Al-Syirkah
Kelompok 9 :
Ahmad Ardaful Abror Jauhari
Ziyana Walidah
Hi!
Hello!
Al-syirkah adalah suatu akad antara dua pihak
atau lebih, yang bersepakat untuk melakukan
suatu usaha atau bisnis dengan tujuan
memperoleh keuntungan.
Apa itu Al-syirkah?
Hukum Al-Syirkah itu
apa yaaa?
Al syirkah hukumnya Mubah/Boleh.
Rasulullah bersabda:
“Allah berfirman ; Aku ini ketiga dari
dua orang yang berserikat, selama
salah seorang tidak menghianati
terhadap temannya, apabila salah
seorang berhianat terhadapnya aku
keluar di antara mereka.”
(HR. Abu dawud,al-baihaqi, dan ad-
daruquthni).
Rukun Al-Syirkah
Pihak yang
berkontrak
(‘aqidani)
Syaratnya : memiliki
ahliyah at-tasharruf
(kecakapan melakukan
tindakan hukum/usaha)
Obyek akad
(ma’qud ‘alaih)
Mencakup
pekerjaan (amal’)
dan atau modal
(mal)
Ijab-kabul
Macam-macam Al-Syirkah
kepemilikan bersama oleh
dua pihak atau lebih atas
suatu barang yang di
peroleh melalui salah satu
sebab kepemilikan,
seperti hibah, waris,dll.
Syirkah Amlak terbagi lagi
menjadi dua : syirkah
ikhtiyariyah dan syirkah
ijbariyah.
Syirkah Amlak Syirkah ‘Uqud
akad antara dua pihak
atau lebih dalam
pekerjaan (amal) dan atau
modal (mal) untuk
memperoleh keuntungan.
Syirkah ‘Uqud Terbagi
menjadi 5 : syirkah ‘inan,
syirkah muwafadhah,
syirkah abdan, syirkah
wujuh
Syirkah Amlak
Syirkah ikhtiyariyah
syirkah yang terjadi oleh perbuatan
dua orang yang bekerjasama,
seperti manakala keduanya
membeli, diberi atau diwasiati lalu
keduanya menerima, sehingga
sesuatu tersebut menjadi hak milik
bersama bagi keduanya.
syirkah ijbariyah.
syirkah yang terjadi bukan oleh
perbuatan dua pihak atau lebih
sebagaimana syirkah ikhtiyar di
atas, tetapi mereka memilikinya
secara otomatis, terpaksa dan
tidak bisa mengelak (jabari),
seperti dua orang yang mewarisi
sesuatu, sehingga kedua orang
tersebut samasama mempunyai
hak atas harta warisan tersebut.
Hello!
Syirkah ‘Uqud
Syirkah inan
• Syirkah inan adalah syirkah antara dua
pihak atau lebih yang masing-masing
memberi konstribusi kerja (‘amal) dan
modal (mal).
• Modal harus berupa uang. Untuk
barang tidak boleh dijadikan modal
syirkah, kecuali jika barang itu dihitung
nilainya pada saat akad.
• Pembagian keuntungan : keuntungan
di dasarkan pada kesepakatan,
sedangkan kerugian ditanggung oleh
masing-masing mitra usaha dan
berdasar porsi modal.
Syirkah abdan
• Syirkah Abdan adalah syirkah antara
dua pihak atau lebih yang masing-
masing hanya memberikan
konstribusi kerja (‘amal), tanpa
konstribusi modal (mal).
• Kontribusi kerja dapat berupa kerja
pikiran (seperti penulis) ataupun kerja
fisik (seperti nelayan,pemburu,tukang
kayu,tukang batu,dst)
• Pembagian hasilnya : mengikuti
kesepakatan.
Syirkah mudharabah
● Syirkah mudharabah adalah syirkah antara dua pihak atau
lebih dengan ketentuan, satu pihak memberikan
konstribusi kerja (‘amal), sedangkan pihak lain
memberikan konstribusi modal (mal).
● Dalam hal ini kewenangan melakukan tasharruf hanyalah
menjadi hak pengelola (mudharib).
● Pemodal tidak boleh ikut mengelola. Namun, masih ada
satu catatan. Pemodal boleh memberi syarat saat sebelum
akad. (pengelola terikat dengan syarat pemodal)
● Pembagian keuntungan : berdasarkan kesepakatan.
● Pembagian kerugian berdasarkan : presentase
modal/kepada pemodal. Namun, pengelola modal juga
turut menanggung kerugian apabila pengelola itu tidak
amanah, dia melalaikan tanggung jawab. Nah, baru dia
harus ikut menanggung kerugian juga saat itu
Syirkah wujuh
syirkah yang
didasarkan pada wujuh
(kedudukan,
ketokohan, atau
keahlian) seseorang
ditengah masyarakat.
Syirkah mufawadhah
Syirkah mufawadhah
adalah syirkah antara
dua pihak atau lebih
yang
menggabungkan
semua jenis syirkah di
atas (syirkah inan,
abdan, mudharabah,
dan wujuh).
