Business Research
Methods
Modul
By
Zulganef
Kurang Cerdas dapat diperbaiki
dengan belajar, kurang cakap
dapat dihilangkan dengan
pengalaman, namun tidak jujur
sulit diperbaiki
- Bung Hatta -
2/14/2005 2
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 3
 BAB I
Pengenalan Metode dan Proses
Penelitian
 Peran Penelitian dalam Pengambilan
Keputusan
 Kebutuhan Manajer akan Penelitian
 Arti Metode
 Definisi Penelitian
 Jenis Penelitian
 Penelitian Ilmiah dan non-Ilmiah
 Bangunan Pengetahuan
 Langkah-langkah pembuatan hipotesis
deduktif
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 4
Observasi
Identifikasi
Masalah
Kerangka teoritis atau asosiasi
antar teori
Hipotesis
Desain Penelitian
Definisi
Operasional
Pengumpulan data
Analisis data
Interpretasi
data
Hasil penelitian
(published)/kesimpulan
Perbaikan teori (pure
research) atau
Implementasi (applied
research)
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 5
Hasil penelitian?
Kenapa Perlu Penelitian ?
Siapa yang memerlukan
penelitian?
I. 1. Peran Penelitian dalam Pengambilan
Keputusan
 Pengambilan Keputusan:
 adalah proses memilih satu dari dua atau lebih
alternatif
 umumnya dibuat melalui serangkaian proses yang
dimulai dari identifikasi masalah, pencarian informasi,
mengungkapkan alternatif-alternatif pemecahan,
sampai kepada membuat keputusan atau memilih
alternatif yang terbaik dari beberapa alternatif yang
ada (Stoner et al., 1995).
 Tergantung pada sedikit atau banyaknya informasi
yang dia peroleh (uncertaintycertainty)
 penelitian dibutuhkan sebelum sebuah perusahaan
meluncurkan produk baru atau ketika hendak
mengembangkan sebuah produk baru
Zulganef-Business Research Methods I 1 - 6
Example of good and bad information
• A company is facing employee protests concerning their income
levels.
• Management is required to make a decision to address and de-
escalate the protest.
• One possible option is to increase wages as a means to reduce
employee dissatisfaction.
• In order to make an informed decision, the company (i.e.,
management) must rely on accurate and relevant information.
• There are two alternative sources of information: research findings
(which may also be referred to as theory) and common sense or
asked to another company. Which one should choose?
Which one to choose?
While both research findings (or theories) and common sense serve as
sources of information, their suitability depends on the context and
purpose of decision-making.
Research findings are based on systematic investigation, empirical
data, and peer-reviewed methodologies. Therefore, they offer
greater reliability, objectivity, and generalizability. This makes them
preferable when decisions require evidence-based justification or
when operating in complex or high-stakes environments.
In contrast, common sense draws from everyday experiences and
intuitive understanding. While it can be practical and quick,
especially in routine or low-risk situations, it may be biased,
context-dependent, and lacking in analytical rigor.
• Consequently, in academic and professional settings, research-
based information is generally prioritized, whereas common
sense may serve as a complementary perspective—especially
when empirical data is limited or unavailable.
• The description above could proves that manager need research,
so then he/she needs a knowledge of research method
KESIMPULAN
Manajer perlu memahami proses metode penelitian,
karena hasil dari penelitian adalah informasi yang dapat
dipertanggung jawabkan yang berguna untuk pengambilan
keputusan
IDENTIFIKASI
MASALAH
PENCARIAN
INFORMASI
ALTERNATIF-
ALTERNATIF
PEMILIHAN /
KEPUTUSAN
INFORMASI
KESIMPULAN
2
PENELITIAN 2
INFORMASI
KESIMPULAN
3
PENELITIAN 3
INFORMASI
KESIMPULAN
1
PENELITIAN 1
 Organisasi  manajemen  pengambilan
Keputusan informasiresearch
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 11
I.2. Kebutuhan Manajer akan penelitian
 Kebutuhan manajer terhadap informasi yang
lebih baik semakin hari semakin meningkat
 Ketersediaan teknik-teknik dan alat-alat
pengambil keputusan yang dapat memenuhi
kebutuhan tersebut di atas
 Informasi akan berlebih (overload
information) jika pencarian informasi
dalam proses pengambilan keputusan
tidak menggunakan metode yang tepat
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 12
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 13
 kamus besar Bahasa Indonesia, 1997:
 Metode: cara yang teratur dan terpikir baik-baik untuk
mencapai maksud
 Penelitian: pemeriksaan yang teliti; penyelidikan
 The American Heritage dictionary of the English
language:
 Method: A means or manner of procedure, especially a regular
and systematic way of accomplishing something: a simple
method for making a pie crust; mediation as a method of
solving disputes
 Research: Scholarly or scientific investigation or inquiry
I.3. Arti Metode penelitian secara harafiah
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 14
 Metode adalah cara atau susunan atau sistematika atau
jalan untuk mendapatkan sesuatu
 Penelitian adalah kegiatan menelaah atau menganalisis
sesuatu objek atau subjek tertentu untuk
mengungkapkan karakteristik atau hubungan dari
karakteristik objek atau subjek tersebut
 Metode penelitian: cara sistematika atau tersusun untuk
melakukan kegiatan menelaah atau menganalisis suatu
objek atau subjek tertentu untuk megungkapkan
karakteristik atau hubungan dari karakteristik objek atau
subjek tersebut
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 15
I.4. Definisi Metode Penelitian Menurut Beberapa Ahli:
 Penelitian adalah kegiatan yang sistematik dan terorganisir
(ilmiah) untuk menelaah masalah tertentu (specific problem) yang
memerlukan suatu pemecahan (Sekaran, 1992: 4)
 Penelitian ilmiah adalah investigasi fenomena alamiah secara
sistematik, terkontrol, empirik, amoral, publik, dan kritis.
