KALOR
KALOR
1. PENGERTIAN KALOR
2. PENGERUH KALOR
3. PERPINDAHAN KALOR
4. PENERAPAN KNSEP
PERPINDAHAN KALOR
PENGERTIAN KALOR
•Kalor atau Panas
adalah salah satu bentuk
energi yang mengalir
karena adanya perbedaan
suhu dan atau karena
adanya usaha atau kerja
yang dilakukan pada
sistem.
Satuan Internasional (SI) dari kalor adalah
Joule.
Satuan lain kalor adalah kalori. Satu kalori
yaitu besarnya kalor yang diserap 1 gram
air sehingga suhunya naik 1 ⁰C.
Nilai tara kalor mekanik :
1 joule = 0,24 kalori
1 kalori = 4,2 Joule
PENGERTIAN KALOR
Nilai tara kalor mekanik :
1 joule = 0,24 kalori
1 kalori = 4,2 Joule
KONVERSI SATUAN KALOR
SUMBER KALOR
PENGARUH KALOR
Dari kenyataan bahwa:
• Kalor yang diberikan pada benda
dapat merubah suhu benda.
• Kalor yang diberikan pada benda
dapat merubah wujud benda
KALOR DAPAT MERUBAH SUHU
BENDA
• Kalor jenis (c) adalah kalor yang
diperlukan untuk menaikkan
suhu setiap 1kg massa benda
dan setiap 1 °C kenaikan suhu.
• Kapasitas kalor ( C ) adalah
banyaknya kalor yang digunakan
untuk menaikkan suhu benda
setiap 1 °C.
KALOR DAPAT MERUBAH SUHU
BENDA
Dengan t = t2 – t1
• Keterangan :
• Q = kalor yang diberikan pada benda ( J atau kal )
• t = perubahan suhu benda (C )
• C atau H = kapasitas kalor benda ( J/C atau
kal/C )
• t2 = suhu akhir benda (C)
• t1 = suhu awal benda (C)
KALOR DAPAT MERUBAH SUHU
BENDA
Dengan t = t2 – t1
• Keterangan :
• Q = kalor yang diberikan pada benda ( J atau kal
)
• t = perubahan suhu benda (C )
• t2 = suhu akhir benda (C)
• t1 = suhu awal benda (C)
KALOR DAPAT MERUBAH SUHU
BENDA
Dari kenyataan bahwa:
• Kalor yang diberikan pada benda
sebanding dengan kenaikan suhu.
• Kalor yang diberikan pada benda
menaikkan suhu sebanding massa
benda.
• Kalor yang diberikan pada benda
menaikkan suhu tergantung jenis
benda.
KALOR DAPAT MERUBAH SUHU
BENDA
PERUBAHAN WUJUD
1. Menguap yaitu perubahan wujud dari cair menjadi gas.
Supaya
zat menguap harus dipanaskan atau zat tersebut menyerap
kalor
2. Mengembun yaitu perubahan wujud dari gas menjadi cair.
Supaya zat mengembun harus didinginkan (zat tersebut
melepas kalor)
3. Melebur/mencair yaitu perubahn wujud dari padat menjadi
cair.
Supaya mencair zat tersebut harus dipanasdkan ( zat tersebur
menyerap kalor)
4. Membeku yaitu perubahan wujud cair menjadi padat. Supaya
membeku zat tersebut harus didinginkan (zat tersebut
melepas
kalor)
PERUBAHAN WUJUD ZAT
• Kita kenal ada tiga wujud zat, yaitu
padat, cair, dan gas.
• Pada umumnya semua zat pada suhu
dan tekanan tertentu dapat berubah
dari satu wujud ke wujud yang lain.
Misalkan H20 pada wujud padat berupa
es, dalam wujud cair berupa air, dan
dalam wujud gas berupa uap.
• Jumlah kalor yang
diperlukan/dilepaskan saat
perubahan wujud (suhu tetap)
dinyatakan dengan formula:
Q=m.L
• Q=jumlah kalor, satuannya joule.
• m=massa zat, satuannya kg.
• L=kalor laten (kalor lebur, kalor
beku, kalor uap, dan kalor embun)
satuannya joule/kg.
 Melebur yaitu perubahan wujud dari padat menjadi
cair.
