Russian Current
Aditya Johan Romadhon, SST.FT, M.Fis
Pendahuluan
Russian Current ditemukan oleh ilmuwan Rusia seorang
fisiologis bernama Yakov Kotz pada tahun 1977
Klasifikasi Alternating Current (AC) frekuensi 2500 Hz
Modifikasi menggunakan burst/ rangkaian pulsa (50
burst) berbentuk sinusoidal (polyphasic)
Sehingga 50 aksi potensial tiap detik (50 Hz)
10 ms Burst On : 10 ms Burst Off (Duty Cycle 50%)
Ditujukan untuk peningkatan kekuatan otot
Carrier Frequency dan Durasi Burst
Beat frequency 100 Hz (10 ms), 80 Hz (12.5 ms), 50 Hz (20 ms), 4 Hz (250 ms)
Carrier Frequency 4000 Hz memiliki durasi tiap 1 cycle adalah 0.25 ms
Sama dengan karakteristik arus Interferential Current (IFC)
Durasi tiap 1 burst pada pengulangan 50 Hz adalah 20 ms (1:50 = 0.02s)
Carrier Frequency 2500 Hz memiliki durasi tiap 1 cycle adalah 0.4 ms/cycle (1:2500 = 0.0004 S)
Duty Cycle
Duty cycle merupakan rasio durasi burst dan interval burst
dalam persen (%)
Bukan durasi pulsa, interval pulse/phase, burst
merupakan rangkaian pulsa
Duty cycle sangat penting untuk menjaga aksi potensial
dan mencegah kelelahan saraf dan otot
Burst 50 Hz (20 ms), DC 50% (10 ms durasi burst)
Duty Cycle
• Duty cycle = bust duration : (burst duration + burst interval)
• 10 ms : (10 + 10 ms) = 0.5 (50%)
• Duty cycle 50% = 20 ms x 0.5 = 10 ms burst duration
• 3 aksi potensial pada absolute refractory, 22 lainnya pada relative refractory
• Duty cycle 10-20% terbukti efisien dalam menghasilkan kontraksi otot
• Duty cycle 10% = 20 ms x 0.10 = 2 ms burst duration
• 3 aksi potensial pada absolute refractory dan 2 lainnya pada relative refractory
• 2 % duty cycle
• 20 ms x 0.02 = 0.4 ms burst duration
Frekuensi dan Respon Otot
Stimulasi intensitas level motoris akan didapatkan jenis
kontraksi twitch, sub tetanic dan tetanic contraction
1 - 5 Hz menghasilkan respon twitch contraction
5 Hz - 20 Hz menghasilkan respon sub tetanic
20 - 30 Hz transisi menuju tetanic
30 – 100 Hz menghasilkan respon tetanic
Kelelahan Otot
Semakin tinggi frekuensi = otot semakin cepat lelah
Semakin tinggi frekuensi = kekuatan otot cepat
menurun
Sehingga guna mendapatkan kontraksi kuat (tetanic)
tanpa kelelahan otot
Frekuensi 50 – 100 Hz (tetanic) maka waktu kontraksi tidak
melebihi 10 detik
Ramps (Up & Down)
Ramp up merupakan waktu (s) yang diperlukan intensitas dari 0 mA menuju target intensitas (mA) dan
sebaliknya ramp down
Ramps sangat diperlukan saat melakukan stimulasi kontraksi tetanik
Kontraksi yang dihasilkan tidak tiba-tiba (jerky), mirip seperti kontraksi volunteer
Pada program penguatan otot ramp up lebih singkat dibanding ramp down
Kontraksi konsentrik singkat dan kontraksi eksentrik lebih lama
Prinsip dasar penguatan otot (load lebih besar = stressor otot)
Karakteristik Arus
• Russian current disebut juga protocol 10/50/10
• 10 detik kontraksi, 50 detik istirahat dan 10 menit terapi
Stimulasi & Kontraksi
Perekrutan motor unit secara
synchronously (bersamaan)
Fast twitch lebih awal dan dominan
berkontraksi (cepat Lelah)
Terhentinya aktivitas spinal reflex
(kontrol tonus)
SEKIAN &
TERIMAKASIH

4. Matakuliah Electrotherapy Russian Current.pdf

  • 1.
