Bab 5
Elastisitas
1. Elastisitas Harga terhadap Permintaan
2. Menghitung Elastisitas
3. Penentu Elastisitas Permintaan
4. Elastisitas Penting Lainnya
5. Apa yang Terjadi Ketika Menaikkan Pajak: Penggunaan
Elastisitas
Memandang ke Depan
Bab 5
Pengantar
Permintaan dan Penawaran
Perubahan harga suatu barang mempengaruhi perilaku pasar.
Harga mempengaruhi jumlah permintaan dan jumlah penawaran
Untuk membantu kita membuat keputusan yang tepat, mengetahui
arah suatu perubahan saja tidaklah cukup, tapi harus mengetahui
seberapa besar reaksi pasar
Banyak penelitian yang dilakukan di bidang ekonomi saat ini
melibatkan pengumpulan dan analisis data kuantitatif yang
mengukur perilaku.
Baik di sektor swasta ataupun pemerintah, kemampuan untuk
menganalisis kumpulan data besar (sering disebut Big Data)
adalah kunci untuk meningkatkan efektivitas dalam pengambilan
keputusan.
Para ekonom biasanya mengukur respons pasatr dengan
menggunakan konsep Elastisitas.
Elastisitas adalah konsep umum dalam mengukur respons/tanggapan dari
variabel tertentu ketika variabel lain berubah.
Umumnya elastisitas mengukur akibat dari adanya perubahan harga:
- Bagaimana permintaan akan suatu produk merespons ketika harganya
berubah? (elastisitas harga permintaan)
- Bagaimana penawaran merespons ketika harga berubah? (elastisitas
harga penawaran)
Konsep elastisitas tidak hanya mengukur respons terhadap perubahan
harga saja melainkan sebagai salah satu cara untuk memahami respons
terhadap perubahan pendapatan dan perubahan pada penawaran dan
permintaan di pasar.
• Model penawaran dan permintaan telah banyak
menjelaskan tentang perubahan harga barang dan
pengaruhnya terhadap perilaku.
• Namun, mengetahui arah perubahan tidaklah cukup.
– Elastisitas: Konsep umum untuk mengkuantifikasi
respons/tanggapan suatu variabel ketika variabel lain
berubah.
6
Bab 5 Elastisitas
Bab 5 Elastisitas
7
5.1 Elastisitas Harga terhadap
Permintaan
Bab 5 Elastisitas
Slope & Elastisitas
Fungsi permintaan menunjukkan hubungan antara produk yang
diminta oleh konsumen dengan harga produk.
Di dalam teori ekonomi dijelaskan bahwa:
- JIka harga (P) naik maka jumlah barang (Q) yang diminta
turun, demikian juga sebaliknya.
- JIka harga turun maka jumlah barang yang diminta akan naik
-
Sehingga grafik fungsi permintaan mempunyai slope negatif
(miring ke kiri)
8
5.1 Elastisitas Harga terhadap
Permintaan
Bab 5 Elastisitas
Slope & Elastisitas
• Elastisitas harga permintaan (price elasticity of
demand)—rasio perubahan persentase kuantitas yang
diminta terhadap perubahan persentase
harga—mengukur tanggapan dari kuantitas yang
diminta terhadap perubahan harga.
• Kemiringan atau Slope sebuah kurva bukan alat ukur yang baik untuk
mengukur respon perubahan
• Slope tidak berguna untuk mengukur kecepatan tanggapan: Perubahan
unit ukuran (pon ke ons) telah secara dramatis mengubah slope
permintaan, namun perilaku pembelinya tampak identik.
Slope &
Elastisitas
Elastisitas adalah konsep umum dalam mengukur respons/tanggapan dari
variabel tertentu ketika variabel lain berubah.
Jika variabel A berubah karena variabel B berubah, elastisitas A terhadap B
sama dengan perubahan persentase A dibagi perubahan persentase B.
Contoh:
diketahui variabel Y dan X, berapa Elastisitas Y terhadap X artinya mengukur
berapa persen perubahan Y karena perubahan X sebesar 1 persen
Elastisitas Y terhadap X= (%∆Y)/(%∆X)
Elastisitas permintaan dapat bervariasi antara 0 dan minus tak terhingga.
biasanya tanda negatif pada elastisitas permintaan ini, tidak disertakan
(dituliskan).