 Pada saat melebur zat menyerap kalor. Kalor yang
diserap zat digunakan untuk perubahan wujud bukan
untuk menaikan suhu, jadi selama melebur suhu zat
tetap Kalor untuk perubahan wujud ini disebut kalor
laten.
 Besarnya kalor yang diserap pada saat melebur
dirumuskan
Q = m L
Q = besarnya kalor yang
diserap ( J)
m = massa zat ( Kg)
L = kalor lebur zat ( J/Kg )
 Menguap yaitu perubahan wujud dari cair menjadi
gas.
 pada saat menguap zat menyerap kalor. Kalor yang
diserap zat digunakan untuk perubahan wujud bukan
untuk menaikan suhu. Kalor untuk perubahan wujud
ini disebut kalor laten.
 faktor-faktor untuk mempercepat penguapan ada 4 :
1. Dipanaskan
2. memperluas permukaan
3. di tiupkan angin pada permukaan
4. mengurangi tekanan permukaan
Q = besarnya kalor yang
diserap ( J)
m = massa zat ( Kg)
U = kalor Uap zat ( J/Kg )
Q = m U
Contoh soal
Berapa kalor yang
diserap 2 kg air
pada suhu 100 oC
menjadi uap air
yang bersuhu 100
oC jika kalor uap air
2,27 x 10 ⁶ J/Kg.
Jawab
Diketahui :
m = 2 Kg
U = 2,27 x 10 ⁶ J/Kg.
Ditanya : Q = ?
Jawab :
Q = mU
= 2 x 2,27 x 10 ⁶
= 4,54 x 10 ⁶ J/Kg
ASAS BLACK
ASAS BLACK
• Jika ada dua macam zat yang berbeda
suhunya dicampurkan atau disentuhkan,
maka zat yang suhunya lebih tinggi akan
melepas kalor yang sama banyaknya
dengan kalor yang diserap oleh zat yang
suhunya lebih rendah.
• Q lepas = Q serap
• Kekekalan energi pada pertukaran kalor
seperti persamaan diatas pertama kali
dikemukakan oleh Black seorang
ilmuwan Inggris.
Seratus gram air dengan suhu 30O
C dicampur
dengan 50 gram air bersuhu 80O
C, tentukan
suhu campurannya! (kalor jenis air-1 kal/gr.O
C)
Air dingin
t1= 30O
C ;m1= 100 gr
Air panas
t2= 80O
C ;m2= 50 gr
t
Penyelesaian
Qdiserap=Qdilepas
Q1=Q2
m1.c1.ΔT1=m2.c2.ΔT2
100.1.(t-30) = 50.1.(80-t)
2t-60 = 80-t
3t = 140
t = 46,7 O
C
KONDUKSI yaitu perpindahan kalor
yang tidak disertai perpindahan
partikel zat.
Kalor dapat berpindah secara
konduksi karena adanya perbedaan
suhu antar 2 titik. Kalor mengalir dari
titik yang suhunya tinggi ke rendah.
Perpindahan kalor secara konduksi
hanya terjadi pada zat padat.
Konduktor yaitu zat yang mudah
menghantarkan kalor.
Contoh : aluminium, besi, dal logam
lainnnya.
Isolator yairtu zat yang sulit
menghantarkan kalor.
Contoh : kayu, karet, tnah dll
PERPINDAHAN KALOR
Konveksi yaitu perpindahan kalor
yang disertai perpindahan partikel
zat.
Pada peristiwa disamping seluruh air
terasa panas karena partikel-partikel
air panas mengalir ke atas dan
partikel air dingin bergerak turun
mengisi ruang yang ditinggalkan air
panas.
Konveksi dapat terjadi pada zat cair
dan gas.
Contoh : air di panaskan, asap
kebakaran, asap knalpot dll
PERPINDAHAN KALOR
MATAHARI MEMENCARKAN
KALOR RADIASI SAMPAI DI
BUMI
Radiasi yaitu perpindahan kalor tanpa
zat perantara (medium)
Benda yang suhunya sangat tinggi
akan memancarkan cahaya dan
energi kalor.
Contoh perpindahan kalor secara
radiasi adalah
1. Sinar matahari sanpai di bumi
2. Disekitar api unggun terasa
panas
Warna putih penyerap dan pemancar
kalor radiasi yang kurang baik.
