Vega open-source-pentest-di-linux

998 views

Published on

Vega, salah satu open source pentest tool di linux, dengan beragam fitur.

Published in: Technology
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Vega open-source-pentest-di-linux

  1. 1. VEGA, OPEN SOURCE PENTEST TOOL DI LINUXoleh :I Putu Agus Eka Pratama, ST MTPOSS Linux ITBInformation Network and System research lab ITBBerbicara mengenai pentest (penetration testing) adalah berbicara mengenai bidang jaringankomputer, keamanan (di sisis sistem), untuk menemukan celah keamanan dan bagaimanamemberikan solusi penambalan celah tersebut dan penanganannya. Dunia linux dan open sourcemenyediakan banyak sekali perangkat lunak powerfull untuk melakukan proses penetrasi sistem.Bahkan beberapa distro Linux membundelnya secara langsung. Kerap kita kenal sebgai distropentest. Sebut saja misalkan Backtrack dan Backbox yang berbasis Ubuntu, Kali linux yangberbasis debian, Network Security Toolkit yang berbasis Fedora/Red Hat, atau Pentoo yang berbasisGentoo, dan lainnya. Perangkat lunak pentest di sini beragam, mulai dari Nmap, Vega, metaexploit,nikto, macchanger, aircrack, dan lainnya. Meski demikian, bagi pengguna distro linux apapun, andatetap bisa menggunakan beragam perangkat lunak open source pentest tersebtut di distro anda.Cukup tambahkan melalui repository atau unduh secara manual dan compile/install.Tulisan ini akan membahas mengenai Vega, salah satu aplikasi open source untuk penetrasisystem. Aplikasi ini berbasis GUI yang menawan, dilengkapi dengan beragam fiturdan panduanyang lengkap. Penulis akan menyajikan pendahuluan instalasi dan contoh penggunaannya di distrolinux IGOS Nusantara. Anda bebas menggunakan di distro lainnya, caranya sama.Pertama, install vega dari repository anda. Jika tidak ada, unduhlah di situsnya yangberalamat di http://subgraph.com/vega_community.html. Pada panduan ini penulis mengunduhmanual paket yang disajikan dengan nama VegaBuild-linux.gtk.x86.zip
  2. 2. Gambar 1 Unduh di situs VegaSetelah file selesai diunduh, kemudian beralihlah ke lokasi file unduhan tersimpan. Misalkandi kasus ini tersimpan di /home/certain-death/Unduhan. Lakukan pemindahan lokasi melaluiterminal anda dengan perintah cd /home/certain-death/Unduhan. Kemudian ekstraklah file .ziptersebut dengan perintah unzip VegaBuild-linux.gtk.x86.zip. Jika benar, maka di terminal andaakan ditampilkan proses ekstraksi di sub direktori Unduhan. Setelah proses selesai, maka akanterbentuk folder bernama vega. Kini pindahlah ke folder vega tersebut dengan mengetikkan cd/home/certain-death/Unduhan/vegaSetelah anda berada di folder vega, ketiklah ls -lah. Harusnya anda akan menemui sebuahfile eksekusi bernama vega. Berikan perintah chmod +x (dengan akses sebagai root) kepada filevega jika diperlukan.
  3. 3. Gambar 2 Isi folder Vega hasil ekstraksiDalam keadaan masih tetap terkoneksi internet dan masih berada di terminal, kini panggilah Vegadengan mengetikkan ./vega Seharusnya anda akan melihat Vega siap dijalankan. Kemudian cobalahmenguji sebuah situs, katakanlah pada contoh ini di situs kampus IT Telkom (almamater waktupenulis S1, untuk celah keamanan sudah diberitahukan).Gambar 3 Vega di terminal
  4. 4. Tampilan laporannya dalam bentuk GUI.Gambar 4 Vega menampilkan laporanya scanningnyaDi samping sebagai sebuah scanner layaknya aplikasi Nmap, vega memiliki fitur lainnya, misalsebagai proxy dan lain – lain. Penulis menyarankan anda untuk merujuk langsung ke halaman Wiki(dan silahkan ikut serta di dalam pengembangan maupun dokumentasinya) di situshttps://github.com/subgraph/Vega/wiki/Vega-ScannerKeep sharing, keep learning, using Linux and open source software :)
  5. 5. Tentang penulis :I Putu Agus Eka Pratama, ST MT. Pendidikan S1 Informatika di Institut Teknologi Telkom danpendidikan S2 Informatika di Institut Teknologi Bandung. Saat ini sedang mempersiapkanpenelitian desertasi untuk S3, tetap di bidang Informatika dengan tetap menggunakan sistem operasilinux dan open source software.Aktif di berbagai jejaring sosial terkait linux, grup linux, milis, forum, maupun secara offlinemelalui gathering, menjadi pembicara di beberapa seminar linux, pelatihan, proyek IT linuxberbayar maupun komunitas, wirausaha kecil-kecilan memanfaatkan internet (e-commerce) terkaitlinux (DVD, pakaian, pernak pernik), penulis lepas di beberapa media online (Kompasiana, IlmuKomputer, Bisa Komputer, blog pribadi), dan mengajar untuk beberapa mata kuliah Informatikadengan tetap menggunakan linux dan open source dan mengajak anak didik menggunakannya.Sangat senang dan bersemangat dalam mensoaialisasikan penggunaan linux dan open source dalamberkomputer sehari – hari.

×