OLEH :
AGUSTINA KURNIASIH
HARVINA SAWITRI
JULYANTI AGUSTINA
SITI NUR RAMDANIATI
DASAR DIBUATNYA PROGRAM DI
TINGKAT SEKOLAH :
 Tingginya proporsi anak yang masuk sekolah
dasar di daerah pedesaan.
 Rendahnya pelayanan kesehatan pada
wilayah pedesaan.
LATAR BELAKANG
 Anggaran pemerintah untuk kesehatan pada negara
berkembang tidak lebih dari 3-4% dari pengeluaran
pemerintah.
 Indonesia memiliki populasi 140 juta penduduk,
dengan jumlah dokter hanya 1:20.000, lebih dari
setengahnya dari itu ada di Jakarta, dan hanya 1/3
berada di daerah pedesaan.
 Ironisnya, guru sekolah dasar yang memiliki
perbandingan 1:500 di populasi terdistribusi hampir
semuanya dipedesaan
 Komunitas pengembangan di banyak negara tergantung
pada guru sebagai orang yang dapat bekerja di
berbagai sektor. Pembayaran upah di bawah normal
dan kerja berlebih guru di Indonesia menjadi salah satu
alasan kurangnya minat dalam mendidik siswa akan
kesehatan
 Pelaksanaannya ditujukan untuk membentuk sebuah
komunitas yang berafiliasi pada kesehatan
 Cara pendidikan kesehatan : melibatkan siswa baik di
rumah maupun lingkungan sekolah, misal keterlibatan
dalam pendidikan penyakit diare. Hasil evaluasi
memperlihatkan bahwa peningkatan dalam
pengetahuan, keahlian, dan sikap pada daerah
pedesaan mengurangi kasus diare
METODE
Tujuan Dasar Pengajaran Demonstrasi/diskusi Pekerjaan Rumah
1. Diare adalah cairan yang
memicu kehilangan cairan tubuh
Tanah dalam botol ditambahkan
air, terlihat seperti diare. Air
membuat diare
Diskusikan “Apa itu Diare”
dengan orangtua dan tetangga
2. Kehilangan cairan menyebabkan
penyakit atau kematian
Segarnya tanaman yang disirami dan
layunya tanaman yang tidak disirami
Diskusi tentang pentingnya cairan untuk
kehidupan. Diskusi bagaimana
kehilangan cairan dapat menyebabkan
kematian
3. Buat minuman spesial dari air, garam
dan gula
Gunakan gelas minum dan sendok teh.
Masing-masing anak menyiapkan
campuran rehidrasi garam-gula yang
tepat. Minum untuk merasakan dan
menggambarkan rasa asin.
Demonstrasikan di rumah kepada
orangtua dan tetangga. Minta mereka
untuk membuat dan merasakan
campuran tersebut.
4. Beri satu gelas penuh cairan untuk
setiap bangku yang dilalui
Pot bunga tanah liat (dengan bercat
wajah) penuh air, lubangi pda bagian
bawah, kendalikan pengeluaran air dan
masukkan kembali – satu gelas
keluar,satu gelas masuk.
Demonstrasikan prinsip ini – masukkan
harus sama dengan pengeluaran.
5. Makan makanan lebih banyak untuk
membuat tubuh lebih kuat – mambantu
penyembuhan usus
Poster ibu menyusui. Diskusikan aturan
makanan dalam memberikan kekuatan
dan kebutuhan lebih
Diskusikan Koranic Charge untuk
menyusui selama 2 tahun. Diskusikan
puasa dan bahanya (yang diketahui)
karena muslim puasa sebulan.
EVALUASI
 Survey 10 pertanyaan Knowledge Attitude Practice
(KAP) dalam diare untuk keluarga.
 Mereka diuji lagi 6 bulan kemudian, tiga bulan setelah
siswa-siswa mendapatkan rangkaian pelajaran.
 Kuesioner yang sama di berikan juga untuk para guru
sekolah sebelum dan setelah mereka memberikan dua
jam pelajaran pada dasar rangkaian pelajaran dan
diperlihatkan pada ruang kelas demonstrasi.
 Murid-murid diuji seminggu sebelum dan dengan
segera setelah rangkaian pelajaran dari lima
pelajaran.
KESIMPULAN
 Program di sekolah kesehatan sering kali terdiri dari
paling tidak pelayanan yang menyembuhkan
ditambah kuliah tentang kebersihan dasar atau
kesehatan gigi.
 Pendidikan kesehatan kita telah didesain secara
khusus untuk mengubah perilaku spesifik.
 Pendekatan pengajaran sangat dipengaruhi oleh guru
sekolah dasar di sekolah-sekolah pedesaan.
 Para guru menemukan bahwa pelajaran pendidikan
kesehatan ini sesuai dengan keinginan mereka dan
mereka mempertimbangkan pelajaran ini sangat
bermanfaat dan mau mengajarkannya
 Tidak hanya anak sekolah yang memahami poin
penting tentang diare tapi juga, dan lebih penting,
menyebarkan informasi secara efektif pada keluarga
mereka, jadi mengubah pengetahuan dan sikap dan
memberikan keahlian baru di masyarakat.