Warna hitam penyerah dan pemancar
kalor radiasi yang sangat baik.
PERPINDAHAN KALOR
1. Pada malam hari bumi tidak menjadi dingin sekali
karena atmosfera berperan sebagai isolator sekaligus
berperan sebagai media konveksi udara.
2. Pada siang hari yang terik sepatu dan sandal
berfungsi sebagai isolator sehingga telapak kaki tidak
terasa panas.
3. Pada ganggang seterika dibuat dari plastik supaya
tidak panas
4. Diantara dinding termos dibuat hampa udara sehingga
kalor tidak merambat secara konduksi dari dinding
dalam ke dinding luar maka panas air dapat
dipertahankan.
LATIHAN SOAL
1. Untuk meningkatkan suhu benda sebesar
40C diperlukan kalor sebanyak 6.000
Joule. Tentukan kapasitas kalor benda
tersebut!
2. Berapa kalor yang diperlukan untuk
menaikkan suhu suatu benda yang
kapasitas kalornya 750 kal/C dari suhu
awal 25C menjadi 85C?
LATIHAN SOAL
3. Sebuah benda mula-mula suhunya 36C
kemudian ditingkatkan menjadi 46C, ternyata
memerlukan kalor sebesar 650 Joule. Bila massa
benda 0,5 kg, tentukan kalor jenis benda
tersebut!
4. Berapakah kalor yang diperlukan untuk
memanaskan air dari suhu 25C menjadi
125C. Bila massa air 0,25 kg dan kalor jenis
air 4200 J/kg. C?
LATIHAN SOAL
5. 2 kg air yang suhunya 20C diberi kalor
sebanyak 84000 Joule. Bila kalor jenis air
4200 J/kg. C, berapakah suhu akhir air
sekarang?
6. Berapakah banyaknya panas yang
diperlukan untuk menaikkan suhu 200
gram zat dari 10C menjadi 60C, bila
kalor jenis zat tersebut 0,03 kal/g. C?
LATIHAN SOAL
7. Berapakah temperatur akhirnya bila 0,2 kg
tembaga dengan kalor jenis 420 J/kg.C
bersuhu 80C dimasukkan ke dalam 0,2 kg air
pada suhu 20C. Kalor jenis air 4200 J/kg.C!
8. Kedalam 400 gram air yang suhunya 20C
dimasukkan 500 gram besi yang suhunya
80C. Hitunglah suhu akhir percampuranya
bila kalor jenis besi 0,11 kkal/g.C dan kalor
jenis air 1 kkal/g.C.
LATIHAN SOAL
9. Sebanyak 300 gram air dingin yang bersuhu
20C dicampur dengan 400 gram air
mendidih. Hitunglah suhu akhir
percampurannya! Kalor jenis air 1 kkal/g.C.
10. 800 gram air yang bersuhu 30C dicampur
dengan 800 gram air yang bersuhu 90C,
jika kalor jenis air 1 kkal/g.C, berapakah
besar suhu akhir percampurannya?
LATIHAN SOAL
11. Sebanyak 400 gram air dingin yang bersuhu
10C dicampur dengan sejumlah air mendidih.
Ternyata suhu akhir percampurannya sebesar
45C! Kalor jenis air 1 kkal/g.C. Tentukan
massa air yang mendidih tersebut!
12. Hitung besarnya kalor yang diperlukan untuk
merubah 20 gram es yang bersuhu - 10C,
seluruhnya menjadi air yang bersuhu 75C!
LATIHAN SOAL
13. Hitung besarnya kalor yang diperlukan
untuk merubah 50 gram es yang bersuhu -
20C, seluruhnya menjadi ua air yang
bersuhu 100C!
14. Hitung besarnya kalor yang diperlukan
untuk merubah 4 kg es yang bersuhu
0C, seluruhnya menjadi air yang
bersuhu 100C!
LATIHAN SOAL
15. Hitung besarnya kalor yang diperlukan untuk
merubah 4 kg airyang bersuhu 0C,
seluruhnya menjadi uap air yang bersuhu
100C!
16. Hitung besarnya kalor yang dilepaskan untuk
jika 10 gram uap air yang bersuhu 100C,
seluruhnya menjadi es yang bersuhu 0C!