Penelitian tersebut diarahkan oleh teori dan hipotesis-hipotesis
mengenai asumsi hubungan diantara fenomena yang ditelaah
(Kerlinger, 2000: 14)
 Arti dan Definisi di atas menunjukkan bahwa awal penelitian
dapat berupa masalah atau fenomena alam biasa
 Masalah muncul dari fenomena dalam bisnis dapat terkait
dengan bidang akuntansi, keuangan, manajemen (SDM), atau
pemasaran
 Contoh fenomena :
 Penurunan motivasi karyawan
 Penurunan penjualan
 Inefisiensi keuangan
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 16
III. Jenis / Metode Penelitian
 Berdasarkan Tujuan dan Kegunaannya terdapat lima jenis
penelitian:
A. Berdasarkan tujuan:
1. Exploratory: Penelitian yang bertujuan menggali / mencari variabel-
variabel atau faktor-faktor yang terdapat pada suatu fenomena /
kondisi / setting sosial tertentu (mis: PENEMUAN DIMENSI-
DIMENSI SERVQUAL, PENEMUAN DIMENSI-DIMENSI MARKET
ORIENTATION)
2. Descriptive: Penelitian yang bertujuan menggambarkan suatu
kondisi atau fenomena tertentu, tidak memilah-milah atau mencari
faktor-faktor atau variabel tertentu (mis: peneliti menjelaskan
prosedur pengambilan keputusan di sebuah perusahaan, atau
peneliti menjelaskan mengenai adat istiadat perkawinan disebuah
suku)
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 17
3. Explanatory: Penelitian yang bertujuan menelaah
kausalitas (sebab-akibat) antar variabel yang
menjelaskan suatu fenomena tertentu (mis: hubungan
antara gaji dengan motivasi, atau hubungan antara
jumlah wanita karir dengan kenakalan remaja)
4. Descriptive Verificative: Mendeskripsikan dan
memverifikasi penelitian sebelumnya.
5. Mixed Methods: penelitian yang bertujuan menggali
(explore) dan sekaligus menjelaskan (explain). Dua
metode yang dilakukan pada satu penelitian. (mixed
antara qualitative dan quantitative)
B. Berdasarkan Kegunaan:
1. Penelitian Aplikatif (applied research)
 Penelitian yang hasil penemuannya digunakan untuk
memecahkan masalah dalam suatu organisasi
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 18
 Contoh:
 Sebuah perusahaan menghadapi tiga alternatif
strategi untuk memperbaiki produktivitasnya, yaitu:
continuous improvement, fokus hanya terhadap
pengembangan produk, atau secara simultan
meraih keduanya  strategi mana yang paling
sesuai dengan kondisi perusahaan? Mengingat
kapabilitas, sumberdaya, dsb
 Sebuah perusahaan mempunyai alternatif
memindahkan jam kerja karyawannya untuk
mengganti libur pada bulan puasa. Pers.X berhasil
mengubah jam kerja menjadi pulang jam 1.00 pagi
sebagi pengganti libur puasa  apakah hal yang
sama dapat diterapkan pada perusahaan Y?
Mengingat kebutuhan karyawan untk berlibur
berbeda-beda
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 19
2. Penelitian Dasar (basic research)
 Penelitian yang hasil penemuannya untuk memperdalam
atau mengembangkan pemahaman terhadap suatu
masalah tertentu (misalkan masalah dalam organisasi)
 Tujuan utama penelitian dasar adalah menghasilkan
pengetahuan dan pemehaman terhadap fenomena yang
terjadi dan membangun teori-teori berdasarkan hasil-hasil
penelitian
 Contoh:
 Eksperimen GE berkaitan dengan berbagai macam
penerapan energi listrik
 Bagaimana memperbaiki keefektivan sistem informasi
sebuah organisasi
 Mengintegrasikan berbagai macam teknologi untuk
memperbaiki kondisi organisasi
MASALAH dan GAP
 OBSERVASI: menelaah data untuk
menemukan Gap (kesenjangan)
 Gap: ketidaksesuaian / kesenjangan / gap
antara yang seharusnya / teori (das solen)
dengan yang sebenarnya / fakta (das sein)
 MASALAH: Sesuatu yang harus
dipecahkan/dijawab oleh peneliti/manajer
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 20
Contoh Gap dan Masalah
 PT Widyatama:
 Gap: Promosi setiap tahun meningkat, tetapi penjualan
tetap/menurun  Promosi tidak berpengarjuh terhadap
penjualan di PT.Widyatama
 Secara teori, selain promosi apa yang bisa meningkatkan
penjualan:
 Harga
 Produk
 Saluran distribusi
 Identifikasi Masalah:
1. Apakah Harga berpengarjh terhadap penjualan?
2. Apakah Produk berpengaruh terhadap penjualan?
3. Apakah Saluran Distribusi berpengaruh terhadap penjualan?
Judul : PENGARUH HARGA, PRODUK, DAN SD THD
PENJUALAN
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 21
Contoh Gap 1 (Fenomena Gap)
 Misalkan seorang manajer hotel menghadapi masalah
perputaran tenaga kerja (bellboy turnover) (diperlihatkan melalui
data) yang tinggi  seringkali pelanggan yang sudah merasa
nyaman dengan pelayanan seorang bellboy merasa kehilangan
dan tidak nyaman lagi untuk menginap di hotel tersebut.
 Manajer hotel harus memecahkan masalah (Memutuskan) :
 apakah manajer tersebut harus meningkatkan gaji bellboy sehingga
mengurangi tingkat perputaran bellboy? Atau
 mengganti sistem kerja, sehingga pelanggan tidak lagi tergantung pada
seorang bellboy? atau
 menyewa bellboy dari perusahaan pengerah tenaga kerja (outsourcing)?
Sehingga dia tidak perlu lagi berpikir mengenai pemeliharaan tenaga
kerja.
 Semua pertanyaan atau masalah yang dihadapi manajer hotel tersebut
dapat dijawab atau dipecahkan degan baik melalui kegiatan yang
tersusun secara sistematik dalam suatu metode penelitian, dari mulai
identifikasi masalah sampai kesimpulan.
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 22
Identifikasi Masalah (berdasarkan contoh diatas):
1. Apakah gaji bellboy berpengaruh terhadap
TURNOVER?
2. Apakah sistem kerja bellboy berpengaruh terhadap
TURNOVER?
3. Apakah outsourcing berpengaruh terhadap
TURNOVER?
Hubungan antara peningkatan gaji dengan turnover
karyawan, sistem kerja dengan loyalitas
pelanggan,dan outsourcing engan loyalitas
pelanggan pada contoh hotel tersebut adalah
informasi bernilai tinggi yang dapat dijadikan dasar
oleh manajer hotel untuk mengambil suatu
keputusan.