Elastisitas 0 menunjukan bahwa kuantitas yang diminta sama sekali tidak
menanggapi atau merespon adanya perubahan harga. Kurva permintaan
dengan elastisitas 0 disebut inelastis sempurna (pada gambar a)
Kurva permintaan dimana kenaikan harga sekecil apapun mengurangi
kuantitas yang diminta hingga menjadi nol, dikenal sebagai kurva permintaan
elastis sempurna (pada gambar b)
Elastisitas Harga terhadap Permintaan:
Tipe-tipe Elastisitas
• Permintaan inelastis sempurna (perfectly inelastic
demand): Kuantitas yang diminta tidaklah tanggap
sama sekali terhadap perubahan harga.
• Permintaan elastis sempurna (perfectly elastic
demand): Kuantitas turun ke titik nol ketika ada
sedikit saja peningkatan harga.
Elastisitas Harga terhadap Permintaan:
Tipe-tipe Elastisitas
Elastisitas Harga terhadap Permintaan:
Tipe-tipe Elastisitas
• Permintaan inelastis (inelastic demand): Kadang tanggap, tapi tidak
signifikan, terhadap perubahan harga—bernilai antara 0 dan –1.
• Permintaan elastis (elastic demand): Perubahan persentase kuantitas yang
diminta adalah lebih besar dari perubahan persentase harga pada nilai
absolut—elastisitas permintaan dengan nilai absolut lebih besar dari 1.
• Elastisitas uniter (unitary elasticity): Perubahan persentase kuantitas yang
diminta sama dengan perubahan persentase harga pada nilai absolut
(elastisitas permintaan –1).
13
Bab 5 Elastisitas
• Peringatan: Karena secara umum dipahami bahwa elastisitas
permintaan adalah negatif (kurva permintaan memiliki slope negatif),
maka sering kali dinyatakan dan dibahas tanpa tanda negatif.
• Menghitung perubahan persentase kuantitas yang diminta Q dengan
nilai awal Q1
sebagai dasarnya:
• Menghitung perubahan persentase kuantitas yang diminta P dengan
nilai awal P1
sebagai dasarnya:
5.2 Menghitung Elastisitas: Menghitung Perubahan Persentase
14
Bab 5 Elastisitas
• Definisi formal dari elastisitas:
15
Menghitung Elastisitas:
Elastisitas adalah Rasio Persentase
Bab 5 Elastisitas
• Rumus titik tengah (midpoint formula) adalah cara
akurat untuk menghitung persentase:
– Dengan nilai pertengahan antara P1
dan P2
sebagai dasar
menghitung perubahan persentase harga.
– Dengan nilai pertengahan antara Q1
dan Q2
sebagai dasar
menghitung perubahan persentase kuantitas yang diminta.
16
Menghitung Elastisitas:
Rumus Titik Tengah
Bab 5 Elastisitas
• Rumus tersebut bisa
ditulis ulang menjadi:
Perhatikan bahwa ΔQ/ΔP
adalah resiprok dari
slope-nya.
• Elastisitas adalah perubahan
persentase kuantitas yang diminta
dibagi perubahan persentase harga:
Δ= perubahan kecil
Q1
= harga awal
P1
= kuantitas yang diminta awal
Elastisitas titik (point elasticity): Ukuran elastisitas yang
menggunakan pengukuran slope.
Menghitung Elastisitas: Elastisitas Titik
17
Bab 5 Elastisitas
Menghitung Elastisitas:
Elastisitas Berubah di Sepanjang Kurva Permintaan yang Berupa
Garis Lurus
Antara titik A dan B, permintaan sangat elastis
pada –6,4.
Antara titik C dan D, permintaan sangat inelastis
pada –0,294.
• Di tiap pasar, P × Q adalah “penerimaan total”
(TR—total revenue) yang diterima produsen:
• Harga (P) dan kuantitas yang diminta (QD
) bergerak
dalam arah berlawanan:
Menghitung Elastisitas:
Elastisitas & Penerimaan Total
• TR adalah perkalian P dan Q, maka naik/turunnya
dalam menanggapi peningkatan harga akan
bergantung pada yang lebih besar:
peningkatan persentase harga, atau
penurunan persentase kuantitas yang diminta.
Menghitung Elastisitas:
Elastisitas & Penerimaan Total
• Hal sebaliknya, terjadi pada pemotongan harga:
Menghitung Elastisitas:
Elastisitas & Penerimaan Total
21
Bab 5 Elastisitas
5.3 Penentu Elastisitas Permintaan
1. Ketersediaan barang substitusi mungkin adalah faktor yang paling
jelas mempengaruhi elastisitas permintaan.
2. Pentingnya menjadi tidak penting: Ketika suatu barang hanya
menempati bagian kecil dari total anggaran, kita cenderung sedikit
memperhatikan harganya.
3. Barang mewah (luxuries) vs barang kebutuhan (necessities):
Kecenderungannya, barang mewah (mis. mobil mewah) memiliki
permintaan relatif elastis, dan barang keperluan (mis. makanan) inelastis.
