Teks Prosedur
Kompleks
Tujuan Teks
Prosedur Kompleks
Struktur
Kebahasaan
Contoh
Teks yang berisi langkah-langkah yang
sistematis yang sesuai dengan aturan yang
ada untuk mencapai suatu tujuan.
Struktur Teks
Prosedur Kompleks:
1. Tujuan
2. Langkah-langkah
untuk mencapai
tujuan
• Judul adalah kepala karangan
dari teks prosedur kompleks
• Contoh :
Cara Membuat Kerajinan dari Sedotan
Cara Menggunakan ATM
Contoh :
Dewasa ini, internet merupakan
media paling revolusioner. Banyak
pengembangan-pengembangan pada
internet, salah satunya adalah
perkembangan akses internet
menggunakan modem eksternal.
Pendahulua
n
Bahan atau alat pada teks
prosedur kompleks dibutuhkan
terutama pada teks prosedur
kompleks yang menyatakan
langkah langkah dalam membuat
sesuatu.
Bahan/Alat
Tujuan dari Teks Prosedur Kompleks
• Tujuan teks prosedur
kompleks adalah menunjukkan
atau menjelaskan bagaimana
mengerjakan sesuatu dengan
langkah-langkah yang urut.
Kalimat Imperatif
• Ciri-ciri kalimat perintah adalah sebagai berikut;
1. Isinya perintah untuk melakukan sesuatu,
2. Intonasinya perintah (nadanya agak naik
sedikit),
3. Tanggapannya dalam, bentuk perbuatan,
4. Dalam tulisan diakhiri dengan tanda seru (!).
Kalimat Interogatif
• Kalimat Interogatif adalah kalimat yang berisi pertanyaan
• Fungsi : meminta informasi tentang sesuatu
• Pada garis besarnya kalimat tanya itu ada dua macam:
• 1) kalimat tanya total, yaitu kalimat tanya yang jawabannya ya atau
tidak.
• 2) kalimat tanya parsial, yaitu kalimat tanya yang jawabannya
ditentukan oleh kata tanyanya.
• Ciri-ciri kalimat tanya
1. Isinya menanyakan sesuatu
2. Intonasinya tanya (naik pada akhir kalimat)
3. Tanggapannya berupa jawaban
4. Dalam bahasa tulis di akhiri dengan tanda tanya (?)
Kalimat Interogatif
Partisipan
PARTISIPANMANUSIA
• Partisipan manusia adalah semua
manusia yang ikut serta dan terlibat
dalam satu kegiatan.
Verba material : verba yang mengacu pada tindakan fisik
dalam suatu peristiwa / kejadian
CONTOH VERBA MATERIAL
Pengendara selayaknya mengecek tuduhan pelanggaran
polisi yang menilangnya.
Polisi telah meringkus tawuran mahasiswa beberapa menit
yang lalu.
Kepala hakim sedang menyidang para koruptor di gedung
KPK.
Budi mendatangi Tini yang sedang membaca buku di
perpustakaan.
VERBATINGKAH LAKU
Verba tingkahlakuadalah verba yangmengacu
pada sikap yang dinyatakandengan ungkapanseperti,
Contoh VerbaTingkah Laku
•Adik menolakpermintaanIbu
•Polisimenilangpengendara yang melanggarlampu lalulintas
•HakimmemutuskanAndi bersalah dalam sidang yang
diadakan kemarin
•Konjungsi temporal adalah konjungsi yang
mengacu pada urutan waktu, seperti pertama,
kedua, ketiga, keempat, setelah, dan lain-lain.
•Pertama, Pak Udinmengalamikecelakaan.Kedua, diadibawa ke rumah
sakit.Ketiga,dia segera dirujuk ke UGD untukmendapatkan pertolongan
pertama.
•Pertama, gunakanjas lab pada saatpraktikum. Kedua, lakukan
percobaan. Ketiga, simpulkanhasilpercobaan.
•Pertama, lakukanpengecekan kondisimotor sebelum berkendara. Kedua,
gunakanhelm. Ketiga,berkendara dengan hati– hati.
•Pertama, lakukanpengecekan tuduhan pelanggaran lalulintas.Kedua,
lakukanpembayaran ke bank. Ketiga, tanda tanganilahsurat bukti
pelanggaran berlalu lintas.
Persamaannya :
1. Struktur teks A dan teks B memiliki struktur yang lengkap (tujuan^langkah-langkah).
2. Konjungsi temporal lebih dominan digunakan. Teks A dan teks B sama-sama lebih
banyak menggunakan konjungsi temporal dalam penulisannya (pertama, kedua,
ketiga, setelah).
3. Kalimat imperatif. Teks A dan teks B sama-sama lebih banyak menggunakan kalimat
imperatif dalam penulisannya (pastikan, masukkan, ikuti, kenali, dan lain-lain).
