ACTIVE LEARNING
  DIAN PARIKESIT
Meyer & Jones (1993) mengemukakan bahwa
 pembelajaran aktif terjadi aktivitas berbicara dan
mendengar, menulis, membaca, dan refleksi yang
   menggiring ke arah pemaknaan mengenai isi
pelajaran, ide-ide, dan berbagai hal yang berkaitan
 dengan satu topik yang sedang dipelajari. Dalam
 pembelajaran aktif, guru lebih berperan sebagai
          fasilitator bukan pemberi ilmu.
Teknik metode untuk memfasilitasi pembelajaran aktif :
1. Think-pair-share
2. Minute Papers => beri feedback
3. Writing activities
4. Brainstorming
5. Games misalnya matching, mysteries, group competitions,
   solving puzzles, pictionary, etc.
6. Debates (self explanation dan students tutoring to each other)
7. Group work (kerjasama)
8. Case studies (kasus nyata)
9. Role Play (Bermain peran)
10. Praktek (pengamatan alami)
Tata Ruang kelas yang nyaman ?
Kriteria Pengajaran
Hasil Karya Siswa
•Tidak hanya FUNGSI tetapi juga DISAIN.
•Tidak hanya ARGUMEN tetapi juga CERITA.
•Tidak hanya FOKUS tetapi juga SIMPONI.
•Tidak hanya LOGIS tetapi juga EMPATI.
•Tidak hanya KESERIUSAN tetapi juga BERMAIN.
•Tidak hanya AKUMULASI tetapi juga MAKNA.
Bermain sambil belajar
Soal Problem Solving
Menurut Ananda, jika ASEAN/PBB dibubarkan,
           Apa reaksi negara ?
UN ditiadakan apa reaksinya?
METODE GLENN DOMAN

1. Visual diferensiasi (cara membuat kartu);
2. Kosa kata yang tepat;
3. Kosakata dari lingkungan keluarga;
4. Kosakata untuk membangun struktur kalimat;
5. Terstruktur frasa dan kalimat-kalimat;
6. Membaca buku nyata (i.e., buku pertama);
7. Dia kemudian menyimpulkan bahwa "manusia pada
dasarnya karena dia dapat membaca dan menulis".
MODEL GAYA PEMBELAJARAN
   Menurut FOGARTY (1991)
   • Conection Model (hubungan/keterkaitan topik)
   • Webbed Model (jaring laba-laba/terjala => sub
     tema)
   • Integrated Model (Integrasi/terpadu)
   • Fragmented (terpisah)
   • Nested Model (gugusan)
   • Sequence Model (urutan)=> 1 topik 2 pelajaran
   • Share Model (gabungan bagian/1 tim)
   • Threaded Model (rajutan/terpadu satu topik)
   • Immersed Model (celup/ topik aktivitas)
   • Networked Model (jaringan)
Apa sih Mind Mapping ? ....




  Mind map adalah cara mudah menggali
  informasi dari dalam dan dari luar otak
  Anda, cara terbaik untuk mendapatkan
  ide baru, cara baru untuk belajar, cara
   baru untuk membuat catetan yang ga
            ngebosenin siswa.
So…Tony Buzan si pencetus Mind Map ini
menggunakan cara mind mapping dalam belajar. Mind
  map memakai otak kanan kita, karena dibuat oleh
gambar, garis, warna, dan kata-kata. Dengan cara ini
   kata Tony, belajar akan tidak cepat bosan, materi
belajar akan cepat diingat, ide-ide akan muncul, waktu
 akan lebih efektif, dan hasil belajar bisa memuaskan.
CONTOH MIND MAPPING
Catatan Biasa
1. hanya berupa tulisan-tulisan saja
2. hanya dalam satu warna
3. untuk mereview ulang memerlukan waktu yang lama
4. waktu yang diperlukan untuk belajar lebih lama
5. statis
Peta Pikiran
1. berupa tulisan, symbol dan gambar
2. berwarna-warni
3. untuk mereview ulang diperlukan waktu yang pendek
4. waktu yang diperlukan untuk belajar lebih cepat dan
efektif
5. membuat individu menjadi lebih kreatif.
8547

      1 3x
11 1 1 1 1
     20
IKUTI MODEL LUQMAN 33 ;12-19
• Ajari anak bersyukur kepada Allah SWT, karena hakikatnya syukur itu untuk
diri sendiri.
• Ajari anak menjauhi syirik karena itu adalah kezaliman besar
• Ajari anak menghormati ibunya yang telah mengandung dengan susah
payah, lemah dan bertambah-tambah selama 9 bulan.
• Ajari anak menghormati kedua orangtua, karena keridhaan Allah ada pada
keridhaan orangtua.
• Ajari anak untuk menolak perintah orangtua yang salah dengan cara yang
bijak.
• Ajari anak untuk mendirikan sholat dan berdakwah serta bersabar terhadap
penderitaan di medan dakwah.
• Ajari anak untuk menjauhi sikap sombong, angkuh, meremehkan orang
lain, memalingkan muka, memandang rendah orang lain, dan tidak mau bertegur
sapa.
• Ajari anak sifat kesederhanaan, tampil dengan wajar tidak membuat resah
orang lain, tidak menyebabkan orang lain sakit hati.
• Ajari anak melunakan suara dan pandai berkomunikasi, namun jangan banyak
bicara yang tidak bermakna dan jangan jadi pembual.
Guru Pembelajar

• Mengikuti perkembangan dalam bidang
yang diajarkan
• Mengikuti perkembangan dalam bidang
pembelajaran, misalnya How People
Learn, Brain Based Learning
• Senantiasa melakukan perbaikan
berkelanjutan
• Senantiasa memotivasi diri untuk
memberikan yang terbaik