4. Dimensi waktu: Dalam jangka panjang, permintaan cenderung lebih
elastis (responsif) karena penyesuaian dari waktu ke waktu oleh rumah
tangga dan pengembangan barang substitusi oleh produsen.
22
Bab 5 Elastisitas
• Elastisitas pendapatan dari permintaan (income
elasticity of demand): Ukuran tanggapan permintaan
terhadap perubahan pendapatan.
• .
23
5.4 Elastisitas Penting Lainnya:
Elastisitas Pendapatan dari Permintaan
Bab 5 Elastisitas
• Elastisitas harga silang dari permintaan
(cross-price elasticity of demand): Ukuran tanggapan
kuantitas suatu barang yang diminta terhadap
perubahan dalam harga barang lain.
• .
24
Elastisitas Penting Lainnya:
Elastisitas Harga Silang dari Permintaan
Bab 5 Elastisitas
Elastisitas Penting Lainnya: Elastisitas Penawaran
• Elastisitas penawaran (elasticity of supply) mengukur tanggapan
kuantitas dari barang yang ditawarkan, terhadap perubahan
harganya—cenderung positif di pasar output.
• Elastisitas penawaran tenaga kerja (elasticity of labor supply) mengukur
tanggapan dari tenaga kerja yang ditawarkan, terhadap perubahan
harganya.
25
Bab 5 Elastisitas
• Pajak cukai (excise
tax): Pajak per-unit bagi
barang tertentu.
– Di Amerika Serikat, pajak
cukai diterapkan bagi
bahan bakar dan rokok.
26
Bab 5 Elastisitas
5.5 Apa yang Terjadi Ketika Menaikkan
Pajak: Penggunaan Elastisitas
• Bab ini bertujuan meyakinkan Anda bahwa ukuran
adalah sangat penting.
• Alat pengukuran yang paling umum digunakan
adalah elastisitas, yang akan muncul berulang kali
dalam eksplorasi lebih mendalam dari ilmu ekonomi.
• Sekarang studi ilmu ekonomi dasar akan dilanjutkan
dengan lebih mengamati perilaku rumah tangga.
27
Memandang ke Depan
Bab 5 Elastisitas

Bab05 PrinsipEkonomi CaseFair E13 J1.pptx (1).pdf

  • 2.
    Bab 5 Elastisitas 1. ElastisitasHarga terhadap Permintaan 2. Menghitung Elastisitas 3. Penentu Elastisitas Permintaan 4. Elastisitas Penting Lainnya 5. Apa yang Terjadi Ketika Menaikkan Pajak: Penggunaan Elastisitas Memandang ke Depan
  • 3.
    Bab 5 Pengantar Permintaan danPenawaran Perubahan harga suatu barang mempengaruhi perilaku pasar. Harga mempengaruhi jumlah permintaan dan jumlah penawaran Untuk membantu kita membuat keputusan yang tepat, mengetahui arah suatu perubahan saja tidaklah cukup, tapi harus mengetahui seberapa besar reaksi pasar
  • 4.
    Banyak penelitian yangdilakukan di bidang ekonomi saat ini melibatkan pengumpulan dan analisis data kuantitatif yang mengukur perilaku. Baik di sektor swasta ataupun pemerintah, kemampuan untuk menganalisis kumpulan data besar (sering disebut Big Data) adalah kunci untuk meningkatkan efektivitas dalam pengambilan keputusan. Para ekonom biasanya mengukur respons pasatr dengan menggunakan konsep Elastisitas.
  • 5.
    Elastisitas adalah konsepumum dalam mengukur respons/tanggapan dari variabel tertentu ketika variabel lain berubah. Umumnya elastisitas mengukur akibat dari adanya perubahan harga: - Bagaimana permintaan akan suatu produk merespons ketika harganya berubah? (elastisitas harga permintaan) - Bagaimana penawaran merespons ketika harga berubah? (elastisitas harga penawaran) Konsep elastisitas tidak hanya mengukur respons terhadap perubahan harga saja melainkan sebagai salah satu cara untuk memahami respons terhadap perubahan pendapatan dan perubahan pada penawaran dan permintaan di pasar.
  • 6.
    • Model penawarandan permintaan telah banyak menjelaskan tentang perubahan harga barang dan pengaruhnya terhadap perilaku. • Namun, mengetahui arah perubahan tidaklah cukup. – Elastisitas: Konsep umum untuk mengkuantifikasi respons/tanggapan suatu variabel ketika variabel lain berubah. 6 Bab 5 Elastisitas Bab 5 Elastisitas
  • 7.