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 23
Contoh Gap 2 (Fenomena Gap)
 Disebuah Perusahaan Investasi meningkat
setiap tahun, TETAPI laba tetap, bahkan
menurun setiap tahun.
 Teori 1: investasi berpengaruh terhadap laba
tidak terbukti di Perusahaan yang diobervasi
 Teori 2: penjualan berpengaruh terhadap laba
 Teori 3: biaya (cost) berpengaruh terhadap laba
 Identifikasi Masalah:
1. Aapakah penjualan berpengaruh terhadap laba?
2. Apakah biaya berpengaruh terhadap laba?
 Judul penelitian: Pengaruh Penjualan dan Biaya
terhadap Laba
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 24
Contoh Gap 3 (fenomena gap)
 Gap:
 Apa yang bisa meningkatkan penjualan SAHAM Honda
 HONDA: Promosi meningkat, sales menurun; YAMAHA:
promosi meningkat, sales meningkat
 Apakah HARGA berpengaruh terhadap penjualan?
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 25
SAHAM HONDA SAHAM YAMAHA
TAHUN PROMOSI SALES PROMOSI SALES
2019 20 45 15 25
2020 25 40 20 30
2021 30 35 30 35
2022 35 30 35 40
2023 40 25 40 45
Gap 4 (Pra Survey / Survey Pendahuluan)
1. Teori: pembelian saham dipengaruhi oleh informasi
2. Ditanyakan kepada 50 investor mengenai pembelian
saham berdasarkan informasi.
3. Pertanyaan kpd investor: Apakah saudara sebelum
membeli saham mencari informasi terlebih dahulu?
4. Sebagian besar (30 orang dari 50) tidak melihat informasi
dalam membeli saham. Teorinya: informasi berpengaruh
terhadap pembelian saham
5. Teori 2/ hasil penelitian: ukuran Perusahaan berpengaruh
terhadap pembelian saham
6. Teori 2/hasil penelitian: harga berpengaruh terhadap
pembelian saham
 Identifikasi masalah:
1. Apakah ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap niat beli
investor?
2. Apakah harga berpengaruh terhadap niat beli investor?
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 26
Contoh 5: Pra survey
 Teori: sikap berpengaruh terhadap niat beli
 Tanyakan kepada 50 org responden
 Pertanyaan:
1. sikap: Apakah Sepatu adidas yang saudara
pakai bagus?
2. Niat beli ulang: Apakah saudara mau membeli
lagi Sepatu adidas?
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 27
pertanyaan jawaban
ya tidak
1 40 10
2 10 40
Gap 4 (Research Gap)
 Perbedaan penelitian antara:
 Penelitian Sunardi dan Veronica (2019) bahwa ukuran
Perusahaan tidak berpengaruh terhadap laba
 Penelitian sri wiludjeng dan sri astuti (2020) bahwa ukuran
Perusahaan berpengaruh terhadap laba
 Penelitian (informasi) yang mana yang harus diikuti
sebagai dasar pengambilan Keputusan?
 Identifikasi Masalah:
 Apakah penelitian Sri Wiludjeng atau Sunardi yang berlaku
di PT.Widyatama
 Identifikasi Masalah:
1. Apakah ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap laba?
2. Apakah komposisi modal berpengaruh terhadap laba?
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 28
Fungsi pengetahuan/Teori
 prediksi (predicton),
 penjelasan (explanation), dan
 pengendalian (controlling) terhadap suatu
fenomena (Kerlinger dan Lee, 2000:12)
 melalui penelitian, manajer hotel tersebut
dapat mengendalikan (controlling),
memprediksi dan menjelaskan kondisi gaji di
masa sekarang (explanation) dan masa yang
akan datang (prediction).
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 29
Langkah-langkah mengidentifikasi
masalah (gap)
1. Fokus ke data yang bermasalah
2. Tempatkan masalah pada variable Y (Turnover)
3. Cari variable X yang secara teori mempengaruhi
variable Y  contoh: Gaji
4. Kalau data menunjukkan hubungan antara X dan Y
sesuai dengan teori  tidak ada gap
5. Cari data X yang lain yang hubungannya dengan Y
menunjukkan tidak sesuai dengan teori  ada gap
6. Notes: gap yang muncul dari Y yang tidak
bermasalah bukan masalah
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 30
GAP DAN MASALAH
NO CONTOH FENOMENA KESIMPULAN
1 Leadership jelek, kinerja
bagus/meningkat
Ada Gap tapi tidak
ada masalah
2 Leadership jelek (minus), Kinerja jelek
(minus)
Tidak ada Gap, ada
masalah, tapi tidak
perlu diteliti
3 Leadership bagus, kinerja jelek (minus) Ada GAP, ada
masalah yang perlu
diteliti
4 Leadership bagus, kinerja bagus Tidak ada gap tidak
ada masalah yang
perlu diteliti
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 31
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 32
 Contoh penelaahan fenomena
 Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia: 200% per tahun dari tahun
2000 sd 2004
 Jumlah Perusahaan Indonesia yang melakukan e-commerce sampai
dengan tahun 2004 baru 10 perusahaan
 Terdapat perbedaan yang signifikan antara pertumbuhan pengguna
internet dengan perusahaan yang melakukan e-commerce
 Masalah:
 Faktor-faktor apa yang menyebabkan perusahaan tidak
melakukan e-commerce?
 Bagaimana persepsi pengelola usaha terhadap e-commerce?
 Apakah terdapat hubungan antara pengguna internet dengan
jumlah perusahaan yang melakukan e-commerce?
 Berikan Contoh lain ?
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 33
IV. Manajer dan Penelitian
 Beberapa alasan manajer perlu memahami proses penelitian
 Penelitian dapat memberikan pemahaman, pengendalian, dan memprediksi
kejadian atau fenomena yang mungkin kurang dapat diperkirakan
• Misalnya:
• apakah suatu produk baru akan laku terjual?
• Apakah investasi yang dilakukan akan memberi keuntungan?