Perbedaannya :
1. Konjungsi syarat lebih banyak digunakan di teks A. Kata-kata seperti “jika”, “apabila”,
jarang digunakan di teks B.
2. Tema. Tema teks A adalah pelanggaran berlalu lintas sementara tema teks B adalah
fasilitas umum masyarakat.
3. Bahasa. Teks A lebih kompleks dan menjabarkan seluruh permasalahan, sementara
teks B lebih singkat dan mudah dimengerti.
Cara MembuatProposal Kegiatan
1. Proposal kegiatan adalah sebuah karya tulis berupa lampiran rancangan kegiatan
kerja yang sengaja dibuat dalam rangka mengajukan usulan kepada pihak terkait
agar mendapatkan izin atas kegiatan yang akan dilaksanakan.Tulisan ini bertujuan
untuk memberikan pengetahuan tentang cara penulisan proposal kegiatan yang baik
dan benar.
2. Sebuah proposal kegiatan yang baik dan benar harus memiliki susunan, diantar lain
adalah:
1.Latar belakang
2. Masalah
3.Tujuan
4.Sasaran
5.Pelaksanaan
6.Jadwal pelaksanaan
7.Anggaran pelaksanaaan
8.Penutup
3. Sistematika bentuk format contoh membuat proposal.Pertama, judul proposal
kegiatan ini merupakan judul kegiatan, misalnya “Proposal Seminar Bersinergi
Membangun Negri”.
4. Kedua, latar belakang proposal kegiatan usaha ini berisi dasar atau alasan suatu
kegiatan perlu dilakukan.Biasanya latar belakang dibuat karena adanya masalah
dalam waktu itu, dan dibuatlah proposal kegiatan itu untuk mencapai tujuan
terlaksananya kegiatan tersebut.
5. Ketiga, tujuan proposal kegiatan adalah hasil yang diharapkan dari kegiatan yang
diadakan untuk menyelesaikan permasalahan.
6. Keempat, kegiatan proposal kegiatan ini berisi kegiatan pokok yang akan
dilaksanakan, biasanya dilampiri dengan jadwal kegiatan secara lengkap.
7. Terakhir, anggaran proposal kegiatan ini harus dilampirkan secara rinci dan
detail.Untuk membuat suatu proposal ada baiknya kita mengetahui sistematik
penulisan proposal agar tidak berantakan, proposal yang kita tulis dan terkesan
profesional.

Presentasi Prosedur Kompleks.

  • 1.
  • 2.
    Tujuan Teks Prosedur Kompleks Struktur Kebahasaan Contoh Teksyang berisi langkah-langkah yang sistematis yang sesuai dengan aturan yang ada untuk mencapai suatu tujuan.
  • 3.
    Struktur Teks Prosedur Kompleks: 1.Tujuan 2. Langkah-langkah untuk mencapai tujuan
  • 4.
    • Judul adalahkepala karangan dari teks prosedur kompleks • Contoh : Cara Membuat Kerajinan dari Sedotan Cara Menggunakan ATM
  • 5.
    Contoh : Dewasa ini,internet merupakan media paling revolusioner. Banyak pengembangan-pengembangan pada internet, salah satunya adalah perkembangan akses internet menggunakan modem eksternal. Pendahulua n
  • 6.
    Bahan atau alatpada teks prosedur kompleks dibutuhkan terutama pada teks prosedur kompleks yang menyatakan langkah langkah dalam membuat sesuatu. Bahan/Alat
  • 9.
    Tujuan dari TeksProsedur Kompleks • Tujuan teks prosedur kompleks adalah menunjukkan atau menjelaskan bagaimana mengerjakan sesuatu dengan langkah-langkah yang urut.
  • 11.
    Kalimat Imperatif • Ciri-cirikalimat perintah adalah sebagai berikut; 1. Isinya perintah untuk melakukan sesuatu, 2. Intonasinya perintah (nadanya agak naik sedikit), 3. Tanggapannya dalam, bentuk perbuatan, 4. Dalam tulisan diakhiri dengan tanda seru (!).
  • 13.
    Kalimat Interogatif • KalimatInterogatif adalah kalimat yang berisi pertanyaan • Fungsi : meminta informasi tentang sesuatu • Pada garis besarnya kalimat tanya itu ada dua macam: • 1) kalimat tanya total, yaitu kalimat tanya yang jawabannya ya atau tidak. • 2) kalimat tanya parsial, yaitu kalimat tanya yang jawabannya ditentukan oleh kata tanyanya. • Ciri-ciri kalimat tanya 1. Isinya menanyakan sesuatu 2. Intonasinya tanya (naik pada akhir kalimat) 3. Tanggapannya berupa jawaban 4. Dalam bahasa tulis di akhiri dengan tanda tanya (?) Kalimat Interogatif
  • 14.