17. Hitung besarnya kalor yang dilepaskan untuk
jika 60 gram uap air yang bersuhu 100C,
seluruhnya menjadi es yang bersuhu -15C!

Bab 3 Suhu , kalor dan pemuaian KALOR BAGIAN 1 IPA kelas 7.pptx

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    1. PENGERTIAN KALOR 2.PENGERUH KALOR 3. PERPINDAHAN KALOR 4. PENERAPAN KNSEP PERPINDAHAN KALOR
  • 4.
    PENGERTIAN KALOR •Kalor atauPanas adalah salah satu bentuk energi yang mengalir karena adanya perbedaan suhu dan atau karena adanya usaha atau kerja yang dilakukan pada sistem.
  • 5.
    Satuan Internasional (SI)dari kalor adalah Joule. Satuan lain kalor adalah kalori. Satu kalori yaitu besarnya kalor yang diserap 1 gram air sehingga suhunya naik 1 ⁰C. Nilai tara kalor mekanik : 1 joule = 0,24 kalori 1 kalori = 4,2 Joule PENGERTIAN KALOR
  • 6.
    Nilai tara kalormekanik : 1 joule = 0,24 kalori 1 kalori = 4,2 Joule KONVERSI SATUAN KALOR
  • 7.
  • 8.
    PENGARUH KALOR Dari kenyataanbahwa: • Kalor yang diberikan pada benda dapat merubah suhu benda. • Kalor yang diberikan pada benda dapat merubah wujud benda
  • 9.
  • 10.
    • Kalor jenis(c) adalah kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu setiap 1kg massa benda dan setiap 1 °C kenaikan suhu. • Kapasitas kalor ( C ) adalah banyaknya kalor yang digunakan untuk menaikkan suhu benda setiap 1 °C. KALOR DAPAT MERUBAH SUHU BENDA
  • 11.
    Dengan t =t2 – t1 • Keterangan : • Q = kalor yang diberikan pada benda ( J atau kal ) • t = perubahan suhu benda (C ) • C atau H = kapasitas kalor benda ( J/C atau kal/C ) • t2 = suhu akhir benda (C) • t1 = suhu awal benda (C) KALOR DAPAT MERUBAH SUHU BENDA
  • 12.
    Dengan t =t2 – t1 • Keterangan : • Q = kalor yang diberikan pada benda ( J atau kal ) • t = perubahan suhu benda (C ) • t2 = suhu akhir benda (C) • t1 = suhu awal benda (C) KALOR DAPAT MERUBAH SUHU BENDA
  • 13.
    Dari kenyataan bahwa: •Kalor yang diberikan pada benda sebanding dengan kenaikan suhu. • Kalor yang diberikan pada benda menaikkan suhu sebanding massa benda. • Kalor yang diberikan pada benda menaikkan suhu tergantung jenis benda. KALOR DAPAT MERUBAH SUHU BENDA
  • 18.
    PERUBAHAN WUJUD 1. Menguapyaitu perubahan wujud dari cair menjadi gas. Supaya zat menguap harus dipanaskan atau zat tersebut menyerap kalor 2. Mengembun yaitu perubahan wujud dari gas menjadi cair. Supaya zat mengembun harus didinginkan (zat tersebut melepas kalor) 3. Melebur/mencair yaitu perubahn wujud dari padat menjadi cair. Supaya mencair zat tersebut harus dipanasdkan ( zat tersebur menyerap kalor) 4. Membeku yaitu perubahan wujud cair menjadi padat. Supaya membeku zat tersebut harus didinginkan (zat tersebut melepas kalor)
  • 19.
    PERUBAHAN WUJUD ZAT •Kita kenal ada tiga wujud zat, yaitu padat, cair, dan gas. • Pada umumnya semua zat pada suhu dan tekanan tertentu dapat berubah dari satu wujud ke wujud yang lain. Misalkan H20 pada wujud padat berupa es, dalam wujud cair berupa air, dan dalam wujud gas berupa uap.
  • 20.
    • Jumlah kaloryang diperlukan/dilepaskan saat perubahan wujud (suhu tetap) dinyatakan dengan formula: Q=m.L • Q=jumlah kalor, satuannya joule. • m=massa zat, satuannya kg. • L=kalor laten (kalor lebur, kalor beku, kalor uap, dan kalor embun) satuannya joule/kg.
  • 21.