 Proses penelitian sebagai langkah awal dalam merumuskan atau
menganalisis suatu permasalahan (logika berpikir)
 Dapat membedakan penelitian baik dan penelitian buruk yang dilakukan
oleh konsultan atau orang diluar organisasi
 Penelitian dapat merupakan alat untuk pengambilan keputusan bagi
manajer
 Dapat memahami berbagai macam faktor yang mempengaruhi suatu situasi
tertentu dalam organisasi
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 34
V. Penelitian Ilmiah dan Non-ilmiah
 Penelitian ilmiah tidak dilakukan berdasarkan dugaan,
pengalaman, dan intuisi saja, tetapi melalui suatu langkah
sistematika, terarah dan tegas atau teliti (rigorous), yang
tidak dipengaruhi oleh kepentingan atau pemikiran
seseorang (Gambar 1)
 Ilmu atau pengetahuan dapat diperoleh melalui (Kerlinger,
2000: 6):
 keyakinan atau kekerasan hati (tenacity) berdasarkan
pemahaman apa yang dia “pegang” adalah yang benar
 Wewenang (authority): kita menerima pengetahuan yang
dikemukakan oleh Dirjen POM mengenai makanan yang
sehat
 Metode apriori (a priori method): memahami sesuatu setelah
melihat alasannya jelas (agree with reason)
 Method of science: metode yang lepas dari pengaruh
pemikiran seseorang
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 35
VI. Ciri-ciri Penelitian Ilmiah dan Hambatannya
 Penelitian Ilmiah mempunyai 8 ciri:
1. Mempunyai tujuan (purposiveness)
2. Ketat dan Teliti (rigor) / dikritisi
3. Mempunyai hipotesis yang dapat diuji (testability)
4. Dapat diuji ulang (replicability)
5. Fenomena yang diuji mendekati realita (precision) dan estimasi
terhadap fenomena dapat dipertanggungjawabkan (confidence)
6. Penarikan kesimpulan berdasarkan data atau fakta bukan
berdasarkan dugaan (objectivity)
7. Hasil penelitian dapat diterapkan pada beberapa setting
(generalizability)
8. Penelitian bersifat mudah dimengerti (sederhana) (parsimony)
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 36
 Beberapa hambatan bidang
manajemen dalam menerapkan
langkah-langkah penelitian Ilmiah,
diantaranya:
 Sulit melakukan pengukuran dan
pengumpulan data secara baik (objektif)
karena keterlibatan perasaan, emosi, sikap,
dan persepsi (masalah keperilakuan)
 Sulit untuk mendapatkan sampel yang
mewakili, sehingga mempengaruhi
generalizability
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 37
VII. Bangunan Ilmu Pengetahuan dalam Penelitian Ilmiah
 Bangunan ilmu pengetahuan dapat terbentuk melalui
akumulasi hasil-hasil penelitian. Kegiatan pengembangan
ilmu pengetahuan dapat dilakukan secara deduktif atau
induktif
 Pengembangan secara deduktif ketika peneliti memulai
penelitiannya dengan cara mengembangkan hipotesis
berdasarkan kerangka teoritis  hypothetico-deductive
 Pengembangan secara induktif terjadi ketika peneliti
memulai penelitiannya dari data yang diperoleh dan
memunculkan hipotesis dan teori dari data yang didapat
tersebut
 Gb.1.2. memperlihatkan proses pengembangan bangunan
ilmu pengetahuan
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 38
V. Proses pengembangan ilmu pengetahuan di atas dinamakan the
hypothetico-deductive method yang mempunyai langkah-langkah:
1. Observasi: seseorang atau manajer merasa terdapat
perubahan atau terdapat perilaku, sikap baru dalam
lingkungannya (tempat kerja)
2. Pengumpulan informasi awal: mencari informasi yang lebih
mendalam untuk memahami apa yang terobservasi
(wawancara, studi pustaka)
3. Identifikasi Masalah:
 Tiga kriteria idenfitikasi masalah yang baik menurut
Kerlinger (2000: 25):
1. Harus mengekspresikan hubungan antara dua atau lebih variabel
2. Harus dinyatakan secara jelas dan tidak ambiguously dan dalam bentuk
pertanyaan
3. Harus memperlihatkan kemungkinan diuji secara empirik, mis: apakah
pendidikan demokrasi akan memperbaiki pembelajaran anak-anak muda?”
konstrak demokrasi sulit untuk diukur
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 39
4. Formulasi teori: mengintegrasikan informasi yang
diperoleh pada langkah 2 menjadi suatu yang logis
sehingga masalah dapat dikonseptualisasikan
5. Membuat hipotesis: membuat beberapa dugaan berkaitan
dengan hubungan antar variabel (faktor-faktor) yang
diintegrasikan secara teoritis pada langkah 3
6. Pengumpulan data secara ilmiah: mengumpulkan data
sesuai dengan variabel-variabel yang dihipotesiskan pada
langakah 4
7. Analisis data: menganaisis data secara statistik untuk
menguji hubungan-hubungan yang dihipotesiskan
8. Deduksi: proses mencapai suatu kesimpulan melalui
interpretasi arti dari hasil data yang dianaisis
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 40
 Contoh:
 Observasi: V.P keuanganmerasa bahwa proses
penganggaran tidak berjalan dengan baik. Para manajer
keuangan terlihat terlalu hari-hati dan berperilaku defensive
 Pengumpulan informasi: V.P tersebut ngobrol dengan
beberapa manajer  para manajer terlalu khawatir dalam
sistem yang memberlakukan pemotongan anggaran untuk
semua departemen
 Kerangka teoritis: memahami masalah melalui kerangka
teoritis untuk melihat faktor-faktor secara keseluruhan atau
menghubungkan antar teori untuk menjelaskan masalah,
mis: servqual, salesperson attitudes, customer
relationships Hipotesis  konstrak, konsep, definisi
operasional  desain riset  pengumpulan data 
analisis data  interpretasi data  implementasi
12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 41

Business Research Methods - bagian 1.ppt

  • 1.
  • 2.
    Kurang Cerdas dapatdiperbaiki dengan belajar, kurang cakap dapat dihilangkan dengan pengalaman, namun tidak jujur sulit diperbaiki - Bung Hatta - 2/14/2005 2
  • 3.
    12/19/25 Zulganef-Business ResearchMethods I 1 - 3  BAB I Pengenalan Metode dan Proses Penelitian  Peran Penelitian dalam Pengambilan Keputusan  Kebutuhan Manajer akan Penelitian  Arti Metode  Definisi Penelitian  Jenis Penelitian  Penelitian Ilmiah dan non-Ilmiah  Bangunan Pengetahuan  Langkah-langkah pembuatan hipotesis deduktif
  • 4.
