DISAMPAIKAN PADA KEGIATAN
PENINGKATAN KOMPETENSI PETUGAS LAPANG SE PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Oleh :
CAHYADI IRWAN
Penyakit Tumbuhan : kerusakan pada tumbuhan
yang disebabkan oleh organisme (jamur, bakteri,
Mikoplasma dan Virus). Kerusakan ini dapat terjadi
di lapangan maupun setelah panen.
Inokulum
Inang
Lingkungan
Manusia
Benih
Bibit
Vegetatif
Anakan Maximum
Heading stage
Pembungaan
Masak susu
Pemasakan
Panen
Paska panen
Identifikasi di Lapang
SEBAGAI PETUGAS LAPANG HARUS MENGENAL PENYAKIT PADI
DENGAN :
1. Tanda Infeksi Penyakit : Bagian patogen yang terdapat pada tanaman
- Hifa/ Miselia/ Spora Tanda Jamur/ Cendawan Pathogen
- Oose/ eksudat Tanda Bakteri Patogen
- Serangga vektor Tanda Virus Patogen
2. Gejala Penyakit : Reaksi dari tanaman terhadap infeksi patogen
Diekspresikan dengan bentuk yang khas
PENYAKIT UTAMA
Peyakit Blas daun Blas leher
(Pyricularia grysie)
Peyakit Hawar Daun Bakteri (HDB/BLB/Kresek)
(Xanthomonas oryzae p.v oryzae)
Peyakit Tungro
PENYAKIT POTENSIAL
Peyakit Noda palsu
(Ustilaginoidea virens)
Peyakit Leaf smut
(Entyloma oryzae)
Peyakit Leaf scale
(Tilleta barclayana)
Peyakit Kembang api
(Ephelis oryzae)
Peyakit Bercak coklat
(Helminthosporium oryzae)
Peyakit Busuk batang
(Erwinia crhysanthemi)
Peyakit Hawar pelepah
(Rhizoctonia solani)
Peyakit Bercak garis sempit (Cercospora)
(Cercospora oryzae)
Peyakit Busuk pelepah
(Sarocladium oryzae)
Peyakit Bakteri garis merah (BRS)
(Acydovorac avenae)
Peyakit Busuk Gabah Bakteri (BGR)
(Bukhoderia glumae)
Bacterial Palea Browing (Erwinia herbicola)
Peyakit Bacterial Leaf Strick (BLS)
(Xanthomonas oryzae p.v oryzicola)
Peyakit Bakanae
(Giberella fujikuroi)
White tip
Seleksi Benih dengan Larutan Garam
Larutan Garam
Tanpa Larutan
Garam
PENYAKIT YANG TERBAWA OLEH BENIH
PERSEMAIAN PADI
SELEKSI BENIH + TREATMEN Paenibacillus
Vs
TANPA SELEKSI DAN TREATMEN
Persemaian sehat Persemaian tidak sehat
Gejala serangan
Perlakuan pada benih Pengamatan keadaan OPT
Aplikasi pada umur 14 hst
Aplikasi pada umur 28 hst
Aplikasi pada umur 42 hst
Pemanfaatan agens hayati Paenibacillus polymyxa
Terhadap penekanan penyakit padi
PERBEDAAN ANTARA APLIKASI
Paenibacillus polymyxa vs tanpa aplikasi
Aplikasi Tanpa Aplikasi
Kesimpulan
1. Membangun kelembagaan petugas (POPT, PPL dan Mantri Tani )
2. Seleksi benih dengan larutan garam (1 ltr air : 50 gram garam)
3. Tuntaskan pengendalian di persemaian (menunda waktu tanam)
4. Melakukan pengamatan petak tetap dan keliling (POPT)
5. Bimbingan teknis pengendalian OPT bagi petani
6. Memperdayakan petani untuk melakukan pengamatan di sawahnya masing-masing
Bahan penyakit.ppt

Bahan penyakit.ppt