    7 5.1 Elastisitas Hargaterhadap Permintaan Bab 5 Elastisitas Slope & Elastisitas Fungsi permintaan menunjukkan hubungan antara produk yang diminta oleh konsumen dengan harga produk. Di dalam teori ekonomi dijelaskan bahwa: - JIka harga (P) naik maka jumlah barang (Q) yang diminta turun, demikian juga sebaliknya. - JIka harga turun maka jumlah barang yang diminta akan naik - Sehingga grafik fungsi permintaan mempunyai slope negatif (miring ke kiri)
  • 8.
    8 5.1 Elastisitas Hargaterhadap Permintaan Bab 5 Elastisitas Slope & Elastisitas • Elastisitas harga permintaan (price elasticity of demand)—rasio perubahan persentase kuantitas yang diminta terhadap perubahan persentase harga—mengukur tanggapan dari kuantitas yang diminta terhadap perubahan harga.
  • 9.
    • Kemiringan atauSlope sebuah kurva bukan alat ukur yang baik untuk mengukur respon perubahan • Slope tidak berguna untuk mengukur kecepatan tanggapan: Perubahan unit ukuran (pon ke ons) telah secara dramatis mengubah slope permintaan, namun perilaku pembelinya tampak identik. Slope & Elastisitas
  • 10.
    Elastisitas adalah konsepumum dalam mengukur respons/tanggapan dari variabel tertentu ketika variabel lain berubah. Jika variabel A berubah karena variabel B berubah, elastisitas A terhadap B sama dengan perubahan persentase A dibagi perubahan persentase B. Contoh: diketahui variabel Y dan X, berapa Elastisitas Y terhadap X artinya mengukur berapa persen perubahan Y karena perubahan X sebesar 1 persen Elastisitas Y terhadap X= (%∆Y)/(%∆X)
  • 11.
    Elastisitas permintaan dapatbervariasi antara 0 dan minus tak terhingga. biasanya tanda negatif pada elastisitas permintaan ini, tidak disertakan (dituliskan). Elastisitas 0 menunjukan bahwa kuantitas yang diminta sama sekali tidak menanggapi atau merespon adanya perubahan harga. Kurva permintaan dengan elastisitas 0 disebut inelastis sempurna (pada gambar a) Kurva permintaan dimana kenaikan harga sekecil apapun mengurangi kuantitas yang diminta hingga menjadi nol, dikenal sebagai kurva permintaan elastis sempurna (pada gambar b) Elastisitas Harga terhadap Permintaan: Tipe-tipe Elastisitas
  • 12.
    • Permintaan inelastissempurna (perfectly inelastic demand): Kuantitas yang diminta tidaklah tanggap sama sekali terhadap perubahan harga. • Permintaan elastis sempurna (perfectly elastic demand): Kuantitas turun ke titik nol ketika ada sedikit saja peningkatan harga. Elastisitas Harga terhadap Permintaan: Tipe-tipe Elastisitas
  • 13.
    Elastisitas Harga terhadapPermintaan: Tipe-tipe Elastisitas • Permintaan inelastis (inelastic demand): Kadang tanggap, tapi tidak signifikan, terhadap perubahan harga—bernilai antara 0 dan –1. • Permintaan elastis (elastic demand): Perubahan persentase kuantitas yang diminta adalah lebih besar dari perubahan persentase harga pada nilai absolut—elastisitas permintaan dengan nilai absolut lebih besar dari 1. • Elastisitas uniter (unitary elasticity): Perubahan persentase kuantitas yang diminta sama dengan perubahan persentase harga pada nilai absolut (elastisitas permintaan –1). 13 Bab 5 Elastisitas • Peringatan: Karena secara umum dipahami bahwa elastisitas permintaan adalah negatif (kurva permintaan memiliki slope negatif), maka sering kali dinyatakan dan dibahas tanpa tanda negatif.
  • 14.
    • Menghitung perubahanpersentase kuantitas yang diminta Q dengan nilai awal Q1 sebagai dasarnya: • Menghitung perubahan persentase kuantitas yang diminta P dengan nilai awal P1 sebagai dasarnya: 5.2 Menghitung Elastisitas: Menghitung Perubahan Persentase 14 Bab 5 Elastisitas
  • 15.
    • Definisi formaldari elastisitas: 15 Menghitung Elastisitas: Elastisitas adalah Rasio Persentase Bab 5 Elastisitas
  • 16.