    12/19/25 Zulganef-Business ResearchMethods I 1 - 4 Observasi Identifikasi Masalah Kerangka teoritis atau asosiasi antar teori Hipotesis Desain Penelitian Definisi Operasional Pengumpulan data Analisis data Interpretasi data Hasil penelitian (published)/kesimpulan Perbaikan teori (pure research) atau Implementasi (applied research)
  • 5.
    12/19/25 Zulganef-Business ResearchMethods I 1 - 5 Hasil penelitian? Kenapa Perlu Penelitian ? Siapa yang memerlukan penelitian?
  • 6.
    I. 1. PeranPenelitian dalam Pengambilan Keputusan  Pengambilan Keputusan:  adalah proses memilih satu dari dua atau lebih alternatif  umumnya dibuat melalui serangkaian proses yang dimulai dari identifikasi masalah, pencarian informasi, mengungkapkan alternatif-alternatif pemecahan, sampai kepada membuat keputusan atau memilih alternatif yang terbaik dari beberapa alternatif yang ada (Stoner et al., 1995).  Tergantung pada sedikit atau banyaknya informasi yang dia peroleh (uncertaintycertainty)  penelitian dibutuhkan sebelum sebuah perusahaan meluncurkan produk baru atau ketika hendak mengembangkan sebuah produk baru Zulganef-Business Research Methods I 1 - 6
  • 7.
    Example of goodand bad information • A company is facing employee protests concerning their income levels. • Management is required to make a decision to address and de- escalate the protest. • One possible option is to increase wages as a means to reduce employee dissatisfaction. • In order to make an informed decision, the company (i.e., management) must rely on accurate and relevant information. • There are two alternative sources of information: research findings (which may also be referred to as theory) and common sense or asked to another company. Which one should choose?
  • 8.
    Which one tochoose? While both research findings (or theories) and common sense serve as sources of information, their suitability depends on the context and purpose of decision-making. Research findings are based on systematic investigation, empirical data, and peer-reviewed methodologies. Therefore, they offer greater reliability, objectivity, and generalizability. This makes them preferable when decisions require evidence-based justification or when operating in complex or high-stakes environments.
  • 9.
    In contrast, commonsense draws from everyday experiences and intuitive understanding. While it can be practical and quick, especially in routine or low-risk situations, it may be biased, context-dependent, and lacking in analytical rigor. • Consequently, in academic and professional settings, research- based information is generally prioritized, whereas common sense may serve as a complementary perspective—especially when empirical data is limited or unavailable. • The description above could proves that manager need research, so then he/she needs a knowledge of research method
  • 10.
    KESIMPULAN Manajer perlu memahamiproses metode penelitian, karena hasil dari penelitian adalah informasi yang dapat dipertanggung jawabkan yang berguna untuk pengambilan keputusan IDENTIFIKASI MASALAH PENCARIAN INFORMASI ALTERNATIF- ALTERNATIF PEMILIHAN / KEPUTUSAN INFORMASI KESIMPULAN 2 PENELITIAN 2 INFORMASI KESIMPULAN 3 PENELITIAN 3 INFORMASI KESIMPULAN 1 PENELITIAN 1
  • 11.
     Organisasi manajemen  pengambilan Keputusan informasiresearch 12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 11
  • 12.
    I.2. Kebutuhan Manajerakan penelitian  Kebutuhan manajer terhadap informasi yang lebih baik semakin hari semakin meningkat  Ketersediaan teknik-teknik dan alat-alat pengambil keputusan yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut di atas  Informasi akan berlebih (overload information) jika pencarian informasi dalam proses pengambilan keputusan tidak menggunakan metode yang tepat 12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 12
  • 13.
    12/19/25 Zulganef-Business ResearchMethods I 1 - 13  kamus besar Bahasa Indonesia, 1997:  Metode: cara yang teratur dan terpikir baik-baik untuk mencapai maksud  Penelitian: pemeriksaan yang teliti; penyelidikan  The American Heritage dictionary of the English language:  Method: A means or manner of procedure, especially a regular and systematic way of accomplishing something: a simple method for making a pie crust; mediation as a method of solving disputes  Research: Scholarly or scientific investigation or inquiry I.3. Arti Metode penelitian secara harafiah
  • 14.
    12/19/25 Zulganef-Business ResearchMethods I 1 - 14  Metode adalah cara atau susunan atau sistematika atau jalan untuk mendapatkan sesuatu  Penelitian adalah kegiatan menelaah atau menganalisis sesuatu objek atau subjek tertentu untuk mengungkapkan karakteristik atau hubungan dari karakteristik objek atau subjek tersebut  Metode penelitian: cara sistematika atau tersusun untuk melakukan kegiatan menelaah atau menganalisis suatu objek atau subjek tertentu untuk megungkapkan karakteristik atau hubungan dari karakteristik objek atau subjek tersebut
  • 15.
    12/19/25 Zulganef-Business ResearchMethods I 1 - 15 I.4. Definisi Metode Penelitian Menurut Beberapa Ahli:  Penelitian adalah kegiatan yang sistematik dan terorganisir (ilmiah) untuk menelaah masalah tertentu (specific problem) yang memerlukan suatu pemecahan (Sekaran, 1992: 4)  Penelitian ilmiah adalah investigasi fenomena alamiah secara sistematik, terkontrol, empirik, amoral, publik, dan kritis. Penelitian tersebut diarahkan oleh teori dan hipotesis-hipotesis mengenai asumsi hubungan diantara fenomena yang ditelaah (Kerlinger, 2000: 14)  Arti dan Definisi di atas menunjukkan bahwa awal penelitian dapat berupa masalah atau fenomena alam biasa  Masalah muncul dari fenomena dalam bisnis dapat terkait dengan bidang akuntansi, keuangan, manajemen (SDM), atau pemasaran  Contoh fenomena :  Penurunan motivasi karyawan  Penurunan penjualan  Inefisiensi keuangan
  • 16.
