Persepsi Masyarakat terhadap
Produk
Transgenik Peternakan
Disusun oleh :
Nila Qudsiyati (22/507140/SKH/00152) & Vika Ichsania Ninditya (22/507095/SKH/00150)
YOGYAKARTA, 9 SEPTEMBER 2022
Dosen Pengampu :
Prof. Dr. drh. Michael Haryadi Wibowo, M.P.
Pendahuluan
Pada 2025 diperkirakan populasi manusia bertambah dari ±7M menjadi
9 M, tetapi lahan tidak bertambah sehingga berakibat oleh lahan pertanian
dan pertenakan berkurang. Solusi peneliti meningkatkan produktivitas
melalui proses modifikasi genetik (Tiesnamurti et al., 2021).
Genetically Modified Animals
Hewan dimodifikasi genetik menghasilkan perbaikan pemuliaan
hewan, genetika, dan reproduksi (Lievens et al., 2015).
Modifikasi Genetik
Populasi manusia yang bertambah membutuhkan lebih banyak makanan dan upaya mengurangi
dampak terhadap lingkungan. Pemuliaan selektif dan seleksi genomik menjadi solusi permasalahan
tersebut (Tait-Burkad et al., 2018).
Peningkatan Pertumbuhan
Hormon pertumbuhan (GH) dilepaskan kelenjar
pituitari dan merangsang ekspresi insulin (IGF-1)
disemua jaringan termasuk hipertrofi otot.
Pengurangan Nitrogen & Fosfor
Babi transgenik mengekspresikan gen phytase
(Escherichia coli) menyebabkan pengurangan
kandungan nitrogen tinja dan fosfor hingga 45%.
Perkembangan
Sapi Modifikasi Genetik/ Cattle GM
(Jan Pieter et al., 2020)
Belum ada yang mencapai pasar, hanya
perkembangan skala terbatas di Amerika
Selatan
Pada sapi transgenik atau edit gen
Sapi SLICK termotoleran/ Sapi Angus tahan panas
(kandidat rilis pasar dalam waktu dekat di Brasil)
Sapi Agus diedit gen sapi Senepol (toleran panas)
Pengeditan Genom/ Genome Editing
Untuk hewan ternak yang lebih bugar, sehat, dan produktif (Tait-Burkard et al., 2018)
Domestifikasi  Pembiakan selektif  Seleksi Genom  Teknologi transgenesis dan pengeditan genom.
Pengeditan Genom pada Program Pemuliaan Sapi dengan Seleksi
Genom Embrio In Vitro Fertilization (IVF)
Sel nutfah dari sapi elit dan pejantan
dipilih terbaik untuk IVF, lalu embrio
dipindah ke betina. Menyiapkan sel
fibroblast dari embrio asli untuk dipilih
terbaik dan diedit genom .
Panen dan Transfer Nukleus
Nukleus dari sel fibroblast terpilih
dipindahkan ke dalam sel telur dari
nukleus asli yang dikeluarkan,
dikembangkan sampai blastokista
dan ditransfer ke sapi penerima.
Seleksi Hasil
Anak sapi yang lahir dan hidup
diidentifikasi individu yang berhasil
diedit membawa mutasi untuk
generasi berikutnya untuk hewan
pemuliaan.
1.
2.
3.
(Eriksson et al., 2018)
Pengeditan Genom/ Genome Editing
Untuk hewan ternak yang lebih bugar, sehat, dan produktif (Tait-Burkard et al., 2018)
Peningkatan Pertumbuhan Otot
Delesi gen Myostatin berpengaruh pada
regulasi pertumbuhan otot dan fenotipe otot
ganda
Penghilangan Tanduk
Sapi perah tidak ada alel Polled sehingga
bertanduk.
Pc Polled dominan bertanduk.
Peningkatan Kesehatan Ambing Sapi Perah:
Penyisipan Gen Manusia pada Sapi Perah
Sapi mastitis menunjukkan respon tingkah laku dan
fisiologis terkait rasa sakit.
Kandungan laktoferin dan protein lisozim dalam susu
sapi konsentrasinya jauh lebih rendah daripada susu
manusia.
Protein lisozim untuk pertahanan patogen,
Peptida manusia β-defensin-3 (HBD3) untuk antimikroba,
(+) Meningkatkan kesehatan dan produksi sapi perah.
Sapi modifikasi genetik mengekspresikan HBD3, atau
lisozim manusia dalam susu lebih tahan terhadap
infeksi ambing bakteri daripada sapi control (sapi
non transgenik).
Polledness:
Tidak ada genetik tanduk
Dehorning sapi perah tanpa kehilangan produktivitas.
Manfaat bagi ternak, pawang ternak, industri peternakan
untuk mengurangi risiko cedera, sapi lebih sedikit
perilaku agresif.