MAACIH…
YA…

Elementary School Pupils as Health Educators.ppt

  • 1.
    OLEH : AGUSTINA KURNIASIH HARVINASAWITRI JULYANTI AGUSTINA SITI NUR RAMDANIATI
  • 2.
    DASAR DIBUATNYA PROGRAMDI TINGKAT SEKOLAH :  Tingginya proporsi anak yang masuk sekolah dasar di daerah pedesaan.  Rendahnya pelayanan kesehatan pada wilayah pedesaan.
  • 3.
    LATAR BELAKANG  Anggaranpemerintah untuk kesehatan pada negara berkembang tidak lebih dari 3-4% dari pengeluaran pemerintah.  Indonesia memiliki populasi 140 juta penduduk, dengan jumlah dokter hanya 1:20.000, lebih dari setengahnya dari itu ada di Jakarta, dan hanya 1/3 berada di daerah pedesaan.
  • 4.
     Ironisnya, gurusekolah dasar yang memiliki perbandingan 1:500 di populasi terdistribusi hampir semuanya dipedesaan  Komunitas pengembangan di banyak negara tergantung pada guru sebagai orang yang dapat bekerja di berbagai sektor. Pembayaran upah di bawah normal dan kerja berlebih guru di Indonesia menjadi salah satu alasan kurangnya minat dalam mendidik siswa akan kesehatan
  • 5.
     Pelaksanaannya ditujukanuntuk membentuk sebuah komunitas yang berafiliasi pada kesehatan  Cara pendidikan kesehatan : melibatkan siswa baik di rumah maupun lingkungan sekolah, misal keterlibatan dalam pendidikan penyakit diare. Hasil evaluasi memperlihatkan bahwa peningkatan dalam pengetahuan, keahlian, dan sikap pada daerah pedesaan mengurangi kasus diare
  • 6.
    METODE Tujuan Dasar PengajaranDemonstrasi/diskusi Pekerjaan Rumah 1. Diare adalah cairan yang memicu kehilangan cairan tubuh Tanah dalam botol ditambahkan air, terlihat seperti diare. Air membuat diare Diskusikan “Apa itu Diare” dengan orangtua dan tetangga 2. Kehilangan cairan menyebabkan penyakit atau kematian Segarnya tanaman yang disirami dan layunya tanaman yang tidak disirami Diskusi tentang pentingnya cairan untuk kehidupan. Diskusi bagaimana kehilangan cairan dapat menyebabkan kematian 3. Buat minuman spesial dari air, garam dan gula Gunakan gelas minum dan sendok teh. Masing-masing anak menyiapkan campuran rehidrasi garam-gula yang tepat. Minum untuk merasakan dan menggambarkan rasa asin. Demonstrasikan di rumah kepada orangtua dan tetangga. Minta mereka untuk membuat dan merasakan campuran tersebut. 4. Beri satu gelas penuh cairan untuk setiap bangku yang dilalui Pot bunga tanah liat (dengan bercat wajah) penuh air, lubangi pda bagian bawah, kendalikan pengeluaran air dan masukkan kembali – satu gelas keluar,satu gelas masuk. Demonstrasikan prinsip ini – masukkan harus sama dengan pengeluaran. 5. Makan makanan lebih banyak untuk membuat tubuh lebih kuat – mambantu penyembuhan usus Poster ibu menyusui. Diskusikan aturan makanan dalam memberikan kekuatan dan kebutuhan lebih Diskusikan Koranic Charge untuk menyusui selama 2 tahun. Diskusikan puasa dan bahanya (yang diketahui) karena muslim puasa sebulan.
  • 7.
    EVALUASI  Survey 10pertanyaan Knowledge Attitude Practice (KAP) dalam diare untuk keluarga.  Mereka diuji lagi 6 bulan kemudian, tiga bulan setelah siswa-siswa mendapatkan rangkaian pelajaran.  Kuesioner yang sama di berikan juga untuk para guru sekolah sebelum dan setelah mereka memberikan dua jam pelajaran pada dasar rangkaian pelajaran dan diperlihatkan pada ruang kelas demonstrasi.  Murid-murid diuji seminggu sebelum dan dengan segera setelah rangkaian pelajaran dari lima pelajaran.
  • 8.
    KESIMPULAN  Program disekolah kesehatan sering kali terdiri dari paling tidak pelayanan yang menyembuhkan ditambah kuliah tentang kebersihan dasar atau kesehatan gigi.  Pendidikan kesehatan kita telah didesain secara khusus untuk mengubah perilaku spesifik.  Pendekatan pengajaran sangat dipengaruhi oleh guru sekolah dasar di sekolah-sekolah pedesaan.
  • 9.
     Para gurumenemukan bahwa pelajaran pendidikan kesehatan ini sesuai dengan keinginan mereka dan mereka mempertimbangkan pelajaran ini sangat bermanfaat dan mau mengajarkannya  Tidak hanya anak sekolah yang memahami poin penting tentang diare tapi juga, dan lebih penting, menyebarkan informasi secara efektif pada keluarga mereka, jadi mengubah pengetahuan dan sikap dan memberikan keahlian baru di masyarakat.
  • 10.