    12/19/25 Zulganef-Business ResearchMethods I 1 - 16 III. Jenis / Metode Penelitian  Berdasarkan Tujuan dan Kegunaannya terdapat lima jenis penelitian: A. Berdasarkan tujuan: 1. Exploratory: Penelitian yang bertujuan menggali / mencari variabel- variabel atau faktor-faktor yang terdapat pada suatu fenomena / kondisi / setting sosial tertentu (mis: PENEMUAN DIMENSI- DIMENSI SERVQUAL, PENEMUAN DIMENSI-DIMENSI MARKET ORIENTATION) 2. Descriptive: Penelitian yang bertujuan menggambarkan suatu kondisi atau fenomena tertentu, tidak memilah-milah atau mencari faktor-faktor atau variabel tertentu (mis: peneliti menjelaskan prosedur pengambilan keputusan di sebuah perusahaan, atau peneliti menjelaskan mengenai adat istiadat perkawinan disebuah suku)
  • 17.
    12/19/25 Zulganef-Business ResearchMethods I 1 - 17 3. Explanatory: Penelitian yang bertujuan menelaah kausalitas (sebab-akibat) antar variabel yang menjelaskan suatu fenomena tertentu (mis: hubungan antara gaji dengan motivasi, atau hubungan antara jumlah wanita karir dengan kenakalan remaja) 4. Descriptive Verificative: Mendeskripsikan dan memverifikasi penelitian sebelumnya. 5. Mixed Methods: penelitian yang bertujuan menggali (explore) dan sekaligus menjelaskan (explain). Dua metode yang dilakukan pada satu penelitian. (mixed antara qualitative dan quantitative) B. Berdasarkan Kegunaan: 1. Penelitian Aplikatif (applied research)  Penelitian yang hasil penemuannya digunakan untuk memecahkan masalah dalam suatu organisasi
  • 18.
    12/19/25 Zulganef-Business ResearchMethods I 1 - 18  Contoh:  Sebuah perusahaan menghadapi tiga alternatif strategi untuk memperbaiki produktivitasnya, yaitu: continuous improvement, fokus hanya terhadap pengembangan produk, atau secara simultan meraih keduanya  strategi mana yang paling sesuai dengan kondisi perusahaan? Mengingat kapabilitas, sumberdaya, dsb  Sebuah perusahaan mempunyai alternatif memindahkan jam kerja karyawannya untuk mengganti libur pada bulan puasa. Pers.X berhasil mengubah jam kerja menjadi pulang jam 1.00 pagi sebagi pengganti libur puasa  apakah hal yang sama dapat diterapkan pada perusahaan Y? Mengingat kebutuhan karyawan untk berlibur berbeda-beda
  • 19.
    12/19/25 Zulganef-Business ResearchMethods I 1 - 19 2. Penelitian Dasar (basic research)  Penelitian yang hasil penemuannya untuk memperdalam atau mengembangkan pemahaman terhadap suatu masalah tertentu (misalkan masalah dalam organisasi)  Tujuan utama penelitian dasar adalah menghasilkan pengetahuan dan pemehaman terhadap fenomena yang terjadi dan membangun teori-teori berdasarkan hasil-hasil penelitian  Contoh:  Eksperimen GE berkaitan dengan berbagai macam penerapan energi listrik  Bagaimana memperbaiki keefektivan sistem informasi sebuah organisasi  Mengintegrasikan berbagai macam teknologi untuk memperbaiki kondisi organisasi
  • 20.
    MASALAH dan GAP OBSERVASI: menelaah data untuk menemukan Gap (kesenjangan)  Gap: ketidaksesuaian / kesenjangan / gap antara yang seharusnya / teori (das solen) dengan yang sebenarnya / fakta (das sein)  MASALAH: Sesuatu yang harus dipecahkan/dijawab oleh peneliti/manajer 12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 20
  • 21.
    Contoh Gap danMasalah  PT Widyatama:  Gap: Promosi setiap tahun meningkat, tetapi penjualan tetap/menurun  Promosi tidak berpengarjuh terhadap penjualan di PT.Widyatama  Secara teori, selain promosi apa yang bisa meningkatkan penjualan:  Harga  Produk  Saluran distribusi  Identifikasi Masalah: 1. Apakah Harga berpengarjh terhadap penjualan? 2. Apakah Produk berpengaruh terhadap penjualan? 3. Apakah Saluran Distribusi berpengaruh terhadap penjualan? Judul : PENGARUH HARGA, PRODUK, DAN SD THD PENJUALAN 12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 21
  • 22.
    Contoh Gap 1(Fenomena Gap)  Misalkan seorang manajer hotel menghadapi masalah perputaran tenaga kerja (bellboy turnover) (diperlihatkan melalui data) yang tinggi  seringkali pelanggan yang sudah merasa nyaman dengan pelayanan seorang bellboy merasa kehilangan dan tidak nyaman lagi untuk menginap di hotel tersebut.  Manajer hotel harus memecahkan masalah (Memutuskan) :  apakah manajer tersebut harus meningkatkan gaji bellboy sehingga mengurangi tingkat perputaran bellboy? Atau  mengganti sistem kerja, sehingga pelanggan tidak lagi tergantung pada seorang bellboy? atau  menyewa bellboy dari perusahaan pengerah tenaga kerja (outsourcing)? Sehingga dia tidak perlu lagi berpikir mengenai pemeliharaan tenaga kerja.  Semua pertanyaan atau masalah yang dihadapi manajer hotel tersebut dapat dijawab atau dipecahkan degan baik melalui kegiatan yang tersusun secara sistematik dalam suatu metode penelitian, dari mulai identifikasi masalah sampai kesimpulan. 12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 22
  • 23.
    Identifikasi Masalah (berdasarkancontoh diatas): 1. Apakah gaji bellboy berpengaruh terhadap TURNOVER? 2. Apakah sistem kerja bellboy berpengaruh terhadap TURNOVER? 3. Apakah outsourcing berpengaruh terhadap TURNOVER? Hubungan antara peningkatan gaji dengan turnover karyawan, sistem kerja dengan loyalitas pelanggan,dan outsourcing engan loyalitas pelanggan pada contoh hotel tersebut adalah informasi bernilai tinggi yang dapat dijadikan dasar oleh manajer hotel untuk mengambil suatu keputusan. 12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 23
  • 24.