Penghilangan tanduk : proses mahal & memakan waktu,
Perspective Etik :
(+) Dehorning tanpa anestesi menyebabkan rasa sakit,
dengan edit genom masalah kesejahteraan hewan jelas,
(-) Kehilangan tanduk tidak berbahaya bagi ternak
tetapi mempengaruhi integritas hewan.
(Eriksson et al., 2018)
(Eriksson et al., 2018)
KONTRA
Produk GMO belum diyakini aman
untuk dikonsumsi
PRO
Potensi rekayasa genetika untuk
mengatasi kekurangan pangan dan
menghasilkan makanan lebih bergizi
Italia, Austria, Belanda
(Negara Bebas produk GMO)
(Prianto et al, 2020)
Amerika Serikat, China
(Prianto et al, 2020)
Persepsi Publik tentang Teknologi
Transgenik
Prediksi
optimis/jelas
Teknologi transgenik
memungkinlan informasi
genetik eksogen yang
stabil di kenalkan dalam
genom ternak, sehingga
harapannya dapat
memperbaiki genetik
ternak di masa depan
dengan kecepatan
perkembangan yang
cepat dan lebih besar
dibandingkan produk
non GMO
Ternak transgenik, akan
memainkan peran kunci
dalam memenuhi
tantangan kebutuhan
pangan yang tinggi.
Teknologi transgenik
ditemukan belasan
tahun yang lalu, maka
beberapa tahun
kedepan teknologi ini
dapat sampai pada
konsumen
Optimisme
sedang
Motede baru untuk
memodifikasi genom
akan mendukung
kebangkitan penelitian
menggunakan ternak
transgenic. Tidak hanya
pada produksi komersial
namun dapat mengarah
pada hewan yang lebih
tahan terhadap penyakit
“suatu saat di
masa depan”
Antisipasi dalam waktu
dekat, hewan transgenic
memainkan peran
penting dalam bidang
biomedis namun
apklikasi dalam
peternakan akan
berkembang lebih
lambat karena
kompleksitas baik secara
ekonomi ataupun karena
adanya penolakan
terhadap konsep hewan
ternak rekayasa
Waktu yang
jelas
Gjerris et al., 2012
Persepsi Publik tentang Teknologi
Transgenik
Kritis
Tidak jelas manfaat hasil rekayasa
genetika terutama terkait
kompensasi potensi adanya resiko
dalam penggunaan produk ini dalam
produksi hewan. Banyak pertanyaan
dengan cara yang kasar seperti,
“apakah kita akan mempertaruhkan
Kesehatan kita hanya untuk 5% dari
manfaat dalam produksi susu?
Haruskan menggunakan babi
transgenic untuk prediksi 33% kotoran
yang lebih sedikit?”
Tidak jelas apa yang akan terjadi
di masa depan terkait dengan
penggunaan ternak transgenic.
Dibutuhkan pemahaman yang
lebih baik tentang genom ternak.
Perlu adanya pengujian lebih
lanjut sebelum dikomersialkan.
tidak yakin
tentang
waktu
Gjerris et al., 2012
History of 35 years genetically
Engineered livestock
Van eenennaam et al., 2021
Ringkasan ternak rekayasa
genetika untuk penggunaan
pertanian dan konsumsi manusia
Hewan RG untuk pertanian diciptakan untuk berbagai
tujuan, terlalu berdampak pada produksi dan juga untuk
meningkatkan kesejahteraan hewan dan mengurangi
biaya produksi secara keseluruhan, yang semuanya
mengarah pada peningkatan keberlanjutan pertanian.
Garas et al., 2015
Transgenic Pigs
Target Tujuan
a-lactalbumin, lysozyme
CD163SRCR5
cSKI
FAD2
FMDshRNA
growth hormone
Mx1
Omega -3 (Fat-1)
Phytase
RELA
Keberlangsungan hidup anak babi
PRRS resistance
Perkembangan otot
Perbaikan lemak susu
Resistensi FMDV
growth rate
influenza resistance
Komposisi daging
Nafsu makan / mengurangi dampak terhadap
lingkungan.
African Swine Fever Virus resistance
Van eenennaam et al., 2021
Somatic Cell Nuclear
Transfer
Sel donor dimodifikasi secara genetik agar
memiliki gen yang diinginkan. Sistem genom
editing dapat digunakan untuk memfasilitasi
integrasi gen yang diinginkan ke lokasi resipien.
Kemudian, sel yang dimodifikasi secara genetik
ditempatkan di ruang perivitelline dari oosit
berinti dan menyatu ke oosit. Embrio SCNT yang
direkonstruksi ditransfer ke betina penerima.
