunya dicampur tanah/debu. Contohnya, air liur anjing.  Najis sedang (Mutawashittah). Disucikan dengan membasuh menggunakan air mutlak sampai hilang bau dan warnanya. Contohnya, darah dan kotoran.  Najis ringan (Mukhaffafah). Disucikan dengan percikan air di area yang terkena najis. Contohnya, air kencing bayi yang belum makan apa-apa selain Air Susu ibunya.
  • 4.
    3. Pengertian Hadas Hadasartinya kejadian-kejadian tertentu pada diri seseorang atau keadaan yang menghalangi sahnya ibadah yang dilakukan. Hadas terbagi 2:  Hadas kecil, cara menghilangkannya yaitu dengan berwudhu. Contohnya, kentut dan bersentuhan kulit antara lelaki dan perempuan yang bukan mahram sehingga membatalkan wudhunya.  Hadas besar, cara mensucikannya yaitu dengan mandi wajib. Contoh berhadas besar yaitu seseorang yang mengalami haidh, nifas, wiladah, istihadah, dan meninggal.
  • 5.
    B. Macam-macam Thaharah 1.Wudhu Rukun Wudhu: Niat ketika membasuh muka. Membasuh muka mulai dari rambut hingga bawah dagu dan telinga. Membasuh kedua tangan hingga siku. Membasuh sebagian rambut kepala. Membasuh kaki hingga mata kaki. Tertib (mendahulukan anggota tubuh kanan dari yang kiri)
  • 6.
    Niat Wudhu:  ِ‫ا‬ً‫ض‬ْ‫ر‬َ‫ف‬ِ‫ر‬َ‫غ‬ْ‫ص‬َ‫ال‬ْ‫ا‬ ِ‫ث‬َ‫د‬َ‫ح‬ْ‫ال‬ ِ‫ع‬ْ‫ف‬َ‫ر‬ِ‫ل‬ َ‫ء‬ْ‫و‬ُ‫ض‬ُ‫و‬ْ‫ال‬ ُ‫ت‬ْ‫ي‬َ‫و‬َ‫ن‬‫ى‬َ‫ال‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ “Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil fardu (wajib) karena Allah ta’ala”.  Do’a Setelah Wudhu  َ‫ل‬ َ‫ك‬ْ‫ي‬ِ‫ر‬ َ‫ش‬ َ‫ال‬ ُ‫ه‬َ‫د‬ْ‫َح‬‫و‬ ُ ‫ه‬‫اّٰلل‬ ‫ا‬‫ال‬ِ‫ا‬ َ‫ه‬ٰ‫ل‬ِ‫ا‬ َ‫ال‬ ْ‫ن‬َ‫ا‬ُ‫َد‬‫ه‬ ْ‫ش‬َ‫ا‬ُ‫ه‬ ُ‫ه‬ُ‫ل‬ْ‫و‬ ُ‫س‬َ‫ر‬َ‫و‬ ُ‫ه‬ُ‫د‬ْ‫ب‬َ‫اع‬ً‫د‬‫ا‬‫م‬َ‫ح‬ُ‫م‬ ‫ا‬‫ن‬َ‫ا‬ ُ‫َد‬‫ه‬ ْ‫ش‬َ‫َا‬‫و‬ ،َ‫ن‬ْ‫ي‬ِ‫ب‬‫ا‬‫ا‬‫و‬‫ا‬‫ت‬‫َاال‬‫ن‬ِ‫م‬ ْ‫ى‬ِ‫ن‬ْ‫ل‬َ‫ع‬ْ‫اج‬ ‫ا‬‫م‬ُ‫ه‬‫ه‬‫لل‬َ‫ا‬ ،َ‫ن‬ْ‫ي‬ِ‫ر‬ِِّ‫ه‬َ‫َط‬‫ت‬ُ‫م‬ْ‫ال‬ َ‫ن‬ِ‫م‬ ْ‫ي‬ِ‫ن‬ْ‫ل‬َ‫ع‬ْ‫َج‬‫و‬ ‫ن‬ْ‫ي‬ِ‫ح‬ِ‫ل‬‫ا‬‫ا‬‫ص‬‫ال‬ َ‫ك‬ِ‫د‬‫ا‬َ‫ب‬ِ‫ع‬ ْ‫ن‬ِ‫م‬ ْ‫ى‬ِ‫ن‬ْ‫ل‬َ‫ع‬ْ‫َج‬‫و‬
  • 7.
    2. Tayamum Rukun tayamum: Niat. Mengusapmuka dengan debu atau tanah Mengusap dua tangan hingga siku dengan debu atau tanah. Memindahkan debu ke anggota yang diusap. Tertib (mendahulukan anggota tubuh kanan dari yang kiri)
  • 8.
    Syarat dibolehkan tayamum: Tidakada air meski telah dicari. Berhalangan menggunakan air seperti sakit, dll. Telah masuk waktu shalat. Dengan debu yang suci. Bacaan niat tayamum  ً‫ض‬ْ‫ر‬َ‫ف‬ ِ‫ة‬َ‫ال‬‫ا‬‫ص‬‫ال‬ ِ‫ة‬َ‫ح‬‫ا‬َ‫ب‬ِ‫ت‬ ْ‫ِس‬‫ال‬ َ‫م‬ُّ‫َم‬‫ي‬‫ا‬‫ت‬‫ال‬ ُ‫ت‬ْ‫ي‬َ‫و‬َ‫ن‬‫ى‬َ‫ال‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ِ “Aku niat bertayamum untuk dapat mengerjakan shalat fardhu karena Allah Ta’alaa.”
  • 9.
    3. Mandi Wajib Sebab– sebab Mandi Wajib: Keluar mani karena mimpi basah, baik disengaja atau tidak. Meninggal (bukan karena perang atau mati syahid). Haidh, Nifas, Wiladah dan Istihadah bagi perempuan. Orang kafir masuk Islam. Berhubungan suami istri.
  • 10.
    Rukun Mandi Wajib: Niat. Meratakanair ke seluruh anggota badan Menghilangkan najis yang ada di badan. Bacaan niat mandi wajib  ً‫ض‬ْ‫ر‬َ‫ف‬ ِ‫ر‬َ‫ب‬ْ‫ك‬َ‫ال‬ْ‫ا‬ ِ‫ث‬َ‫د‬َ‫ح‬ْ‫ال‬ ِ‫ع‬ْ‫ف‬َ‫ر‬ِ‫ل‬ َ‫ل‬ ْ‫س‬ُ‫غ‬ْ‫ال‬ ُ‫ت‬ْ‫ي‬َ‫و‬َ‫ن‬‫ى‬َ‫ال‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ِ ‫ا‬ “Aku niat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardhu karena Allah Ta’alaa.”
  • 11.
    Syarat – syaratMandi Wajib: Islam. Mumayyiz (bisa membedakan yang benar & salah). Menggunakan air mutkak. Tiada penghalang sampainya air ke anggota badan. Tidak dalam keadaaan haidh atau nifas. Sunah Mandi Membaca basmalah. Berwudhu sebelum mandi. Menggosok anggota badan dengan tangan. Tertib.
  • 12.
    Macam – macamniat mandi:
  • 13.
    C. Hikmah Thaharah/ Bersuci Hikmah yang dapat dipetik dari kebiasaan bersuci diantaranya: Mendidik manusia agar terbiasa hidup bersih. Memelihara kehormatan dan harga diri. Bersuci adalah sebagian dari iman. Memelihara kesehatan. Mendidik manusia berakhlak mulia. Sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.