3 TARIAN DI RIAU
Kepulauan Riau adalah sebuah provinsi di Indonesia dengan Tanjung Pinang sebagai ibukotanya.
Kepulauan Riau mempunyai kekayaan budaya yang beraneka ragam dari mulai sastra, musik,
dan tari dengan banyak pengaruh dari budaya Melayu dan Arab. Di bawah ini Anda akan
temukan 5 tarian tradisional khas daerah ini.
1. Tari Melemang
Tari melemang diperkirakan sudah ada sejak abad 12 dan awalnya dikenal sebagai tarian istana
Kerajaan Bentan. Tarian yang memadukan unsur tari, musik, dan menyanyi ini mengisahkan
tentang kehidupan kerajaan dan dipentaskan oleh 14 orang yang masing-masing memainkan
peran. Kata melemang sendiri berarti berdiri sambil membongkokkan badan ke belakang dan hal
ini memang tampak pada kecakapan serta kegesitan para penari dalam mengambil sesuatu,
misalnya uang receh atau sapu tangan. Kini, tari Melemang sudah menjadi pertunjukan hiburan
rakyat dengan durasi sekitar satu jam.
2. Tari Makyong
Tarian ini adalah jenis dramatari yang sangat dipengaruhi oleh budaya Melayu. Makyong
diperkirakan telah ada di Riau hampir seabad yang lalu dan sering kali dipentaskan di pematang
sawah selepas memanen padi. Tarian tersebut dipentaskan oleh penari-penari topeng dan diiringi
alat musik seperti rebab, gendang, dan tetawak.
3. Tari Zapin
Tari zapin telah lama berkembang di banyak daerah di Indonesia dan salah satunya di Kepulauan
Riau. Tari ini banyak dipengaruhi oleh budaya Arab dan sarat kandungan agama dan tata nilai.
Tarian ini mempertontonkan gerakan kaki cepat mengikuti pukulan gendang (marwas). Zapin
awalnya hanya dilakukan penari lelaki namun kini penari perempuan juga ditampilkan.

3 tarian di riau

  • 1.
    3 TARIAN DIRIAU Kepulauan Riau adalah sebuah provinsi di Indonesia dengan Tanjung Pinang sebagai ibukotanya. Kepulauan Riau mempunyai kekayaan budaya yang beraneka ragam dari mulai sastra, musik, dan tari dengan banyak pengaruh dari budaya Melayu dan Arab. Di bawah ini Anda akan temukan 5 tarian tradisional khas daerah ini. 1. Tari Melemang Tari melemang diperkirakan sudah ada sejak abad 12 dan awalnya dikenal sebagai tarian istana Kerajaan Bentan. Tarian yang memadukan unsur tari, musik, dan menyanyi ini mengisahkan tentang kehidupan kerajaan dan dipentaskan oleh 14 orang yang masing-masing memainkan peran. Kata melemang sendiri berarti berdiri sambil membongkokkan badan ke belakang dan hal ini memang tampak pada kecakapan serta kegesitan para penari dalam mengambil sesuatu, misalnya uang receh atau sapu tangan. Kini, tari Melemang sudah menjadi pertunjukan hiburan rakyat dengan durasi sekitar satu jam. 2. Tari Makyong
  • 2.
    Tarian ini adalahjenis dramatari yang sangat dipengaruhi oleh budaya Melayu. Makyong diperkirakan telah ada di Riau hampir seabad yang lalu dan sering kali dipentaskan di pematang sawah selepas memanen padi. Tarian tersebut dipentaskan oleh penari-penari topeng dan diiringi alat musik seperti rebab, gendang, dan tetawak. 3. Tari Zapin Tari zapin telah lama berkembang di banyak daerah di Indonesia dan salah satunya di Kepulauan Riau. Tari ini banyak dipengaruhi oleh budaya Arab dan sarat kandungan agama dan tata nilai. Tarian ini mempertontonkan gerakan kaki cepat mengikuti pukulan gendang (marwas). Zapin awalnya hanya dilakukan penari lelaki namun kini penari perempuan juga ditampilkan.