Semua anak babi yang dihasilkan harus
mengandung transgen; namun, anak babi
turunan SCNT sering mengalami komplikasi yang
mematikan
Hay et al., 2022
Influenza Resistance
• Myxovirus resistance gene (Mx1) memiliki spektrum yang luas terhadap
aktivitas antiviral.
• Merupakan kandidat gen yang menarik untuk meningkatkan ketahanan
penyakit di peternakan.
• Penggunaan somatic cell nuclear transfer (SCNT) dilakukan untuk
memproduksi transgenic pigs yang over-expressing gen Mx1.
• Dapat mengekspresikan 15–25 kali Mx1 mRNA lebih banyak disbanding
non-transgenic.
Yan et al., 2014
Influenza Resistance
• Fibroblasts yang diisolasi dari Mx1 transgenik babi lebih tahan terhadap
infeksi virus influenza A.
• Kuantifikasi sel
NucleoProtein-positif.
• Mean ± s.d., n = 3. *P < 0.01
Kurva pertumbuhan dari
influenza A virus PR8 dan
NIBRG-14 diisolasi dari fibroblast
telinga Mx1 transgenik babi.
Yan et al., 2014
Tantangan GMO dalam
Peternakan
Struktur industri
peternakan
Isu teknikal Kurangnya
pendanaan
penelitian dan
investasi
Halangan regulasi Konsern terkait
dengan opini
publik
Van enennaam et al., 2021
AquAdvantage Salmon, diproduksi oleh
AquaBounty Technologies, Inc., adalah
ikan rekayasa genetika (GE) pertama
yang dipertimbangkan untuk produksi
komersial dan konsumsi manusia di
Amerika Serikat. Penerapannya saat ini
sedang ditinjau oleh Food and Drug
Administration (FDA). Meskipun
perusahaan swasta di seluruh dunia
sedang mengembangkan setidaknya
35 spesies ikan RG dan kerang—
termasuk ikan lele, gurame, tiram, dan
trout—belum ada negara yang
menyetujui salah satu dari mereka
untuk produksi komersial atau konsumsi
manusia.
GMO Salmon
Negowetti, 2017
Membutuhkan diskusi interdisiplin
Ketika mempertimbangkan persetujuan transgenik, ada beberapa dampak yang perlu
dipertimbangkan tidak hanya secara ekologis atau ekonomis tetapi juga sebagai dampak budaya.
Isu kompleks yang muncul ketika membahas topik terpadu, seperti GMO, perlu didekati dari
berbagai disiplin ilmu untuk menciptakan solusi yang kohesif.
Konsern dari GMO Salmon
GM salmon yang lepas ke alam bebas, menjadi concern dari polusi local dan kekhawatiran
terhadap ikan liar yang akan menjadi makanan salmon.
Efek Lingkungan
Fair, & Mittleider, 2022.
Daftar Pustaka
Eriksson S, Jonas E, Rydhmer L, Röcklinsberg H. 2018. Invited review: Breeding and ethical perspectives on genetically modified
and genome edited cattle. J Dairy Sci. 101(1):1-17. doi: 10.3168/jds.2017-12962. Epub 2017 Nov 6. PMID: 29102147.
Fair, V., & Mittleider, K. 2022. The Interdisciplinary Study of Genetically Modified Salmon and Their Effects on the Environment
and Indigenous Communities.
Garas, L. C., Murray, J. D., & Maga, E. A. 2015. Genetically engineered livestock: ethical use for food and medical models.
Annu Rev Anim Biosci, 3, 559-575.
Gjerris, M., Huber, R., Lassen, J., Olsson, I.A.S., Sandøe, P. 2012. Transgenic Livestock , Ethical Concerns and Debate. In: Meyers,
R.A. (eds) Encyclopedia of Sustainability Science and Technology. Springer, New York, NY. https://doi.org/10.1007/978-1-
4419-0851-3_12
Hay, A. N., Farrell, K., Leeth, C. M., & Lee, K. 2022. Use of genome editing techniques to produce transgenic farm animals.
Recent Advances in Animal Nutrition and Metabolism, 279-297.
Jan Pieter VAN DER BERG, Gijs A. KLETER, Evy BATTAGLIA, Martien A. M. GROENEN, Esther J. KOK. 2020. Developments in
genetic modification of cattle and implications for regulation, safety and traceability. Front. Agr. Sci. Eng. 7(2): 136‒147
https://doi.org/10.15302/J-FASE-2019306
Lievens A, Petrillo A M, Querci, M, and Patak A. 2015. Genetically modified animals: Options and issues for traceability and
enforcement. Trends in Food Science & Technology. 44(2):159-176. https://doi.org/10.1016/j.tifs.2015.05.001.