    • Rumus titiktengah (midpoint formula) adalah cara akurat untuk menghitung persentase: – Dengan nilai pertengahan antara P1 dan P2 sebagai dasar menghitung perubahan persentase harga. – Dengan nilai pertengahan antara Q1 dan Q2 sebagai dasar menghitung perubahan persentase kuantitas yang diminta. 16 Menghitung Elastisitas: Rumus Titik Tengah Bab 5 Elastisitas
  • 17.
    • Rumus tersebutbisa ditulis ulang menjadi: Perhatikan bahwa ΔQ/ΔP adalah resiprok dari slope-nya. • Elastisitas adalah perubahan persentase kuantitas yang diminta dibagi perubahan persentase harga: Δ= perubahan kecil Q1 = harga awal P1 = kuantitas yang diminta awal Elastisitas titik (point elasticity): Ukuran elastisitas yang menggunakan pengukuran slope. Menghitung Elastisitas: Elastisitas Titik 17 Bab 5 Elastisitas
  • 18.
    Menghitung Elastisitas: Elastisitas Berubahdi Sepanjang Kurva Permintaan yang Berupa Garis Lurus Antara titik A dan B, permintaan sangat elastis pada –6,4. Antara titik C dan D, permintaan sangat inelastis pada –0,294.
  • 19.
    • Di tiappasar, P × Q adalah “penerimaan total” (TR—total revenue) yang diterima produsen: • Harga (P) dan kuantitas yang diminta (QD ) bergerak dalam arah berlawanan: Menghitung Elastisitas: Elastisitas & Penerimaan Total
  • 20.
    • TR adalahperkalian P dan Q, maka naik/turunnya dalam menanggapi peningkatan harga akan bergantung pada yang lebih besar: peningkatan persentase harga, atau penurunan persentase kuantitas yang diminta. Menghitung Elastisitas: Elastisitas & Penerimaan Total
  • 21.
    • Hal sebaliknya,terjadi pada pemotongan harga: Menghitung Elastisitas: Elastisitas & Penerimaan Total 21 Bab 5 Elastisitas
  • 22.
    5.3 Penentu ElastisitasPermintaan 1. Ketersediaan barang substitusi mungkin adalah faktor yang paling jelas mempengaruhi elastisitas permintaan. 2. Pentingnya menjadi tidak penting: Ketika suatu barang hanya menempati bagian kecil dari total anggaran, kita cenderung sedikit memperhatikan harganya. 3. Barang mewah (luxuries) vs barang kebutuhan (necessities): Kecenderungannya, barang mewah (mis. mobil mewah) memiliki permintaan relatif elastis, dan barang keperluan (mis. makanan) inelastis. 4. Dimensi waktu: Dalam jangka panjang, permintaan cenderung lebih elastis (responsif) karena penyesuaian dari waktu ke waktu oleh rumah tangga dan pengembangan barang substitusi oleh produsen. 22 Bab 5 Elastisitas
  • 23.
    • Elastisitas pendapatandari permintaan (income elasticity of demand): Ukuran tanggapan permintaan terhadap perubahan pendapatan. • . 23 5.4 Elastisitas Penting Lainnya: Elastisitas Pendapatan dari Permintaan Bab 5 Elastisitas
  • 24.
    • Elastisitas hargasilang dari permintaan (cross-price elasticity of demand): Ukuran tanggapan kuantitas suatu barang yang diminta terhadap perubahan dalam harga barang lain. • . 24 Elastisitas Penting Lainnya: Elastisitas Harga Silang dari Permintaan Bab 5 Elastisitas
  • 25.
    Elastisitas Penting Lainnya:Elastisitas Penawaran • Elastisitas penawaran (elasticity of supply) mengukur tanggapan kuantitas dari barang yang ditawarkan, terhadap perubahan harganya—cenderung positif di pasar output. • Elastisitas penawaran tenaga kerja (elasticity of labor supply) mengukur tanggapan dari tenaga kerja yang ditawarkan, terhadap perubahan harganya. 25 Bab 5 Elastisitas
  • 26.
    • Pajak cukai(excise tax): Pajak per-unit bagi barang tertentu. – Di Amerika Serikat, pajak cukai diterapkan bagi bahan bakar dan rokok. 26 Bab 5 Elastisitas 5.5 Apa yang Terjadi Ketika Menaikkan Pajak: Penggunaan Elastisitas
  • 27.
    • Bab inibertujuan meyakinkan Anda bahwa ukuran adalah sangat penting. • Alat pengukuran yang paling umum digunakan adalah elastisitas, yang akan muncul berulang kali dalam eksplorasi lebih mendalam dari ilmu ekonomi. • Sekarang studi ilmu ekonomi dasar akan dilanjutkan dengan lebih mengamati perilaku rumah tangga. 27 Memandang ke Depan Bab 5 Elastisitas