    Contoh Gap 2(Fenomena Gap)  Disebuah Perusahaan Investasi meningkat setiap tahun, TETAPI laba tetap, bahkan menurun setiap tahun.  Teori 1: investasi berpengaruh terhadap laba tidak terbukti di Perusahaan yang diobervasi  Teori 2: penjualan berpengaruh terhadap laba  Teori 3: biaya (cost) berpengaruh terhadap laba  Identifikasi Masalah: 1. Aapakah penjualan berpengaruh terhadap laba? 2. Apakah biaya berpengaruh terhadap laba?  Judul penelitian: Pengaruh Penjualan dan Biaya terhadap Laba 12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 24
  • 25.
    Contoh Gap 3(fenomena gap)  Gap:  Apa yang bisa meningkatkan penjualan SAHAM Honda  HONDA: Promosi meningkat, sales menurun; YAMAHA: promosi meningkat, sales meningkat  Apakah HARGA berpengaruh terhadap penjualan? 12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 25 SAHAM HONDA SAHAM YAMAHA TAHUN PROMOSI SALES PROMOSI SALES 2019 20 45 15 25 2020 25 40 20 30 2021 30 35 30 35 2022 35 30 35 40 2023 40 25 40 45
  • 26.
    Gap 4 (PraSurvey / Survey Pendahuluan) 1. Teori: pembelian saham dipengaruhi oleh informasi 2. Ditanyakan kepada 50 investor mengenai pembelian saham berdasarkan informasi. 3. Pertanyaan kpd investor: Apakah saudara sebelum membeli saham mencari informasi terlebih dahulu? 4. Sebagian besar (30 orang dari 50) tidak melihat informasi dalam membeli saham. Teorinya: informasi berpengaruh terhadap pembelian saham 5. Teori 2/ hasil penelitian: ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap pembelian saham 6. Teori 2/hasil penelitian: harga berpengaruh terhadap pembelian saham  Identifikasi masalah: 1. Apakah ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap niat beli investor? 2. Apakah harga berpengaruh terhadap niat beli investor? 12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 26
  • 27.
    Contoh 5: Prasurvey  Teori: sikap berpengaruh terhadap niat beli  Tanyakan kepada 50 org responden  Pertanyaan: 1. sikap: Apakah Sepatu adidas yang saudara pakai bagus? 2. Niat beli ulang: Apakah saudara mau membeli lagi Sepatu adidas? 12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 27 pertanyaan jawaban ya tidak 1 40 10 2 10 40
  • 28.
    Gap 4 (ResearchGap)  Perbedaan penelitian antara:  Penelitian Sunardi dan Veronica (2019) bahwa ukuran Perusahaan tidak berpengaruh terhadap laba  Penelitian sri wiludjeng dan sri astuti (2020) bahwa ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap laba  Penelitian (informasi) yang mana yang harus diikuti sebagai dasar pengambilan Keputusan?  Identifikasi Masalah:  Apakah penelitian Sri Wiludjeng atau Sunardi yang berlaku di PT.Widyatama  Identifikasi Masalah: 1. Apakah ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap laba? 2. Apakah komposisi modal berpengaruh terhadap laba? 12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 28
  • 29.
    Fungsi pengetahuan/Teori  prediksi(predicton),  penjelasan (explanation), dan  pengendalian (controlling) terhadap suatu fenomena (Kerlinger dan Lee, 2000:12)  melalui penelitian, manajer hotel tersebut dapat mengendalikan (controlling), memprediksi dan menjelaskan kondisi gaji di masa sekarang (explanation) dan masa yang akan datang (prediction). 12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 29
  • 30.
    Langkah-langkah mengidentifikasi masalah (gap) 1.Fokus ke data yang bermasalah 2. Tempatkan masalah pada variable Y (Turnover) 3. Cari variable X yang secara teori mempengaruhi variable Y  contoh: Gaji 4. Kalau data menunjukkan hubungan antara X dan Y sesuai dengan teori  tidak ada gap 5. Cari data X yang lain yang hubungannya dengan Y menunjukkan tidak sesuai dengan teori  ada gap 6. Notes: gap yang muncul dari Y yang tidak bermasalah bukan masalah 12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 30
  • 31.
    GAP DAN MASALAH NOCONTOH FENOMENA KESIMPULAN 1 Leadership jelek, kinerja bagus/meningkat Ada Gap tapi tidak ada masalah 2 Leadership jelek (minus), Kinerja jelek (minus) Tidak ada Gap, ada masalah, tapi tidak perlu diteliti 3 Leadership bagus, kinerja jelek (minus) Ada GAP, ada masalah yang perlu diteliti 4 Leadership bagus, kinerja bagus Tidak ada gap tidak ada masalah yang perlu diteliti 12/19/25 Zulganef-Business Research Methods I 1 - 31
  • 32.
    12/19/25 Zulganef-Business ResearchMethods I 1 - 32  Contoh penelaahan fenomena  Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia: 200% per tahun dari tahun 2000 sd 2004  Jumlah Perusahaan Indonesia yang melakukan e-commerce sampai dengan tahun 2004 baru 10 perusahaan  Terdapat perbedaan yang signifikan antara pertumbuhan pengguna internet dengan perusahaan yang melakukan e-commerce  Masalah:  Faktor-faktor apa yang menyebabkan perusahaan tidak melakukan e-commerce?  Bagaimana persepsi pengelola usaha terhadap e-commerce?  Apakah terdapat hubungan antara pengguna internet dengan jumlah perusahaan yang melakukan e-commerce?  Berikan Contoh lain ?
  • 33.
    12/19/25 Zulganef-Business ResearchMethods I 1 - 33 IV. Manajer dan Penelitian  Beberapa alasan manajer perlu memahami proses penelitian  Penelitian dapat memberikan pemahaman, pengendalian, dan memprediksi kejadian atau fenomena yang mungkin kurang dapat diperkirakan • Misalnya: • apakah suatu produk baru akan laku terjual? • Apakah investasi yang dilakukan akan memberi keuntungan?  Proses penelitian sebagai langkah awal dalam merumuskan atau menganalisis suatu permasalahan (logika berpikir)  Dapat membedakan penelitian baik dan penelitian buruk yang dilakukan oleh konsultan atau orang diluar organisasi  Penelitian dapat merupakan alat untuk pengambilan keputusan bagi manajer  Dapat memahami berbagai macam faktor yang mempengaruhi suatu situasi tertentu dalam organisasi
  • 34.