Daftar Pustaka
Negowetti, N. 2017. Perspectives and Predicaments of GMO Salmon. In: Steier, G., Patel, K. (eds) International Farm
Animal, Wildlife and Food Safety Law. Springer, Cham. https://doi.org/10.1007/978-3-319-18002-1_14
Prianto Y, Sumantri VK, Yudhasasmita S. 2020. Regulation and Protection of Genetically Modified Food. Sociological
Jurisprudence Journal. 3(2):107-111.
Tait-Burkard C, Doeschl-Wilson A, McGrew MJ, Archibald AL, Sang HM, Houston RD, Whitelaw CB, Watson M. 2018.
Livestock 2.0 - genome editing for fitter, healthier, and more productive farmed animals. Genome Biol. 26;19(1):204.
doi: 10.1186/s13059-018-1583-1. PMID: 30477539; PMCID: PMC6258497.
Tiesnamurti B, Muharsini S., and Shiddieqy M.I. 2021. Regulation on Genetically Modified Animals: Proposed and Its
Possible Application in Indonesia. WARTAZOA. 31(4):199-207. DOI:
http://dx.doi.org/10.14334/wartazoa.v31i4.2792
Van Eenennaam, A. L., De Figueiredo Silva, F., Trott, J. F., & Zilberman, D. 2021. Genetic engineering of livestock: the
opportunity cost of regulatory delay. Annual Review of Animal Biosciences, 9, 453-478.
Yan, Q., Yang, H., Yang, D., Zhao, B., Ouyang, Z., Liu, Z., ... & Lai, L. 2014. Production of transgenic pigs over-expressing
the antiviral gene Mx1. Cell Regeneration, 3(1), 3-11.
TERIMA KASIH
Moral Conservatism
Presentations are communication tools
that can be used as demonstrations.
Human Rights Interference
Presentations are communication tools
that can be used as demonstrations.
Risks and Rewards
Presentations are communication tools
that can be used as demonstrations.
Social Justice
Presentations are communication tools
that can be used as demonstrations.
Ethical
Considerations
Item 1 Item 2 Item 3 Item 4 Item 5
40
30
20
10
0
Job Growth
Outlook
Demand for genetic-related jobs
by 2026
Presentations are communication
tools that can be used as
demonstrations.
Organic Food
Presentations are communication
tools that can be used as
demonstrations, lectures,
speeches, reports, and more.
GMO Food
To create a stunning presentation,
it's best to simplify your thoughts.
Start with an outline of topics and
identify highlights.
Dissecting the Difference
Knowing which is which
List of key concepts
- Penambahan populasi manusia
- Gene Editing Applications
- Gene Editing on Plants & Animals
- Health Risks of GMOs
- Gene Editing on Humans
- Moral Considerations
GMO Regulation Process
Contained Use
Presentations are
communication
tools that can be
used as
demonstrations.
Confined
Environmental
Release
Presentations are
communication
tools that can be
used as
demonstrations.
Large-scale
Release
Presentations are
communication
tools that can be
used as
demonstrations.
It is mostly presented before an
audience. It serves a variety of
purposes, making presentations
powerful tools for convincing and
teaching.
Gene Editing on Humans
Other Issues with CRISPR
Genetic
Damage
Presentations are
communication
tools that can be
used as
demonstrations.
Animal
Welfare
Presentations are
communication
tools that can be
used as
demonstrations.
Violation
of Law
Presentations are
communication
tools that can be
used as
demonstrations.
Gene
Shuffling
Presentations are
communication
tools that can be
used as
demonstrations.
1971:
Gene-splicing
experiment is
conducted.
Presentations are
communication tools.
Timeline of Gene Editing
Key scientific breakthroughs
1982:
Synthetic insulin
is invented.
Presentations are
communication tools.
1996:
Genetically modified
crops appear.
Presentations are
communication tools.
2012:
CRISPR is discovered for
gene editing.
Presentations are
communication tools.
Crash Course on CRISPR
Presentations are communication tools that can be used as
demonstrations, lectures, speeches, reports, and more.
Mailing Address
Phone Number
E-mail Address
123 Anywhere St., Any City, State, Country
(123) 456 7890
hello@reallygreatsite.com
Contact Us
How to reach us

Bioetik GMO Peternakan.pptx

  • 1.
    Persepsi Masyarakat terhadap Produk TransgenikPeternakan Disusun oleh : Nila Qudsiyati (22/507140/SKH/00152) & Vika Ichsania Ninditya (22/507095/SKH/00150) YOGYAKARTA, 9 SEPTEMBER 2022 Dosen Pengampu : Prof. Dr. drh. Michael Haryadi Wibowo, M.P.
  • 2.