  • 15.
    PARTISIPANMANUSIA • Partisipan manusiaadalah semua manusia yang ikut serta dan terlibat dalam satu kegiatan.
  • 16.
    Verba material :verba yang mengacu pada tindakan fisik dalam suatu peristiwa / kejadian CONTOH VERBA MATERIAL Pengendara selayaknya mengecek tuduhan pelanggaran polisi yang menilangnya. Polisi telah meringkus tawuran mahasiswa beberapa menit yang lalu. Kepala hakim sedang menyidang para koruptor di gedung KPK. Budi mendatangi Tini yang sedang membaca buku di perpustakaan.
  • 17.
    VERBATINGKAH LAKU Verba tingkahlakuadalahverba yangmengacu pada sikap yang dinyatakandengan ungkapanseperti, Contoh VerbaTingkah Laku •Adik menolakpermintaanIbu •Polisimenilangpengendara yang melanggarlampu lalulintas •HakimmemutuskanAndi bersalah dalam sidang yang diadakan kemarin
  • 18.
    •Konjungsi temporal adalahkonjungsi yang mengacu pada urutan waktu, seperti pertama, kedua, ketiga, keempat, setelah, dan lain-lain.
  • 19.
    •Pertama, Pak Udinmengalamikecelakaan.Kedua,diadibawa ke rumah sakit.Ketiga,dia segera dirujuk ke UGD untukmendapatkan pertolongan pertama. •Pertama, gunakanjas lab pada saatpraktikum. Kedua, lakukan percobaan. Ketiga, simpulkanhasilpercobaan. •Pertama, lakukanpengecekan kondisimotor sebelum berkendara. Kedua, gunakanhelm. Ketiga,berkendara dengan hati– hati. •Pertama, lakukanpengecekan tuduhan pelanggaran lalulintas.Kedua, lakukanpembayaran ke bank. Ketiga, tanda tanganilahsurat bukti pelanggaran berlalu lintas.
  • 20.
    Persamaannya : 1. Strukturteks A dan teks B memiliki struktur yang lengkap (tujuan^langkah-langkah). 2. Konjungsi temporal lebih dominan digunakan. Teks A dan teks B sama-sama lebih banyak menggunakan konjungsi temporal dalam penulisannya (pertama, kedua, ketiga, setelah). 3. Kalimat imperatif. Teks A dan teks B sama-sama lebih banyak menggunakan kalimat imperatif dalam penulisannya (pastikan, masukkan, ikuti, kenali, dan lain-lain). Perbedaannya : 1. Konjungsi syarat lebih banyak digunakan di teks A. Kata-kata seperti “jika”, “apabila”, jarang digunakan di teks B. 2. Tema. Tema teks A adalah pelanggaran berlalu lintas sementara tema teks B adalah fasilitas umum masyarakat. 3. Bahasa. Teks A lebih kompleks dan menjabarkan seluruh permasalahan, sementara teks B lebih singkat dan mudah dimengerti.
  • 21.
    Cara MembuatProposal Kegiatan 1.Proposal kegiatan adalah sebuah karya tulis berupa lampiran rancangan kegiatan kerja yang sengaja dibuat dalam rangka mengajukan usulan kepada pihak terkait agar mendapatkan izin atas kegiatan yang akan dilaksanakan.Tulisan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang cara penulisan proposal kegiatan yang baik dan benar. 2. Sebuah proposal kegiatan yang baik dan benar harus memiliki susunan, diantar lain adalah: 1.Latar belakang 2. Masalah 3.Tujuan 4.Sasaran 5.Pelaksanaan 6.Jadwal pelaksanaan 7.Anggaran pelaksanaaan 8.Penutup
  • 22.
    3. Sistematika bentukformat contoh membuat proposal.Pertama, judul proposal kegiatan ini merupakan judul kegiatan, misalnya “Proposal Seminar Bersinergi Membangun Negri”. 4. Kedua, latar belakang proposal kegiatan usaha ini berisi dasar atau alasan suatu kegiatan perlu dilakukan.Biasanya latar belakang dibuat karena adanya masalah dalam waktu itu, dan dibuatlah proposal kegiatan itu untuk mencapai tujuan terlaksananya kegiatan tersebut. 5. Ketiga, tujuan proposal kegiatan adalah hasil yang diharapkan dari kegiatan yang diadakan untuk menyelesaikan permasalahan. 6. Keempat, kegiatan proposal kegiatan ini berisi kegiatan pokok yang akan dilaksanakan, biasanya dilampiri dengan jadwal kegiatan secara lengkap. 7. Terakhir, anggaran proposal kegiatan ini harus dilampirkan secara rinci dan detail.Untuk membuat suatu proposal ada baiknya kita mengetahui sistematik penulisan proposal agar tidak berantakan, proposal yang kita tulis dan terkesan profesional.