     Melebur yaituperubahan wujud dari padat menjadi cair.  Pada saat melebur zat menyerap kalor. Kalor yang diserap zat digunakan untuk perubahan wujud bukan untuk menaikan suhu, jadi selama melebur suhu zat tetap Kalor untuk perubahan wujud ini disebut kalor laten.  Besarnya kalor yang diserap pada saat melebur dirumuskan Q = m L Q = besarnya kalor yang diserap ( J) m = massa zat ( Kg) L = kalor lebur zat ( J/Kg )
  • 22.
     Menguap yaituperubahan wujud dari cair menjadi gas.  pada saat menguap zat menyerap kalor. Kalor yang diserap zat digunakan untuk perubahan wujud bukan untuk menaikan suhu. Kalor untuk perubahan wujud ini disebut kalor laten.  faktor-faktor untuk mempercepat penguapan ada 4 : 1. Dipanaskan 2. memperluas permukaan 3. di tiupkan angin pada permukaan 4. mengurangi tekanan permukaan
  • 23.
    Q = besarnyakalor yang diserap ( J) m = massa zat ( Kg) U = kalor Uap zat ( J/Kg ) Q = m U Contoh soal Berapa kalor yang diserap 2 kg air pada suhu 100 oC menjadi uap air yang bersuhu 100 oC jika kalor uap air 2,27 x 10 ⁶ J/Kg. Jawab Diketahui : m = 2 Kg U = 2,27 x 10 ⁶ J/Kg. Ditanya : Q = ? Jawab : Q = mU = 2 x 2,27 x 10 ⁶ = 4,54 x 10 ⁶ J/Kg
  • 24.
  • 25.
    ASAS BLACK • Jikaada dua macam zat yang berbeda suhunya dicampurkan atau disentuhkan, maka zat yang suhunya lebih tinggi akan melepas kalor yang sama banyaknya dengan kalor yang diserap oleh zat yang suhunya lebih rendah. • Q lepas = Q serap • Kekekalan energi pada pertukaran kalor seperti persamaan diatas pertama kali dikemukakan oleh Black seorang ilmuwan Inggris.
  • 26.
    Seratus gram airdengan suhu 30O C dicampur dengan 50 gram air bersuhu 80O C, tentukan suhu campurannya! (kalor jenis air-1 kal/gr.O C) Air dingin t1= 30O C ;m1= 100 gr Air panas t2= 80O C ;m2= 50 gr t Penyelesaian Qdiserap=Qdilepas Q1=Q2 m1.c1.ΔT1=m2.c2.ΔT2 100.1.(t-30) = 50.1.(80-t) 2t-60 = 80-t 3t = 140 t = 46,7 O C
  • 27.
    KONDUKSI yaitu perpindahankalor yang tidak disertai perpindahan partikel zat. Kalor dapat berpindah secara konduksi karena adanya perbedaan suhu antar 2 titik. Kalor mengalir dari titik yang suhunya tinggi ke rendah. Perpindahan kalor secara konduksi hanya terjadi pada zat padat. Konduktor yaitu zat yang mudah menghantarkan kalor. Contoh : aluminium, besi, dal logam lainnnya. Isolator yairtu zat yang sulit menghantarkan kalor. Contoh : kayu, karet, tnah dll
  • 28.
  • 29.
    Konveksi yaitu perpindahankalor yang disertai perpindahan partikel zat. Pada peristiwa disamping seluruh air terasa panas karena partikel-partikel air panas mengalir ke atas dan partikel air dingin bergerak turun mengisi ruang yang ditinggalkan air panas. Konveksi dapat terjadi pada zat cair dan gas. Contoh : air di panaskan, asap kebakaran, asap knalpot dll
  • 30.
  • 31.
    MATAHARI MEMENCARKAN KALOR RADIASISAMPAI DI BUMI Radiasi yaitu perpindahan kalor tanpa zat perantara (medium) Benda yang suhunya sangat tinggi akan memancarkan cahaya dan energi kalor. Contoh perpindahan kalor secara radiasi adalah 1. Sinar matahari sanpai di bumi 2. Disekitar api unggun terasa panas Warna putih penyerap dan pemancar kalor radiasi yang kurang baik. Warna hitam penyerah dan pemancar kalor radiasi yang sangat baik.