    Pendahuluan Pada 2025 diperkirakanpopulasi manusia bertambah dari ±7M menjadi 9 M, tetapi lahan tidak bertambah sehingga berakibat oleh lahan pertanian dan pertenakan berkurang. Solusi peneliti meningkatkan produktivitas melalui proses modifikasi genetik (Tiesnamurti et al., 2021). Genetically Modified Animals Hewan dimodifikasi genetik menghasilkan perbaikan pemuliaan hewan, genetika, dan reproduksi (Lievens et al., 2015).
  • 3.
    Modifikasi Genetik Populasi manusiayang bertambah membutuhkan lebih banyak makanan dan upaya mengurangi dampak terhadap lingkungan. Pemuliaan selektif dan seleksi genomik menjadi solusi permasalahan tersebut (Tait-Burkad et al., 2018). Peningkatan Pertumbuhan Hormon pertumbuhan (GH) dilepaskan kelenjar pituitari dan merangsang ekspresi insulin (IGF-1) disemua jaringan termasuk hipertrofi otot. Pengurangan Nitrogen & Fosfor Babi transgenik mengekspresikan gen phytase (Escherichia coli) menyebabkan pengurangan kandungan nitrogen tinja dan fosfor hingga 45%.
  • 4.
    Perkembangan Sapi Modifikasi Genetik/Cattle GM (Jan Pieter et al., 2020) Belum ada yang mencapai pasar, hanya perkembangan skala terbatas di Amerika Selatan Pada sapi transgenik atau edit gen Sapi SLICK termotoleran/ Sapi Angus tahan panas (kandidat rilis pasar dalam waktu dekat di Brasil) Sapi Agus diedit gen sapi Senepol (toleran panas)
  • 5.
    Pengeditan Genom/ GenomeEditing Untuk hewan ternak yang lebih bugar, sehat, dan produktif (Tait-Burkard et al., 2018) Domestifikasi  Pembiakan selektif  Seleksi Genom  Teknologi transgenesis dan pengeditan genom.
  • 6.
    Pengeditan Genom padaProgram Pemuliaan Sapi dengan Seleksi Genom Embrio In Vitro Fertilization (IVF) Sel nutfah dari sapi elit dan pejantan dipilih terbaik untuk IVF, lalu embrio dipindah ke betina. Menyiapkan sel fibroblast dari embrio asli untuk dipilih terbaik dan diedit genom . Panen dan Transfer Nukleus Nukleus dari sel fibroblast terpilih dipindahkan ke dalam sel telur dari nukleus asli yang dikeluarkan, dikembangkan sampai blastokista dan ditransfer ke sapi penerima. Seleksi Hasil Anak sapi yang lahir dan hidup diidentifikasi individu yang berhasil diedit membawa mutasi untuk generasi berikutnya untuk hewan pemuliaan. 1. 2. 3. (Eriksson et al., 2018)
  • 7.
    Pengeditan Genom/ GenomeEditing Untuk hewan ternak yang lebih bugar, sehat, dan produktif (Tait-Burkard et al., 2018) Peningkatan Pertumbuhan Otot Delesi gen Myostatin berpengaruh pada regulasi pertumbuhan otot dan fenotipe otot ganda Penghilangan Tanduk Sapi perah tidak ada alel Polled sehingga bertanduk. Pc Polled dominan bertanduk.
  • 8.
    Peningkatan Kesehatan AmbingSapi Perah: Penyisipan Gen Manusia pada Sapi Perah Sapi mastitis menunjukkan respon tingkah laku dan fisiologis terkait rasa sakit. Kandungan laktoferin dan protein lisozim dalam susu sapi konsentrasinya jauh lebih rendah daripada susu manusia. Protein lisozim untuk pertahanan patogen, Peptida manusia β-defensin-3 (HBD3) untuk antimikroba, (+) Meningkatkan kesehatan dan produksi sapi perah. Sapi modifikasi genetik mengekspresikan HBD3, atau lisozim manusia dalam susu lebih tahan terhadap infeksi ambing bakteri daripada sapi control (sapi non transgenik). Polledness: Tidak ada genetik tanduk Dehorning sapi perah tanpa kehilangan produktivitas. Manfaat bagi ternak, pawang ternak, industri peternakan untuk mengurangi risiko cedera, sapi lebih sedikit perilaku agresif. Penghilangan tanduk : proses mahal & memakan waktu, Perspective Etik : (+) Dehorning tanpa anestesi menyebabkan rasa sakit, dengan edit genom masalah kesejahteraan hewan jelas, (-) Kehilangan tanduk tidak berbahaya bagi ternak tetapi mempengaruhi integritas hewan. (Eriksson et al., 2018) (Eriksson et al., 2018)
  • 9.
