Cara Menghitung Ukuran Kapasitor untuk
Exhaust Fan
By RIKI ARDONI
Cara Menghitung Ukuran Kapasitor untuk Exhaust
Fan
Menghitung ukuran kapasitor untuk exhaust fan umumnya bertujuan untuk
meningkatkan efisiensi motor atau digunakan sebagai kapasitor start dan run pada
motor satu fasa. Berikut langkah-langkah perhitungannya:
Langkah-Langkah Perhitungan
1. Identifikasi Data Motor Cari data berikut dari motor exhaust fan:
o Daya motor dalam watt (W) atau kilowatt (kW).
o Tegangan kerja motor (V).
o Arus nominal (A) jika tersedia.
o Faktor daya (cos φ) motor (biasanya sekitar 0.6–0.9 untuk motor
kecil).
2. Gunakan Rumus Kapasitas Kapasitor Kapasitas kapasitor (C) dalam
mikrofarad (μF) dapat dihitung dengan rumus berikut:
C = P . 106
2π. f . V2 . cosϕ
Keterangan:
o P : Daya motor dalam watt (W).
o F : Frekuensi (Hz), biasanya 50 Hz atau 60 Hz.
o V : Tegangan motor (V).
o Cosϕ : Faktor daya motor.
Jika nilai faktor daya (cosϕ) tidak diketahui, Anda dapat menggunakan asumsi
standar sekitar 0.75.
3. Contoh Perhitungan Misalkan exhaust fan memiliki spesifikasi sebagai
berikut:
o Daya motor = 200 W (0.2 kW).
o Tegangan = 220 V.
o Frekuensi = 50 Hz.
o Faktor daya (cosϕ) = 0.75.
Substitusi ke dalam rumus:
C = 200 . 106
2π × 50 × 2202 × 0.75
= 17.2μF
4. Pemilihan Kapasitor Pilih kapasitor dengan nilai mendekati hasil
perhitungan. Misalnya, dalam contoh ini, gunakan kapasitor 17 atau 18 µF.
Catatan Penting
 Jenis Kapasitor: Gunakan kapasitor motor run atau kapasitor motor
start, sesuai kebutuhan.
 Periksa Manual Motor: Untuk motor exhaust fan, biasanya ukuran kapasitor
direkomendasikan oleh produsen.
 Pengukuran Praktis: Jika nilai kapasitor tidak tersedia, Anda bisa mencoba
kapasitor variabel atau memverifikasi performa menggunakan multimeter.

Cara Menghitung Ukuran Kapasitor untuk Exhaust Fan.pdf

  • 1.
    Cara Menghitung UkuranKapasitor untuk Exhaust Fan By RIKI ARDONI
  • 2.
    Cara Menghitung UkuranKapasitor untuk Exhaust Fan Menghitung ukuran kapasitor untuk exhaust fan umumnya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi motor atau digunakan sebagai kapasitor start dan run pada motor satu fasa. Berikut langkah-langkah perhitungannya: Langkah-Langkah Perhitungan 1. Identifikasi Data Motor Cari data berikut dari motor exhaust fan: o Daya motor dalam watt (W) atau kilowatt (kW). o Tegangan kerja motor (V). o Arus nominal (A) jika tersedia. o Faktor daya (cos φ) motor (biasanya sekitar 0.6–0.9 untuk motor kecil). 2. Gunakan Rumus Kapasitas Kapasitor Kapasitas kapasitor (C) dalam mikrofarad (μF) dapat dihitung dengan rumus berikut: C = P . 106 2π. f . V2 . cosϕ Keterangan: o P : Daya motor dalam watt (W). o F : Frekuensi (Hz), biasanya 50 Hz atau 60 Hz. o V : Tegangan motor (V). o Cosϕ : Faktor daya motor. Jika nilai faktor daya (cosϕ) tidak diketahui, Anda dapat menggunakan asumsi standar sekitar 0.75. 3. Contoh Perhitungan Misalkan exhaust fan memiliki spesifikasi sebagai berikut: o Daya motor = 200 W (0.2 kW). o Tegangan = 220 V. o Frekuensi = 50 Hz. o Faktor daya (cosϕ) = 0.75. Substitusi ke dalam rumus:
  • 3.
    C = 200. 106 2π × 50 × 2202 × 0.75 = 17.2μF 4. Pemilihan Kapasitor Pilih kapasitor dengan nilai mendekati hasil perhitungan. Misalnya, dalam contoh ini, gunakan kapasitor 17 atau 18 µF. Catatan Penting  Jenis Kapasitor: Gunakan kapasitor motor run atau kapasitor motor start, sesuai kebutuhan.  Periksa Manual Motor: Untuk motor exhaust fan, biasanya ukuran kapasitor direkomendasikan oleh produsen.  Pengukuran Praktis: Jika nilai kapasitor tidak tersedia, Anda bisa mencoba kapasitor variabel atau memverifikasi performa menggunakan multimeter.