    12/19/25 Zulganef-Business ResearchMethods I 1 - 34 V. Penelitian Ilmiah dan Non-ilmiah  Penelitian ilmiah tidak dilakukan berdasarkan dugaan, pengalaman, dan intuisi saja, tetapi melalui suatu langkah sistematika, terarah dan tegas atau teliti (rigorous), yang tidak dipengaruhi oleh kepentingan atau pemikiran seseorang (Gambar 1)  Ilmu atau pengetahuan dapat diperoleh melalui (Kerlinger, 2000: 6):  keyakinan atau kekerasan hati (tenacity) berdasarkan pemahaman apa yang dia “pegang” adalah yang benar  Wewenang (authority): kita menerima pengetahuan yang dikemukakan oleh Dirjen POM mengenai makanan yang sehat  Metode apriori (a priori method): memahami sesuatu setelah melihat alasannya jelas (agree with reason)  Method of science: metode yang lepas dari pengaruh pemikiran seseorang
  • 35.
    12/19/25 Zulganef-Business ResearchMethods I 1 - 35 VI. Ciri-ciri Penelitian Ilmiah dan Hambatannya  Penelitian Ilmiah mempunyai 8 ciri: 1. Mempunyai tujuan (purposiveness) 2. Ketat dan Teliti (rigor) / dikritisi 3. Mempunyai hipotesis yang dapat diuji (testability) 4. Dapat diuji ulang (replicability) 5. Fenomena yang diuji mendekati realita (precision) dan estimasi terhadap fenomena dapat dipertanggungjawabkan (confidence) 6. Penarikan kesimpulan berdasarkan data atau fakta bukan berdasarkan dugaan (objectivity) 7. Hasil penelitian dapat diterapkan pada beberapa setting (generalizability) 8. Penelitian bersifat mudah dimengerti (sederhana) (parsimony)
  • 36.
    12/19/25 Zulganef-Business ResearchMethods I 1 - 36  Beberapa hambatan bidang manajemen dalam menerapkan langkah-langkah penelitian Ilmiah, diantaranya:  Sulit melakukan pengukuran dan pengumpulan data secara baik (objektif) karena keterlibatan perasaan, emosi, sikap, dan persepsi (masalah keperilakuan)  Sulit untuk mendapatkan sampel yang mewakili, sehingga mempengaruhi generalizability
  • 37.
    12/19/25 Zulganef-Business ResearchMethods I 1 - 37 VII. Bangunan Ilmu Pengetahuan dalam Penelitian Ilmiah  Bangunan ilmu pengetahuan dapat terbentuk melalui akumulasi hasil-hasil penelitian. Kegiatan pengembangan ilmu pengetahuan dapat dilakukan secara deduktif atau induktif  Pengembangan secara deduktif ketika peneliti memulai penelitiannya dengan cara mengembangkan hipotesis berdasarkan kerangka teoritis  hypothetico-deductive  Pengembangan secara induktif terjadi ketika peneliti memulai penelitiannya dari data yang diperoleh dan memunculkan hipotesis dan teori dari data yang didapat tersebut  Gb.1.2. memperlihatkan proses pengembangan bangunan ilmu pengetahuan
  • 38.
    12/19/25 Zulganef-Business ResearchMethods I 1 - 38 V. Proses pengembangan ilmu pengetahuan di atas dinamakan the hypothetico-deductive method yang mempunyai langkah-langkah: 1. Observasi: seseorang atau manajer merasa terdapat perubahan atau terdapat perilaku, sikap baru dalam lingkungannya (tempat kerja) 2. Pengumpulan informasi awal: mencari informasi yang lebih mendalam untuk memahami apa yang terobservasi (wawancara, studi pustaka) 3. Identifikasi Masalah:  Tiga kriteria idenfitikasi masalah yang baik menurut Kerlinger (2000: 25): 1. Harus mengekspresikan hubungan antara dua atau lebih variabel 2. Harus dinyatakan secara jelas dan tidak ambiguously dan dalam bentuk pertanyaan 3. Harus memperlihatkan kemungkinan diuji secara empirik, mis: apakah pendidikan demokrasi akan memperbaiki pembelajaran anak-anak muda?” konstrak demokrasi sulit untuk diukur
  • 39.
    12/19/25 Zulganef-Business ResearchMethods I 1 - 39 4. Formulasi teori: mengintegrasikan informasi yang diperoleh pada langkah 2 menjadi suatu yang logis sehingga masalah dapat dikonseptualisasikan 5. Membuat hipotesis: membuat beberapa dugaan berkaitan dengan hubungan antar variabel (faktor-faktor) yang diintegrasikan secara teoritis pada langkah 3 6. Pengumpulan data secara ilmiah: mengumpulkan data sesuai dengan variabel-variabel yang dihipotesiskan pada langakah 4 7. Analisis data: menganaisis data secara statistik untuk menguji hubungan-hubungan yang dihipotesiskan 8. Deduksi: proses mencapai suatu kesimpulan melalui interpretasi arti dari hasil data yang dianaisis
  • 40.
    12/19/25 Zulganef-Business ResearchMethods I 1 - 40  Contoh:  Observasi: V.P keuanganmerasa bahwa proses penganggaran tidak berjalan dengan baik. Para manajer keuangan terlihat terlalu hari-hati dan berperilaku defensive  Pengumpulan informasi: V.P tersebut ngobrol dengan beberapa manajer  para manajer terlalu khawatir dalam sistem yang memberlakukan pemotongan anggaran untuk semua departemen  Kerangka teoritis: memahami masalah melalui kerangka teoritis untuk melihat faktor-faktor secara keseluruhan atau menghubungkan antar teori untuk menjelaskan masalah, mis: servqual, salesperson attitudes, customer relationships Hipotesis  konstrak, konsep, definisi operasional  desain riset  pengumpulan data  analisis data  interpretasi data  implementasi
  • 41.

Editor's Notes

  • #7 This is an illustration of effective and ineffective information in daily managerial activities.
  • #8 While both research findings (or theories) and common sense serve as sources of information, their suitability depends on the context and purpose of decision-making. Consequently, in academic and professional settings, research-based information is generally prioritized, whereas common sense may serve as a complementary perspective—especially when empirical data is limited or unavailable. So of course we have to choose the information that comes from research finding. Ladies and gentlemen we can see clear here from the description above that manager need research, so then consequently, he/she needs a knowledge of research method.