Sekian
Terima Kasih
Hi!
Hello!

Al Syirkah dalam mudharabah oleh ziyana walidah.pptx

  • 1.
    Al-Syirkah Kelompok 9 : AhmadArdaful Abror Jauhari Ziyana Walidah Hi! Hello!
  • 2.
    Al-syirkah adalah suatuakad antara dua pihak atau lebih, yang bersepakat untuk melakukan suatu usaha atau bisnis dengan tujuan memperoleh keuntungan. Apa itu Al-syirkah?
  • 3.
    Hukum Al-Syirkah itu apayaaa? Al syirkah hukumnya Mubah/Boleh. Rasulullah bersabda: “Allah berfirman ; Aku ini ketiga dari dua orang yang berserikat, selama salah seorang tidak menghianati terhadap temannya, apabila salah seorang berhianat terhadapnya aku keluar di antara mereka.” (HR. Abu dawud,al-baihaqi, dan ad- daruquthni).
  • 4.
    Rukun Al-Syirkah Pihak yang berkontrak (‘aqidani) Syaratnya: memiliki ahliyah at-tasharruf (kecakapan melakukan tindakan hukum/usaha) Obyek akad (ma’qud ‘alaih) Mencakup pekerjaan (amal’) dan atau modal (mal) Ijab-kabul
  • 5.
    Macam-macam Al-Syirkah kepemilikan bersamaoleh dua pihak atau lebih atas suatu barang yang di peroleh melalui salah satu sebab kepemilikan, seperti hibah, waris,dll. Syirkah Amlak terbagi lagi menjadi dua : syirkah ikhtiyariyah dan syirkah ijbariyah. Syirkah Amlak Syirkah ‘Uqud akad antara dua pihak atau lebih dalam pekerjaan (amal) dan atau modal (mal) untuk memperoleh keuntungan. Syirkah ‘Uqud Terbagi menjadi 5 : syirkah ‘inan, syirkah muwafadhah, syirkah abdan, syirkah wujuh
  • 6.
    Syirkah Amlak Syirkah ikhtiyariyah syirkahyang terjadi oleh perbuatan dua orang yang bekerjasama, seperti manakala keduanya membeli, diberi atau diwasiati lalu keduanya menerima, sehingga sesuatu tersebut menjadi hak milik bersama bagi keduanya. syirkah ijbariyah. syirkah yang terjadi bukan oleh perbuatan dua pihak atau lebih sebagaimana syirkah ikhtiyar di atas, tetapi mereka memilikinya secara otomatis, terpaksa dan tidak bisa mengelak (jabari), seperti dua orang yang mewarisi sesuatu, sehingga kedua orang tersebut samasama mempunyai hak atas harta warisan tersebut.
  • 7.
  • 8.
    Syirkah inan • Syirkahinan adalah syirkah antara dua pihak atau lebih yang masing-masing memberi konstribusi kerja (‘amal) dan modal (mal). • Modal harus berupa uang. Untuk barang tidak boleh dijadikan modal syirkah, kecuali jika barang itu dihitung nilainya pada saat akad. • Pembagian keuntungan : keuntungan di dasarkan pada kesepakatan, sedangkan kerugian ditanggung oleh masing-masing mitra usaha dan berdasar porsi modal.
  • 9.
    Syirkah abdan • SyirkahAbdan adalah syirkah antara dua pihak atau lebih yang masing- masing hanya memberikan konstribusi kerja (‘amal), tanpa konstribusi modal (mal). • Kontribusi kerja dapat berupa kerja pikiran (seperti penulis) ataupun kerja fisik (seperti nelayan,pemburu,tukang kayu,tukang batu,dst) • Pembagian hasilnya : mengikuti kesepakatan.
  • 10.
    Syirkah mudharabah ● Syirkahmudharabah adalah syirkah antara dua pihak atau lebih dengan ketentuan, satu pihak memberikan konstribusi kerja (‘amal), sedangkan pihak lain memberikan konstribusi modal (mal). ● Dalam hal ini kewenangan melakukan tasharruf hanyalah menjadi hak pengelola (mudharib). ● Pemodal tidak boleh ikut mengelola. Namun, masih ada satu catatan. Pemodal boleh memberi syarat saat sebelum akad. (pengelola terikat dengan syarat pemodal) ● Pembagian keuntungan : berdasarkan kesepakatan. ● Pembagian kerugian berdasarkan : presentase modal/kepada pemodal. Namun, pengelola modal juga turut menanggung kerugian apabila pengelola itu tidak amanah, dia melalaikan tanggung jawab. Nah, baru dia harus ikut menanggung kerugian juga saat itu
  • 11.
    Syirkah wujuh syirkah yang didasarkanpada wujuh (kedudukan, ketokohan, atau keahlian) seseorang ditengah masyarakat.
  • 12.
    Syirkah mufawadhah Syirkah mufawadhah adalahsyirkah antara dua pihak atau lebih yang menggabungkan semua jenis syirkah di atas (syirkah inan, abdan, mudharabah, dan wujuh).
  • 13.