    KONTRA Produk GMO belumdiyakini aman untuk dikonsumsi PRO Potensi rekayasa genetika untuk mengatasi kekurangan pangan dan menghasilkan makanan lebih bergizi Italia, Austria, Belanda (Negara Bebas produk GMO) (Prianto et al, 2020) Amerika Serikat, China (Prianto et al, 2020)
  • 10.
    Persepsi Publik tentangTeknologi Transgenik Prediksi optimis/jelas Teknologi transgenik memungkinlan informasi genetik eksogen yang stabil di kenalkan dalam genom ternak, sehingga harapannya dapat memperbaiki genetik ternak di masa depan dengan kecepatan perkembangan yang cepat dan lebih besar dibandingkan produk non GMO Ternak transgenik, akan memainkan peran kunci dalam memenuhi tantangan kebutuhan pangan yang tinggi. Teknologi transgenik ditemukan belasan tahun yang lalu, maka beberapa tahun kedepan teknologi ini dapat sampai pada konsumen Optimisme sedang Motede baru untuk memodifikasi genom akan mendukung kebangkitan penelitian menggunakan ternak transgenic. Tidak hanya pada produksi komersial namun dapat mengarah pada hewan yang lebih tahan terhadap penyakit “suatu saat di masa depan” Antisipasi dalam waktu dekat, hewan transgenic memainkan peran penting dalam bidang biomedis namun apklikasi dalam peternakan akan berkembang lebih lambat karena kompleksitas baik secara ekonomi ataupun karena adanya penolakan terhadap konsep hewan ternak rekayasa Waktu yang jelas Gjerris et al., 2012
  • 11.
    Persepsi Publik tentangTeknologi Transgenik Kritis Tidak jelas manfaat hasil rekayasa genetika terutama terkait kompensasi potensi adanya resiko dalam penggunaan produk ini dalam produksi hewan. Banyak pertanyaan dengan cara yang kasar seperti, “apakah kita akan mempertaruhkan Kesehatan kita hanya untuk 5% dari manfaat dalam produksi susu? Haruskan menggunakan babi transgenic untuk prediksi 33% kotoran yang lebih sedikit?” Tidak jelas apa yang akan terjadi di masa depan terkait dengan penggunaan ternak transgenic. Dibutuhkan pemahaman yang lebih baik tentang genom ternak. Perlu adanya pengujian lebih lanjut sebelum dikomersialkan. tidak yakin tentang waktu Gjerris et al., 2012
  • 12.
    History of 35years genetically Engineered livestock Van eenennaam et al., 2021
  • 13.
    Ringkasan ternak rekayasa genetikauntuk penggunaan pertanian dan konsumsi manusia Hewan RG untuk pertanian diciptakan untuk berbagai tujuan, terlalu berdampak pada produksi dan juga untuk meningkatkan kesejahteraan hewan dan mengurangi biaya produksi secara keseluruhan, yang semuanya mengarah pada peningkatan keberlanjutan pertanian. Garas et al., 2015
  • 14.
    Transgenic Pigs Target Tujuan a-lactalbumin,lysozyme CD163SRCR5 cSKI FAD2 FMDshRNA growth hormone Mx1 Omega -3 (Fat-1) Phytase RELA Keberlangsungan hidup anak babi PRRS resistance Perkembangan otot Perbaikan lemak susu Resistensi FMDV growth rate influenza resistance Komposisi daging Nafsu makan / mengurangi dampak terhadap lingkungan. African Swine Fever Virus resistance Van eenennaam et al., 2021
  • 15.
    Somatic Cell Nuclear Transfer Seldonor dimodifikasi secara genetik agar memiliki gen yang diinginkan. Sistem genom editing dapat digunakan untuk memfasilitasi integrasi gen yang diinginkan ke lokasi resipien. Kemudian, sel yang dimodifikasi secara genetik ditempatkan di ruang perivitelline dari oosit berinti dan menyatu ke oosit. Embrio SCNT yang direkonstruksi ditransfer ke betina penerima. Semua anak babi yang dihasilkan harus mengandung transgen; namun, anak babi turunan SCNT sering mengalami komplikasi yang mematikan Hay et al., 2022
  • 16.
    Influenza Resistance • Myxovirusresistance gene (Mx1) memiliki spektrum yang luas terhadap aktivitas antiviral. • Merupakan kandidat gen yang menarik untuk meningkatkan ketahanan penyakit di peternakan. • Penggunaan somatic cell nuclear transfer (SCNT) dilakukan untuk memproduksi transgenic pigs yang over-expressing gen Mx1. • Dapat mengekspresikan 15–25 kali Mx1 mRNA lebih banyak disbanding non-transgenic. Yan et al., 2014
  • 17.