  • 32.
  • 33.
    1. Pada malamhari bumi tidak menjadi dingin sekali karena atmosfera berperan sebagai isolator sekaligus berperan sebagai media konveksi udara. 2. Pada siang hari yang terik sepatu dan sandal berfungsi sebagai isolator sehingga telapak kaki tidak terasa panas. 3. Pada ganggang seterika dibuat dari plastik supaya tidak panas 4. Diantara dinding termos dibuat hampa udara sehingga kalor tidak merambat secara konduksi dari dinding dalam ke dinding luar maka panas air dapat dipertahankan.
  • 35.
    LATIHAN SOAL 1. Untukmeningkatkan suhu benda sebesar 40C diperlukan kalor sebanyak 6.000 Joule. Tentukan kapasitas kalor benda tersebut! 2. Berapa kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu suatu benda yang kapasitas kalornya 750 kal/C dari suhu awal 25C menjadi 85C?
  • 36.
    LATIHAN SOAL 3. Sebuahbenda mula-mula suhunya 36C kemudian ditingkatkan menjadi 46C, ternyata memerlukan kalor sebesar 650 Joule. Bila massa benda 0,5 kg, tentukan kalor jenis benda tersebut! 4. Berapakah kalor yang diperlukan untuk memanaskan air dari suhu 25C menjadi 125C. Bila massa air 0,25 kg dan kalor jenis air 4200 J/kg. C?
  • 37.
    LATIHAN SOAL 5. 2kg air yang suhunya 20C diberi kalor sebanyak 84000 Joule. Bila kalor jenis air 4200 J/kg. C, berapakah suhu akhir air sekarang? 6. Berapakah banyaknya panas yang diperlukan untuk menaikkan suhu 200 gram zat dari 10C menjadi 60C, bila kalor jenis zat tersebut 0,03 kal/g. C?
  • 38.
    LATIHAN SOAL 7. Berapakahtemperatur akhirnya bila 0,2 kg tembaga dengan kalor jenis 420 J/kg.C bersuhu 80C dimasukkan ke dalam 0,2 kg air pada suhu 20C. Kalor jenis air 4200 J/kg.C! 8. Kedalam 400 gram air yang suhunya 20C dimasukkan 500 gram besi yang suhunya 80C. Hitunglah suhu akhir percampuranya bila kalor jenis besi 0,11 kkal/g.C dan kalor jenis air 1 kkal/g.C.
  • 39.
    LATIHAN SOAL 9. Sebanyak300 gram air dingin yang bersuhu 20C dicampur dengan 400 gram air mendidih. Hitunglah suhu akhir percampurannya! Kalor jenis air 1 kkal/g.C. 10. 800 gram air yang bersuhu 30C dicampur dengan 800 gram air yang bersuhu 90C, jika kalor jenis air 1 kkal/g.C, berapakah besar suhu akhir percampurannya?
  • 40.
    LATIHAN SOAL 11. Sebanyak400 gram air dingin yang bersuhu 10C dicampur dengan sejumlah air mendidih. Ternyata suhu akhir percampurannya sebesar 45C! Kalor jenis air 1 kkal/g.C. Tentukan massa air yang mendidih tersebut! 12. Hitung besarnya kalor yang diperlukan untuk merubah 20 gram es yang bersuhu - 10C, seluruhnya menjadi air yang bersuhu 75C!
  • 41.
    LATIHAN SOAL 13. Hitungbesarnya kalor yang diperlukan untuk merubah 50 gram es yang bersuhu - 20C, seluruhnya menjadi ua air yang bersuhu 100C! 14. Hitung besarnya kalor yang diperlukan untuk merubah 4 kg es yang bersuhu 0C, seluruhnya menjadi air yang bersuhu 100C!
  • 42.
    LATIHAN SOAL 15. Hitungbesarnya kalor yang diperlukan untuk merubah 4 kg airyang bersuhu 0C, seluruhnya menjadi uap air yang bersuhu 100C! 16. Hitung besarnya kalor yang dilepaskan untuk jika 10 gram uap air yang bersuhu 100C, seluruhnya menjadi es yang bersuhu 0C! 17. Hitung besarnya kalor yang dilepaskan untuk jika 60 gram uap air yang bersuhu 100C, seluruhnya menjadi es yang bersuhu -15C!