    Russian Current Aditya JohanRomadhon, SST.FT, M.Fis
  • 2.
    Pendahuluan Russian Current ditemukanoleh ilmuwan Rusia seorang fisiologis bernama Yakov Kotz pada tahun 1977 Klasifikasi Alternating Current (AC) frekuensi 2500 Hz Modifikasi menggunakan burst/ rangkaian pulsa (50 burst) berbentuk sinusoidal (polyphasic) Sehingga 50 aksi potensial tiap detik (50 Hz) 10 ms Burst On : 10 ms Burst Off (Duty Cycle 50%) Ditujukan untuk peningkatan kekuatan otot
  • 3.
    Carrier Frequency danDurasi Burst Beat frequency 100 Hz (10 ms), 80 Hz (12.5 ms), 50 Hz (20 ms), 4 Hz (250 ms) Carrier Frequency 4000 Hz memiliki durasi tiap 1 cycle adalah 0.25 ms Sama dengan karakteristik arus Interferential Current (IFC) Durasi tiap 1 burst pada pengulangan 50 Hz adalah 20 ms (1:50 = 0.02s) Carrier Frequency 2500 Hz memiliki durasi tiap 1 cycle adalah 0.4 ms/cycle (1:2500 = 0.0004 S)
  • 4.
    Duty Cycle Duty cyclemerupakan rasio durasi burst dan interval burst dalam persen (%) Bukan durasi pulsa, interval pulse/phase, burst merupakan rangkaian pulsa Duty cycle sangat penting untuk menjaga aksi potensial dan mencegah kelelahan saraf dan otot Burst 50 Hz (20 ms), DC 50% (10 ms durasi burst)
  • 5.
    Duty Cycle • Dutycycle = bust duration : (burst duration + burst interval) • 10 ms : (10 + 10 ms) = 0.5 (50%) • Duty cycle 50% = 20 ms x 0.5 = 10 ms burst duration • 3 aksi potensial pada absolute refractory, 22 lainnya pada relative refractory
  • 6.
    • Duty cycle10-20% terbukti efisien dalam menghasilkan kontraksi otot • Duty cycle 10% = 20 ms x 0.10 = 2 ms burst duration • 3 aksi potensial pada absolute refractory dan 2 lainnya pada relative refractory
  • 7.
    • 2 %duty cycle • 20 ms x 0.02 = 0.4 ms burst duration
  • 9.
    Frekuensi dan ResponOtot Stimulasi intensitas level motoris akan didapatkan jenis kontraksi twitch, sub tetanic dan tetanic contraction 1 - 5 Hz menghasilkan respon twitch contraction 5 Hz - 20 Hz menghasilkan respon sub tetanic 20 - 30 Hz transisi menuju tetanic 30 – 100 Hz menghasilkan respon tetanic
  • 10.
    Kelelahan Otot Semakin tinggifrekuensi = otot semakin cepat lelah Semakin tinggi frekuensi = kekuatan otot cepat menurun Sehingga guna mendapatkan kontraksi kuat (tetanic) tanpa kelelahan otot Frekuensi 50 – 100 Hz (tetanic) maka waktu kontraksi tidak melebihi 10 detik
  • 11.
    Ramps (Up &Down) Ramp up merupakan waktu (s) yang diperlukan intensitas dari 0 mA menuju target intensitas (mA) dan sebaliknya ramp down Ramps sangat diperlukan saat melakukan stimulasi kontraksi tetanik Kontraksi yang dihasilkan tidak tiba-tiba (jerky), mirip seperti kontraksi volunteer Pada program penguatan otot ramp up lebih singkat dibanding ramp down Kontraksi konsentrik singkat dan kontraksi eksentrik lebih lama Prinsip dasar penguatan otot (load lebih besar = stressor otot)
  • 12.
    Karakteristik Arus • Russiancurrent disebut juga protocol 10/50/10 • 10 detik kontraksi, 50 detik istirahat dan 10 menit terapi
  • 13.
    Stimulasi & Kontraksi Perekrutanmotor unit secara synchronously (bersamaan) Fast twitch lebih awal dan dominan berkontraksi (cepat Lelah) Terhentinya aktivitas spinal reflex (kontrol tonus)
  • 14.