    Influenza Resistance • Fibroblastsyang diisolasi dari Mx1 transgenik babi lebih tahan terhadap infeksi virus influenza A. • Kuantifikasi sel NucleoProtein-positif. • Mean ± s.d., n = 3. *P < 0.01 Kurva pertumbuhan dari influenza A virus PR8 dan NIBRG-14 diisolasi dari fibroblast telinga Mx1 transgenik babi. Yan et al., 2014
  • 18.
    Tantangan GMO dalam Peternakan Strukturindustri peternakan Isu teknikal Kurangnya pendanaan penelitian dan investasi Halangan regulasi Konsern terkait dengan opini publik Van enennaam et al., 2021
  • 19.
    AquAdvantage Salmon, diproduksioleh AquaBounty Technologies, Inc., adalah ikan rekayasa genetika (GE) pertama yang dipertimbangkan untuk produksi komersial dan konsumsi manusia di Amerika Serikat. Penerapannya saat ini sedang ditinjau oleh Food and Drug Administration (FDA). Meskipun perusahaan swasta di seluruh dunia sedang mengembangkan setidaknya 35 spesies ikan RG dan kerang— termasuk ikan lele, gurame, tiram, dan trout—belum ada negara yang menyetujui salah satu dari mereka untuk produksi komersial atau konsumsi manusia. GMO Salmon Negowetti, 2017
  • 20.
    Membutuhkan diskusi interdisiplin Ketikamempertimbangkan persetujuan transgenik, ada beberapa dampak yang perlu dipertimbangkan tidak hanya secara ekologis atau ekonomis tetapi juga sebagai dampak budaya. Isu kompleks yang muncul ketika membahas topik terpadu, seperti GMO, perlu didekati dari berbagai disiplin ilmu untuk menciptakan solusi yang kohesif. Konsern dari GMO Salmon GM salmon yang lepas ke alam bebas, menjadi concern dari polusi local dan kekhawatiran terhadap ikan liar yang akan menjadi makanan salmon. Efek Lingkungan Fair, & Mittleider, 2022.
  • 21.
    Daftar Pustaka Eriksson S,Jonas E, Rydhmer L, Röcklinsberg H. 2018. Invited review: Breeding and ethical perspectives on genetically modified and genome edited cattle. J Dairy Sci. 101(1):1-17. doi: 10.3168/jds.2017-12962. Epub 2017 Nov 6. PMID: 29102147. Fair, V., & Mittleider, K. 2022. The Interdisciplinary Study of Genetically Modified Salmon and Their Effects on the Environment and Indigenous Communities. Garas, L. C., Murray, J. D., & Maga, E. A. 2015. Genetically engineered livestock: ethical use for food and medical models. Annu Rev Anim Biosci, 3, 559-575. Gjerris, M., Huber, R., Lassen, J., Olsson, I.A.S., Sandøe, P. 2012. Transgenic Livestock , Ethical Concerns and Debate. In: Meyers, R.A. (eds) Encyclopedia of Sustainability Science and Technology. Springer, New York, NY. https://doi.org/10.1007/978-1- 4419-0851-3_12 Hay, A. N., Farrell, K., Leeth, C. M., & Lee, K. 2022. Use of genome editing techniques to produce transgenic farm animals. Recent Advances in Animal Nutrition and Metabolism, 279-297. Jan Pieter VAN DER BERG, Gijs A. KLETER, Evy BATTAGLIA, Martien A. M. GROENEN, Esther J. KOK. 2020. Developments in genetic modification of cattle and implications for regulation, safety and traceability. Front. Agr. Sci. Eng. 7(2): 136‒147 https://doi.org/10.15302/J-FASE-2019306 Lievens A, Petrillo A M, Querci, M, and Patak A. 2015. Genetically modified animals: Options and issues for traceability and enforcement. Trends in Food Science & Technology. 44(2):159-176. https://doi.org/10.1016/j.tifs.2015.05.001.
  • 22.