Active learning

  • 1.
    ACTIVE LEARNING DIAN PARIKESIT
  • 2.
    Meyer & Jones(1993) mengemukakan bahwa pembelajaran aktif terjadi aktivitas berbicara dan mendengar, menulis, membaca, dan refleksi yang menggiring ke arah pemaknaan mengenai isi pelajaran, ide-ide, dan berbagai hal yang berkaitan dengan satu topik yang sedang dipelajari. Dalam pembelajaran aktif, guru lebih berperan sebagai fasilitator bukan pemberi ilmu.
  • 3.
    Teknik metode untukmemfasilitasi pembelajaran aktif : 1. Think-pair-share 2. Minute Papers => beri feedback 3. Writing activities 4. Brainstorming 5. Games misalnya matching, mysteries, group competitions, solving puzzles, pictionary, etc. 6. Debates (self explanation dan students tutoring to each other) 7. Group work (kerjasama) 8. Case studies (kasus nyata) 9. Role Play (Bermain peran) 10. Praktek (pengamatan alami)
  • 4.
    Tata Ruang kelasyang nyaman ?
  • 6.
  • 7.
  • 8.
    •Tidak hanya FUNGSItetapi juga DISAIN. •Tidak hanya ARGUMEN tetapi juga CERITA. •Tidak hanya FOKUS tetapi juga SIMPONI. •Tidak hanya LOGIS tetapi juga EMPATI. •Tidak hanya KESERIUSAN tetapi juga BERMAIN. •Tidak hanya AKUMULASI tetapi juga MAKNA.
  • 9.
  • 10.
  • 11.
    Menurut Ananda, jikaASEAN/PBB dibubarkan, Apa reaksi negara ?
  • 12.
  • 13.
    METODE GLENN DOMAN 1.Visual diferensiasi (cara membuat kartu); 2. Kosa kata yang tepat; 3. Kosakata dari lingkungan keluarga; 4. Kosakata untuk membangun struktur kalimat; 5. Terstruktur frasa dan kalimat-kalimat; 6. Membaca buku nyata (i.e., buku pertama); 7. Dia kemudian menyimpulkan bahwa "manusia pada dasarnya karena dia dapat membaca dan menulis".
  • 14.
    MODEL GAYA PEMBELAJARAN Menurut FOGARTY (1991) • Conection Model (hubungan/keterkaitan topik) • Webbed Model (jaring laba-laba/terjala => sub tema) • Integrated Model (Integrasi/terpadu) • Fragmented (terpisah) • Nested Model (gugusan) • Sequence Model (urutan)=> 1 topik 2 pelajaran • Share Model (gabungan bagian/1 tim) • Threaded Model (rajutan/terpadu satu topik) • Immersed Model (celup/ topik aktivitas) • Networked Model (jaringan)
  • 16.
    Apa sih MindMapping ? .... Mind map adalah cara mudah menggali informasi dari dalam dan dari luar otak Anda, cara terbaik untuk mendapatkan ide baru, cara baru untuk belajar, cara baru untuk membuat catetan yang ga ngebosenin siswa.
  • 17.
    So…Tony Buzan sipencetus Mind Map ini menggunakan cara mind mapping dalam belajar. Mind map memakai otak kanan kita, karena dibuat oleh gambar, garis, warna, dan kata-kata. Dengan cara ini kata Tony, belajar akan tidak cepat bosan, materi belajar akan cepat diingat, ide-ide akan muncul, waktu akan lebih efektif, dan hasil belajar bisa memuaskan.
  • 18.
  • 19.
    Catatan Biasa 1. hanyaberupa tulisan-tulisan saja 2. hanya dalam satu warna 3. untuk mereview ulang memerlukan waktu yang lama 4. waktu yang diperlukan untuk belajar lebih lama 5. statis Peta Pikiran 1. berupa tulisan, symbol dan gambar 2. berwarna-warni 3. untuk mereview ulang diperlukan waktu yang pendek 4. waktu yang diperlukan untuk belajar lebih cepat dan efektif 5. membuat individu menjadi lebih kreatif.
  • 20.
    8547 1 3x 11 1 1 1 1 20
  • 22.
    IKUTI MODEL LUQMAN33 ;12-19 • Ajari anak bersyukur kepada Allah SWT, karena hakikatnya syukur itu untuk diri sendiri. • Ajari anak menjauhi syirik karena itu adalah kezaliman besar • Ajari anak menghormati ibunya yang telah mengandung dengan susah payah, lemah dan bertambah-tambah selama 9 bulan. • Ajari anak menghormati kedua orangtua, karena keridhaan Allah ada pada keridhaan orangtua. • Ajari anak untuk menolak perintah orangtua yang salah dengan cara yang bijak. • Ajari anak untuk mendirikan sholat dan berdakwah serta bersabar terhadap penderitaan di medan dakwah. • Ajari anak untuk menjauhi sikap sombong, angkuh, meremehkan orang lain, memalingkan muka, memandang rendah orang lain, dan tidak mau bertegur sapa. • Ajari anak sifat kesederhanaan, tampil dengan wajar tidak membuat resah orang lain, tidak menyebabkan orang lain sakit hati. • Ajari anak melunakan suara dan pandai berkomunikasi, namun jangan banyak bicara yang tidak bermakna dan jangan jadi pembual.
  • 23.
    Guru Pembelajar • Mengikutiperkembangan dalam bidang yang diajarkan • Mengikuti perkembangan dalam bidang pembelajaran, misalnya How People Learn, Brain Based Learning • Senantiasa melakukan perbaikan berkelanjutan • Senantiasa memotivasi diri untuk memberikan yang terbaik