    Daftar Pustaka Negowetti, N.2017. Perspectives and Predicaments of GMO Salmon. In: Steier, G., Patel, K. (eds) International Farm Animal, Wildlife and Food Safety Law. Springer, Cham. https://doi.org/10.1007/978-3-319-18002-1_14 Prianto Y, Sumantri VK, Yudhasasmita S. 2020. Regulation and Protection of Genetically Modified Food. Sociological Jurisprudence Journal. 3(2):107-111. Tait-Burkard C, Doeschl-Wilson A, McGrew MJ, Archibald AL, Sang HM, Houston RD, Whitelaw CB, Watson M. 2018. Livestock 2.0 - genome editing for fitter, healthier, and more productive farmed animals. Genome Biol. 26;19(1):204. doi: 10.1186/s13059-018-1583-1. PMID: 30477539; PMCID: PMC6258497. Tiesnamurti B, Muharsini S., and Shiddieqy M.I. 2021. Regulation on Genetically Modified Animals: Proposed and Its Possible Application in Indonesia. WARTAZOA. 31(4):199-207. DOI: http://dx.doi.org/10.14334/wartazoa.v31i4.2792 Van Eenennaam, A. L., De Figueiredo Silva, F., Trott, J. F., & Zilberman, D. 2021. Genetic engineering of livestock: the opportunity cost of regulatory delay. Annual Review of Animal Biosciences, 9, 453-478. Yan, Q., Yang, H., Yang, D., Zhao, B., Ouyang, Z., Liu, Z., ... & Lai, L. 2014. Production of transgenic pigs over-expressing the antiviral gene Mx1. Cell Regeneration, 3(1), 3-11.
  • 23.
  • 24.
    Moral Conservatism Presentations arecommunication tools that can be used as demonstrations. Human Rights Interference Presentations are communication tools that can be used as demonstrations. Risks and Rewards Presentations are communication tools that can be used as demonstrations. Social Justice Presentations are communication tools that can be used as demonstrations. Ethical Considerations
  • 25.
    Item 1 Item2 Item 3 Item 4 Item 5 40 30 20 10 0 Job Growth Outlook Demand for genetic-related jobs by 2026 Presentations are communication tools that can be used as demonstrations.
  • 26.
    Organic Food Presentations arecommunication tools that can be used as demonstrations, lectures, speeches, reports, and more. GMO Food To create a stunning presentation, it's best to simplify your thoughts. Start with an outline of topics and identify highlights. Dissecting the Difference Knowing which is which List of key concepts - Penambahan populasi manusia - Gene Editing Applications - Gene Editing on Plants & Animals - Health Risks of GMOs - Gene Editing on Humans - Moral Considerations
  • 27.
    GMO Regulation Process ContainedUse Presentations are communication tools that can be used as demonstrations. Confined Environmental Release Presentations are communication tools that can be used as demonstrations. Large-scale Release Presentations are communication tools that can be used as demonstrations.
  • 28.
    It is mostlypresented before an audience. It serves a variety of purposes, making presentations powerful tools for convincing and teaching. Gene Editing on Humans
  • 29.
    Other Issues withCRISPR Genetic Damage Presentations are communication tools that can be used as demonstrations. Animal Welfare Presentations are communication tools that can be used as demonstrations. Violation of Law Presentations are communication tools that can be used as demonstrations. Gene Shuffling Presentations are communication tools that can be used as demonstrations.
  • 30.
    1971: Gene-splicing experiment is conducted. Presentations are communicationtools. Timeline of Gene Editing Key scientific breakthroughs 1982: Synthetic insulin is invented. Presentations are communication tools. 1996: Genetically modified crops appear. Presentations are communication tools. 2012: CRISPR is discovered for gene editing. Presentations are communication tools.
  • 31.
    Crash Course onCRISPR Presentations are communication tools that can be used as demonstrations, lectures, speeches, reports, and more.
  • 32.
    Mailing Address Phone Number E-mailAddress 123 Anywhere St., Any City, State, Country (123) 456 7890 hello@reallygreatsite.com Contact Us How to reach us

Editor's Notes

  • #11 Clark J, Whitelaw B (2003) A future for transgenic livestock. Nat Rev Genet 4:825–833 Bremel RD, Homan EJ, Howard TH (2001) Current and future promises of transgenesis for agricultural livestock in a global marketplace. J Dairy Sci 84:E1–E8 Wall RJ (1996) Transgenic livestock: progress and prospects for the future. Theriogenology 45(1):57–68 Niemann H, Kues W, Carnwath JW (2007) Transgenic farm animals: current status and perspectives for agriculture and biomedicine. In: Engelhard M, Hagen K, Boysen M (eds) Symposium on new application of livestock genetic engineering. Springer-Verlag, Berlin, pp 1–30
  • #12 nhancing livestock through genetic engineering – recent advances and future prospects. Comp Immunol Microbiol Infect Dis 32:123–137 Blasco A (2008) The role of genetic engineering in livestock production. Livest Sci 113:191–201
  • #20 https://static.independent.co.uk/s3fs-public/thumbnails/image/2012/12/23/22/4.jpg?quality=75&width=982&height=726&auto=webp https://www.researchgate.net/figure/Comparison-of-Growth-GM-and-non-GM-Salmon-Source-adapted-from_fig5_330855068 https://saltwire.imgix.net/gmo-salmon-3068377.jpg?cs=srgb&fit=crop&h=568&w=847&dpr=1&auto=enhance%2Cformat%2Ccompress